Lompat ke isi

Windy Cantika Aisah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Windy Cantika Aisah
Informasi pribadi
JulukanCantika
Lahir11 Juni 2002 (umur 24)
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Olahraga
NegaraIndonesia
OlahragaAngkat besi
Kelas berat49 kg
Pensiun2024
Rekam medali
Angkat besi putri
Mewakili  Indonesia
Olimpiade
Medali perunggu – tempat ketigaTokyo 2020 49 kg
Pesta Olahraga Asia Tenggara
Medali emas – tempat pertama Filipina 2019 49 kg
Kejuaraan Dunia Junior
Medali emas – tempat pertama Tashkent 2021 49 kg
Medali emas – tempat pertama Heraklion 2022 49 kg
Medali perak – tempat kedua Suva 2019 49 kg
Kejuaraan Asia Junior
Medali emas – tempat pertama Tashkent 2020 49 kg
Medali perak – tempat kedua Pyongyang 2019 49 kg
Mewakili  Jawa Barat
Pekan Olahraga Nasional
Medali emas – tempat pertama Papua 2021 49 kg
Medali perak – tempat kedua Aceh-Sumut 2024 55 kg

Windy Cantika Aisah (lahir 11 Juni 2002) adalah atlet angkat besi asal Indonesia. Ia adalah peraih medali perunggu kelas 49 kg di Olimpiade Tokyo 2020. Cantika merupakan pemegang rekor dunia remaja (youth) pada kelas 49 kg.[1] Rekor tersebut ia peroleh setelah menghasilkan angkatan total 190 kg pada SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Hingga tahun 2019, Cantika telah 5 kali memecahkan rekor dunia remaja (U-18).

Kehidupan awal

[sunting | sunting sumber]

Windy Cantika Aisah, akrab dipanggil dengan nama Cantika,[2] adalah anak dari Siti Aisah, mantan atlet angkat besi Indonesia tahun 1980-an. Ibunya merupakah peraih medali perak di Kejuaraan Dunia 1988 di Jakarta, Indonesia. Siti Aisah adalah perempuan termuda dan pertama Indonesia yang merebut medali pada ajang Kejuaraan Dunia Angkat Besi.[3]

Cantika mengaku bahwa ibunya menjadi inspirasinya menjadi atlet angkat besi. Ibunya suka menceritakan pengalaman seru dan menarik ketika menjadi atlet saat menjelang tidur. "Ibu saya suka membagikan pengalamannya berkompetisi di luar negeri, bertemu orang-orang baru, memenangi medali. Itu membuatku tertarik," kata Cantika dalam sebuah wawancara dikutip dari situs olympics.com.

Cantika mulai berlatih sejak kelas 2 atau kelas 3 SD di depan rumahnya dengan dilatih oleh sang ibu. Siti kemudian mendaftarkan putrinya ke pengurus cabang olahraga di kabupaten/kota. Di bangku kelas 6 SD, Cantika sudah mengikuti Pekan Olahraga Daerah (Porda) dan meraih medali emas.[4]

Kedua kakak laki-laki Cantika juga pernah menekuni bidang serupa dengan menjadi atlet angkat besi. Prestasi terbaik mereka adalah menjuarai Porda dan Kejurnas.

Windy Cantika Aisah melakukan debut profesionalnya pada Pesta Olahraga Asia Tenggara di Filipina 2019, bertanding di kelas 49 kg putri. Saat itu, ia berhasil meraih medali emas setelah mengangkat beban total 190 kg.[5][6]

Pada tahun 2021, ia berhasil meraih medali emas di ajang Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior 2021 yang berlangsung di Tashkent, Uzbekistan.[7] Cantika lolos kualifikasi untuk mewakili Indonesia di Olimpiade Musim Panas 2020 yang berlangsung di Tokyo, Jepang.[8] Ia berhasil meraih medali pertama untuk Indonesia di Olimpiade Musim Panas 2020 setelah memenangkan medali perunggu di kelas 49 kg putri dengan total beban yang diangkat 194 kg.[9]

Pada 9 November 2024, Cantika menyatakan bahwa ia telah pensiun sebagai atlet angkat besi. Pekan Olahraga Nasional 2024 di Aceh–Sumatera Utara menjadi kompetisi terakhirnya sebagai lifter.[10] Dalam kompetisi ini, ia mampu mendapatkan medali perak dari cabor angkat besi kelas 55 kg putri mewakili Jawa Barat.

Menurut Cantika, keputusan terkait pensiun sudah dipikirkan dengan sangat lama dan telah melewati banyak pertimbangan. Selain itu, ia menyatakan keinginannya untuk melanjutkan pendidikan.

Sebelumnya, Cantika pernah menderita cedera pinggul dan tulang kering yang sudah dirasakan sejak tampil di IWF Junior World Championships 2022. Cantika diberitakan berkutat dengan cedera, mulai dari tulang kering, lumbar, hingga terakhir di area lutut saat dirinya tampil di PON 2024 lalu.[10]

Windy Cantika Aisah saat ini memegang 3 rekor dunia remaja (Snatch, Clean & Jerk, dan Total).

Rekor Dunia Remaja

Youth World Record adalah rekor dunia yang dicetak oleh kategori Youth (remaja), yang menurut IWF adalah kategori usia 13-17 tahun (U-18).[11]

Dalam waktu 9 bulan, Cantika telah 5 kali mencetak rekor dunia remaja 49 kg mulai dari April 2019 hingga Desember 2019 saat ia berusia 16-17 tahun.[12]

Pada 21 April 2019, Cantika pertama kali mencetak rekor pada Kejuaraan Asia di Ningbo, China. Meski saat itu ia finish di posisi ke-7, ia yang saat itu berusia 16 tahun berhasil mencetak rekor dunia remaja dengan total angkatan 177 kg dari snatch 80 kg dan Clean & Jerk 97 kg.[13]

Pada Kejuaraan Dunia Remaja 2019 di Fiji, 2 Juni 2019, Cantika mempertajam rekornya dengan total angkatan 179 kg dari snatch 81 kg dan Clean & Jerk 98 kg.

Cantika mencetak rekor ketiga kalinya di Pattaya, Thailand pada Kejuaraan Dunia, September 2019. Meski berkompetisi di kelas Senior dan finish di urutan ke-9, ia kembali mempertajam rekornya dengan total angkatan 182 kg dari snatch 82 kg dan Clean & Jerk 100 kg.

Cantika kembali mencetak rekor keempat kalinya di Kejuaraan Asia Junior dan Remaja 2019 di Korea Utara. Pada 22 Oktober 2019, ia mempertajam rekor dunianya dengan total angkatan 186 kg dari snatch 84 kg dan Clean & Jerk 102 kg.

Untuk kelima kalinya, rekor dunia remaja kembali Cantika pertajam saat memenangkan SEA Games 2019 di Filipina, dengan total angkatan 190 kg dari snatch 86 kg dan Clean & Jerk 104 kg pada 2 Desember 2019.

Rekor saat ini:

Event Rekor Atlet Negara Tanggal Kejuaraan Tempat Umur
49 kg
Snatch 86 kg Windy Cantika Aisah  Indonesia 2 Desember 2019 SEA Games Filipina Manila, Filipina 17 tahun, 174 hari
Clean & Jerk 104 kg Windy Cantika Aisah  Indonesia 2 Desember 2019 SEA Games Filipina Manila, Filipina 17 tahun, 174 hari
Total 190 kg Windy Cantika Aisah  Indonesia 2 Desember 2019 SEA Games Filipina Manila, Filipina 17 tahun, 174 hari
Tahun Lokasi Berat Snatch (kg) Clean & Jerk (kg) Total (kg) Peringkat
1 2 3 Peringkat 1 2 3 Peringkat
Olimpiade
2020Jepang Tokyo, Jepang49 kg848487410310811031943
Kejuaraan Dunia
2019Thailand Pattaya, Thailand49 kg787882 YWR997100 YWR10311182 YWR9
2022Kolombia Bogotá, Kolombia49 kg808084159696---1617615
Kejuaraan Asia
2019Tiongkok Ningbo, China49 kg7578 YWR80 YWR79297 YWR1008177 YWR7
2020Uzbekistan Tashkent, Uzbekistan49 kg828687310210610641894
2022Bahrain Manama, Bahrain55 kg80838649810310631924
2023Korea Selatan Jinju, Korea Selatan49 kg80808313959595---------
Pesta Olahraga Asia Tenggara
2019Filipina Manila, Filipina49 kg808486 CYWR1100100104 CYWR1190 CYWR1
2021Vietnam Hanoi, Vietnam49 kg8286882100100100---86---
Kejuaraan Dunia Junior
2019Fiji Suva, Fiji49 kg757881 YWR29498 YWR1012179 YWR2
2021Uzbekistan Tashkent, Uzbekistan49 kg828688110010510711911
2022Yunani Heraklion, Yunani49 kg778183197102---11851
Kejuaraan Asia Junior
2019Korea Utara Pyongyang, Korea Utara49 kg798384 YWR19898102 YWR2186 YWR2
2020Uzbekistan Tashkent, Uzbekistan49 kg808587110010510611851

Rekor saat ini:
CYWR - Current Youth World Record

Rekor historis:
YWR - Youth World Record

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ↑ "List of youth world records in Olympic weightlifting". Wikipedia (dalam bahasa Inggris). 2022-06-17.
  2. ↑ "Pantas Anak Gadisnya Sabet Medali Angkat Besi, Foto Jadul Ibunda Windy Cantika Harumkan Indonesia - Tribun-medan.com". medan.tribunnews.com. Diakses tanggal 2024-12-08.
  3. ↑ Iqbal, Muhammad. "Lifter Windy Cantika Ikuti Jejak sang Ibu, Raih Medali di Usia Muda". detiksport. Diakses tanggal 2024-12-08.
  4. ↑ "Windy Cantika Aisah Ternyata Latihan Angkat Barbel Sejak Kelas 2 SD". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2024-12-08.
  5. ↑ "Buku Hasil Angkat Besi" (PDF). Pesta Olahraga Asia Tenggara 2019 (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 13 Agustus 2020. Diakses tanggal 28 Mei 2021.
  6. ↑ Saputra, Ramdani (2 Desember 2019). "SEA Games: Windy wins weightlifting gold for Indonesia in her debut". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 Mei 2021.
  7. ↑ Ayudiana, Shofi (14 Februari 2020). Suhirwandi, Irwan (ed.). "Windy Cantika raih emas pada Kejuaraan Asia Junior 2020 di Tashkent". ANTARA News. Diakses tanggal 24 Juli 2021.
  8. ↑ Antara (13 Juni 2021). Bhwana, Petir Garda (ed.). "Five Indonesian Weightlifters Qualify for Tokyo Olympics". Tempo.co. Diakses tanggal 24 Juni 2021.
  9. ↑ "Windy Cantika Beri Indonesia Medali Pertama Olimpiade Tokyo". CNN Indonesia. 24 Juli 2021. Diakses tanggal 24 Juli 2021.
  10. 1 2 SKOR.ID. "Windy Cantika Aisah Pensiun Dini sebagai Atlet Angkat Besi". www.skor.id. Diakses tanggal 2024-12-08.
  11. ↑ "Participants" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-05-06.
  12. ↑ "Youth World Record". International Weightlifting Federation.
  13. ↑ "Results Book Asian Championships Ningbo". International Weightlifting Federation.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]