Apriani Rahayu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Apriani Rahayu
Apriani Rahayu.jpg
Informasi pribadi
Nama lahir Apriani Rahayu
Kebangsaan  Indonesia
Lahir 29 April 1998 (umur 20)
Lawulo, Sulawesi Tenggara
Tinggi 1,65 m (5 ft 5 in)
Berat 64 kg (141 lb)
Pegangan Kanan
Ganda Putri dan Ganda Campuran
Peringkat tertinggi 3 bersama Greysia Polii (20 September 2018)
Peringkat saat ini 5 bersama Greysia Polii (01 November 2018)
Catatan medali
Mewakili  Indonesia
Kejuaraan Dunia
Perunggu Nanjing 2018 Ganda Putri
Pesta Olahraga Asia
Perunggu Jakarta-Palembang 2018 Ganda Putri
Perunggu Jakarta-Palembang 2018 Beregu Putri
Kejuaraan Dunia Junior
Perak Alor Setar 2014 Ganda Putri
Perunggu Lima 2015 Ganda Campuran
Pesta Olahraga Asia Tenggara
Perunggu Kuala Lumpur 2017 Beregu Putri
Pasangan Ganda Putri Greysia/Apriani memenangkan gelar French Open Super Series yang merupakan gelar perdana mereka

Apriani Rahayu (lahir di Konawe, 29 April 1998; umur 20 tahun) adalah pebulutangkis Indonesia spesialis ganda putri dan ganda campuran ketika junior. Namun dia menjadi pebulutangkis spesialis ganda putri di level senior. Ia merupakan peraih medali perunggu ganda putri Kejuaraan Dunia 2018 di Tiongkok serta Asian Games 2018 di Jakarta. Apriani pernah berpasangan dengan beberapa pemain seperti Rosyita Eka Putri Sari, Fachriza Abimanyu, Rinov Rivaldy, Jauza Fadhila Sugiarto, Agripinna Prima Rahmanto Putra, Panji Akbar Sudrajat dan saat ini bersama Greysia Polli.[1]

Karier[sunting | sunting sumber]

Apriani mulai berlatih bulutangkis di Jakarta pada akhir tahun 2011 di Klub Pelita Bakrie. Kemudian pada pertengahan 2015, dia berpindah klub ke Jaya Raya Jakarta. Apriani turut memperkuat bulutangkis Indonesia sejak tahun 2014 hingga 2016 di level junior.[2] Di Kejuaraan Dunia Junior 2014 Apriani berpasangan dengan  Rosyita Eka Putri Sari di nomor ganda putri. Mereka meraih medali perak setelah dikalahkan pasangan Tiongkok Chen Qinchen/Jia Yifan di final dengan skor 21–11, 21–14. Dua tahun kemudian pasangan Tiongkok Chen Qingchen/Jia Yifan menjadi Juara Dunia dan meriah peringkat pertama pada tahun 2017.

Di Kejuaraan Dunia Junior 2015 Apriani berpasangan dengan Fachriza Abimanyu di nomor ganda campuran. Mereka meraih medali perunggu setelah dikalahkan pasangan Tiongkok He Jiting/Du Yue di semifinal dengan skor 21-13, 21-10. Di Kejuaraan Asia Junior 2015, Apriani meraih medali perunggu di nomor ganda campuran dengan pasangan yang sama yaitu Fachriza Abimanyu. Mereka dikalahkan oleh pasangan Tiongkok lainnya Zheng Siwei/Chen Qingcheng di semifinal dengan skor 21-14, 21-14. Di akhir tahun 2016, pasangan Tiongkok Zheng Siwei/Chen Qingcheng menjadi pemain ganda campuran nomor 1 di dunia. Pada tahun 2016, dia kembali meraih medali perunggu dengan pasangan yang berbeda, Rinov Rivaldi. Mereka kalah di semifinal oleh ganda campuran asal Korea Selatan Kim Won ho/Lee Yu-Rim dengan skor 21-17, 22-20.

Di awal 2017, Apriani mulai berlatih di Pelatihan Nasional (Pelatnas) Cipayung, Jakarta. Sejak itu pula Apriani mulai bermain di level senior dan berpasangan dengan Greysia Polli menggantikan Nitya Krishinda Maheswari yang cedera. Penampilan perdana mereka terjadi di Kejuaraan Beregu Sudirman Cup 2017[3][4]. Ia kemudian meraih gelar pertamanya di kelas BWF Grand Prix Gold pada Thailand Terbuka 2017 dan disusul gelar BWF Super Series pertamanya di Perancis Terbuka Super Series 2017.

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Kejuaraan Dunia (1 perunggu)[sunting | sunting sumber]

BWF Kejuaraan Dunia 2018 – Ganda Putri
Babak Pasangan Lawan Skor Hasil
Semifinal Greysia Polii Bendera Jepang Mayu Matsumoto [11]
Bendera Jepang Wakana Nagahara
12–21, 21–23 Bronze Perunggu

Asian Games (1 perunggu)[sunting | sunting sumber]

Ganda Putri

Tahun Turnamen Pasangan Lawan Skor Hasil
2018 Istora Gelora Bung Karno,
Jakarta, Indonesia
Bendera Indonesia Greysia Polii Bendera Jepang Misaki Matsutomo
Bendera Jepang Ayaka Takahashi
15–21, 17–21 Bronze Perunggu

Kejuaraan Dunia Junior (1 perak, 1 perunggu)[sunting | sunting sumber]

BWF Kejuaraan Dunia Junior 2014 – Ganda Putri
Babak Pasangan Lawan Skor Hasil
Final Bendera Indonesia Rosyita Eka Putri Sari Bendera Republik Rakyat Tiongkok Jia Yifan 
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Chen Qingchen
11–21, 14–21 Silver Perak
BWF Kejuaraan Dunia Junior 2015 – Ganda Campuran
Babak Pasangan Lawan Skor Hasil
Semifinal Bendera Indonesia Fachriza Abimanyu Bendera Republik Rakyat Tiongkok He Jiting
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Du Yue
13–21, 10–21 Bronze Perunggu

Kejuaraan Asia Junior (2 Perunggu)[sunting | sunting sumber]

Ganda Campuran

Tahun Venue Pasangan Lawan Skor Hasil
2016 CPB Badminton and Sports Science
Training Center, Bangkok, Thailand
Bendera Indonesia Rinov Rivaldy Bendera Korea Selatan Kim Won-ho
Bendera Korea Selatan Lee Yu-rim
17–21, 20–22 3Perunggu
2015 CPB Badminton and Sports Science
Training Center, Bangkok, Thailand
Bendera Indonesia Fachriza Abimanyu Bendera Republik Rakyat Tiongkok Zheng Siwei
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Chen Qingchen
14–21, 14–21 3Perunggu

BWF International Challenge/Series (3 gelar, 1 runner-up)[sunting | sunting sumber]

Ganda Putri

Tahun Turnamen Pasangan Lawan di final Skor Hasil
2016 Indonesia International Bendera Indonesia Jauza Fadhila Sugiarto Bendera Indonesia Dian Fitriani
Bendera Indonesia Nadya Melati
12–21, 21–18, 22–20 1 Juara
2015 Singapore International Bendera Indonesia Jauza Fadhila Sugiarto Bendera Indonesia Melvira Oklamona
Bendera Indonesia Rika Rositawati
22–20, 16–21, 21–10 1 Juara

Ganda Campuran

Tahun Turnamen Pasangan Lawan di final Skor Hasil
2016 Indonesia International Bendera Indonesia Agripinna Prima Rahmanto Putra Bendera Indonesia Yantoni Edy Saputra
Bendera Indonesia Marsheilla Gischa Islami
21–12, 21–12 1 Juara
2015 Indonesia International Bendera Indonesia Panji Akbar Sudrajat Bendera Indonesia Irfan Fadhilah
Bendera Indonesia Weni Anggraini
16–21, 16–21 2 Runner-up
     Turnamen International Challenge
     Turnamen International Series


BWF Grand Prix (1 gelar)[sunting | sunting sumber]

BWF Grand Prix adalah turnamen bulu tangkis yang diselenggarakan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) sejak tahun 2007, yang terdiri dari dua tingkat kejuaraan yaitu BWF Grand Prix dan Grand Prix Gold.

Ganda Putri

Tahun Turnamen Pasangan Lawan di final Skor Hasil
2017 Thailand Terbuka  Bendera Indonesia Greysia Polii Bendera Thailand Chayanit Chaladchalam
Bendera Thailand Phataimas Muenwong
21–12, 21–12 1 Juara
     Turnamen Grand Prix Gold
     Turnamen Grand Prix

BWF Superseries (1 gelar)[sunting | sunting sumber]

BWF Superseries, dicanangkan sejak 14 Desember 2006 dan pertama kali digelar pada tahun 2007,[5] adalah rangkaian kejuaraan bulu tangkis tingkat atas, yang diselenggarakan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). BWF Superseries mempunyai dua tingkat kejuaraan yaitu BWF Superseries dan Superseries Premier.

Ganda Putri

Tahun Turnamen Pasangan Lawan di final Skor Hasil
2017 Hong Kong Terbuka Bendera Indonesia Greysia Polii Bendera Republik Rakyat Tiongkok Chen Qingchen
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Jia Yifan
21–14, 16–21, 15–21 2 Runner-up
2017 Perancis Terbuka  Bendera Indonesia Greysia Polii Bendera Korea Selatan Lee So-hee
Bendera Korea Selatan Shin Seung-chan
21–17, 21–15 1 Juara
     Turnamen Superseries Finals
     Turnamen Superseries Premier
     Turnamen Superseries

BWF World Tour (2 gelar)[sunting | sunting sumber]

BWF World Tour yang diumumkan pada tanggal 19 Maret 2017,[6] dan mulai dilaksanakan pada tahun 2018 adalah serangkaian turnamen bulutangkis elit, yang disetujui oleh Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). BWF World Tour dibagi menjadi enam tingkatan, yaitu World Tour Finals, Super 1000, Super 750, Super 500, Super 300 (bagian dari HSBC World Tour), dan BWF Tour Super 100.[7]

Ganda Putri
Tahun Turnamen Tingkat Pasangan Lawan Skor Perolehan
2018 Thailand Terbuka(2) Super 500 Bendera Indonesia Greysia Polii Bendera Jepang Misaki Matsutomo
Bendera Jepang Ayaka Takahashi
21–13, 21–10 1 Juara
2018 India Terbuka (1) Super 500 Bendera Indonesia Greysia Polii Bendera Thailand Jongkolphan Kititharakul
Bendera Thailand Rawinda Prajongjai
21–18, 21–15 1 Juara
2018 Indonesian Masters Super 500 Bendera Indonesia Greysia Polii Bendera Jepang Misaki Matsutomo
Bendera Jepang Ayaka Takahashi
17–21, 12–21 2 Runner up

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Ini Kisah Apriani Rahayu, Pebulutangkis Konawe yang Masuk Tim Sudirman Cup – Kendari Pos Online". kendaripos.co.id. Diakses tanggal 2017-11-12. 
  2. ^ "ASIA JUNIOR CHAMPIONSHIPS 2016: Ini Pebulutangkis Masa Depan Indonesia | sport - Bisnis.com". Bisnis.com. Diakses tanggal 2017-10-29. 
  3. ^ "Apriyani RAHAYU | Profile". bwfbadminton.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-10-29. 
  4. ^ "BWF". bwf.tournamentsoftware.com. Diakses tanggal 2017-10-29. 
  5. ^ "BWF Launches Super Series". Badminton Australia. 2006-12-15. 
  6. ^ "BWF Launches New Events Structure". Badminton World Federation. 29 November 2017. 
  7. ^ "Action-Packed Season Ahead!". Badminton World Federation. 15 January 2018.