Bahasa Lawangan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Bahasa Lawangan
Luwangan, Barito Timur Laut
Dituturkan di Indonesia
Wilayah Kalimantan Timur
Jumlah penutur 100.000 (Wurm dan Hattori 1981)  (tidak ada tanggal)
Rumpun bahasa
Kode-kode bahasa
ISO 639-1 -
ISO 639-2 -
ISO 639-3 lbx

Bahasa Lawangan adalah sebuah bahasa yang dipertuturkan oleh Suku Lawangan, Suku Bawo, Suku Benuaq, Suku Paser, Suku Bentian di wilayah provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah (area Sungai Karau, Barito Timur), dan minoritas di Tabalong, Kalimantan Selatan (desa Binjai, Dambung Raya). Jumlah penutur bahasa Lawangan terakhir dicatat adalah sekitar 100.000 penutur.[1]

Dialek[sunting | sunting sumber]

Bahasa Lawangan no. 28

Bahasa Lawangan setidaknya terbagi atas beberapa dialek, antara lain:

  • Ajuh
  • Bakoi (Lampüng)
  • Bantian (Bentian), dituturkan di daerah Bentian Besar
  • Banuwang
  • Bawu (Bawo)
  • Kali
  • Karau (Beloh)
  • Lawa
  • Lolang
  • Mantararen
  • Njumit
  • Purai
  • Purung
  • Tuwang
  • Pasir. Dialek ini dipertuturkan di daerah kabupaten Paser dan sekitarnya. Dialek ini juga dikenal sebagai "Bahasa Paser" atau pun "Bahasa Lawangan dialek Paser".[2]
  • Benuaq

Bahasa Serumpun[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Ethnologue - Lawangan Language
  2. ^ (Indonesia) Ismail, Abdurachman (1979). Bahasa Pasir 23. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.