Yeremia 7

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
pasal 6       Yeremia 7       pasal 8
Hebrew Bible, MS Sassoon 1053, images 283-315 (Jeremiah).

Kitab Yeremia dalam Alkitab Ibrani, MS Sassoon 1053, foto 283-315.
Kitab: Kitab Yeremia
Bagian Alkitab: Perjanjian Lama
Kitab ke- 24
Kategori: Nevi'im

Yeremia 7 (disingkat Yer 7) adalah bagian dari Kitab Yeremia dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Berisi perkataan nabi Yeremia bin Hilkia, tentang Yehuda dan Yerusalem, yang hidup pada zaman raja Yosia, Yoahas, Yoyakim, Yoyakhin dan Zedekia dari Kerajaan Yehuda sekitar abad ke-7 SM.[1][2]

Teks[sunting | sunting sumber]

Naskah sumber utama[sunting | sunting sumber]

Struktur[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru membagi pasal ini menjadi:

Ayat 11[sunting | sunting sumber]

Sudahkah menjadi sarang penyamun di matamu rumah yang atasnya nama-Ku diserukan ini? Kalau Aku, Aku sendiri melihat semuanya, demikianlah firman TUHAN.[7]

Penyamun sering kali mempergunakan sarang untuk bersembunyi dan merencanakan kejahatan selanjutnya. Yeremia memakai gambaran ini untuk melukiskan orang yang memasuki Bait Suci untuk mempersembahkan korban yang menurut pikiran mereka akan menutup dosa mereka di hadapan Allah; pada saat bersamaan mereka merencanakan untuk meneruskan cara hidup penuh dosa. Yesus Kristus mengutip sebagian ayat ini ketika menuduh para pemimpin Yahudi pada zaman-Nya (lihat Matius 21:13; Markus 11:17; Lukas 19:46).[8]

Ayat 12[sunting | sunting sumber]

Tetapi baiklah pergi dahulu ke tempat-Ku yang di Silo itu, di mana Aku membuat nama-Ku diam dahulu, dan lihatlah apa yang telah Kulakukan kepadanya karena kejahatan umat-Ku Israel![9]

Silo, sekitar 29 km di utara Yerusalem, menjadi tempat Kemah Pertemuan sepanjang masa hakim-hakim (Yosua 18:1). Yeremia menyatakan bahwa Silo dibinasakan karena dosa-dosa umat itu (Yeremia 7:12,14; 26:6); nasib sama menanti Yerusalem dan Bait Sucinya jikalau umat itu tidak mengubah jalan hidup berdosa mereka.[8]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Dianne Bergant dan Robert J.Karris (ed). 2002. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama. Jogjakarta: Kanisius.
  2. ^ (Indonesia) W.S. LaSor, D.A. Hubbard, F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 2. Sastra dan Nubuat. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994. ISBN 9789794150431
  3. ^ Yeremia 7:31
  4. ^ Dead sea scrolls - Jeremiah
  5. ^ Dead Sea Scrolls Bible Translations - Jeremiah 7
  6. ^ Ulrich 2010, hlm. 558-559.
  7. ^ Yeremia 7:11
  8. ^ a b The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  9. ^ Yeremia 7:12

Pustaka[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]