Alibaba Group

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Alibaba Group Holding Limited () adalah konglomerat multinasional Tiongkok yang memiliki spesialisasi dalam e-commerce, ritel, Internet, kecerdasan buatan, dan teknologi. Didirikan pada tahun 1999, perusahaan ini menyediakan layanan penjualan konsumen-ke-konsumen, bisnis-ke-konsumen, dan bisnis-ke-bisnis melalui portal web, serta layanan pembayaran elektronik, mesin pencari belanja dan layanan cloud computing. Perusahaan ini memiliki dan mengoperasikan beragam bisnis di seluruh dunia dalam berbagai sektor, dan dinobatkan sebagai salah satu perusahaan paling dikagumi di dunia oleh Majalah Fortune.

Pada saat penutupan dalam (IPO) - 25 miliar Dolar Amerika Serikat - tertinggi di dunia dalam sejarah, 19 September 2014, nilai pasar Alibaba adalah AS$ 231 miliar. Per Juni 2018, kapitalisasi pasar Alibaba mencapai AS$ 542 miliar. Perusahaan ini menjadi salah satu dari 10 perusahaan paling bernilai dan terbesar di dunia. Pada Januari 2018, Alibaba menjadi perusahaan Asia kedua yang berhasil menembus angka valuasi 500 miliar dolar AS, setelah Tencent. Pada tahun 2018, Alibaba memiliki nilai merek global tertinggi ke-9.

Beroperasi di lebih dari 200 negara dan wilayah, Alibaba menjadi pengecer terbesar di dunia, salah satu perusahaan terbesar dalam bidang Internet dan kecerdasan buatan, salah satu perusahaan modal ventura terbesar, dan salah satu perusahaan investasi terbesar di dunia. Perusahaan ini menjadi tuan rumah pasar B2B (Alibaba.com) dan B2C (Taobao, Tmall) terbesar di dunia. Penjualan dan keuntungan daringnya melampaui semua pengecer di Amerika Serikat (termasuk Walmart, Amazon, dan eBay) yang digabungkan sejak 2015. Perusahaan ini telah berkembang ke dalam industri media, dengan catatan pendapatan yang naik tiga kali lipat dari tahun ke tahun. Perusahaan ini juga menjadikan Hari Lajang di Republik Rakyat Tiongkok menjadi hari belanja daring dan luring terbesar di dunia pada tahun 2018. Penghitungan akhir pada platform Alibaba mencapai $ 30.802.477.608, meningkat sekitar 27% dari total catatan pada tahun lalu dengan nilai tukar saat itu. Hal ini lebih rendah jika dibandingkan dengan catatan pertumbuhan 40% pada tahun sebelumnya, yakni 2017.

Manajemen[sunting | sunting sumber]

Jack Ma merupakan Pejabat Eksekutif Tertinggi (chief executive officer, CEO) Alibaba Group selama 10 tahun pertama berjalannya perusahaan, sebelum mengundurkan diri dari jabatan sebagai CEO pada 10 Mei 2013, dan mengisi posisi sebagai ketua eksekutif. Jonathan Lu kemudian menjadi CEO baru perusahaan. Pada 10 Mei 2015, Daniel Zhang menggantikan Lu sebagai CEO.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

  • Tencent
    • WeChat
  • Baidu
  • Toutiao

Pranala luar[sunting | sunting sumber]