Lompat ke isi

Sungai Kayan

Sungai Kayan
Sungai Kajan, Kayan River, Sungai Bulungan, Sungai Ulungan, Boetoengan Rivier, Bulungan River, Boeloengan Rivier
Panorama Sungai Kayan
PetaKoordinat: 2°54′41.29″N 117°33′14.11″E / 2.9114694°N 117.5539194°E / 2.9114694; 117.5539194
Lokasi
NegaraIndonesia
Ciri-ciri fisik
Hulu sungaiTaman Nasional Kayan Mentarang
Muara sungaiLaut Sulawesi
 - lokasiTanjung Palas Tengah
Panjang576 km (358 mi)
Daerah Aliran Sungai
Sistem sungaiDAS Kayan[1]
Luas DAS32.839,6 km2 (12.679,4 sq mi)[1]
Markah tanahKota Tandjungselor
Otoritas DASBPDAS Mahakam-Berau[1]
Informasi lokal
Zona waktuWITA (UTC+8)
GeoNames1640864
KML Peta DAS Kayan

Sungai Kayan adalah sebuah sungai yang berada di provinsi Kalimantan Utara, Indonesia, 1600 km di timur laut ibu kota Jakarta.[2][3]

Hidrologi

[sunting | sunting sumber]

Aliran sungai Kayan melintasi kota Tanjungselor dan bermuara di perairan Laut Sulawesi, pesisir timur Tanjung Palas Tengah, dataran banjir dengan banyak delta. Berhulu di kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang dengan panjang total mencapai 576 km (358 mi).[4][5]

Daerah aliran sungai

[sunting | sunting sumber]

Sungai Kayan merupakan aliran utama dalam sistem daerah aliran sungai yaitu DAS Kayan yang memiliki luas tangkapan air mencapai 32.839,6 km2 (12.679,4 sq mi) yang mencakup sebagian wilayah di Kabupaten Malinau dan Bulungan. Morfologi DAS Kayan memiliki bentuk melebar di bagian hulu dan menyempit di bagian tengah hingga hilir. Hulu DAS Kayan berada di kawasan pegunungan tengah Kalimantan yang merupakan wilayah perbatasan antara Indonesia dengan Serawak (Malaysia).[1]

Pengelolaan DAS

[sunting | sunting sumber]

Dalam pengelolaan daerah aliran sungai terkait konservasi, DAS Kayan termasuk ke dalam wilayah kerja BPDAS Mahakam Berau yang merupakan unit pelaksana teknis pada Ditjen PDASHL dibawah Kementerian Lingkungan Hidup.[6] Sedangkan dalam kaitannya dengan pengelolaan sumber daya air, DAS Kayan merupakan bagian dari satuan wilayah sungai yaitu WS Kayan.[7]

Anak sungai

[sunting | sunting sumber]

Anak sungainya yang cukup besar diantaranya:

Pemanfaatan

[sunting | sunting sumber]

Transportasi

[sunting | sunting sumber]

Sungai Kayan sejak dahulu menjadi jalur lalu lintas bagi penduduk Kabupaten Malinau dan Kabupaten Bulungan terutama untuk menjangkau wilayah pedalaman Kabupaten Malinau menggunakan perahu tradisional maupun keluar wilayah Kabupaten Bulungan dengan kapal cepat. Sedangkan di hilir terdapat pelabuhan yang merupakan pelabuhan penumpang dan barang seperti Pelabuhan Kayan dan Pelabuhan Pesawan.[8]

Perikanan dan pertanian

[sunting | sunting sumber]

Penduduk di sepanjang Sungai Kayan memanfaatkan untuk sumberdaya pertanian dan perikanan baik secara tradisional dengan cara memancing atau menjala terutama di bagian hulu sungai. Sedangkan sekitar 30.000 hektar lahan di Delta Kayan digunakan sebagai kawasan Food Estate, suatu kawasan yang digunakan sebagai tambak duang dan lahan pertanian.[9]

Pembangkit listrik

[sunting | sunting sumber]

Sungai Kayan sudah dimanfaatkan oleh penduduk terutama di wilayah hulu sebagai sumber listrik dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) seperti di Desa Long Nawang, Kecamatan Kayan Hulu.[10] Sungai Kayan juga diketahui dapat mengasilkan listrik sampai 900 Megawatt (MW).[11] Untuk itu pemerintah merencanakan pembangunan bendungan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Desa Long Peso, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan.[12] PLTA ini rencananya akan dimanfaatkan untuk menyuplai listrik ke Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, serta untuk menambah ketahanan energi nasional.[13]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 3 4 "Peta Interaktif SIGAP Kementerian LHK - Klasifikasi DAS". Geoportal MenLHK. Diakses tanggal 2025-09-17.
  2. Rand McNally, The New International Atlas, 1993.
  3. Sungai Bulungan (Sungai Kayan) at Geonames.org (cc-by); Last updated 2013-06-04; Database dump downloaded 2015-11-27
  4. Bulungan, Pemkab (2021-12-26). "Letak dan Batas Wilayah". Pemerintah Kabupaten Bulungan. Diakses tanggal 2025-09-24.
  5. "SIPDAS Mahakamberau" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2018-03-28. Diakses tanggal 2018-03-28.
  6. "Peraturan Menteri LHK No.14 Tahun 2022" (PDF). JDIH Kehutanan. 2025. Diakses tanggal 2025-09-21.
  7. ""PerMenPUPR No.04/PRT/M/2015 - Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai"". PERATURAN.GO.ID.
  8. Pelabuhan Pesawan Siap Ramaikan Jalur Perdagangan di Indonesia Timur
  9. Kemenakertrans Buka Lahan 30.000 Hektar di Kaltim
  10. PLTD Long Nawang di Malinau Dibantu Mesin Pembangkit Listrik Milik Desa
  11. Kaltara Fokus Realisasi Bendungan PLTA Kayan 900 MW
  12. Pemerintah bangun PLTA Kayan di Kaltara
  13. "Indonesia.go.id - Pembangkit Hydro Terbesar itu Ada di Sungai Kayan". indonesia.go.id. Diakses tanggal 2025-09-24.

2°54′41″N 117°33′14″E / 2.91147°N 117.55392°E / 2.91147; 117.55392