Kevin Sanjaya Sukamuljo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kevin Sanjaya Sukamuljo
K S Sukamuljo.jpg
Informasi pribadi
Nama lahirKevin Sanjaya Sukamuljo
KebangsaanIndonesia
Lahir2 Agustus 1995 (umur 26)
Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia
Tinggi170 cm (5 ft 7 in)
Berat55 kg (121 pon) (121 pon)
PeganganKanan
PelatihHerry Iman Pierngadi
Aryono Miranat
Ganda Putra dan Ganda Campuran
Peringkat tertinggi1 (bersama Marcus Fernaldi Gideon) (28 September 2017)
Peringkat saat ini1 (bersama Marcus Fernaldi Gideon) (30 November 2021[1])
Profil di BWF

Kevin Sanjaya Sukamuljo (lahir 2 Agustus 1995[2]) adalah salah satu pemain bulu tangkis ganda putra dan campuran Indonesia. Atlet ini merupakan pemain asal klub Djarum di Kudus, Jawa Tengah dan bergabung sejak tahun 2007. Bersama dengan rekan-rekan pemain beregu putra lainnya ia berhasil menyumbangkan medali emas pada Pesta Olahraga Asia Tenggara 2015.

Kevin saat ini dipasangkan dengan Marcus Fernaldi Gideon di nomor ganda putra. Kevin Sanjaya Sukamuljo merupakan Pebulu tangkis peringkat 1 dunia bersama Marcus Fernaldi Gideon di sektor ganda Putra. Pada tahun 2017, bersama Marcus Fernaldi Gideon ia mendapatkan penghargaan dari BWF sebagai pemain badminton terbaik seluruh dunia. Kevin Sanjaya Sukamuljo terkenal dengan permainan yang cepat, agresif, full attack, dan memiliki serangan yang sangat sadis terhadap lawannya.

Awal Perjalanan Karier[sunting | sunting sumber]

Perjalanan karier Kevin hingga akhirnya menjadi salah satu pemain ganda putra terbaik dunia tidak lepas dari kecintaan dan kerja kerasnya sejak usia belia. Sudah mulai mengenal bulu tangkis sejak usia 2,5 tahun, Kevin mulai benar-benar serius terjun di dunia tepok bulu angsa saat duduk di bangku kelas 6 SD. Saat itu, Kevin untuk pertama kalinya bergabung di klub bulu tangkis lokal di Banyuwangi, yaitu PB Sari Agung.

Di tahun 2006,[3] Kevin mencoba peruntungan mengikuti Audisi Umum PB Djarum di Kudus. Namun siapa sangka, di percobaan audisi pertamanya tersebut, Kevin gagal lolos seleksi. Tak pantang menyerah, Kevin mencoba lagi peruntungannya setahun kemudian tepatnya pada tahun 2007. Baru di percobaan audisi keduanya inilah, Kevin dinyatakan lolos seleksi dan akhirnya resmi menjadi bagian dari klub PB Djarum Kudus.

Perjuangan Kevin tidak berhenti sampai di situ. Di awal karirnya bersama PB Djarum, Kevin juga sempat mengalami masa-masa down. Ia yang semula terjun sebagai pemain tunggal putra, justru dianggap kurang potensial.[4] Beruntung, salah seorang pelatih PB Djarum yakni Ade Lukas yang saat itu ditugaskan mengevaluasi pemain tunggal putra yang kurang menunjukkan performa baik, melihat bakat luar biasa Kevin dan memboyongnya untuk 'pindah haluan' sebagai pemain ganda putra. Dengan skill bawaan yang memang sudah menonjol, ditambah binaan pelatih yang sebagian besar juga merupakan mantan pemain dunia, prestasi Kevin sebagai pemain ganda putra di PB Djarum akhirnya terus melejit hingga ia terpilih dan lolos seleksi sebagai pemain Pelatnas pada tahun 2013.[5]

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Kejuaraan Bulu Tangkis Asia[sunting | sunting sumber]

Ganda Putra
Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Perolehan
2019 Wuhan, Bendera Republik Rakyat Tiongkok China Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Jepang Hiroyuki Endo
Bendera Jepang Yuta Watanabe
18-21, 3-21 Silver Perak

Pesta Olahraga Asia[sunting | sunting sumber]

Ganda Putra
Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Perolehan
2018 Jakarta, Bendera Indonesia Indonesia Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Indonesia Fajar Alfian
Bendera Indonesia Muhammad Rian Ardianto
13-21, 21-18, 24-22 Gold Emas

Pesta Olahraga Asia Tenggara[sunting | sunting sumber]

Ganda Putra
Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Perolehan
2015 Singapura, Bendera Singapura Singapura Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Indonesia Ricky Karanda Suwardi
Bendera Indonesia Angga Pratama
12-21, 22-24 Silver Perak

Kejuaraan Dunia Junior BWF[sunting | sunting sumber]

Ganda Campuran
Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Perolehan
2013 Bangkok, Bendera Thailand Thailand Bendera Indonesia Masita Mahmudin Bendera Republik Rakyat Tiongkok Huang Kaixiang
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Chen Qingchen
18-21, 20-22, 21-23 Silver Perak

Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia[sunting | sunting sumber]

Ganda Putra
Tahun Tempat Pasangan Lawan Skor Perolehan
2013 Kota Kinabalu, Bendera Malaysia Malaysia Bendera Indonesia Arya Maulana Aldiartama Bendera Republik Rakyat Tiongkok Li Junhui
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Liu Yuchen
16-21, 12-21 Bronze Perunggu
2012 Gimcheon, Bendera Korea Selatan Korea Bendera Indonesia Alfian Eko Prasetya Bendera Tionghoa Taipei Wang Chi-lin
Bendera Tionghoa Taipei Wu Hsiao-lin
20-22, 13-21 Bronze Perunggu

BWF World Tour (19 Titles and 5 Runners-up)[sunting | sunting sumber]

BWF World Tour yang diumumkan pada tanggal 19 Maret 2017,[6] dan mulai dilaksanakan pada tahun 2018 adalah serangkaian turnamen bulutangkis elit, yang disetujui oleh Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). BWF World Tour dibagi menjadi enam tingkatan, yaitu World Tour Finals, Super 1000, Super 750, Super 500, Super 300 (bagian dari HSBC World Tour), dan BWF Tour Super 100.[7]

Ganda Putra
Tahun Turnamen Tingkat Pasangan Lawan Skor Perolehan
2021 World Tour Finals Finals Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Jepang Takuro Hoki
Bendera Jepang Yugo Kobayashi
16-21, 21–13, 17-21 2 Runner-up
2021 Indonesia Open (3) Super 1000 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Jepang Takuro Hoki
Bendera Jepang Yugo Kobayashi
21-14, 21–18 1 Juara
2021 Indonesia Masters Super 750 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Jepang Takuro Hoki
Bendera Jepang Yugo Kobayashi
11–21, 21–17, 19-21 2 Runner-up
2021 Hylo German Open Super 500 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Indonesia Leo Rolly Carnando
Bendera Indonesia Daniel Marthin
21–14, 21–19 1 Juara
2021 France Open Super 750 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Korea Selatan KO Sung-hyun
Bendera Korea Selatan SHIN Baek-cheol
17–21, 20–22 2 Runner-up
2020 All England Open Super 1000 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Jepang Hiroyuki Endo
Bendera Jepang Yuta Watanabe
18–21, 21–12, 19–21 2 Runner-up
2020 Indonesia Masters (3) Super 500 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Indonesia Mohammad Ahsan
Bendera Indonesia Hendra Setiawan
21–15, 21-16 1 Juara
2019 Fuzhou China Open (4) Super 750 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Jepang Takeshi Kamura
Bendera Jepang Keigo Sonoda
21–17, 21-9 1 Juara
2019 France Open Super 750 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera India Satwiksairaj Rankireddy
Bendera India Chirag Shetty
21–18, 21-16 1 Juara
2019 Denmark Open (2) Super 750 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Indonesia Mohammad Ahsan
Bendera Indonesia Hendra Setiawan
21–14, 21–13 1 Juara
2019 China Open Super 1000 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Indonesia Mohammad Ahsan
Bendera Indonesia Hendra Setiawan
21–18, 17–21, 21-15 1 Juara
2019 Japan Open (3) Super 750 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Indonesia Mohammad Ahsan
Bendera Indonesia Hendra Setiawan
21–18, 23–21 1 Juara
2019 Indonesia Open (2) Super 1000 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Indonesia Mohammad Ahsan
Bendera Indonesia Hendra Setiawan
21–19, 21–16 1 Juara
2019 Indonesia Masters (2) Super 500 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Indonesia Mohammad Ahsan
Bendera Indonesia Hendra Setiawan
21–17, 21–11 1 Juara
2019 Malaysia Masters (2) Super 500 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Malaysia Ong Yew Sin
Bendera Malaysia Teo Ee Yi
21–15, 21–16 1 Juara
2018 Hongkong Open (2) Super 500 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Jepang Takeshi Kamura
Bendera Jepang Keigo Sonoda
21–13, 21–12 1 Juara
2018 Fuzhou China Open(3) Super 750 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Republik Rakyat Tiongkok He Jiting
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Tan Qiang
25–27, 21–17, 21–15 1 Juara
2018 France Open Super 750 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Republik Rakyat Tiongkok Han Chengkai
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Zhou Haodong
21–23, 21–8, 17–21 2 Runner up
2018 Denmark Open (1) Super 750 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Jepang Takeshi Kamura
Bendera Jepang Keigo Sonoda
21–15, 21–16 1 Juara
2018 Japan Open (2) Super 750 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Republik Rakyat Tiongkok Li Junhui
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Liu Yuchen
21–11, 21–13 1 Juara
2018 Indonesia Open (1) Super 1000 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Jepang Takuto Inoue
Bendera Jepang Yuki Kaneko
21–13, 21–16 1 Juara
2018 All England Open (2) Super 1000 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Denmark Mathias Boe
Bendera Denmark Carsten Mogensen
21–18, 21–17 1 Juara
2018 India Open (3) Super 500 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Denmark Kim Astrup
Bendera Denmark Anders Skaarup Rasmussen
21–14, 21–16 1 Juara
2018 Indonesia Masters Super 500 Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Republik Rakyat Tiongkok Li Junhui
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Liu Yuchen
11–21, 21–10, 21–16 1 Juara

BWF Superseries (10 Titles and 2 Runners-up)[sunting | sunting sumber]

BWF Superseries, diluncurkan pertama pada 14 Desember 2006 dan diimplementasikan pada tahun 2007 merupakan serangkaian turnamen bulu tangkis level atas yang diadakan oleh Badminton World Federation (BWF). Satu musim Superseries terdiri dari 12 turnamen di seluruh dunia, termasuk lima Superseries Premier yang diperkenalkan sejak 2011, di mana para pemenang akan diundang untuk bermain di Final Superseries pada akhir tahun.[8]

Ganda Putra
Tahun Turnamen Pasangan Lawan Skor Perolehan
2017 Final BWF Super Series Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Republik Rakyat Tiongkok Liu Cheng
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Zhang Nan
21–16, 21–15 1 Juara
2017 Hong Kong Terbuka Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Denmark Mads Conrad-Petersen
Bendera Denmark Mads Pieler Kolding
21–12, 21–18 1 Juara
2017 ChinaTerbuka (2) Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Denmark Mathias Boe
Bendera Denmark Carsten Mogensen
21–19, 21–11 1 Juara
2017 Denmark Terbuka Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Republik Rakyat Tiongkok Zhang Nan
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Liu Cheng
6-21, 24-22, 19-21 2 Runner-up
2017 Jepang Terbuka Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Jepang Takuto Inoue
Bendera Jepang Yuki Kaneko
21–12, 21–15 1 Juara
2017 Korea Terbuka Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Denmark Mathias Boe
Bendera Denmark Carsten Mogensen
19–21, 21–19, 15-21 2 Runner-up
2017 Malaysia Terbuka Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Republik Rakyat Tiongkok Fu Haifeng
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Zheng Siwei
21–14, 14–21, 21–12 1 Juara
2017 India Terbuka Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Indonesia Angga Pratama
Bendera Indonesia Ricky Karanda Suwardi
21–17, 21–13[9] 1 Juara
2016 China Terbuka Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Denmark Carsten Mogensen
Bendera Denmark Mathias Boe
21-18, 22-20 1 Juara
2017 All England Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Republik Rakyat Tiongkok Li Junhui
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Liu Yuchen
21-19, 21-14 1 Juara
2017 India Terbuka Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Indonesia Angga Pratama
Bendera Indonesia Ricky Karanda Suwardi
21–11, 21–15 1 Juara
2017 Malaysia Terbuka Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Republik Rakyat Tiongkok Fu Haifeng
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Zheng Siwei
21–14, 14–21, 21-12 1 Juara
     Turnamen BWF Superseries Finals
     Turnamen BWF Superseries Premier
     Turnamen BWF Superseries

BWF Grand Prix (4 Titles and 2 Runners-up)[sunting | sunting sumber]

BWF Grand Prix terdiri dari dua tingkatan, seperti Grand Prix Gold dan Grand Prix. Ini adalah rangkaian turnamen bulu tangkis yang diselenggarakan oleh Badminton World Federation (BWF) sejak 2007.[10]

Ganda Putra
Tahun Turnamen Pasangan Lawan Skor Perolehan
2016 Indonesia Master Bendera Indonesia Wahyu Nayaka Bendera Republik Rakyat Tiongkok Han Chengkai
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Zhou Haodong
21–16, 21-18 1 Juara
2016 Malaysia Master Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Malaysia Koo Kien Keat
Bendera Malaysia Tan Boon Heong
18-21, 21–13, 21-18 1 Juara
2015 Chinese Taipei Master Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Malaysia Hoon Thien How
Bendera Malaysia Lim Khim Wah
21-12, 21-8 1 Juara
2015 Chinese Taipei Terbuka Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon Bendera Republik Rakyat Tiongkok Fu Haifeng
Bendera Republik Rakyat Tiongkok Zhang Nan
13–21, 8–21 2 Runner-up
2014 Indonesia Master Bendera Indonesia Selvanus Geh Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon
Bendera Indonesia Markis Kido
17–21, 22-20, 14-21 2 Runner-up
2014 Selandia Baru Terbuka Bendera Indonesia Selvanus Geh Bendera Tionghoa Taipei Chen Hung-ling
Bendera Tionghoa Taipei Lu Chia-bin
15–21, 23–21, 21–11 1 Juara
     BWF Grand Prix Gold turnamen
     BWF Grand Prix turnamen

BWF International Challenge/Series (2 Titles and 1 Runners-up)[sunting | sunting sumber]

Ganda Putra
Tahun Turnamen Pasangan Lawan Skor Perolehan
2014 Bulgaria Internasional Bendera Indonesia Selvanus Geh Bendera Indonesia Edi Subaktiar
Bendera Indonesia Ronald Alexander
21–19, 21–13 1 Juara
2014 Vietnam Internasional Bendera Indonesia Selvanus Geh Bendera Australia Robin Middleton
Bendera Australia Ross Smith
21–14, 21-13 1 Juara
2011 Singapura Internasional Bendera Indonesia Lukhi Apri Nugroho Bendera Indonesia Agripina Pamungkas
Bendera Indonesia Marcus Fernaldi Gideon
17–21, 9–21 2 Runner-up
     Turnamen BWF International Challenge
     Turnamen BWF International Series

Penghargaan dan nominasi[sunting | sunting sumber]

Penghargaan Tahun Kategori Hasil
BWF Awards 2017 BWF Best Male Player of the Year with Marcus Fernaldi Gideon Menang
2018 Menang
2019 Nominasi
Google 2018 Top Trending Searches on Google Indonesia 2018 Placed
AORI 2018 Best Male Athlete with Marcus Fernaldi Gideon Menang
Indonesian Sport Awards 2018 Athlete of the Year with Marcus Fernaldi Gideon Menang
Favorite Male Athlete Duos with Marcus Fernaldi Gideon Menang
Golden Award SIWO PWI 2019 Best Male Athlete with Marcus Fernaldi Gideon Menang
Favorite Team with 2018 Asian Games men's badminton team Nominasi
2020 Favorite Male Athlete with Marcus Fernaldi Gideon Menang
Forbes 2020 30 Under 30 Asia (Entertainment and Sports with Marcus Fernaldi Gideon) Placed
30 Under 30 Indonesia (Young achievers & game changers with Marcus Fernaldi Gideon) Placed

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Peringkat, www.bwfbadminton.com, Diakses tanggal 30 November 2021
  2. ^ [1]
  3. ^ Media, Kompas Cyber (2020-05-22). "Jalan Hidup Kevin Sanjaya, Ditolak Audisi hingga Jadi Nomor 1 Dunia Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2021-04-25. 
  4. ^ "Kilas Balik Kevin Sanjaya dari Audisi Menuju Pentas Dunia". kumparan. Diakses tanggal 2021-04-25. 
  5. ^ Media, Kompas Cyber (2020-05-22). "Jalan Hidup Kevin Sanjaya, Ditolak Audisi hingga Jadi Nomor 1 Dunia Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2021-04-25. 
  6. ^ "BWF Launches New Events Structure". Badminton World Federation. 29 November 2017. 
  7. ^ "Action-Packed Season Ahead!". Badminton World Federation. 15 January 2018. 
  8. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-11-10. Diakses tanggal 2016-07-26. 
  9. ^ "YONEX SUNRISE India Open 2016: MD draw". Badminton World Federation. Diakses tanggal 26 Juli 2016. 
  10. ^ "Grand Prix Gold and Grand Prix Series". Badminton World Federation. Diakses tanggal 26 Juli 2016. 

Pranalar luar[sunting | sunting sumber]