Orang Kurdi: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
9 bita dihapus ,  6 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-Namun demikian +Namun)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-Namun demikian +Namun))
====Agama====
 
Jauh sebelum masuknya Islam, suku Kurdi menganut agama-agama Presia kuno seperti [[Zoroaster]], [[Mithraisme]], [[Manichaeisme]] dan Mazdak. Beberapa kuil penyembahan api peninggalan zaman itu masih terdapat sampai sekarang, antara lain di Ganzak (Takab), Bijar. Mereka juga sempat dipengaruhi oleh ajaran [[Yahudi]] dan [[Nasrani]]. Namun demikian, pengaruh agama-agama tersebut hampir semuanya terkikis habis dengan datangnya Islam di abad ke-7 Masehi. Patut dicatat, Kurdistan terletak tidak jauh (hanya 50 mil) dari [[Baghdad]] dan 200 mil saja dari [[Damaskus]]; keduanya merupakan pusat pemerintahan, perdagangan, dan keilmuan di kurun-kurun pertama Hijriah.
 
Karena itu tidak mengherankan jika saat ini mayoritas orang Kurdi (60 %), terutama yang ber[[bahasa Kurmanji]], adalah pemeluk [[Islam Sunni]] yang ber[[mazhab Syafi‘i]]. Sebagian kecil (sekitar 1 juta orang) menganut [[Islam Shi‘ah]], khususnya yang tinggal di Kirmanshah, Kangawar, Hamadan, Qurva dan Bijar di selatan dan timur Kurdistan (bagian Iran), serta mereka yang tinggal di Malatya, Adiyaman dan Maras di barat [[Kurdistan]] (bagian Turkey).
692.563

suntingan

Menu navigasi