Fairchild Semiconductor

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Fairchild Semiconductor
International, Inc.
Jenis Publik
Simbol saham NASDAQ: FCS
Industri/jasa
Didirikan 1 Oktober 1957
Pendiri
Kantor pusat 1272 Borregas Ave, Sunnyvale, California, Amerika Serikat
Daerah layanan Seluruh Dunia
Tokoh penting
  • Mark Thompson (Chairman & CEO)[1]
  • Mark S. Frey (Wakil Presiden dan CFO)[1]
Produk Sirkuit terpadu, prosesor sinyal, pengendali motor, transistor
Pendapatan US$ 1,405 milliar (2012)[2]
Laba usaha US$ 44,7 juta (2012)[2]
Laba bersih US$ 24,6 juta (2012)[2]
Jumlah aset
  • US$ 1,796 milliar (2013)[3]
  • US$ 1,8839 milliar (2012)[3]
Jumlah ekuitas US$ 1,3671 milliar (2012)[2]
Karyawan 9.000
Situs web www.fairchildsemi.com

Fairchild Semiconductor International, Inc. adalah sebuah perusahaan semikonduktor asal Amerika Serikat yang berkantor pusat di San Jose, California. Awalnya didirikan pada tahun 1957 sebagai divisi dari Fairchild Camera and Instrument, perusahaan ini lalu menjadi pionir dalam memproduksi transistor dan sirkuit terpadu. Schlumberger membeli perusahaan ini pada tahun 1979, dan lalu menjualnya ke National Semiconductor pada tahun 1987. Fairchild lalu dipisahkan dari National dan menjadi perusahaan yang berdiri sendiri pada tahun 1997.

Fairchild memiliki beberapa pabrik di Amerika Serikat, yakni di San Jose, South Portland, West Jordan, dan Mountaintop. Di luar Amerika Serikat, Fairchild juga memiliki pabrik di Singapura, Bucheon, Penang, Suzhou, dan Cebu. Fairchild juga memiliki satu pusat desain di Pune, India.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

1950an[sunting | sunting sumber]

Potret dari Delapan pengkhianat.(1960)
Penanda sejarah yang diletakkan di gedung tempat Delapan pengkhianat pertama kali membuka toko, dan juga tempat mereka menciptakan sirkuit terpadu praktis komersial pertama di dunia
Gedung yang terletak di 844 East Charleston Road, Palo Alto, California, dimana sirkuit terpadu praktis komersial pertama diciptakan

Pada tahun 1956, William Shockley mendirikan Shockley Semiconductor Laboratory sebagai salah satu divisi dari Beckman Instruments di Mountain View, California. Ia berencana untuk mengembangkan "dioda empat lapis" jenis baru yang dapat bekerja lebih cepat dan dapat diaplikasikan ke lebih banyak perangkat daripada transistor. Awalnya, ia berusaha mengajak beberapa mantan koleganya di Bell Labs untuk bergabung, namun tidak ada yang menerima ajakan Shockley saat itu. Shockley lalu merekrut beberapa lulusan institut teknik yang menurutnya terbaik di Amerika Serikat.

Shockley adalah perekrut yang sangat handal, namun ia bukanlah pemimpin yang baik. Delapan orang pegawai Shockley, yang lalu dikenal sebagai Delapan pengkhianat, pun merasa tidak senang dengan kepemimpinan Shockley ini. Delapan orang ini adalah Julius Blank, Victor Grinich, Jean Hoerni, Eugene Kleiner, Jay Last, Gordon Moore, Robert Noyce, dan Sheldon Roberts. Delapan orang inipun pindah kerja ke Fairchild Camera and Instrument milik Sherman Fairchild, yang telah memenangkan cukup banyak kontrak militer dari Amerika Serikat, guna mencari penyandang dana untuk membiayai proyek mereka sendiri.[4] Pada tahun 1957, divisi baru bernama "Fairchild Semiconductor" pun resmi dibentuk dengan rencana untuk membuat transistor berbahan silikon, dimana pada saat itu germanium masih menjadi bahan yang paling banyak digunakan untuk membuat transistor.

Sherman Fairchild menyatakan bahwa presentasi Noyce mengenai visi besarnyalah yang membuat dirinya akhirnya setuju untuk membentuk divisi Fairchild Semiconductor untuk Delapan pengkhianat. Noyce menyatakan bahwa dengan menggunakan silikon, biaya pembelian bahan dapat diminimalisir, sehingga dapat diproduksi lebih banyak. Noyce juga menyatakan keyakinannya bahwa semikonduktor berbahan silikon ini akan mengubah kebiasaan lama, dimana orang akan memperbaiki setiap komponen elektronik yang rusak, menjadi langsung membuangnya jika rusak, karena harganya yang murah.[5]

Transistor pertama mereka adalah transistor mesa, yang lalu disusul dengan transistor planar, yang dikembangkan oleh Jean Hoerni pada tahun 1958. Produksi transistor dengan proses planar inipun membuat transistor memiliki performa lebih baik, tetapi dapat diproduksi lebih murah daripada metode lain. Salah satu korban dari proses planar ini adalah divisi transistor milik Philco, yang saat itu baru saja membuka pabrik senilai $40 juta untuk memproduksi transistor dengan metode sambungan-paduan, yang akhirnya terpaksa ditutup. Dalam waktu singkat, produsen transistor lain pun berbondong-bondong melisensi penggunaan proses planar dari Fairchild ini.

100 buah transistor mesa[6] pertama produksi Fairchild pun dijual ke IBM dengan harga $15.000. Pada tahun 1960, Fairchild berhasil memproduksi sirkuit listrik dengan empat transitor diletakkan di satu lembar silikon, sehingga menciptakan sirkuit terpadu berbahan silikon pertama di dunia. Sebelumnya, Jack Kilby dari Texas Instruments juga telah memperkenalkan sirkuit terpadu berbahan germanium hasil pengembangannya pada tanggal 12 September 1958. Fairchild Semiconductor pun tumbuh dari hanya memiliki dua belas pegawai menjadi 12.000 pegawai, dan mampu mencatatkan keuntungan sebesar $130 juta dalam satu tahun.

1960an[sunting | sunting sumber]

Industri semikonduktor pun lebih memilih untuk memproduksi sirkuit terpadu temuan Fairchild, daripada temuan Texas Instruments, karena transistor di sirkuit terpadu temuan Fairchild hanya dihubungkan dengan lembar film tipis, sementara transistor di sirkuit terpadu temuan Texas Instruments perlu dihubungkan dengan kabel.[7]

Pada awal dekade 1960an, Fairchild mulai mengembangkan teknologi MOSFET, yang sebelumnya telah dipionir oleh RCA dan Bell Labs. Eksperimen inipun menghasilkan sirkuit terpadu MOS. Tetapi, ketidakstabilan dari teknologi ini menyebabkan Fairchild batal memproduksi sirkuit terpadu MOS secara massal.

Pada tahun 1963, Fairchild mempekerjakan Robert Widlar untuk mendesain penguat operasional dengan menggunakan metode milik Fairchild. Karena metode milik Fairchild ini digunakan untuk sirkuit digital, Widlar pun berkolaborasi dengan insinyur digital, Dave Talbert. Kolaborasi inipun menghasilkan dua produk revolusioner — µA702 dan µA709, yang mampu membuat Fairchild mendominasi pasar sirkuit terpadu analog.

Pada tahun 1968, Fairchild memperkenalkan µA741, hasil pengembangan David Fullagar, yang nantinya menjadi penguat operasional paling populer sepanjang masa.

Pada tahun 1965, Fairchild pun telah berhasil menekan biaya produksi semikonduktor secara keseluruhan — sehingga membuatnya menjadi satu-satunya produsen semikonduktor asal Amerika Serikat yang berhasil mencatatkan keuntungan saat itu. Fairchild berhasil mendominasi pasar DTL, penguat operasional, dan sirkuit komputer.

Pada tahun 1965, Fairchild membuka pabrik semikonduktor baru di pemukiman Suku Navajo di Shiprock, New Mexico.[8] Pada puncaknya, pabrik ini pernah mempekerjakan lebih dari seribu orang Suku Navajo, yang mayoritas berjenis kelamin perempuan. Walaupun demikian, pabrik ini akhirnya ditutup pada tahun 1975.[9]

Fairchild awalnya tidak terlalu sukses dalam mengembangkan sirkuit terpadu digital. Produk pertamanya adalah sirkuit terpadu RTL "micrologic" yang digunakan di Komputer Pemanduan Apollo. Sirkuit ini sangatlah sederhana, dengan tiap inverter hanya terdiri dari satu transistor dan dua resistor. Produk ini memiliki beberapa kekurangan sehingga tidak cocok untuk dijual bebas, ataupun digunakan untuk keperluan militer. Sehingga Fairchild mulai beralih ke DTL yang dapat bekerja lebih baik.

Hasil penjualan divisi semikonduktor Fairchild pun selalu naik dua kali lipat tiap tahunnya, dan pada pertengahan dekade 1960an, berhasil menyumbangkan dua pertiga dari seluruh hasil penjualan perusahaan induknya. Pada tahun 1966, hasil penjualan Fairchild pun hanya dapat diungguli oleh Texas Instruments. Noyce pun diangkat menjadi wakil presiden Fairchild, dan juga kepala de facto divisi semikonduktor Fairchild.

Tetapi, pada tahun 1967, permasalahan internal dan munculnya kompetitor baru membuat pendapatan Fairchild mulai turun. Divisi semikonduktor Fairchild yang walaupun terletak di Mountain View dan Palo Alto, California, sebenarnya diatur oleh pimpinan yang berkedudukan di Syosset, New York, yang hanya berkunjung ke California setahun sekali, walaupun divisi semikonduktor ini menghasilkan sebagian besar keuntungan Fairchild. Presiden Fairchild pada saat itu, John Carter, juga kerap menggunakan keuntungan ini untuk mengakuisisi perusahaan yang kurang prospektif.

Posisi Noyce di dewan direksi Fairchild pun terus dipermasalahkan oleh kubu Sherman Fairchild. Salah satu manajer operasi divisi semikonduktor Fairchild, Charles E. Sporck yang dikenal sangat ketat dalam mengawasi proses produksi, bersama Pierre Lamond, dan sebagian besar manajer operasi lain pun dibuat kecewa dengan kebijakan-kebijakan perusahaan yang menurutnya kurang menguntungkan ini. Eksekutif di divisi semikonduktor juga hanya diberi sedikit pilihan saham, jika dibandingkan dengan divisi lain di Fairchild. Pada bulan Maret 1967, Sporck pun ditarik oleh Peter J. Sprague untuk bekerja di National Semiconductor. Sporck juga mengajak empat rekannya di Fairchild untuk pindah ke National.[10] Sebenarnya, Lamond telah mempersiapkan rekan-rekan manajernya di Fairchild , termasuk Sporck, untuk pindah ke Plessey. Tetapi karena gagal bersepakat dengan Plessey mengenai pilihan saham, Lamond dan Sporck pun akhirnya mengikuti saran dari Widlar dan Talbert agar mereka pindah ke National Semiconductor.[11] Widlar dan Talbert telah lebih dulu pindah dari Fairchild ke Molectro, yang lalu diakuisisi oleh National Semiconductor.[12]

Pada musim gugur 1967, Fairchild mencatatkan kerugian untuk pertama kalinya sejak tahun 1958 dan akhirnya mengumumkan penghapusan aset senilai $4 juta, yang ikut berkontribusi terhadap total kerugian Fairchild sebesar $7.6 juta. Keuntungan per lembar saham Fairchild juga turun menjadi $0.50, dari $3 setahun sebelumnya. Sementara nilai saham Fairchild juga turun dua kali lipat daripada setahun sebelumnya. Pada bulan Desember 1967, dewan direksi meminta Carter untuk menjual semua bisnis Fairchild yang kurang menguntungkan. Carter pun merespon permintaan ini dengan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden Fairchild.

Lebih jauh lagi, teknologi DTL dari Fairchild juga mulai dikalahkan oleh teknologi TTL dari Texas Instruments.

Saat Noyce dianggap sebagai pengganti ideal untuk Carter, dewan direksi memilih untuk tidak menunjuknya sebagai presiden. Sherman Fairchild pun lebih memilih Richard Hodgson. Dalam beberapa bulan berikutnya, Hodgson kembali diganti dengan sebuah komite manajemen yang dipimpin oleh Noyce, sementara Sherman Fairchild tetap mencari presiden lain selain Noyce. Sebagai respon, Noyce pun secara diam-diam berencana mendirikan perusahaan baru dengan Gordon Moore, kepala riset dan pengembangan Fairchild. Mereka akhirnya mengundurkan diri dari Fairchild untuk mendirikan Intel pada tahun 1968, yang lalu diikuti oleh Andrew Grove dan Leslie L. Vadász, dengan membawa serta "Teknologi Gerbang Silikon MOS", yang baru saja diciptakan di laboratorium riset dan pengembangan Fairchild oleh Federico Faggin, yang juga mendesain Fairchild 3708, sirkuit terpadu MOS dengan teknologi gerbang silikon komersial pertama di dunia. Divisi MOS Fairchild terlambat dalam menyadari potensi dari teknologi gerbang silikon ini, yang sebenarnya dapat memberikan sirkuit yang tidak hanya lebih cepat, handal, dan kecil, tetapi juga dapat menciptakan tipe perangkat baru yang dapat memperbesar manfaat elektronika — seperti CCD untuk sensor gambar, RAM dinamis, dan perangkat memori non-volatil seperti EPROM dan flashdisk. Intel memanfaatkan teknologi gerbang silikon ini untuk mengembangkan teknologi memorinya. Federico Faggin, akhirnya juga pindah dari Fairchild ke Intel pada tahun 1970, dan berhasil mendesain mikroprosesor pertama dengan teknologi gerbang silikon. Hodgson dan lima pendiri Fairchild adalah salah satu investor pertama Intel.

Sherman Fairchild akhirnya menunjuk Lester Hogan, yang pernah menjabat sebagai kepala divisi semikonduktor Motorola. Hogan lalu juga mempekerjakan ratusan manajer yang sebelumnya bekerja di Motorola untuk menggantikan manajemen Fairchild secara keseluruhan.

Kepergian dari beberapa eksekutif ikonik Fairchild dan juga keputusan Hogan untuk mengganti seluruh manajemen Fairchild pun menyebabkan seluruh pegawai Fairchild untuk mengundurkan diri dan lebih memilih untuk mendirikan perusahaan baru.

Banyak pendiri Fairchild yang juga mengundurkan diri pada dekade 1960an untuk membentuk perusahaan baru yang akhirnya dapat berkembang pada dekade 1970an. Robert Noyce dan Gordon Moore adalah salah satu pendiri terakhir yang mengundurkan diri, padahal merekalah yang membuat Fairchild tumbuh.

Salah satu iklan Fairchild saat itu, menunjukkan sebuah kolase logo dari Lembah Silikon dengan kutipan kalimat "We started it all.".

1970an[sunting | sunting sumber]

Aksi Hogan mempekerjakan manajer-manajer dari Motorola inipun sempat dituntut oleh Motorola. Namun, tuntutan ini akhirnya dimenangkan oleh Fairchild pada tahun 1973. Hakim William Copple menilai bahwa kinerja Fairchild sangat mengecewakan sehingga mustahil untuk memperkirakan besarnya kerugian dari pihak Motorola, dengan dasar apapun. Setahun berikutnya, Hogan akhirnya diturunkan dari jabatan presiden menjadi wakil presiden.[13]

Pada tahun 1973, Fairchild menjadi perusahaan pertama yang memproduksi Peranti tergandeng–muatan (CCD). CCD ini diproduksi tepat setelah krisis minyak 1973, yang lalu diikuti oleh resesi 1973–1975.[14]

Setelah Intel memperkenalkan Intel 8008, mikroprosesor 8-bit terbarunya, Fairchild pun mengembangkan Fairchild F8, yang memiliki desain tidak biasa, sehingga tidak terlalu sukses di pasaran.

Pada tahun 1976, Fairchild meluncurkan sistem permainan video dengan mengunakan ROM cartridge pertama di dunia bernama Fairchild Video Entertainment System (VES), yang lalu dinamai ulang menjadi Channel F, dengan menggunakan mikroprosesor F8. Sistem ini awalnya sangat sukses, namun menjadi kurang populer setelah diluncurkannya Atari 2600 Video Computer System (VCS).

Pada akhir dekade 1970an, Fairchild hanya memiliki segelintir produk, dan mulai beralih ke pasar yang belum banyak diminati kompetitor, dengan menawarkan produk lamanya, termasuk ke bidang militer dan aeronautika dengan menawarkan sirkuit terpadu khusus.[15] Fairchild pun beroperasi dalam keadaan merugi, dan pendapatannya kebanyakan berasal dari hasil lisensi paten-patennya.

Pada tahun 1979, Fairchild Camera and Instrument dibeli oleh Schlumberger, seharga $425 juta. Sehingga hak kekayaan intelektual Fairchild atas paten-patennya pun lenyap.

1980an[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1980, di bawah manajemen Schlumberger, Fairchild Laboratory for Artificial Intelligence Research (FLAIR) pun dibentuk.[16] Pada tahun 1985, FLAIR dipisahkan dari Fairchild, dan menjadi Schlumberger Palo Alto Research (SPAR).

Pada pertengahan dekade 1980an, Fairchild mengembangkan Arsitektur Clipper, sebuah arsitektur komputer 32-bit yang mirip dengan RISC, dan akhirnya menghasilkan chip C100 yang diluncurkan pada tahun 1986. Arsitektur ini lalu dijual ke Intergraph.

Pada tahun 1987, Schlumberger menjual Fairchild ke National Semiconductor dengan harga $200 juta.[17] Tetapi penjualan ini tidak termasuk divisi pengujian Fairchild, yang mendesain dan memproduksi peralatan pengujian otomatis untuk industri semikonduktor, dan juga Schlumberger Palo Alto Research.

1996[sunting | sunting sumber]

CEO National Semiconductor, Gil Amelio, sebelumnya telah membagi National Semiconductor menjadi dua divisi, yakni Divisi Produk Standar, yang bertugas memproduksi komponen elektronika murah —yang telah lama digeluti oleh National Semiconductor, namun kerap mengalami fluktuasi permintaan, dan Divisi Komunikasi & Komputasi, yang bertugas memproduksi komponen elektronika khusus yang lebih canggih dan mahal.

Pembagian ini dimaksudkan untuk mempersiapkan pemisahan Divisi Produk Standar dari National Semiconductor. Divisi Produk Standar milik National ini lalu diserahkan ke manajemen Fairchild, yang baru saja dibeli oleh National, dengan Fairchild dikepalai oleh Kirk Pond, namun tetap dibawah manajemen National Semiconductor yang dikepalai oleh Brian Halla.

1997[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1997, Fairchild Semiconductor dipisahkan dari National sehingga kembali menjadi perusahaan yang berdiri sendiri, dan berkantor pusat di South Portland, Maine dengan Kirk Pond sebagai CEO.

Pada tanggal 11 Maret 1997, National Semiconductor resmi mengumumkan penjualan Fairchild ke manajemen Fairchild dengan harga US$550 juta, dengan bantuan dari Sterling LLC, anak usaha dari Citicorp Venture Capital. Fairchild pun membawa serta Divisi Produk Standar milik National yang diserahkan kepadanya.

Fairchild juga membawa serta pabrik awalnya di South Portland, Maine, dan beberapa pabrik National di luar Amerika Serikat. Namun Fairchild juga harus menyerahkan sebagian besar pabriknya di Amerika Serikat ke National Semiconductor.

Pada tanggal 27 November 1997, Fairchild Semiconductor mengumumkan rencananya untuk mengakuisisi divisi semikonduktor dari Raytheon Corporation dengan harga $120 juta. Akuisisi ini akhirnya selesai pada tanggal 31 Desember 1997.[18]

1998–1999[sunting | sunting sumber]

Pada bulan Desember 1998, Fairchild resmi mengumumkan akuisisi terhadap Divisi Daya milik Samsung, yang telah lama memproduksi MOSFET, IGBT, dll.[19] Akuisisi ini akhirnya selesai pada bulan April 1999, dengan kesepakatan harga sebesar $450 juta.[20] Hingga hari ini, Fairchild pun tetap menjadi pemasok penting untuk Samsung.[21]

Pada bulan Agustus 1999, Fairchild Semiconductor kembali menjual sahamnya ke publik melalui New York Stock Exchange, dengan kode saham "FCS". Pabrik Fairchild di South Portland, Maine dan Mountaintop, Pennsylvania pun menjadi pabrik semikonduktor tertua di dunia yang masih beroperasi hingga hari ini, karena kedua pabrik ini telah beroperasi sejak tahun 1960.

2001[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 19 Maret 2001, Fairchild Semiconductor mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan akuisisi terhadap Divisi Daya Khusus milik Intersil Corporation dengan kesepakatan harga sekitar $338 juta. Dengan akuisisi ini, Fairchild pun menjadi pemasok MOSFET terbesar kedua di dunia, dengan menguasai 20% pangsa pasarnya. Intersil awalnya juga didirikan oleh Jean Hoerni, salah satu pendiri Fairchild Semikonductor, pada tahun 1967.

Pada tanggal 6 September 2001, Fairchild Semiconductor resmi mengumumkan akuisisi terhadap Impala Linear Corporation, yang berkantor pusat di San Jose, California dengan harga sekitar $6 juta. Impala memiliki keahlian dalam mendesain semikonduktor pengatur daya analog untuk komputer jinjing, pemutar MP3, telepon genggam, dll.

2004[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 9 Januari 2004, CEO Fairchild Semiconductor, Kirk Pond ditunjuk sebagai Direktur Federal Reserve Boston, dan menjabat hingga tiga tahun berikutnya.[22]

2005[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 13 April 2005, Fairchild mengumumkan penunjukan Mark Thompson sebagai CEO baru. Thompson juga akan menjadi presiden dan anggota dewan direksi Fairchild Semiconductor International. Ia awalnya bergabung dengan Fairchild sebagai Wakil Presiden Eksekutif bidang Produksi dan Teknologi.[23]

Kirk Pond pun tetap menjadi chairman dari dewan direksi Fairchild ini.

Sebelum bergabung dengan Fairchild, Thompson pernah menjadi CEO dari Big Bear Networks, dan ia juga pernah tergabung dalam dewan direksi American Science and Engineering, Inc., yang berkantor pusat di Massachusetts. Thompson memperoleh gelar Ph.D. dari University of North Carolina dan juga gelar sarjana dari State University of New York.

2006[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 15 Maret 2006, Fairchild Semiconductor mengumumkan bahwa Kirk Pond akan pensiun dari jabatannya sebagai chairman pada tanggal 3 Mei 2006, bertepatan dengan rapat umum pemegang saham tahunan Fairchild. Namun Pond akan tetap menjadi anggota dari dewan direksi Fairchild.[24] Mark Thompson pun menggantikan Pond sebagai chairman Fairchild.

2007[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2007, Fairchild Semiconductor merayakan 50 tahun berdirinya divisi semikonduktor dari Fairchild, yang akhirnya menjadi perusahaan ini, dan juga hari jadi ke-10 sebagai perusahaan yang kembali berdiri sendiri.

Pada tanggal 1 September 2007, Anadigics mengakuisisi tim desain semikonduktor RF milik Fairchild Semiconductor, yang berlokasi di Tyngsboro, Massachusetts, dengan harga $2,4 juta.

2011[sunting | sunting sumber]

Pada bulan April 2011, Fairchild Semiconductor mengakuisisi TranSiC, sebuah produsen transistor silikon karbida, yang berkantor pusat di Swedia.

2015[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 18 November 2015, ON Semiconductor memberikan tawaran senilai $2,4 milliar untuk mengakuisisi Fairchild Semiconductor, setelah berbulan-bulan munculnya spekulasi bahwa Fairchild sedang mencari pembeli potensial.

2016[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 10 April 2016, Fairchild Semiconductor resmi memindahkan kantor pusatnya dari San Jose ke Sunnyvale

Alumni[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "About Fairchild - Overview of Fairchild Semiconductor Company". Fairchild. Diakses tanggal January 8, 2014. 
  2. ^ a b c d "2012 Annual Report" (PDF). Fairchild. October 30, 2012. Diakses tanggal January 8, 2014. 
  3. ^ a b "FAIRCHILD SEMICONDUCTOR INTERNATIONAL INC 2013 Annual Report Form (10-K)" (XBRL). United States Securities and Exchange Commission. February 27, 2014. 
  4. ^ Leslie R Berlin. "Robery Noyce and Fairchild Semiconductor, 1957-1968" (PDF). People.seas.harvard.edu. Business History Review. Diakses tanggal 2016-01-08. 
  5. ^ Jeffrey S. Young (1998). Greatest Technology Stories. John Wiley and Sons. p. 118. ISBN 0-471-24374-4. 
  6. ^ "Transistor Museum Photo Gallery Fairchild 2N697 Silicon Mesa Transistor". Semiconductormuseum.com. Diakses tanggal 2016-01-08. 
  7. ^ Christophe Lécuyer (2006). Making Silicon Valley: Innovation and the Growth of High Tech, 1930-1970. MIT Press. pp. 214–252. ISBN 978-0-262-12281-8. 
  8. ^ Nakamura, Lisa. "Indigenous Circuits". Computer History Museum. Diakses tanggal 21 January 2016. 
  9. ^ Nakamura, Lisa (December 2014). "Indigenous Circuits:Navajo Women and the Racialization of Early Electronic Manufacture" (PDF). American Quarterly 66 (4): 919–941. Diakses tanggal 21 January 2016. 
  10. ^ Jeffrey S. Young (1998). Greatest Technology Stories. John Wiley and Sons. p. 127. ISBN 0-471-24374-4. 
  11. ^ Making Silicon Valley: Innovation and the Growth of High Tech, 1930-1970, by Christophe Lécuyer, published by MIT Press, 2006. ISBN 0-262-12281-2, ISBN 978-0-262-12281-8; page 260
  12. ^ National Semiconductor#Founding
  13. ^ Martin, Douglas (August 16, 2008). "Lester Hogan's obituary - New York Times". The New York Times. 
  14. ^ Bob Johnstone (1999). We were burning: Japanese entrepreneurs and the forging of the electronic age. Basic Books. pp. 175–211. ISBN 978-0-465-09118-8. 
  15. ^ Laws, David. "The Legacy of Fairchild" (PDF). Computer History Museum’s Visible Storage Exhibit. 
  16. ^ R. J. Brachman (Winter–Spring 1983). "Research at Fairchild". AI Magazine 4 (1): 45–46. ISSN 0738-4602. 
  17. ^ "Do Oil and Data Mix?". Forbes. Diakses tanggal 2016-01-08. 
  18. ^ "Acquisition of Raytheon's semiconductor division". Electronic News. January 12, 1998. 
  19. ^ Stephan Ohr (December 21, 1998). "Fairchild acquires Samsung power group". EE Times. 
  20. ^ "Fairchild Semiconductor Completes the Acquisition of Samsung Electronics' Power Device Division. - Free Online Library". Thefreelibrary.com. Diakses tanggal 2016-01-08. 
  21. ^ "Electronics Engineering Blog | Fairchild - Samsung Mobile Rewards Fairchild As The Only Supplier To Consecutively Win Their Coveted Supply Chain Management Award!". Blog.fairchildsemi.com. Diakses tanggal 2016-01-08. 
  22. ^ "Kirk Pond appointed as a Director of the Federal Reserve Bank of Boston". Business Wire. January 9, 2004. 
  23. ^ "Fairchild announces appointment of Mark Thompson as CEO". Powerelectronics.com. Diakses tanggal 2016-01-08. 
  24. ^ "Fairchild Semiconductor announces Kirk Pond's retirement as Chairman". Powerpulse.net. Diakses tanggal 2016-01-08. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Data bisnis