MediaTek

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
MediaTek Inc.
Nama asli
聯發科技
Publik
Kode emitenTWSE: 2454
Industri
Didirikan28 Mei 1997; 26 tahun lalu (1997-05-28)
Kantor
pusat
,
Taiwan
Wilayah operasi
Seluruh dunia
Tokoh
kunci
  • Ming-Kai Tsai (Chairman)
  • Ching-Jiang Hsieh (Wakil Chairman)
  • Rick Tsai (CEO)
  • Joe Chen (Presiden)[1]
ProdukCPU
GPU
Chipset
Mikroprosesor
SoC
Chipset motherboard
NIC
DSP
DLP
Sirkuit terintegrasi
Prosesor tertanam
Driver
Produksi
1,5 milyar perangkat (2018)[2] dan 14% pangsa pasar penjualan ponsel cerdas global (Q3 2017)[3]
PendapatanKenaikan NT$493,42 milyar (2021)[4]
Kenaikan NT$108,04 milyar (2021)[4]
Kenaikan NT$111,87 milyar (2021)[4]
Total asetKenaikan NT$660,88 milyar (2021)[4]
Total ekuitasKenaikan NT$433,65 milyar (2021)[4]
Karyawan
17.449 (2021) [5]
Anak
usaha
  • Airoha Technology Corp.
  • EcoNet Wireless
  • ILI Technology Corp.
  • MStar Semiconductor
  • Ralink Technology, Corp.
  • Nephos Inc.
  • Richtek Technology
Situs webmediatek.com
Sebuah Mediatek MT6575A di dalam ponsel cerdas Android LG E455

MediaTek Inc. (Hanzi: 聯發科技股份有限公司; Pinyin: Liánfā Kējì Gǔfèn Yǒuxiàn Gōngsī) adalah sebuah perusahaan semikonduktor nirfabrikasi asal Taiwan yang menyediakan chip untuk komunikasi nirkabel, televisi definisi tinggi, perangkat seluler seperti ponsel cerdas dan komputer tablet, sistem navigasi, produk multimedia ritel, dan layanan digital subscriber line, serta cakram optis.[6]

Berkantor pusat di Hsinchu, perusahaan ini memiliki 25 kantor di seluruh dunia dan merupakan perancang chip nirfabrikasi terbesar ketiga di dunia pada tahun 2016.[7][8] Mediatek didirikan pada tahun 1997.[9][10] Perusahaan ini juga menyediakan desain referensi bagi kliennya.[11] MediaTek adalah penyedia chipset ponsel cerdas terbesar di dunia, dengan menguasai 31% pangsa pasar pada kuartal ketiga tahun 2020. Kuatnya performa MediaTek di negara seperti Tiongkok dan India membantunya menjadi penyedia chipset ponsel cerdas terbesar di dunia.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

MediaTek memulai sejarahnya sebagai unit dari United Microelectronics Corporation (UMC) asal Taiwan yang ditugaskan untuk merancang chipset untuk produk hiburan rumah.[9] Pada tanggal 28 Mei 1997, unit tersebut dipisah menjadi sebuah perusahaan tersendiri dengan nama MediaTek. Pada tanggal 23 Juli 2001, MediaTek resmi melantai di Taiwan Stock Exchange (TSEC).[12]

Perusahaan ini awalnya merancang chipset untuk cakram optis, dan kemudian berekspansi ke chip untuk pemutar DVD, TV digital, ponsel, ponsel cerdas, dan tablet.[9][11][13] Secara umum, MediaTek telah beberapa kali dapat berekspansi ke bidang baru dan mengalahkan perusahaan lain yang telah lama berbisnis di bidang tersebut.[11][14][15]

Pada tahun 2004, perusahaan ini meluncurkan sebuah divisi untuk merancang produk untuk perangkat seluler. Enam tahun kemudian, perusahaan ini telah dapat memperoleh pesanan lebih dari 500 juta unit SoC seluler per tahun, yang meliputi produk untuk ponsel fitur dan ponsel cerdas.[9] Dengan menyediakan bantuan rekayasa sistem yang ekstensif, perusahaan ini memungkinkan sejumlah perusahaan kecil dan perusahaan baru untuk masuk ke bisnis ponsel yang sebelumnya didominasi oleh perusahaan besar yang kerap terintegrasi vertikal dan telah lama berbisnis di bidang telekomunikasi. Chip seluler pun kemudian menjadi sumber pertumbuhan utama bagi perusahaan ini.[9][11][14][15]

Pada Mobile World Congress tahun 2014, MediaTek memperkenalkan merek "Everyday Genius", yang bertujuan untuk membuat ponsel cerdas makin terjangkau bagi masyarakat yang lebih luas.[16]

Hingga bulan November 2014, lebih dari 1.500 model perangkat seluler yang berjumlah 700 juta unit berhasil diproduksi di seluruh dunia pada tahun 2014 dengan menggunakan chip buatan MediaTek. Pada semester pertama tahun 2014, perusahaan ini pun mencatatkan pendapatan sebesar US$5,3 milyar atau hampir sama seperti total pendapatan pada tahun 2013.[17] Pertumbuhan pendapatan tersebut sebagian disebabkan oleh akuisisi terhadap MStar.[18]

Pada bulan September 2019, MediaTek berkolaborasi dengan VVDN Technologies untuk merancang dan memproduksi solusi AIoT generasi baru.[19][20][21]

Pada tanggal 25 November 2019, MediaTek dan Intel mengumumkan sebuah kemitraan untuk membawa 5G ke komputer pribadi pada tahun 2021.[22][23] Pada kuartal ketiga tahun 2020, MediaTek menyalip Qualcomm sebagai penyedia chipset ponsel cerdas terbesar di dunia, terutama berkat pertumbuhan yang signifikan di India dan Amerika Latin.[24]

Akuisisi[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2005, MediaTek mengakuisisi Inprocomm, sebuah perusahaan perancangan semikonduktor nirkabel yang memproduksi chip 802.11a, b dan a/g.[25]

Pada tanggal 10 September 2007, MediaTek mengumumkan niatnya untuk membeli divisi radio seluler dan chipset pita dasar dari Analog Devices dengan harga US$350 juta.[26] Akuisisi tersebut akhirnya selesai pada tanggal 11 Januari 2008.[27]

Pada tanggal 5 Mei 2011, MediaTek mengakuisisi Ralink Technology Corporation[28] guna memperoleh produk dan keahlian di bidang teknologi Wi-Fi untuk penerapan di perangkat seluler dan non-seluler, serta untuk DSL berkabel dan konektivitas Ethernet.

Pada tanggal 11 April 2012, MediaTek mengakuisisi Coresonic, sebuah produsen DSP asal Linköping, Swedia. Coresonic kemudian menjadi anak usaha MediaTek di Eropa.[29]

Pada tanggal 22 Juni 2012, MediaTek mengumumkan bahwa mereka akan mengakuisisi MStar Semiconductor, yang cukup kuat di bidang chip televisi digital. Sebagai permulaan, MediaTek akan mengakuisisi 48% saham MStar, dengan opsi untuk mengakuisisi sisanya di kemudian hari.[30] Setelah disetujui oleh regulator antitrust di Tiongkok dan Korea Selatan, MediaTek dan MStar akhirnya resmi bergabung pada tanggal 1 Februari 2014.[31]

Pada tanggal 7 September 2015, MediaTek mengumumkan pembelian terhadap Richtek Technology Corp., sebuah penyedia sirkuit terintegrasi analog dan sirkuit terintegrasi manajemen daya yang berkantor pusat di Hsinchu, Taiwan. Setelah pembelian selesai pada kuartal kedua tahun 2016, Richtek pun menjadi anak usaha MediaTek.[32]

Performa keuangan[sunting | sunting sumber]

Penjualan bersih dan pendapatan operasi tahunan dalam jutaan NT$[33]
2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021
Penjualan bersih 52.942 74.779 68.016 77.311 71.988 53.842 99.263 136.056 213.063 213.255 275.512 238.216 238.057 246.222 322.146 493.415
Pendapatan operasi 23.816 31.427 17.090 21.447 17.267 4.840 12.403 25.244 47.241 25.908 23.076 9.819 16.182 22.567 43.219 108.040

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Investor Relations: Corporate Management". MediaTek. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-02-04. Diakses tanggal 2018-06-27. 
  2. ^ "Sources: MediaTek About page". MediaTek. 2018-06-27. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-09-16. Diakses tanggal 2018-06-27. 
  3. ^ "Sources: Counterpoint Research". MediaTek. 2017-12-30. Diakses tanggal 2018-06-27. 
  4. ^ a b c d e MediaTek (2022-01-27). "Our Corporate Annual Reports" (PDF). MediaTek (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-02-27. 
  5. ^ https://cdn-www.mediatek.com/posts/2020-MediaTek-Annual-Report0121.pdf[mentahan URL PDF]
  6. ^ "About MediaTek". MediaTek. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-09-16. Diakses tanggal 2023-01-19. 
  7. ^ "Worldwide locations". MediaTek. Diarsipkan dari versi asli tanggal September 28, 2013. Diakses tanggal 27 September 2013. 
  8. ^ "MediaTek 4th largest IC designer worldwide in 2013". 2013-05-10. Diarsipkan dari versi asli tanggal August 8, 2014. Diakses tanggal 2014-07-31. 
  9. ^ a b c d e Honan, Mat (5 February 2013). "The Next Global Smartphone Revolution: Made in Taiwan". Wired. Diarsipkan dari versi asli tanggal October 3, 2013. Diakses tanggal 27 September 2013. 
  10. ^ "MediaTek to improve low-cost Android smartphone performance". Good Gear Guide by PC Australian. Diarsipkan dari versi asli tanggal January 3, 2014. Diakses tanggal 27 September 2013. 
  11. ^ a b c d "Serial disrupter". The Economist. 24 August 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal September 25, 2013. Diakses tanggal 27 September 2013. 
  12. ^ "Chinese chipmaking upstarts are preparing to take on Qualcomm and Intel". IT Pro Portal. May 17, 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal October 5, 2013. Diakses tanggal 3 October 2013. 
  13. ^ "Mediatek Inc. Annual Report 2004". Morningstar. Diarsipkan dari versi asli tanggal June 25, 2016. Diakses tanggal 2013-05-16. 
  14. ^ a b "Dial M for MediaTek'". EE Times. 2012-06-22. Diarsipkan dari versi asli tanggal May 21, 2014. Diakses tanggal 2013-05-16. 
  15. ^ a b "Battling For The Brains Of Cellphones". Forbes. 2009-11-06. Diarsipkan dari versi asli tanggal November 12, 2012. Diakses tanggal 2013-05-16. 
  16. ^ "MediaTek to focus more on western markets as it targets Qualcomm". Financial Times. 23 February 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal October 20, 2016. Diakses tanggal 19 October 2014. 
  17. ^ "Mediatek: cheap, super fast processors will change the smartphone market forever". Hot Topics. 27 November 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal December 3, 2014. Diakses tanggal 27 November 2014. 
  18. ^ "2014 Q2 Financial Results". MediaTek. July 31, 2015. Diarsipkan dari versi asli tanggal January 3, 2015. Diakses tanggal January 3, 2015.  Alt URL Diarsipkan December 3, 2014, di Wayback Machine.
  19. ^ "MediaTek partners with VVDN to offer new range of AIoT devices". thehindubusinessline. 
  20. ^ "MediaTek joins hands with VVDN, an Indian Technology firm, to develop AIoT Solutions". technosports. September 10, 2020. 
  21. ^ "MediaTek collaborates VVDN to design, manufacture new-age AIoT solutions". voicendata. 
  22. ^ MediaTek (2019-11-29). "MediaTek and Intel Partner to Bring 5G Connectivity to the Next…". MediaTek (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-11-29. 
  23. ^ "Intel and MediaTek Partner to Deliver 5G on the PC". Intel Newsroom (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-11-29. 
  24. ^ Deakin, Daniel R. "MediaTek leapfrogs Qualcomm as the world's largest smartphone chipset vendor thanks to huge growth in India and Latin America". Notebookcheck (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-12-27. 
  25. ^ "Taiwan's top chip house stretches beyond optical storage". EE Times. 2005-04-11. Diakses tanggal 2007-10-15. 
  26. ^ "MediaTek buys ADI's cellular chip operations". EETimes. 2007-09-10. Diarsipkan dari versi asli tanggal May 21, 2014. Diakses tanggal 2014-05-20. 
  27. ^ "MediaTek Completes Purchase of Analog Devices Cellular Radio and Baseband Chipset Divisions". August 29, 2021. 
  28. ^ "MediaTek buys Ralink". EE Times. Diarsipkan dari versi asli tanggal October 5, 2013. Diakses tanggal 3 October 2013. 
  29. ^ "MediaTek buys baseband DSP IP licensor Coresonic". EE Times. Diarsipkan dari versi asli tanggal October 5, 2013. Diakses tanggal 3 October 2013. 
  30. ^ "MediaTek to Buy Chip Design Rival MStar for $3.8 Billion". Bloomberg Businessweek. Diarsipkan dari versi asli tanggal September 24, 2013. Diakses tanggal 3 October 2013. 
  31. ^ "MediaTek raises Q1 sales forecast on merger with MStar". Focus Taiwan. Diarsipkan dari versi asli tanggal May 8, 2014. Diakses tanggal 7 May 2014. 
  32. ^ MediaTek Pursues PMIC Market with Richtek Buy | EE Times
  33. ^ "Annual Reports". MediaTek. Diarsipkan dari versi asli tanggal January 23, 2015. Diakses tanggal January 11, 2015. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]