Wangsa Windsor

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Wangsa Windsor
House of Windsor
Badge of the House of Windsor.svg
Wangsa indukWangsa WettinWangsa Saxe-Coburg dan Gotha
NegaraAntigua dan Barbuda Antigua dan Barbuda

Australia Australia
Bahama Bahama
Barbados Barbados
Belize Belize
Kanada Kanada
Grenada Grenada
Jamaika Jamaika
Selandia Baru Selandia Baru
Papua Nugini Papua Nugini
Saint Kitts dan Nevis Saint Kitts dan Nevis
Saint Lucia Saint Lucia
Saint Vincent dan Grenadine Saint Vincent dan Grenadine
Kepulauan Solomon Kepulauan Solomon
Tuvalu Tuvalu

Britania Raya Britania Raya
Didirikan1917
PendiriGeorge V
Kepala saat iniKing Charles III
GelarBeraneka Ragam
EstatUnited Kingdom, dan Commonwealth realms

Wangsa Windsor (bahasa Inggris: House of Windsor) adalah wangsa yang memerintah Britania Raya dan wilayah persemakmuran (commonwealth realms) lainnya. Wangsa ini didirikan oleh Raja George V dengan proklamasi kerajaan pada 1917, sebagai pelanjut dari wangsa Sachsen-Coburg dan Gotha di Britania. Pemberian nama baru ini merupakan akibat langsung dari sentimen anti-Jerman di Britania pada waktu Perang Dunia I.

Wangsa Windsor pada saat ini merupakan salah satu dari sedikit wangsa yang memerintah tanah yang tersebar di semua benua di seluruh dunia sekaligus. Kepala wangsa Windsor saat ini adalah King Charles III. Sepupu dari wangsa ini juga memerintah di Kerajaan Belgia.Anggota Keluarga yang paling menonjol dari House of Windsor adalah Kepala Wangsa, Ratu Elizabeth II, yang memimpin monarki dari 16 Anggota Negara Persemakmuran

Pendirian[sunting | sunting sumber]

"A Good Riddance"; kartun propaganda dari Punch, Vol. 152, 27 Juni 1917, mengomentari Raja telah memerintahkan untuk melepaskan gelar yang berasal dari Jerman yang di pegang oleh anggota keluarga nya

Edward VII dan, pada gilirannya, anaknya, George V, adalah anggota ducal Jerman Wangsa Saxe-Coburg and Gotha berdasarkan keturunan mereka dari Albert, Prince Consort, Suami dari Ratu Victoria. Tingginya anti jerman di antara orang-orang dari Kerajaan Inggris Raya selama Perang Dunia I mencapai puncaknya pada Maret 1917, ketika Gotha G.IV, pesawat berat mampu melintasi Selat Inggris, mulai mengebom London secara langsung dan menjadi nama rumah tangga. Pada tahun yang sama, tanggal 15 Maret, Sepupu pertama Raja George, Nicholas II, sang Kaisar Rusia, turun tahta,yang mengangkat momok untuk menurunkan tahta di semua kerajaan eropa. Raja dan keluarganya akhirnya meyakini untuk melepaskan gelar yang berasal dari Jerman dan mengganti nama wangsa ke versi Anglikan. Karenanya, pada 17 Juli 1917, sebuah proklamasi kerajaan dikeluarkan oleh George V menyatakan:

Now, therefore, We, out of Our Royal Will and Authority, do hereby declare and announce that as from the date of this Our Royal Proclamation Our House and Family shall be styled and known as the House and Family of Windsor, and that all the descendants in the male line of Our said Grandmother Queen Victoria who are subjects of these Realms, other than female descendants who may marry or may have married, shall bear the said Name of Windsor....[1]

Namanya memiliki hubungan panjang dengan monarki di Inggris, melalui kota Windsor, Berkshire, dan Kastel Windsor; Windsor Castle menjadi dasar lambang dari Wangsa of Windsor. Dari 1917 ke 1919, George V juga melucuti 15 hubungan Jerman-nya—yang sebagian besar berasal dari Wangsa Hanover—Dan melepas gelar pangeran dan putri inggris.

Daftar Raja dan Ratu Wangsa Windsor (1917–sekarang)[sunting | sunting sumber]

Monarki Foto Lahir Pernikahan Meninggal Klaim Takhta
George V
George Frederick Ernest Albert
6 Mei 1910

20 Januari 1936

(25 tahun, 259 hari)

George V of the united Kingdom.jpg 3 Juni 1865
Kediaman Marlborough
Putra dari Edward VII dan Alexandra dari Denmark[2]
Mary
6 Juli 1893
Istana St. James
6 anak[2]
20 Januari 1936
Kediaman Sandringham
Usia 70 tahun[2]
Putra dari Edward VII
Edward VIII
Edward Albert Christian George Andrew Patrick David
20 Januari 1936

11 Desember 1936[3]
(326 hari)

(turun tahta secara sukarela)

Edward Prince of Wales during his visit to Canada in 1919.jpg 23 Juni 1894
Pondok White, Taman Richmond
Putra dari George V dan Mary[3]
Wallis Simpson
Château de Candé
3 Juni 1937
Tidak mempunyai anak[3]
28 Mei 1972
Neuilly-sur-Seine
Usia 77 tahun[3]
Putra dari George V
George VI
Albert Frederick Arthur George
11 Desember 1936

6 Februari 1952

(15 tahun, 54 hari)

King George VI.jpg 14 Desember 1895
Kediaman Sandringham
Putra dari George V dan Mary[3]
Elizabeth Bowes-Lyon
Gereja Westminster Abbey
26 April 1923
2 anak[3]
6 Februari 1952
Kediaman Sandringham
Usia 56 tahun[3]
Putra dari George V
Elizabeth II
Elizabeth Alexandra Mary
6 Februari 1952

8 September 2022

(70 tahun, 298 hari)

Queen Elizabeth II official portrait for 1959 tour (retouched) (cropped) (3-to-4 aspect ratio).jpg 21 April 1926
Mayfair
Putri dari George VI dan Elizabeth[4]
Philip, Adipati Edinburgh
Westminster Abbey
20 November 1947
4 anak[4]
8 September 2022
Istana Balmoral

Usia 96 tahun

Putri dari George VI
Charles III
Charles Philip Arthur George
8 September 2022

(84 hari)

Prince of Wales (enthroned) 2022.jpg 14 November 1948
Istana Buckingham
Putra dari Elizabeth II dan Pangeran Philip, Adipati Edinburgh
(1) Lady Diana Spencer
Katedral Santo Paulus
29 Juli 1981
2 Putra.
(2) Camilla Rosemary Shand
Windsor Guidhall
9 April 2005
Tidak Mempunyai Anak
Masih Hidup Usia (74 tahun, 17 hari)
Putra dari Elizabeth II

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "No. 30186". The London Gazette. 17 July 1917.  London Gazette uses unsupported parameters (help)
  2. ^ a b c "thePeerage.com - Person Page 10067". thePeerage.com. Diakses tanggal 2008-09-03. 
  3. ^ a b c d e f g "thePeerage.com - Person Page 10068". thePeerage.com. Diakses tanggal 2008-09-03. 
  4. ^ a b "thePeerage.com - Person Page 10070". thePeerage.com. Diakses tanggal 2008-09-03.