Carolina Marín

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Carolina Marín
Carolina Marín 2014 (cropped).jpg
Carolina Marin di 2014
Informasi pribadi
Nama lahirCarolina María Marín Martín
Kebangsaan Spanyol
Lahir15 Juni 1993 (umur 27)
Huelva, Spanyol
Tinggi1,72 m (5 ft 8 in)
Berat62 kg (137 pon) (137 pon)
Tahun aktif2009
PeganganKiri
PelatihFernando Rivas
Tunggal Putri
Rekor381 Menang, 112 Kalah
Peringkat tertinggi1 (11 Juni 2015)
Peringkat saat ini6 (17 Maret 2020)
Profil di BWF
Catatan medali
Mewakili  Spanyol
Olimpiade
Olympic rings without rims.svg
Emas 2016 Rio de Janeiro Tunggal Putri
Kejuaraan Dunia
Emas Copenhagen 2014 Tunggal Putri
Emas Jakarta 2015 Tunggal Putri
Emas Nanjing 2018 Tunggal Putri
Kejuaraan Eropa
Emas Kazan 2014 Tunggal Putri
Emas La Roche-sur-Yon 2016 Tunggal Putri
Emas Kolding 2017 Tunggal Putri
Emas Huelva 2018 Tunggal Putri
Perunggu Kazan 2016 Beregu Putri
Kejuaraan Dunia Junior
Perunggu Taipei 2011 Tunggal Putri
Kejuaraan Junior Eropa
Perak Milan 2009 Tunggal Putri
Emas Vantaa 2011 Tunggal Putri

Carolina María Marín Martín atau yang lebih dikenal dengan Carolina Marín (lahir di Huelva, Spanyol, 15 Juni 1993; umur 27 tahun[1]) merupakan pemain bulu tangkis yang berasal dari Spanyol di nomor tunggal putri. dia adalah mantan pemain peringkat 1 dunia selama 66 minggu, Ia saat ini berada pada peringkat 7 dunia BWF ia merupakan peraih medali emas pada Olimpiade Rio 2016, di Brazil. Dan ia merupakan tunggal putri pertama di dunia, yang berhasil menjadi juara dunia bulu tangkis sebanyak tiga kali pada tahun 2014, 2015, dan 2018.

Karier[sunting | sunting sumber]

Carolina Marín awalnya adalah penari flamenco. Ia mulai mengenal bulutangkis ketika ia melihat temannya bermain olahraga ini dan memperkenalkan kepadanya. Sejak itu, memutuskan untuk berhenti menari dan mulai menekuni bulutangkis. Ia mulai bermain bulutangkis sejak usia 8 tahun dengan berlatih di Klub IES La Orden di Huelva.[2]

Marín memulai debut profesionalnya pada 2005 dengan mengikuti turnamen Brussels International U15 2015.[3] Pada 2009, ia menjadi pemain bulutangkis Spanyol pertama yang memenangkan medali perak di Kejuaraan Junior Eropa. Dua tahun kemudian, ia berhasil meraih emas di Kejuaraan Bulutangkis Junior Eropa 2011 setelah mengalahkan pemain sesama Spanyol yakni Beatriz Corrales di babak final.[4]

Marin memenangkan gelar besar pertamanya di turnamen Irlandia Internasional, datang melalui tahap kualifikasi dan mengalahkan pemain Belanda Rachel Van Cutsen di final dengan Rubber Set.

Marin juga berkompetisi dalam Kejuaraan Dunia Junior yang berlangsung di Taipei, Tionghoa Taipei. Ia kemudian meraih perungguh setelah dikalahkan oleh Elisabeth Purwaningtyas dari Indonesia pada babak semi final.[5]

Pada 2013, Marin menjadi pemain bulutangkis Spanyol pertama yang memenangkan gelar Grand Prix Gold setelah memenangkan gelar di London Terbuka Grand Prix Gold.[6] Dan Pada Agustus 2013, Marín di kontrak untuk ambil bagian dalam liga bulutangkis India dia bermain untuk tim Banga Beats yang berbasis di Bangalore dalam edisi perdana Liga BuluTangkis India.

Pada 31 Agustus 2014 Marin berhasil menjadi juara dunia untuk pertama kalinya dengan mengalahkan Li Xuerui dari Tiongkok di final tunggal putri Kejuaraan Dunia BWF. Ia menjadi pebulutangkis Spanyol pertama yang memenangkan gelar Kejuaraan Dunia dan pemain wanita Eropa ketiga yang meraih medali emas, setelah Lene Køppen (1977) dan Camilla Martin (1999). Ia mendapatkan gelar juara saat berusia 21 tahun, menjadikannya sebagai juara dunia termuda dari Eropa.[7]

Pada 2015, ia berhasil memenangkan All England, gelar Super series Premier pertamanya di final Superseries Premier pertamanya setelah mengalahkan Saina Nehwal dari India di final dengan skor 16–21, 21–14, 21–7. Dengan kemenangannya ini membuat ia berhasil naik ke peringkat 4 dunia di peringkat BWF.[8][9]

Pada 5 April 2015, Marín memenangkan gelar Super Series Premier keduanya, dan ia berhasil mengalahkan juara Olimpiade Li Xuerui untuk kedua kalinya berturut-turut di Malaysia terbuka 2015 dengan skor 19–21, 21–19, 21–17.[10]

Pada 16 Agustus 2015, ia berhasil mempertahankan gelarnya di Kejuaraan Dunia yang diadakan di Jakarta, Indonesia dengan mengalahkan Saina Nehwal dari India dengan skor 21–16, 21–19.[11][12] Pada tahun yang sama, ia juga memenangkan gelar Super Series lainnya seperti Australia Terbuka 2015, Prancis Terbuka 2015, dan Hong Kong Terbuka 2015.

Pada 19 Agustus 2016, ia berhasil meraih medali emas Olimpiade dengan mengalahkan P. V. Sindhu dari India di final tunggal putri Olimpiade Musim Panas 2016 di Rio de Janeiro, Brasil dengan skor 19–21, 21–12, 21–15. Hal ini membuat Marin menjadi pebulutangkis putri Eropa pertama yang berhasil meraih medali emas Olimpiade. Atas keberhasilannya, pemerintah kota Huelva, Spanyol membangun sebuah gelanggang olahraga indoor yang dinamai dengan namanya untuk mengapresiasi jasanya dalam memajukan bulutangkis Spanyol.[13]

Pada tanggal 29 April 2018, ia berhasil memenangkan gelar Kejuaraan Eropa keempat kalinya berturut-turut Kejuaraan Eropa 2018 ini diselenggarakan di Huelva, Spanyol, di final ia bergasil mengalahkan Evgeniya Kosetskaya dari Russia dengan Skor 21–15, 21–7.[14]

Pada 5 Agustus 2018, ia memenangkan gelar di Kejuaraan Dunia 2018 dengan mengalahkan P. V. Sindhu dari India dalam pertarungan dua set dengan skor 21-19, 21-10. Raihan ini menjadikannya pemain bulutangkis wanita pertama dalam sejarah yang memenangkan tiga gelar Kejuaraan Dunia.[15]

Pada 27 Januari 2019, Carolina Marin mengalami cedera Anterior Cruciate Ligaments (ACL) saat menghadapi Saina Nehwal dari India di final Indonesia Master S500 2019. Saat itu Marin sedang memimpin dengan skor 9-3 dari Saina. Akibatnya, Marin harus mundur dari pertandingan. Sehari setelah cedera, ia segera diterbangkan ke Spanyol untuk menjalani pemeriksaan dan operasi. Selain itu, ia juga dipastikan absen selama 7 bulan dari Turnamen BWF selama fase pemulihan.[16]

Setelah pulih dari cedera, Marin kemudian mengikuti China Open S1000. Dalam ajang tersebut, ia berhasil mengalahkan Tai Tzu Ying dari Taiwan dengan skor 14-21, 21-17, 21-18 dan menjadikannya sebagai gelar pertamanya pada 2019.[17]

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Olimpiade Musim Panas[sunting | sunting sumber]

Tunggal Putri

Tahun Tempat Lawan Skor Perolehan
2016 Riocentro – Pavilion 4, Rio de Janeiro, Brazil Bendera India P. V. Sindhu 19–21, 21–12, 21–15 Gold Emas

Kejuaraan Dunia BWF[sunting | sunting sumber]

Tunggal Putri
Tahun Tempat Lawan Skor Perolehan
2018 Nanjing, Bendera Republik Rakyat Tiongkok China Bendera India P. V. Sindhu 21–19, 21–10 Gold Emas
2015 Jakarta, Bendera Indonesia Indonesia Bendera India Saina Nehwal 21–16, 21–19 Gold Emas
2014 Copenhagen, Bendera Denmark Denmark Bendera Republik Rakyat Tiongkok Li Xuerui 17–21, 21–17, 21–18 Gold Emas

Kejuaraan Bulu Tangkis Eropa[sunting | sunting sumber]

Tunggal Putri
Tahun Tempat Lawan Skor Perolehan
2018 Huelva, Bendera Spanyol Spanyol Bendera Rusia Evgeniya Kosetkaya 21–15, 21-7 Gold Emas
2017 Kolding, Bendera Denmark Denmark Bendera Skotlandia Kirsty Gilmour 21–14, 21-12 Gold Emas
2016 La Roche-sur-Yon, Bendera Prancis Prancis Bendera Skotlandia Kirsty Gilmour 21–12, 21–18 Gold Emas
2014 Kazan, Bendera Rusia Russia Bendera Denmark Anna Thea Madsen 21–9, 14–21, 21–8 Gold Emas

Kejuaraan Dunia Junior BWF[sunting | sunting sumber]

Tunggal Putri
Tahun Tempat Lawan Skor Perolehan
2011 Taipei, Bendera Tionghoa Taipei Chinese Taipei Bendera Indonesia Elyzabeth Purwaningtyas 21–23, 21-17, 18-21 Bronze Perunggu

Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Eropa[sunting | sunting sumber]

Tunggal Putri
Tahun Tempat Lawan Skor Perolehan
2011 Vantaa, Bendera Finlandia Finlandia Bendera Indonesia Beatriz Corrales 21–14, 23–21 Gold Emas
2009 Milan, Bendera Italia Italia Bendera Denmark Anne Hald Jensen 21–18, 18–21, 19–21 Silver Perak

Tur Dunia BWF[sunting | sunting sumber]

Tur Dunia BWF, diumumkan pada 19 Maret 2017 dan diselenggarakan pada 2018, adalah serangkaian turnamen bulutangkis elit, yang diadakan oleh Badminton World Federation (BWF). Tur Dunia BWF dibagi menjadi enam tingkatan, yaitu Final Tur Dunia, Super 1000, Super 750, Super 500, Super 300 (bagian dari Tur Dunia HSBC), dan BWF Tour Super 100

Tunggal Putri

Tahun Turnamen Level Lawan Skor Perolehan
2020 Indonesia Master Super 500 Bendera Thailand Ratchanok Intanon 19-21, 21-11, 18-21 2 Runner-up
2019 Perancis Terbuka Super 750 Bendera Korea Selatan An Se-Young 21-16, 18-21, 5-21 2 Runner-up
2019 China Terbuka Super 1000 Bendera Tionghoa Taipei Tai Tzu-ying 14–21, 21–17, 21–18 1 Juara
2019 Indonesia Masters Super 500 Bendera India Saina Nehwal 10–4 Mundur 2 Runner-up
2019 Malaysia Masters Super 500 Bendera Thailand Ratchanok Intanon 9–21, 20–22 2 Runner-up
2018 China Terbuka Super 1000 Bendera Republik Rakyat Tiongkok Chen Yufei 21–18, 21–13 1 Juara
2018 Jepang Terbuka Super 750 Bendera Jepang Nozomi Okuhara 21–19, 17–21, 21–11 1 Juara

BWF Superseries[sunting | sunting sumber]

BWF Superseries, diluncurkan pertama pada 14 Desember 2006 dan diimplementasikan pada tahun 2007 merupakan serangkaian turnamen bulu tangkis level atas yang diadakan oleh Badminton World Federation (BWF). Satu musim Superseries terdiri dari 12 turnamen di seluruh dunia, termasuk lima Superseries Premier yang diperkenalkan sejak 2011, di mana para pemenang akan diundang untuk bermain di Final Superseries pada akhir tahun.[18]

Tunggal Putri
Tahun Turnamen Lawan Skor Perolehan
2017 Jepang Terbuka Bendera Republik Rakyat Tiongkok He Bingjiao 23-21, 21-12 1 Juara
2015 Hong Kong Terbuka Bendera Jepang Nozomi Okuhara 21–17, 18–21, 22–20 1 Juara
2015 Prancis Terbuka Bendera Republik Rakyat Tiongkok Wang Shixian 21–18, 21–10 1 Juara
2015 Australia Terbuka Bendera Republik Rakyat Tiongkok Wang Shixian 22–20, 21–18 1 Juara
2015 Malaysia Terbuka Bendera Republik Rakyat Tiongkok Li Xuerui 19–21, 21–19, 21–17 1 Juara
2015 All England Bendera India Saina Nehwal 16–21, 21–14, 21–7 1 Juara
2014 Australia Terbuka Bendera India Saina Nehwal 18–21, 11–21 2 Runner-up
2017 India Terbuka Bendera India P. V. Sindhu 19–21, 16–21 2 Runner-up
2017 Malaysia Terbuka Bendera Tionghoa Taipei Tai Tzu Ying 25–23, 20–22, 13-21 2 Runner-up
2017 Singapura Terbuka Bendera Tionghoa Taipei Tai Tzu Ying 15–21, 15–21 2 Runner-up
     BWF Superseries Final turnamen
     BWF Superseries Premier turnamen
     BWF Superseries turnamen

BWF Grand Prix[sunting | sunting sumber]

BWF Grand Prix terdiri dari dua tingkatan, seperti Grand Prix Gold dan Grand Prix. Ini adalah rangkaian turnamen bulu tangkis yang diselenggarakan oleh Badminton World Federation (BWF) sejak 2007.[19]

Tunggal Putri
Tahun Turnamen Lawan Skor Perolehan
2015 Jerman Terbuka Bendera Korea Selatan Sung Ji-hyun 15–21, 21–14, 6–21 2 Runner-up
2015 Syed Modi Internasional Bendera India Saina Nehwal 21–19, 23–25, 16–21 2 Runner-up
2013 Skotlandia Terbuka Bendera Skotlandia Kirsty Gilmour 21–14, 11–21, 21–13 1 Juara
2013 London Grand Prix Gold Bendera Skotlandia Kirsty Gilmour 21–19, 21–9 1 Juara
     BWF Grand Prix Gold turnamen
     BWF Grand Prix turnamen

International Challenge/Series BWF[sunting | sunting sumber]

Tunggal Putri
Tahun Turnamen Lawan Skor Perolehan
2014 Spanyol Terbuka Bendera Skotlandia Kirsty Gilmour 19–21, 18–21 2 Runner-up
2013 Italia Terbuka Bendera Swiss Sabrina Jaquet 21–15, 21–14 1 Juara
2013 Finlandia Terbuka Bendera Spanyol Beatriz Corrales 21–10, 21-15 1 Juara
2013 Spanyol Terbuka Bendera Spanyol Beatriz Corrales 19–21, 18–21 2 Runner-up
2013 Swedia Terbuka Bendera Swiss Nicole Schaller 21–6, 21-10 1 Juara
2011 Irlandia Terbuka Bendera Tionghoa Taipei Pai Hsiao-ma 21–12, 19–21, 7–21 2 Runner-up
2011 Spanyol Terbuka Bendera Jerman Olga Konon 21–13, 21–14 1 Juara
2011 Moroko Internasional Bendera Jerman Juliane Schenk 21–17, 21–13 1 Juara
2010 Italia Internasional Bendera Jerman Olga Konon 20–22, 14–21 1 Runner-up
2010 Siprus Internasional Bendera Rusia Olga Golovanova 21–12, 25–27, 21–14 1 Juara
2010 Uganda Internasional Bendera Denmark Anne Hald Jensen 21–18, 19–21, 21–18 1 Juara
2009 Siprus Internasional Bendera Slovenia Špela Silvester 21-23, 21-23 2 Runner-up
2009 Irlandia Internasional Bendera Belanda Rachel van Cutsen 22–24, 21–14, 21–16 1 Juara
     BWF International Challenge turnamen
     BWF International Series turnamen

Capaian Olimpiade Musim Panas 2016[sunting | sunting sumber]

Olimpiade Rio 2016
Tahap Lawan Skor
Penyisihan Grup Bendera Finlandia Nanna Vainio 21–6, 21–4
Penyisihan Grup Bendera Denmark Line Kjaersfeldt 21–16, 21–13
Ronde Kedua BYE Lolos
Quarter-Final Bendera Korea Selatan Sung Ji Hyun 21–12, 21–16
Semi-Final Bendera Republik Rakyat Tiongkok Li Xuerui 21–14, 21–16
Final Bendera India P. V. Sindhu 19–21, 21–12, 21–15

Catatan Menghadapi Lawan-lawan pilihan[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah catatan beberapa pertandingan pilihan dalam perempat final Olimpiade, semifinal Kejuaraan Dunia, final Seri Super, plus semua pertandingan Olimpiade:

Revisi Terakhir: 16 December 2018

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "BWF World Superseris: Player Profile". Badminton World Federation. Diakses tanggal 28 Juli 2016. 
  2. ^ "Badminton: Flamenco queen Marin hopes to dance her way to Olympic gold | The Star". www.thestar.com.my. Diakses tanggal 2020-07-31. 
  3. ^ "Carolina MARIN | Profile". bwfbadminton.com. Diakses tanggal 2020-07-31. 
  4. ^ "BadmintonEurope.com - European Junior Championships". badmintoneurope.com. Diakses tanggal 2020-07-31. 
  5. ^ "Tournamentsoftware.com". www.tournamentsoftware.com. Diakses tanggal 2020-07-31. 
  6. ^ "Carolina Marin". www.yonex.co.uk. Diakses tanggal 2020-07-31. 
  7. ^ Regala, Emzi. "WORLDS 2014 Finals – Carolina Marin is the new World Champion!" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-07-31. 
  8. ^ Widisatuti, Rina (2015-03-09). "Raih Juara All England, Carolina Marin Cetak Sejarah". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-07-31. 
  9. ^ "Carolina Marin Juara All England Pertama dari Spanyol". detiksport. Diakses tanggal 2020-07-31. 
  10. ^ "Chen Long, Carolina Marin Crowned Champions – Maybank Malaysia Open 2015 Finals". bwfbadminton.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-07-31. 
  11. ^ "(World Championships 2015) Pertahankan Gelar Juara Dunia, Carolina Marin Cetak Sejarah Baru". m.badmintonindonesia.org. Diakses tanggal 2020-07-31. 
  12. ^ Liputan6.com (2015-08-17). "Carolina Marin Cetak Sejarah Baru". liputan6.com. Diakses tanggal 2020-07-31. 
  13. ^ "Rio Olympics 2016: Carolina Marin beats India's PV Sindhu in badminton final". BBC Sport (dalam bahasa Inggris). 2016-08-19. Diakses tanggal 2020-07-31. 
  14. ^ "Olé! Historic Four-in-a-row for Carolina Marin in Hometown Huelva". Olympic Channel. Diakses tanggal 2020-07-31. 
  15. ^ "Carolina Marín crowned world champion for the third time". AS.com (dalam bahasa Inggris). 2018-08-05. Diakses tanggal 2020-07-31. 
  16. ^ Media, Kompas Cyber. "Optimisme Carolina Marin Usai Operasi ACL Lutut Kanan". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-07-31. 
  17. ^ "Hasil Final China Open 2019: Carolina Marin Pertahankan Gelar Juara". tirto.id. Diakses tanggal 2020-07-31. 
  18. ^ http://bwfworldsuperseries.com/about/
  19. ^ "Grand Prix Gold and Grand Prix Series". Badminton World Federation. Diakses tanggal 26 Juli 2016.