Dan (Israel)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Dan
Tel Dan

תל דן
lereng dengan reruntuhan tembok batu dan pepohonan di latar belakang
Tel Dan - Reruntuhan Gerbang dari Zaman Besi (Zaman Israel kuno) di tembok kota bagian selatan
Dan (Israel) is located in Israel
Peta Israel
Nama lain تل القاضي
Lokasi Israel
Koordinat 33°14′56″LU 35°39′07″BT / 33,249°LU 35,652°BT / 33.249; 35.652
Jenis conserved ruins
Sejarah
Didirikan c. 4500 BC
Ditinggalkan c. 733 BC
Periode Neolithic, Perunggu, Besi
Budaya Neolithic, Kanaan, Israel
Catatan
Akses publik yes
Website Tel Dan Nature Reserve

Dan (bahasa Ibrani: דן), adalah nama kota yang disebut dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Dianggap sebagai kota paling utara dari Kerajaan Israel, dan termasuk tanah milik suku Dan. Kota ini sekarang diidentifikasi sebagai Tel Dan ("Gundukan Dan"; "Mound of Dan" תל דן dalam bahasa Ibrani), atau Tel el-Qadi ("Gundukan Hakim" dalam bahasa Arab, تل القاضي, terjemahan harafiah dari nama Ibrani Tel Dan, "Dan" berarti "hakim" ("judge"), atau "orang yang menghakimi") di Israel.

Identifikasi dan nama-nama[sunting | sunting sumber]

Dan pertama kalinya diidentifikasi oleh Edward Robinson pada tahun 1838, dan telah dipastikan lokasinya di situs arkelogi Tel Dan. Kitab Hakim-hakim menyebutkan bahwa sebelumnya nama tempat itu adalah Laish (play /ˈl.ɪʃ/ (Hakim-hakim 18:27-29) atau Leshem (Yosua 19:47)[1]) yaitu sebelum direbut oleh suku Dan.[2]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Dan terletak di wilayah Israel yang dikenal sebagai Galilee Panhandle ("Gagang gayung Galilea"). Di sebelah baratnya adalah bagian selatan dari gunung Libanon; di sebelah timur dan utaranya adalah pegunungan Hermon. Salju yang mencair dari pegunungan Hermon memberikan mayoritas air ke sungai Yordan, melalui Dan, membuat daerah di sekitar sana menjadi sangat subur. Tumbuhan lebat di wilayah sekitar Dan membuatnya berbeda dengan dengan daerah di luarnya yang tergolong daerah kering (arid). Karena lokasinya dekat perbatasan dengan Libanon dan jauh di daerah utara Palestina, maka daerah ini mempunyai sejarah panjang dan pahit sebagai medan perang, terakhir pada tahun 1967 selama Perang Enam Hari.

Sejarah dan arkeologi[sunting | sunting sumber]

Menurut ekskavasi arkeologi di situs ini, penghuni pertama adalah dari Zaman Batu Baru (Neolithik) (~ 4500 SM), meskipun kemudian sejak milenium ke-4 SM ditinggalkan selama hampir 1000 tahun.[3]

Zaman Perunggu[sunting | sunting sumber]

Menurut Kitab Hakim-hakim, sebelum dikuasai oleh suku Dan, kota itu, yang bernama Laish atau Leshem didiami oleh orang Kanaan yang berkaitan dengan kota Sidon. Ini mengindikasikan bahwa mereka itu orang Fenisia, yang mungkin kemudian bercampur dengan suku-suku bangsa Kanaan yang lain. Karena letaknya cukup jauh dari Sidon, dan dipisahkan oleh pegunungan Libanon, perhubungan dengan Sidon tidak mempunyai banyak arti. Kota ini juga terisolasi dari Asyur maupun Aram karena pegunungan Hermon yang tinggi; Septuaginta menyebutkan bahwa kota ini tidak berhasil membentuk kerjasama dengan orang Aram. Teks Masoret tidak menyebut Aram, melainkan kota itu tidak berhubungan dengan "siapapun" (any man). Pakar kritisisme tekstual percaya adanya kesalahan tipografi, dimana tulisan adham ("orang"; man) keliru dibaca aram.[4]

Kitab Hakim-hakim mencatat bahwa karena saat itu suku Dan tidak berhasil mendapatkan tanah miliknya yang masih dikuasai oleh orang Kanaan,[5] mereka mengintai tanah-tanah di bagian lain yang tidak menjadi milik suku-suku saudaranya. Mereka mendapatkan bahwa daerah sekitar kota Laish sangat subur dan kota itu tidak mempunyai kekuatan tentara. Ada dugaan dari pakar Alkitab bahwa suku Dan asalnya salah satu Orang Laut (Sea Peoples), sehingga tinggal di kapal-kapal mereka pada Nyanyian Debora, menunjukkan bahwa saat itu mereka belum memiliki tanah di Israel,[6][7] meskipun pakar konservatif berpandangan bahwa suku Dan pindah karena didesak ke luar tanah mereka yang sebenarnya (dari pembagian pada zaman Yosua) oleh orang Filistin.

Tel Dan - Ekskavasi dan rekonstruksi gerbang timur dari Zaman Perunggu
The Tel Dan Stele

Zaman Aram[sunting | sunting sumber]

Dan mengalami kesengsaraan pada zaman ekspansi oleh orang Aram, karena merupakan kota terdekat dengan Aram di antara kota-kota di Israel. Beberapa kali dicatat dalam Kitab 2 Raja-raja bahwa kota Dan telah sedikitnya empat kali berpindah tangan antara Kerajaan Israel dan Aram, terutama sekitar masa pemerintahan Ahab di Israel dan Ben Hadad I di Aram, dan penerus-penerus mereka. Sekitar periode ini, Prasasti Tel Dan (Tel Dan stele) dibuat oleh orang Aram, yaitu ketika mereka berhasil menguasai kota Dan. Ketika kekaisaran Asyur mengembangkan daerahnya ke selatan, Kerajaan Israel mulanya menjadi negara taklukan, tetapi setelah memberontak, tentara Asyur menyerang dan kota Dan jatuh ke tangan Tiglat-pileser III pada tahun 733/732 SM.

Pada tahun 1992, pada waktu membersihkan situs ini dalam rangka presentasi kepada para pengunjung, sejumlah besar puing-puing dipindahkan dari lapisan zaman kehancuran oleh Asyur (raja Tiglat-pileser III pada tahun 733/2 SM. Saat itulah sebuah gerbang kuno, yang semula terpendam, sekarang muncul kembali. Kompleks pintu masuk itu menuju ke suatu halaman yang lantainya dibuat dari batu-batu dengan sebuah tangga batu rendah. Ternyata pada abad ke-9 SM, podium itu pernah diperlebar dan pertahanannya dibuat lebih kuat, sehingga terdapat tembok kota dengan benteng-benteng dan gerbang yang kompleks. Podium atau panggung itu diperluas lagi pada abad ke-8 SM oleh raja Yeroboam II, sebelum dihancurkan oleh Tiglat-pileser III.[8]

Periode kemudian[sunting | sunting sumber]

Selama zaman Persia, Yunani dan Romawi, bekas-bekas yang didapatkan dari penggalian menunjukkan bahwa ritual pemujaan sekitar "tempat-tempat tinggi" masih terus berlangsung.[8]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ LDS.org: "Book of Mormon Pronunciation Guide" (retrieved 2012-02-25), IPA-ified from «lā´ĭsh»
  2. ^ Provan, Iain William; Long, V. Philips; Longman, Tremper (2003). A Biblical History of Israel. Westminster John Knox Press. hlm. 181–183. ISBN 0-664-22090-8. 
  3. ^ Pottery Neolithic Levels at Tel Dan. Mitekufat Haeven, Journal of the Israel Prehistoric Society 20:91-113. Bar-Yosef, O., Gopher, A., and Nadel, D. 1987.
  4. ^ Arthur Samuel Peake; Matthew Black; Harold Henry Rowley (2001). Peake's Commentary on the Bible. Routledge. ISBN 978-0-415-26355-9. Diakses 7 September 2010. 
  5. ^ Hakim-hakim 18:1
  6. ^ Yadin, Yigael (1968). "And Dan, Why Did He Remain in Ships?". Australian Journal of Biblical Archaeology. 
  7. ^ Stager, Lawrence E. (March/April 1991). "When Canaanites and Philistines Ruled Ashkelon". Biblical Archaeology Review. 
  8. ^ a b Negev, Avraham; Gibson, Shimon (July 2005). Archaeological encyclopedia of the Holy Land. Continuum International Publishing Group. hlm. 131–132. ISBN 978-0-8264-8571-7. Diakses 16 September 2010. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Templat:Nature reserves of Israel Templat:Middle Eastern megaliths