GoTo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari GoTo Group)
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk
GoTo
Perseroan terbatas terbuka
Kode emitenIDX: GOTO
IndustriTeknologi informasi
PendahuluPT Aplikasi Karya Anak Bangsa
Didirikan17 Mei 2021
Pendiri
Kantor
pusat
,
Tokoh
kunci
  • Garibaldi Thohir (Presiden Komisaris)
  • Wishnutama (Komisaris)
  • William Tanuwijaya (Komisaris)
  • Patrick Cao (Presiden)
  • Andre Soelistyo (Presiden Direktur/CEO)
  • Jacky Lo (Direktur Keuangan/CFO)
  • Melissa Siska Juminto (Direktur/CHRO)
  • Pablo Malay (CCO)
  • Amaresh Mohan (CRO)
  • Kevin Aluwi (Direktur)[1]
  • Catherine Sutjahyo (Direktur)
Produk
DivisiGoTo Financial
Situs webwww.gotocompany.com

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (ditulis GoTo) adalah perusahaan ekosistem digital berbasis teknologi Indonesia, yang dibentuk sebagai penggabungan antara Gojek dan Tokopedia.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

GoTo berawal dari perusahaan-perusahaan penyedia layanan berbasis digital asal Indonesia.

Gojek[sunting | sunting sumber]

Gojek berdiri pada tahun 2010 dalam bentuk pusat panggilan (call center) bagi pengemudi ojek roda dua di Jakarta, yang pada mulanya menangani 20 pengemudi ojek.[2] Dari pusat panggilan, Gojek kemudian beralih ke dalam bentuk aplikasi telepon pintar berbasis iOS dan Android, pada tahun 2015. Pada tahun yang sama, Gojek mulai mendapatkan dukungan pendanaan Seri A dari investor.[2] Pendanaan ini diterima dari NSI Ventures.[3]

Pada tahun 2016, setelah menerima pendanaan dari KKR, Warburg Pincus, Farallon Capital, dan Capital Group Private Market,[4] Gojek resmi menjadi perusahaan unikorn pertama di Indonesia, yaitu perusahan rintisan dengan valuasi sekurang-kurangnya AS$1 miliar. Dalam periode ini Gojek mengalami pertumbuhan yang pesat, dengan jumlah pesanan yang mencapai lebih dari 300.000 pesanan per hari.[2]

Penggabungan Gojek dan Tokopedia[sunting | sunting sumber]

Pada 17 Mei 2021, Tokopedia dan Gojek mengumumkan resmi menggabungkan diri dan membentuk GoTo.[5] Selain menjadi singkatan dari nama kedua perusahaan, nama GoTo juga berasal dari kata "gotong royong".[6]

Setelah Gojek dan Tokopedia bersatu, gabungan perusahaan tersebut diklaim memberikan dampak sekitar 2% kontribusi ke PDB Indonesia.[7]

Anak perusahaan[sunting | sunting sumber]

  • PT Dompet Karya Anak Bangsa (GoTo Financial)
    • PT Dompet Anak Bangsa (Gopay)
      • PT MVCommerce (Ponselpay)
    • PT Multi Adiprakarsa Manunggal (Spots)
    • PT Midtrans
    • Moka Technology Solutions Pte Ltd
    • PT Gofin Karya Anak Bangsa
      • PT Rekan Usaha Mikro Anda (Mapan)
      • PT Mapan Global Reksa (Findaya)
      • Gofin Labs India Pte Ltd
      • Coins.ph Pte Ltd
      • PT Multifinance Anak Bangsa
    • PT Moka Teknologi Indonesia (Moka)
    • Velox Pay Southeast Asia Holdings Pte Ltd
      • Velox Pay Singapore Pte Ltd
      • Lotus Pay Joint Stock Company
        • WePay Payment Service Co Ltd
    • PT Bank Jago Tbk (22.16%)
  • PT Paket Anak Bangsa (Gosend)
  • PT Produksi Kreatif Anak Bangsa (Gostudio)
    • PT Digital Karya Anak Bangsa (Goplay)
    • PT Liveme Broadcast Indonesia (liveme)
  • PT Global Loket Sejahtera (Gotix)
  • PT Lintas Promosi Global (Promogo)
  • PT Solusi Arta Anak Bangsa
  • Gojek Singapore Pte Ltd
  • Velox Technology Holdings Pte Ltd
  • Velox Southeast Asia Holdings Pte Ltd
    • Goviet Technology Tradinh Joint Stock Company
    • Gosend Co Ltd
    • Gocar Technology Company
    • Velox Digital Singapore Pte Ltd
  • PT Tokopedia
    • Tokopedia Pte Ltd
    • PT Semangat Logistik Andalan
    • PT Satria Abadi Terpadu
    • PT Swift Enabler Solutions
    • PT Swift Logistics Solutions
    • PT Swift Shipment Solutions
    • Bintang Kecil Pte Ltd
      • Bridestory Pte Ltd
        • PT Cerita Bahagia
    • PT Semangat Gotong Royong (Dhanapala)
    • PT Semangat Digital Bangsa
  • GoProducts Engineering India LLP
  • PT Semangat Bambu Runcing
  • PT Jaya Data Semesta
  • PT Gojek Indonesia (Gojek)
    • LaunchYard Technologies Pvt Ltd (AirCTO)
    • CodeIgnition Software Solutions Pvt Ltd
    • C42 Engineering India Pvt. Ltd.

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

GoTo digugat oleh PT Terbit Financial Technology lantaran kemiripan merek dagang.[8] PT Terbit Financial Technology mengaku merugi akibat nama mereka dipakai.[9] Namun, pihak GoTo menuduh gugatan yang dilayangkan PT Terbit Financial Technology tidak berasalan, karena PT Terbit Financial Technology dinilai tidak aktif menggunakan dan memanfaatkan merek GoTo.[10]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Akhirnya Resmi Merger, Gojek dan Tokopedia Jadi GoTo". ItWorks (dalam bahasa Inggris). 2021-05-17. Diakses tanggal 2021-06-09. 
  2. ^ a b c "Tentang". www.gojek.com. Diakses tanggal 2022-03-21. 
  3. ^ Liputan6.com (2018-02-13). "Seluk Beluk Perjalanan Go-Jek Menjadi Startup Unicorn". liputan6.com. Diakses tanggal 2022-03-21. 
  4. ^ "KKR, Warburg Pincus, Farallon and Capital Group Private Markets Make Substantial Investment in GO-JEK, Indonesia's Leading On-Demand Mobile Platform". www.businesswire.com (dalam bahasa Inggris). 2016-08-04. Diakses tanggal 2022-03-21. 
  5. ^ Laucereno, Sylke Febrina. "Gojek-Tokopedia Merger, Ini Jajaran Direksinya". detikfinance. Diakses tanggal 2021-05-17. 
  6. ^ Tim. "Asal-usul Nama Goto, Hasil Gojek-Tokopedia Merger". detikinet. Diakses tanggal 2021-05-17. 
  7. ^ "GoTo: Go Far, Go Together". www.gotocompany.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-06-09. 
  8. ^ [1]
  9. ^ [2]
  10. ^ [3]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]