Pakenjeng, Garut

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Pakenjeng
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Barat
Kabupaten Garut
Pemerintahan
 • Camat - Drs. Jajat Darajat, M.Si
Luas - 19.844 Ha
Jumlah penduduk -
Kepadatan - jiwa/km²
Desa/kelurahan -

Pakenjeng adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kecamatan Pakenjeng terdiri dari 13 desa, Kantor Kecamatan Pakenjeng terletak di Sindangratu desa Jatiwangi

Sanatorium Garut pada tahun 1920-an
Bupati Garut Raden Adipati Aria Wiratanudatar VII beserta istri RA Lasminingrat (duduk) dan keluarga.

Administratif[sunting | sunting sumber]

Batas Wilayah Asministratif : Cikajang, Pamulihan, Bungbulang, Cikelet,Cisompet, Mekarmukti, Samudera Indonesia

Lingkungan Alam Fisik[sunting | sunting sumber]

Salah satu aktivitas wisata yang ada di Kabupaten Garut berupa arung jeram sungai Cikandang yang terletak di Desa Sukamulya Kecamatan Pakenjeng. Objek wisata ini terletak 400 m di atas permukaan laut dengan konfigurasi umum lahan bergunung, berbukit dan berlembah. Panjang sungai yang sering dipakai sebagai daya tarik wisata arung jeram ini ? 28 km dengan lebar 5–8 m. Kualitas lingkungan dan kebersihan di sungai Cikandang ini tergolong baik karena kawasan wisata arung jeram ini masih sangat alami. Tingkat kemiringan lahan sungai agak curam dengan stabilitas dan daya serap tanah yang baik. Temperatur rata-rata berkisar antara 30-40?C dengan penyinaran matahan rata-rata tergolong terik dan terdapat pengaruh musim pada saat musim hujan air di sungai Cikandang sangat deras sehingga sangat baik untuk melakukan kegiatan wisata arung jeram, sedangkan pada saat musim kemarau menjadi surut sehingga kegiatan wisata arung jeram sulit dilakukan. Kekuatan tiupan angin tergolong tidak terlalu besar. Perairan di sungai Cikandang berwarna hijau kecoklatan dengan bau dan temperatur air normal. Rata-rata tinggi arus di Sungai Cikandang 1–2 m, sehingga merupakan tantangan yang menantang dalam kegiatan arung jeram. Material dasar sungai berupa Lumpur, batu kali dan kerikil dengan tingkat kemiringan dasar sungai yang variatif, dari landai ke curam. serta jenis ground cover berupa tanah liat dan bebatuan. Sayangnya terdapat vandalisme yang dilakukan pengunjung dengan mencoret batu-batu di Sungai Cikandang. Flora tepi sungai yang dominan adalah pohon kelapa. kayu albasiah, bambu dan kayu hutan lainnya, sedangkan di sepanjang tepi sungai terdapat fauna seperti monyet dan beberapa jenis burung. Tingkat abrasi tergolong kecil namun pemah tejadi longsor di Desa Neglasan yang dilewati oleh sungai Cikandang. Tingkat visabilitas di kawasan ini bebas dikarenakan masih alami, dan tingkat kebisingan rendah.

Batas administrasi objek ini adalah sebagai berikut:[sunting | sunting sumber]

Sumber listrik di kawasan ini berasal dari PLN tegangan 220 volt dengan distribusi yang baik, dan air bersih di kawasan ini berasal dari sumur, mata air dan sungai dengan kualitas air yang jernih, tawar dan tidak berbau serta tidak adanya kendala dalam pemanfaatannya. Sistem pembuangan limbah pada umumnya menggunakan sungai, septictank dan sistem irigasi dengan kondisi yang baik. Aktivitas yang dapat dilakukan di kawasan ini antara lain arung jeram dan menikrnati pemandangan sungai. Asal wisatawan nusantara yang sering melakukan kegiatan arum jeram di kawasan ini berasal dari Garut, Bandung, Jakarta dan Bogor. Aspek legalitas dan kebijakan objek wisata ini masih dalam proses pengaturan di tingkat Pemda Kabupaten Garut, sedangkan pengelolaan dilakukan oleh pemerintah daerah dan pihak swasta. Sejauh ini apabila ingin melakukan kegiatan arung jeram di sungai Cikandang ini pengunjung tidak dipungut biaya, pengunjung cukup meminta izin ke Kecamatan Pakenjeng.

Kelurahan/desa[sunting | sunting sumber]

  1. Jatiwangi
  2. Jayamekar
  3. Depok
  4. Karangsari
  5. Neglasari
  6. Panyindangan
  7. Pasirlangu
  8. Sukamulya
  9. Talagawangi
  10. Tanjungjaya
  11. Tanjungmulya
  12. Tegalgede
  13. Wangunjaya

Sekolah-sekolah yang ada di kecamatan Pakenjeng:[sunting | sunting sumber]

  1. SDN Jatiwangi 1
  2. SDN Jatiwangi 2
  3. SDN Jatiwangi 3
  4. SDN Jatiwangi 4
  5. SDN Jatiwangi 5
  6. SDN Pasirlangu 2
  7. SDN Talagawangi 1
  8. SDN Talagawangi 2
  9. SDN Talagawangi 3
  10. SDN Talagawangi 4
  11. SDN Neglasari 3
  12. SDN Tanjungjaya 1
  13. SDN Tanjungjaya 2
  14. SDN Sukamulya 3
  15. SDN Tanjungmulya 4
  16. SDN Depok 1
  17. SDN Depok 2
  18. SDN Depok 3
  19. SDN Sukamulya 2
  20. SDN Tanjungmulya 1
  21. SDN Pasirlangu 1
  22. SDN Tanjungmulya 3
  23. SDN Tanjungjaya 3
  24. SDN Panyindangan 1
  25. SDN Karangsari 2
  26. SDN Pasirlangu 3
  27. SDN Panyindangan 3
  28. SDN Sukamulya 1
  29. SDN Tegalgede 1
  30. SDN Tegalgede 2
  31. SDN Tegalgede 3
  32. SDN Tanjungmulya 2
  33. SMP Negeri 1 Pakenjeng
  34. SMP Negeri 2 Pakenjeng
  35. SMP Negeri 3 Pakenjeng
  36. SMP Negeri 4 Pakenjeng
  37. SMP Negeri 5 Pakenjeng
  38. SMAN 23 Garut
  39. MTS SA NURUL FALAH CINANGSI
  40. MIS NURUL FALAH CINANGSI
  41. MA NURUL FALAH CINANGSI