2 Raja-raja 23

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
pasal 22       2 Raja-raja 23       pasal 24
Leningrad Codex Kings

Kitab Raja-raja (Kitab 1 & 2 Raja-raja) lengkap pada Kodeks Leningrad, dibuat tahun 1008.
Kitab: Kitab 2 Raja-raja
Bagian Alkitab: Perjanjian Lama
Kitab ke- 12
Kategori: Nevi'im

2 Raja-raja 23 (atau II Raja-raja 23, disingkat 2Raj 23) adalah pasal kedua puluh tiga Kitab 2 Raja-raja dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Dalam Alkitab Ibrani termasuk Nabi-nabi Awal atau Nevi'im Rishonim [נביאים ראשונים] dalam bagian Nevi'im (נביאים; Nabi-nabi).[1] Pasal ini berisi riwayat pemerintahan raja Yosia (raja ke-16), Yoahas (raja ke-17) dan Yoyakim (raja ke-18) di Kerajaan Yehuda.[2]

Teks[sunting | sunting sumber]

Waktu[sunting | sunting sumber]

  • Kisah yang dicatat di pasal ini menurut catatan sejarah terjadi sekitar tahun 650 SM.

Struktur[sunting | sunting sumber]

Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

Ayat 23[sunting | sunting sumber]

Tetapi barulah dalam tahun kedelapan belas zaman raja Yosia Paskah ini dirayakan bagi TUHAN di Yerusalem. (TB)[3]

Ayat 25[sunting | sunting sumber]

Sebelum dia tidak ada raja seperti dia yang berbalik kepada TUHAN dengan segenap hatinya, dengan segenap jiwanya dan dengan segenap kekuatannya, sesuai dengan segala Taurat Musa; dan sesudah dia tidak ada bangkit lagi yang seperti dia. (TB)[6]

Di sini Yosia disebut sebagai raja yang paling setia dan mengabdi dari semua raja yang memerintah atas umat Allah, termasuk Daud sendiri (lihat 2 Samuel 12:7-15). Dipandang dari segi komitmen dan kesetiaan pribadi kepada firman Allah maka Yosialah yang paling besar (bandingkan 2 Raja-raja 18:5; Ulangan 6:5; Yeremia 22:15-16).[7]

Ayat 29[sunting | sunting sumber]

Dalam zamannya itu majulah Firaun Nekho, raja Mesir, melawan raja Asyur di tepi sungai Efrat; raja Yosia pergi menghadapi dia; tetapi Firaun membunuhnya di Megido, segera sesudah ia melihatnya. (TB)[8]

Ayat 30[sunting | sunting sumber]

Pegawai-pegawainya mengangkut mayatnya dengan kereta dari Megido dan membawanya ke Yerusalem, kemudian mereka menguburkannya dalam kuburnya sendiri. Maka rakyat negeri itu menjemput Yoahas, anak Yosia, mengurapi dia dan mengangkat dia menjadi raja menggantikan ayahnya. (TB)[9]

Ayat 31[sunting | sunting sumber]

Yoahas berumur dua puluh tiga tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Hamutal binti Yeremia, dari Libna. (TB)[10]
  • Referensi silang: 2 Tawarikh 36:2
  • "Tiga bulan lamanya": menurut kronologi Thiele,[4] Yoahas bin Yosia menjadi raja pada bulan Tamus (25 Juni23 Juli) 609 SM dan berakhir pada bulan September/Oktober tahun yang sama.[11] Berhubung masa pemerintahan 3 bulan ini melewati "tahun baru Ibrani", Yoyakim mempunyai "tahun naik tahta" selama sekitar 11 bulan.[12]
  • "Yeremia, dari Libna": kakek raja Yoahas ini, berbeda dengan nabi Yeremia yang berasal dari Anatot.[13] Yoahas adalah kakak laki-laki seayah (raja Yosia) dan seibu (Hamutal) dengan raja Zedekia dengan selisih usia 13 tahun.[14]

Ayat 32[sunting | sunting sumber]

Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN tepat seperti yang dilakukan oleh nenek moyangnya. (TB)[15]

Ayat 33[sunting | sunting sumber]

Firaun Nekho mengurung dia di Ribla, di tanah Hamat, supaya jangan ia memerintah di Yerusalem; lagi Firaun membebankan kepada negeri itu denda sebesar seratus talenta perak dan sepuluh talenta emas. (TB)[16]

Ayat 34[sunting | sunting sumber]

Firaun Nekho mengangkat Elyakim, anak Yosia, menjadi raja menggantikan Yosia, ayahnya, dan menukar namanya dengan Yoyakim. Tetapi Yoahas dibawanya; Yoahas tiba di Mesir dan mati di sana. (TB)[17]

Ayat 35[sunting | sunting sumber]

Yoyakim memberi emas dan perak itu kepada Firaun, tetapi ia menarik pajak dari negeri supaya dapat memberi uang itu, sesuai dengan titah Firaun. Ia menagih emas dan perak itu dari rakyat negeri, dari setiap orang menurut jumlah ketetapan pajaknya, untuk memberikannya kepada Firaun Nekho. (TB)[18]

Ayat 36[sunting | sunting sumber]

Yoyakim berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan sebelas tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Zebuda binti Pedaya, dari Ruma. (TB)[19]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
  2. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
  3. ^ 2 Raja-raja 23:23 - Sabda.org
  4. ^ a b c Thiele, Edwin R., The Mysterious Numbers of the Hebrew Kings, (1st ed.; New York: Macmillan, 1951; 2d ed.; Grand Rapids: Eerdmans, 1965; 3rd ed.; Grand Rapids: Zondervan/Kregel, 1983). ISBN 0-8254-3825-X, 9780825438257
  5. ^ McFall 1991, no. 60.
  6. ^ 2 Raja-raja 23:25 - Sabda.org
  7. ^ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  8. ^ 2 Raja-raja 23:29 - Sabda.org
  9. ^ 2 Raja-raja 23:30 - Sabda.org
  10. ^ 2 Raja-raja 23:31 - Sabda.org
  11. ^ Thiele 1951, hlm. 182.
  12. ^ McFall 1991, no. 61.
  13. ^ Yeremia 1:1
  14. ^ 2 Raja-raja 24:18
  15. ^ 2 Raja-raja 23:32 - Sabda.org
  16. ^ 2 Raja-raja 23:33 - Sabda.org
  17. ^ 2 Raja-raja 23:34 - Sabda.org
  18. ^ 2 Raja-raja 23:35 - Sabda.org
  19. ^ 2 Raja-raja 23:36 - Sabda.org
  20. ^ McFall 1991, no. 62.

Pustaka[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]