Kejuaraan Dunia BWF

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kejuaraan Dunia BWF
Situs web resmi
Didirikan1977; 46 tahun lalu (1977)
Edisi28 (2023)
LokasiKopenhagen
Denmark (2023)
TempatRoyal Arena (2023)
Putra
Peserta64S / 48D
Juara terkiniKunlavut Vitidsarn (tunggal)
Kang Min-hyuk
Seo Seung-jae (ganda)
Gelar tunggal terbanyak5
Lin Dan
Gelar ganda terbanyak4
Cai Yun
Fu Haifeng
Hendra Setiawan
Putri
Peserta48S / 48D
Juara terkiniAn Se-young (tunggal)
Chen Qingchen
Jia Yifan (ganda)
Gelar tunggal terbanyak3
Carolina Marín
Gelar ganda terbanyak4
Chen Qingchen
Jia Yifan
Campuran
Peserta48
Juara terkiniSeo Seung-jae
Chae Yoo-jung
Gelar ganda terbanyak (putra)3
Park Joo-bong
Zhang Nan
Zheng Siwei
Gelar ganda terbanyak (putri)4
Liliyana Natsir
Edisi terkini
Kejuaraan Dunia BWF 2023

Kejuaraan Dunia BWF (bahasa Inggris: BWF World Championships) adalah kejuaraan bulu tangkis yang diorganisir oleh Badminton World Federation (BWF) untuk menentukan pemain bulu tangkis terbaik di dunia. Turnamen ini dimulai sejak tahun 1977 dan diadakan setiap tiga tahun sekali sejak tahun 1983. Walau bagaimanapun, IBF tetap kesulitan menggelar dua turnamen pertama karena Badan Bulu Tangkis Dunia (yang akhirnya bergabung dengan IBF menjadi satu badan) menggelar kejuaraan serupa setahun setelah Kejuaraan Dunia 1977 dengan tujuan yang sama.

Dimulai pada tahun 1985, kejuaraan diadakan setiap dua tahun sekali dan para pemain hanya berlaga satu kali dalam dua tahun hingga tahun 2005. Dan akhirnya, BWF memutuskan sejak tahun 2006, kejuaraan ini menjadi acara tahunan dalam kalender BWF dengan tujuan memberikan peluang besar bagi tiap-tiap pemain meraih gelar Juara Dunia Bulu Tangkis. Meskipun demikian, kejuaraan dunia tidak akan digelar pada tahun ke-4 penyelenggaraan setelah 3 tahun, untuk memberikan jalan pada Olimpiade.

Lokasi penyelenggaraan kejuaraan[sunting | sunting sumber]

Tabel di bawah ini memperlihatkan tuan rumah dan negara tempat penyelenggaraan Kejuaraan Dunia. Sejak tahun 1989 hingga tahun 2001, Kejuaraan Dunia diadakan bersamaan dengan Piala Sudirman di tempat yang sama.

Negara tuan rumah penyelenggara Kejuaraan Dunia BWF.
Tahun No. Kota Penyelenggara Negara
1977 I Malmö (1)  Swedia (1)
1980 II Jakarta (1)  Indonesia (1)
1983 III Kopenhagen (1)  Denmark (1)
1985 IV Calgary (1)  Kanada (1)
1987 V Beijing (1)  Tiongkok (1)
1989 VI Jakarta (2)  Indonesia (2)
1991 VII Kopenhagen (2)  Denmark (2)
1993 VIII Birmingham (1)  Inggris (1)
1995 IX Lausanne (1)  Swiss (1)
1997 X Glasgow (1)  Skotlandia (1)
1999 XI Kopenhagen (3)  Denmark (3)
2001 XII Sevilla (1)  Spanyol (1)
2003 XIII Birmingham (2)  Inggris (2)
2005 XIV Anaheim (1)  Amerika Serikat (1)
2006 XV Madrid (1)  Spanyol (2)
2007 XVI Kuala Lumpur (1)  Malaysia (1)
2009 XVII New Delhi (1)  India (1)
2010 XVIII Paris (1)  Prancis (1)
2011 XIX London (1)  Inggris (3)
2013 XX Guangzhou (1)  Tiongkok (2)
2014 XXI Kopenhagen (4)  Denmark (4)
2015 XXII Jakarta (3)  Indonesia (3)
2017 XXIII Glasgow (2)  Skotlandia (2)
2018 XXIV Nanjing (1)  Tiongkok (3)
2019 XXV Basel (1)  Swiss (2)
2021 XXVI Huelva (1)  Spanyol (3)
2022 XXVII Tokyo (1)  Jepang (1)
2023 XXVIII Kopenhagen (5)  Denmark (5)
2025 XXIX Paris (2)  Prancis (2)
2026 XXX  India (2)

Pemenang sebelumnya[sunting | sunting sumber]

Peta menunjukkan negara yang pernah meraih gelar Kejuaraan Dunia, sekurang-kurangnya medali perunggu

Meskipun begitu, hanya ada 17 negara yang pernah meraih gelar, sekurang-kurangnya medali perunggu pada kejuaraan ini. Negara yang termasuk adalah 9 negara dari benua Asia, 5 negara dari benua Eropa, dan masing-masing satu negara dari benua Amerika serta benua Oseania. Hanya benua Afrika yang belum pernah meraih medali pada kejuaraan ini.

Pemain dan negara paling sukses[sunting | sunting sumber]

Pemain paling sukses[sunting | sunting sumber]

Beberapa pemain yang pernah meraih medali emas lebih dari satu partai pada satu Kejuaraan Dunia adalah:

  1. Denmark Lene Køppen, 1977, ganda campuran dan tunggal putri
  2. Indonesia Christian Hadinata, 1980, ganda putra dan ganda campuran
  3. Korea Selatan Park Joo-bong, 1985, ganda putra dan ganda campuran, 1991, ganda putra dan ganda campuran
  4. Tiongkok Han Aiping, 1985, tunggal putri dan ganda putri
  5. Tiongkok Ge Fei, 1997, ganda putri dan ganda campuran
  6. Korea Selatan Kim Dong-moon, 1999, ganda putra dan ganda campuran
  7. Tiongkok Gao Ling, 2001, ganda putri dan ganda campuran
  8. Tiongkok Zhao Yunlei, 2014 & 2015, ganda putri dan ganda campuran
  9. Korea Selatan Seo Seung-jae, 2023, ganda putra dan ganda campuran

Sejak tahun 1977 hingga tahun 2001, medali biasanya hanya dikuasai oleh lima negara yaitu Cina, Korea, Denmark, Indonesia dan Malaysia. Namun, sejak tahun 2003, negara peraih medali bertambah menjadi 7 negara dan pada tahun 2005 negara peraih medali bertambah kembali menjadi 10 negara.

Tony Gunawan menjadi pemain paling spektakuler yang meraih emas di nomor ganda putra, pada tahun 2001 bersama Halim Haryanto untuk negara Indonesia dan pada tahun 2005 bersama Howard Bach mengiring Amerika Serikat untuk meraih medali emas pertama bagi Amerika Serikat di Kejuaraan ini.

Pada kejuaraan dunia 2005 yang lalu, ganda campuran memperlihatkan wajah baru yang sebelumnya didominasi oleh Cina dan Korea sejak 1997. Dengan menyingkirkan juara bertahan Kim Dong-moon/Ra Kyung-min (Korea), Nova Widianto/Lilyana Natsir memberikan gelar ganda campuran pertama bagi Indonesia semenjak terakhir pada tahun 1980 saat Christian Hadinata/Imelda Wiguna meraih gelar untuk Indonesia.

Berikut daftar pemain yang pernah meraih 3 medali emas atau lebih pada Kejuaraan Dunia BWF.[1]

Peringkat Pemain TPA TPI GPA GPI GC Total
1 Tiongkok Lin Dan 5 5
Tiongkok Zhao Yunlei 2 3 5
Korea Selatan Park Joo-bong 2 3 5
4 Tiongkok Cai Yun 4 4
Tiongkok Chen Qingchen 4 4
Tiongkok Fu Haifeng 4 4
Tiongkok Gao Ling 3 1 4
Tiongkok Jia Yifan 4 4
Tiongkok Zhang Nan 1 3 4
Indonesia Liliyana Natsir 4 4
Indonesia Hendra Setiawan 4 4
12
Tiongkok Ge Fei 2 1 3
Tiongkok Guan Weizhen 3 3
Tiongkok Han Aiping 2 1 3
Tiongkok Huang Sui 3 3
Tiongkok Huang Yaqiong 3 3
Tiongkok Li Lingwei 2 1 3
Tiongkok Lin Ying 3 3
Tiongkok Yu Yang 3 3
Tiongkok Zheng Siwei 3 3
Spanyol Carolina Marín 3 3
Indonesia Mohammad Ahsan 3 3
Korea Selatan Kim Dong-moon 1 2 3

Berikut daftar pemain tersukses pada masing-masing kategori pertandingan.

Kategori Pemain Total Tahun
TPA Tiongkok Lin Dan 5 2006, 2007, 2009, 2011, 2013
TPI Spanyol Carolina Marín 3 2014, 2015, 2018
GPA Tiongkok Cai Yun 4 2006, 2009, 2010, 2011 (dengan Fu Haifeng)
Tiongkok Fu Haifeng 4 2006, 2009, 2010, 2011 (dengan Cai Yun)
Indonesia Hendra Setiawan 4 2007 (dengan Markis Kido, 2013, 2015, 2019 (dengan Mohammad Ahsan)
GPI Tiongkok Chen Qingchen 4 2017, 2021, 2022, 2023 (dengan Jia Yifan)
Tiongkok Jia Yifan 4 2017, 2021, 2022, 2023 (dengan Chen Qingchen)
GC Indonesia Liliyana Natsir 4 2005, 2007 (dengan Nova Widianto), 2013, 2017 (dengan Tontowi Ahmad)

Negara paling sukses[sunting | sunting sumber]

Berikut merupakan negara peraih medali hingga Kejuaraan Dunia BWF 2023. Tiongkok menjadi negara paling berjaya di Kejuaraan Dunia sejak ambil bagian di Kejuaraan ini pada tahun 1977. Tiongkok menjadi satu-satunya negara yang pernah memborong keseluruh medali emas pada semua kategori yaitu pada tahun 1987 di Beijing. Torehan mereka ini masih disaingi oleh beberapa negara lainnya yaitu Indonesia dan Korea serta Denmark yang menjadi negara Eropa tersukses di kejuaraan ini.

Per Kejuaraan Dunia BWF 2023.
Peringkat Negara Swedia77 Indonesia80 Denmark83 Kanada85 Tiongkok87 Indonesia89 Denmark91 Inggris93 Swiss95 Skotlandia97 Denmark99 Spanyol01 Inggris03 Amerika Serikat05 Spanyol06 Malaysia07 India09 Prancis10 Inggris11 Tiongkok13 Denmark14 Indonesia15 Skotlandia17 Tiongkok18 Swiss19 Spanyol21 Jepang22 Denmark23 Total
1  Tiongkok 2 3 5 4 3 1 1 3 21 3 3 22 4 3 4 5 5 23 3 3 2 24 1 1 2 1 70
2  Indonesia 1 4 1 3 2 1 2 22 2 23 1 1 1 23
3  Korea Selatan 2 1 2 1 21 1 1 3 13
4  Denmark 3 1 0,5 1 1 1 1 1 1 1 11,5
5  Jepang 1 1 24 2 2 1 9
6  Spanyol 1 1 1 3
 Thailand 1 1 1 3
8  Inggris 1 0,5 1 2,5
9  India 1 1
 Malaysia 1 1
 Singapura 1 1
 Swedia 0,5 0,5 1
 Amerika Serikat 1 1

^1 Korea unggul perolehan medali perak (dua) dibandingkan Tiongkok (satu), sehingga Korea menjadi juara umum.
^2 Tiongkok unggul perolehan medali perak (empat) dibandingkan Indonesia (satu), sehingga Tiongkok menjadi juara umum.
^3 Tiongkok unggul perolehan medali perak (dua) dibandingkan Indonesia (nol), sehingga Tiongkok menjadi juara umum.
4 Tiongkok unggul perolehan medali perunggu (empat) dibandingkan Jepang (dua), sehingga Tiongkok menjadi juara umum.

Tunggal putra[sunting | sunting sumber]

Peringkat Negara 77 80 83 85 87 89 91 93 95 97 99 01 03 05 06 07 09 10 11 13 14 15 17 18 19 21 22 23 Total
1  Tiongkok X X X X X X X X X X X X X X 14
2  Indonesia X X X X X X 6
3  Denmark X X X X 4
4  Jepang X X 2
5  Singapura X 1
 Thailand X 1

Tunggal putri[sunting | sunting sumber]

Peringkat Negara 77 80 83 85 87 89 91 93 95 97 99 01 03 05 06 07 09 10 11 13 14 15 17 18 19 21 22 23 Total
1  Tiongkok X X X X X X X X X X X X X X X 15
2  Spanyol X X X 3
 Jepang X X X 3
4  Denmark X X 2
 Indonesia X X 2
6  Thailand X 1
 India X 1
 Korea Selatan X 1

Ganda putra[sunting | sunting sumber]

Peringkat Negara 77 80 83 85 87 89 91 93 95 97 99 01 03 05 06 07 09 10 11 13 14 15 17 18 19 21 22 23 Total
1  Indonesia X X X X X X X X X X 10
2  Tiongkok X X X X X X X X 8
3  Korea Selatan X X X X X 5
4  Denmark X X 2
5  Amerika Serikat X 1
 Jepang X 1
 Malaysia X 1

Ganda putri[sunting | sunting sumber]

Peringkat Negara 77 80 83 85 87 89 91 93 95 97 99 01 03 05 06 07 09 10 11 13 14 15 17 18 19 21 22 23 Total
1  Tiongkok X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X 23
2  Jepang X X X 3
3  Inggris X 1
 Korea Selatan X 1

Ganda campuran[sunting | sunting sumber]

Peringkat Negara 77 80 83 85 87 89 91 93 95 97 99 01 03 05 06 07 09 10 11 13 14 15 17 18 19 21 22 23 Total
1  Tiongkok X X X X X X X X X X 10
2  Korea Selatan X X X X X X 6
3  Indonesia X X X X X 5
4  Denmark X / X X 3,5
5  Inggris / X 1,5
6  Swedia / / 1
 Thailand X 1

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]