Stasiun Blambangan Umpu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Stasiun Blambanganumpu)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Blambangan Umpu
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun BBU.png
  • Singkatan: BBU
  • Nomor: 6705
  • Kode panggil: UMPU
Stasiun Blambanganumpu 08-2015.jpg
Stasiun Blambangan Umpu
Lokasi
ProvinsiLampung
KabupatenWay Kanan
KecamatanBlambangan Umpu
KelurahanBlambangan Umpu
Kode pos34764
Informasi lain
OperatorDivisi Regional IV Tanjungkarang
Kelas stasiun[1]II
Ketinggian+51 m
Letak[2]km 163+032 lintas PanjangTanjungkarangPrabumulih
LayananSriwijaya, Kuala Stabas, dan Rajabasa
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur3 (jalur 1 dan 2: sepur lurus)
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau di antara jalur 2 dan 3 yang cukup tinggi)

Stasiun Blambangan Umpu (BBU) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Blambangan Umpu, Blambangan Umpu, Way Kanan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +51 m ini termasuk ke dalam Divisi Regional IV Tanjungkarang serta merupakan stasiun kereta api terbesar di Kabupaten Way Kanan.

Awalnya, stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Namun, setelah selesainya proyek jalur ganda Cempaka–Giham yang telah diinisiasi tahun 2013-2014, beroperasi parsial pada tahun 2016, dan mulai diuji coba penuh di seluruh segmennya pada Agustus 2018,[3][4][5] tata letak stasiun dan pos sinyal di jalur ini dirombak sehingga jalur 2 dijadikan sepur lurus arah Baturaja–Prabumulih, sedangkan jalur 1 dijadikan sepur lurus arah Kotabumi–Tanjungkarang. Jalur-jalur di stasiun ini cukup pendek dan tidak dapat digunakan untuk persilangan KA babaranjang.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Zuid-Sumatra Staatsspoorwegen (ZSS), divisi dari Staatsspoorwegen (SS), membagi dua wilayah kerja pembangunan jalur kereta api menjadi dua, yaitu wilayah Palembang–Baturaja dan Tanjungkarang–Blambangan Umpu. Pada tanggal 22 Februari 1927 Palembang dan Bandar Lampung akhirnya bisa terhubung. Peristiwa tersebut ditandai dengan pembukaan Stasiun Blambangan Umpu oleh Kepala Jawatan SS dengan upacara yang cukup meriah.[6][7]

Sejak saat itu, Blambangan Umpu menjadi semakin ramai. Semula, wilayah tersebut merupakan wilayah hutan belantara yang kemudian berkembang menjadi kota terutama setelah banyaknya gelombang migrasi di wilayah ini.[8][9]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Blambangan Umpu per 1 Juli 2019 (revisi Gapeka 2017).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
S2 Sriwijaya Palembang Kertapati (KPT) Eksekutif(, Bisnis,) & Ekonomi AC Premium 00.33 00.36
S1 Lampung Tanjungkarang (TNK) 02.09 02.13
11417 Kuala Stabas (Bisnis &)Ekonomi AC Premium 08.03 08.07
S8 Rajabasa Palembang Kertapati (KPT) Ekonomi AC 12.07 12.12
S7 Lampung Tanjungkarang (TNK) 13.50 13.54
11454 Kuala Stabas Baturaja (BTA) (Bisnis &)Ekonomi AC Premium 16.06 16.10

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "KAI Bangun Rel Ganda Tanjung Enim-Tarahan Rp1,5 Triliun | Ekonomi". Bisnis.com. Diakses tanggal 2019-04-17. 
  4. ^ VIVA, PT VIVA MEDIA BARU- (2018-09-05). "Kemenhub Bakal Bangun Jalur Ganda Kereta Api di Lampung - VIVA". www.viva.co.id. Diakses tanggal 2019-04-17. 
  5. ^ "KAI Divre IV Tanjung Karang Selesaikan Pembangunan 111 Km Rel Dua Ganda | Ekonomi". Bisnis.com. Diakses tanggal 2019-04-17. 
  6. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  7. ^ Nusantara., Tim Telaga Bakti; Indonesia., Asosiasi Perkeretaapian (1997-). Sejarah perkeretaapian Indonesia (edisi ke-Cet. 1). Bandung: Angkasa. ISBN 9796651688. OCLC 38139980. 
  8. ^ Tajima, Yuhki,. The institutional origins of communal violence : Indonesia's transition from authoritarian rule. New York, NY. ISBN 9781107028135. OCLC 869066621. 
  9. ^ Kusworo, Ahmad,. Pursuing livelihoods, imagining development : smallholders in Highland Lampung, Indonesia. Acton, A.C.T. ISBN 9781925021486. OCLC 863637623. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Prabumulih
Prabumulih–Panjang
menuju Panjang

Koordinat: 4°29′54″S 104°31′12″E / 4.498222°S 104.520130°E / -4.498222; 104.520130