Kung Fu Panda
| Kung Fu Panda | |
|---|---|
| Diciptakan oleh | Ethan Reiff Cyrus Voris |
| Dikembangkan oleh | |
| Karya asli | Kung Fu Panda |
| Pemilik | DreamWorks Animation |
| Tahun | 2008–sekarang |
| Film dan televisi | |
| Film | Kung Fu Panda (2008) Kung Fu Panda 2 (2011) Kung Fu Panda 3 (2016) Kung Fu Panda 4 (2024) |
| Film pendek | Secrets of the Furious Five (2008) Kung Fu Panda Holiday (2010) Kung Fu Panda: Secrets of the Masters (2011) Kung Fu Panda: Secrets of the Scroll (2016) Panda Paws (2016) Dueling Dumplings (2024) |
| Seri animasi | Legends of Awesomeness (2011–2016) The Paws of Destiny (2018–2019) The Dragon Knight (2022–2023) |
| Pertunjukkan teater | |
| Drama | Kung Fu Panda: Arena Spectacular |
| Audio | |
| Lagu tema | Kung Fu Panda Kung Fu Panda 2 Kung Fu Panda 3 Kung Fu Panda 4 |
| Situs web resmi | |
| www | |
Kung Fu Panda adalah sebuah waralaba film bela diri komedi asal Amerika Serikat yang dimulai pada tahun 2008 dengan dirilisnya film animasi Kung Fu Panda yang diproduksi oleh DreamWorks Animation. Mengisahkan petualangan dari tokoh utama Po Ping (disuarakan oleh Jack Black dan Mick Wingert), seekor panda raksasa yang secara tak terduga terpilih sebagai Kesatria Naga yang diramalkan dan menjadi ahli kung fu. Waralaba ini berlatar di versi fantasi genre wuxia dari Tiongkok kuno yang dihuni oleh hewan antropomorfik. Meskipun semua orang awalnya meragukannya, termasuk Po sendiri. Namun ia membuktikan dirinya layak saat ia berjuang untuk memenuhi takdirnya.
Waralaba ini terutama terdiri dari empat film animasi: Kung Fu Panda (2008), Kung Fu Panda 2 (2011), Kung Fu Panda 3 (2016), dan Kung Fu Panda 4 (2024). Kung Fu Panda juga mempunyai tiga seri televisi: Kung Fu Panda: Legends of Awesomeness (2011–2016), The Paws of Destiny (2018–2019), dan The Dragon Knight (2022–2023). Dua film pertama didistribusikan oleh Paramount Pictures, film ketiga oleh 20th Century Fox, dan film keempat oleh Universal Pictures. Sementara untuk seri televisinya masing-masing ditayangkan di Nickelodeon, Nicktoons, Amazon Prime, dan Netflix.
Enam film pendek juga telah diproduksi: Secrets of the Furious Five (2008), Kung Fu Panda Holiday (2010), Kung Fu Panda: Secrets of the Masters (2011), Kung Fu Panda: Secrets of the Scroll, Panda Paws (keduanya tahun 2016), dan Dueling Dumplings (2024).
Dua film panjang pertama dalam waralaba ini dinominasikan untuk Film Animasi Terbaik Academy Award, serta berbagai Annie Award. Seri televisi pertamanya memenangkan 11 Penghargaan Emmy, dan seri ketiganya memenangkan dua Emmy Awards. Keempat filmnya meraih kesuksesan secara kritis maupun komersial.[1] Meraup lebih dari $2 miliar secara keseluruhan, walaralaba ini menjadi waralaba film animasi terlaris ketujuh. Sementara film keduanya merupakan film terlaris di seluruh dunia yang disutradarai sepenuhnya oleh seorang wanita (Jennifer Yuh Nelson) hingga Wonder Woman (2017). Serial ini juga populer di Tiongkok sebagai interpretasi Barat yang luar biasa dari genre film wuxia.[2]
Film
[sunting | sunting sumber]| Film | Tanggal perilisan di Amerika Serikat | Sutradara | Penulis naskah | Cerita oleh | Produser |
|---|---|---|---|---|---|
| Kung Fu Panda | 6 Juni 2008 | John Stevenson and Mark Osborne | Jonathan Aibel dan Glenn Berger | Ethan Reiff dan Cyrus Voris | Melissa Cobb |
| Kung Fu Panda 2 | 26 Mei 2011 | Jennifer Yuh Nelson | Jonathan Aibel and Glenn Berger | ||
| Kung Fu Panda 3 | 29 Januari 2016 | Jennifer Yuh Nelson dan Alessandro Carloni | |||
| Kung Fu Panda 4 | 8 Maret 2024 | Mike Mitchell | Jonathan Aibel, Glenn Berger and Darren Lemke | Rebecca Huntley | |
| Kronologi cerita Kung Fu Panda | |||
|---|---|---|---|
|
Kung Fu Panda (2008)
[sunting | sunting sumber]Po adalah seekor panda kikuk dan penggemar berat kung fu. I tinggal di Lembah Kedamaian dan bekerja di kedai mi milik ayah angkatnya, Mr. Ping, seekor angsa. Ia belum mampu mewujudkan impiannya untuk mempelajari seni bela diri kung fu. Suatu hari, sebuah turnamen kung fu diadakan atas permintaan pemimpin spiritual tua di lembah tersebut, Master Oogway, untuk menentukan siapa yang akan menjadi Kesatria Naga—satu-satunya ahli kung fu yang diyakini mampu memahami rahasia Gulungan Naga, yang dikatakan mengandung kunci kekuatan tak terbatas. Seluruh penghuni lembah mengira bahwa Kesatria Naga akan berasal dari kelompok *Lima Perkasa*—Tigress, Monkey, Mantis, Viper, dan Crane—lima pendekar kung fu yang dilatih oleh Master Shifu. Namun, secara mengejutkan, Oogway memilih Po, yang secara tidak sengaja masuk ke arena turnamen akibat ledakan kembang api.
Tidak percaya bahwa Po bisa menjadi Kesatria Naga, Shifu memperlakukannya dengan latihan keras untuk membuatnya menyerah. Namun, Po yang ingin mengubah dirinya menjadi seseorang yang dapat ia banggakan tetap bertahan dalam latihan dan akhirnya bersahabat dengan anggota Lima Perkasa, yang sebelumnya meremehkannya. Tidak lama kemudian, mereka mengetahui bahwa Tai Lung, seorang pendekar kung fu jahat, telah melarikan diri dari penjara untuk membalas dendam karena ditolak sebagai penerima Gulungan Naga. Po pun merasa putus asa, takut tidak mampu mengalahkannya. Akan tetapi, Shifu menyadari bahwa Po dapat menunjukkan kemampuan bela diri saat termotivasi oleh makanan, dan akhirnya berhasil melatih Po. Setelah menyelesaikan latihannya, Po diberikan Gulungan Naga, yang ternyata kosong. Namun, Po menyadari bahwa kunci kekuatan sejati ada dalam dirinya sendiri. Dengan pemahaman itu, Po berhasil mengalahkan Tai Lung dan mengembalikan kedamaian ke lembah.
Kung Fu Panda 2 (2011)
[sunting | sunting sumber]Po kini hidup dalam impiannya sebagai pendekar kung fu dan menjaga Lembah Kedamaian bersama Lima Perkasa. Namun, ia dilanda konflik batin setelah mulai mengalami kilas balik tentang ibunya dan diberi tahu oleh Mr. Ping bahwa ia adalah anak angkat. Tak lama kemudian, Po dan Lima Perkasa dikirim dalam misi untuk menghentikan burung merak jahat, Tuan Shen, yang berencana menaklukkan seluruh Tiongkok dan menghancurkan tradisi kung fu dengan senjata baru yang dikembangkannya, yaitu meriam. Po terus dihantui rasa ditinggalkan oleh orang tua kandungnya, sampai akhirnya ia dibimbing oleh seorang peramal tua yang bijaksana untuk menerima masa lalunya. Ia teringat bahwa orang tuanya mengorbankan diri demi menyelamatkannya dari Shen, yang saat itu berusaha memusnahkan seluruh panda karena mendengar ramalan bahwa ia akan dikalahkan oleh "seorang pendekar berwarna hitam dan putih". Po pun mencapai kedamaian batin, yang memungkinkannya untuk menghancurkan senjata Shen, mengalahkannya, dan menerima Mr. Ping sebagai ayahnya. Namun, di akhir film, ditampilkan bahwa ayah kandung Po menyadari bahwa anaknya masih hidup.
Kung Fu Panda 3 (2016)
[sunting | sunting sumber]Tak lama setelah peristiwa dalam film kedua, Shifu menyerahkan tanggung jawabnya sebagai guru Istana Giok kepada Po, menyatakan bahwa tahap selanjutnya dalam pelatihannya adalah membimbing Lima Perkasa. Sambil berjuang menyesuaikan diri dengan peran barunya, Po merasa gembira saat akhirnya bertemu kembali dengan ayah kandungnya, Li, meskipun Mr. Ping merasa cemas. Namun, muncul kabar bahwa pendekar arwah, Jenderal Kai, telah kembali ke dunia fana dan mulai 'mengumpulkan' para ahli kung fu dari seluruh Tiongkok—baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat—untuk dijadikan pasukan zombie giok. Po dan yang lainnya menemukan dari gulungan peninggalan Oogway bahwa satu-satunya cara untuk mengalahkan Kai adalah dengan kekuatan *Chi*, sebuah teknik yang hanya dikenal oleh komunitas panda. Po dan Li pun pergi ke Lembah Panda rahasia untuk mempelajarinya.
Namun, Po akhirnya mengetahui bahwa Li telah membohonginya—kaum panda sebenarnya telah lama melupakan cara menggunakan Chi, dan Li hanya ingin melindunginya dari Kai. Setelah berdamai dengan ayah angkat dan ayah kandungnya, Po bekerja sama dengan Ping, Tigress, dan para panda untuk melawan Kai. Mereka semua berhasil menguasai Chi dan mengalahkannya secara permanen. Po kemudian kembali ke Lembah Kedamaian dan menghabiskan waktunya menyebarkan ajaran kung fu dan Chi.
Kung Fu Panda 4 (2024)
[sunting | sunting sumber]Shifu meminta Po untuk pensiun sebagai Kesatria Naga dan mencari penerus, karena ia harus naik ke tingkat berikutnya sebagai Pemimpin Spiritual Lembah Kedamaian. Po merasa kecewa dan kesulitan menemukan sosok yang tepat, hingga membuat Shifu marah. Ia kemudian menangkap seekor rubah korsak dan pencuri bernama Zhen yang masuk ke Istana Giok, dan mengirimnya ke penjara. Namun, Po kemudian mengetahui bahwa Tai Lung telah kembali. Zhen mengungkap bahwa itu bukan Tai Lung, melainkan seorang penyihir pengubah wujud bernama The Chameleon.
Po memutuskan untuk mengejarnya, dan Zhen bersedia memandunya ke markas Chameleon dengan imbalan pengurangan hukuman. Mereka menuju Kota Juniper, tempat Zhen ternyata merupakan buronan. Keduanya ditangkap, tetapi berhasil melarikan diri ke Sarang Para Pencuri, tempat Zhen bertemu kembali dengan mentornya, Han, yang mengizinkan mereka tinggal sehari. Po dan Zhen kemudian memasuki sarang Chameleon. Di sana, Zhen mengkhianati Po, mengambil Tongkat Kebijaksanaan, dan memberikannya kepada Chameleon, yang ternyata adalah gurunya.
Po berhasil melarikan diri tanpa tongkat tersebut, tetapi Chameleon—yang telah berubah wujud menjadi Zhen—melemparkannya dari tebing. Po diselamatkan oleh kedua ayahnya. Chameleon menggunakan tongkat untuk memanggil semua pendekar kung fu dari Alam Arwah, mencuri kekuatan mereka, dan mengurung mereka. Zhen akhirnya berpihak pada Po dan meyakinkan kelompok Pencuri untuk membantu mereka. Bersama-sama, mereka mengalahkan Chameleon dan mengembalikan kekuatan kung fu para pendekar, sebelum mengirim mereka kembali ke Alam Arwah bersama Tai Lung, yang membawa Chameleon bersamanya.
Di Lembah Kedamaian, Po menunjuk Zhen sebagai Kesatria Naga yang baru, dan Lima Perkasa bergabung untuk melatihnya.
Kemungkinan film kelima
[sunting | sunting sumber]Pada Mei 2024, setelah keberhasilan kritik dan komersial Kung Fu Panda 4, sutradara Mike Mitchell menyatakan bahwa film kelima mungkin akan dibuat, namun kemungkinan tidak akan dirilis sebelum tahun 2027 karena proses produksi yang memakan waktu lama.[3]
Pemeran dan karakter
[sunting | sunting sumber]Indikator tabel
Bagian ini menunjukkan karakter yang telah atau akan muncul di the franchise.
- Sel kosong berwarna abu-abu gelap menunjukkan bahwa kemunculan karakter dalam film yang bersangkutan tidak ada atau belum diumumkan secara resmi.
- C menunjukkan peran kameo.
- Y menunjukkan versi lebih muda dari karakter tersebut.
| Karakter | Film | Film pendek | Acara televisi khusus | Seri televisi | |||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Kung Fu Panda (2008) | Kung Fu Panda 2 (2011) | Kung Fu Panda 3 (2016) | Kung Fu Panda 4 (2024) | Secrets of the Furious Five (2008) | Kung Fu Panda: Secrets of the Masters (2011) |
Kung Fu Panda: Secrets Of the Scroll (2016) |
Panda Paws (2016) | Dueling Dumplings (2024) | Kung Fu Panda Holiday (2010) | Kung Fu Panda: Legends of Awesomeness (2011–2016) |
Kung Fu Panda: The Paws of Destiny (2018–2019) |
Kung Fu Panda: The Dragon Knight (2022–2023) | |||
Diperkenalkan di Kung Fu Panda[sunting | sunting sumber] | |||||||||||||||
| Po Ping / Li Lotus Ksatria Naga |
Jack Black | Jack Black Liam KnightY |
Jack Black | Jack Black | Mick Wingert | Jack Black | |||||||||
| Master Shifu | Dustin Hoffman | Dustin Hoffman | Fred Tatasciore | ||||||||||||
| Tigress | Angelina Jolie | Kameo tanpa dialog | Tara StrongY | Angelina Jolie | Kari Wahlgren Tara MarciY |
Angelina Jolie | Kari Wahlgren | Boneka aksi | |||||||
| Mantis | Seth Rogen | Seth Rogen C | Max Koch | Seth Rogen | Seth Rogen | Max Koch | Kameo kilas balik | ||||||||
| Monkey | Jackie Chan | Kameo tanpa dialog | Jaycee ChanY | James Sie | Jackie Chan | James Sie | |||||||||
| Viper | Lucy Liu | Jessica DiCiccoY | Lucy Liu | Lucy Liu | |||||||||||
| Crane | David Cross | David Cross | David Cross | David Cross | Amir Talai | ||||||||||
| Mr. Ping | James Hong | James Hong | James Hong | ||||||||||||
| Oogway | Randall Duk Kim | Character is mute | Randall Duk Kim | Statue | Randall Duk Kim | Randall Duk Kim | Piotr Michael | ||||||||
| Tai Lung | Ian McShane Riley OsborneY |
Archive footage | Kameo tanpa dialog | Ian McShane | Penampilan tanpa dialog | André Sogliuzzo | Kameo tanpa dialog | ||||||||
| Zeng | Dan Fogler | Dan Fogler | Mick Wingert | ||||||||||||
| Commander Vachir | Michael Clarke Duncan | ||||||||||||||
Diperkenalkan di Kung Fu Panda 2[sunting | sunting sumber] | |||||||||||||||
| Lord Shen | Gary Oldman | Rekaman arsip | Peran tanpa dialog | Kameo tanpa dialog | |||||||||||
| Soothsayer | Michelle Yeoh | ||||||||||||||
| Wolf Boss | Danny McBride | ||||||||||||||
| Storming Ox | Dennis Haysbert | Dennis Haysbert | |||||||||||||
| Croc | Jean-Claude Van Damme | Tony Leondis | |||||||||||||
| Thundering Rhino | Victor Garber | Paul Scheer | Jonathan Groff | ||||||||||||
| Li Shan | Fred TatascioreC | Bryan Cranston | Christopher Swindle | ||||||||||||
Diperkenalkan di Kung Fu Panda 3[sunting | sunting sumber] | |||||||||||||||
| Jenderal Kai | J. K. Simmons | Penampilan tanpa dialog | Kameo tanpa dialog | ||||||||||||
| Mei Mei | Kate Hudson | Kate Hudson Rebel Wilson |
Chrissy Metz | ||||||||||||
| Master Bear | Fred Tatasciore | ||||||||||||||
| Master Chicken | Stephen Kearin | ||||||||||||||
| Black Tortoise} | Steele Gangon | Steele Gangon | Gunnar Sizemore | ||||||||||||
| Lei Lei | Liam Knight | ||||||||||||||
| Nenek Panda | Barbara Dirickson | Barbara Dirickson | Amy Hill | ||||||||||||
| Sum | Al Roker | ||||||||||||||
| Dim | Willie Geist | ||||||||||||||
| Big Fun | Wayne Knight | ||||||||||||||
| Hom-Lee | |||||||||||||||
Introduced in Kung Fu Panda 4[sunting | sunting sumber] | |||||||||||||||
| Zhen | Awkwafina | Awkwafina | |||||||||||||
| The Chameleon | Viola Davis | ||||||||||||||
| Han | Ke Huy Quan | ||||||||||||||
| Granny Boar | Lori Tan Chinn | ||||||||||||||
| Captain Fish | Ronny Chieng | ||||||||||||||
Diperkenalkan di Kung Fu Panda Holiday[sunting | sunting sumber] | |||||||||||||||
| Wo Hop | Jack McBrayer | ||||||||||||||
Diperkenalkan di film pendek Kung Fu Panda[sunting | sunting sumber] | |||||||||||||||
| Ayah Viper | James Sie | James Sie | |||||||||||||
| Ibu Viper | Meredith Scott Lynn | ||||||||||||||
| Mei Ling | Stephanie Lemelin | ||||||||||||||
| Wu Sisters | Sumalee Montano | ||||||||||||||
Diperkenalkan di Kung Fu Panda: Legends of Awesomeness[sunting | sunting sumber] | |||||||||||||||
| Fung | John DiMaggio | ||||||||||||||
| Hundun | Diedrich Bader | ||||||||||||||
| Taotie | Wallace Shawn | ||||||||||||||
| Bian Zao | Simon Helberg | ||||||||||||||
| Fenghuang | Wendie Malick | ||||||||||||||
| Junjie | Stephen Root | ||||||||||||||
| Temutai | Kevin Michael Richardson | ||||||||||||||
| Bao | Fred Tatasciore | ||||||||||||||
| Peng | Danny Cooksey | ||||||||||||||
| Chao | James Sie | ||||||||||||||
| Jong Sung Jai Kai Chow | Wayne Knight | ||||||||||||||
| Scorpion | Lynn Milgrim | ||||||||||||||
| Lidong | Jim Cummings | ||||||||||||||
| Hu | Neil Ross | ||||||||||||||
| Ke-Pa | Alfred Molina | ||||||||||||||
Diperkenalkan di Kung Fu Panda: Paws of Destiny[sunting | sunting sumber] | |||||||||||||||
| Nu Hai Blue Dragon |
Haley Tju | ||||||||||||||
| Jing White Tiger |
Laya Deleon Hayes | ||||||||||||||
| Fan Tong Red Phoenix |
Makana Say | ||||||||||||||
| Jade Tusk | Cherise Boothe | ||||||||||||||
| Rooster | Michael Rivkin | ||||||||||||||
| Jindiao | Steve Blum | ||||||||||||||
| Yaoguai Demon | Mitch Watson | ||||||||||||||
| Putri Xiao | Lacey Chabert | ||||||||||||||
| Shi Long | Sumalee Montano | ||||||||||||||
| White Bone Demon | Elisa Gabrielli | ||||||||||||||
| Sun Wukong | James Sie | ||||||||||||||
Diperkenalkan di Kung Fu Panda The Dragon Knight[sunting | sunting sumber] | |||||||||||||||
| Wandering Blade | Rita Ora | ||||||||||||||
| Klaus | Chris Geere | ||||||||||||||
| Veruca | Della Saba | ||||||||||||||
| Rukhmini | Rahnuma Panthaky | ||||||||||||||
| Akna | Melissa Villaseñor | ||||||||||||||
| Colin | Ed Weeks | ||||||||||||||
| Forouzan | Shohreh Aghdashloo | ||||||||||||||
| Zhen | Stephanie Hsu | ||||||||||||||
| Rabia | Kinza Khan | ||||||||||||||
| Lao | James Sie | ||||||||||||||
| Chuntao | Tru Valentino | ||||||||||||||
| Weimin | Parry Shen | ||||||||||||||
| Diya | Deepti Gupta | ||||||||||||||
| Padma | Anjali Bhimani | ||||||||||||||
| Jayesh | Sean T. Krishnan | ||||||||||||||
| Pelpel | Harvey Guillén | ||||||||||||||
| B'ah | Jorge Diaz | ||||||||||||||
| Ratu Zuma | Sarah-Nicole Robles | ||||||||||||||
| Kyle | Richard Ayoade | ||||||||||||||
| Master Mastodon | Martin Aistrope | ||||||||||||||
| Nian | James Sie | ||||||||||||||
| Changpu | Dayci Brookshire | ||||||||||||||
| High Priestess | Rolonda Watts | ||||||||||||||
| Shoddy Boat Owner | Nolan North | ||||||||||||||
| Ratu Inggris | Barbara Goodson | ||||||||||||||
| Drake | Mick Wingert | ||||||||||||||
| Edgar | Billy Boyd | ||||||||||||||
| Duncan | Nicholas Guy Smith | ||||||||||||||
| Benny | Keith Ferguson | ||||||||||||||
| Lucinda | Toks Olagundoye | ||||||||||||||
| Kemanzi | Kineta Kunutu | ||||||||||||||
| Sir Alfred | Omid Abtahi | ||||||||||||||
| Master Sloth | Sean Astin | ||||||||||||||
| Master Longtooth | Kineta Kunutu | ||||||||||||||
| Master Ostrich | Kenna Ramsey | ||||||||||||||
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "2011 WORLDWIDE GROSSES". Box Office Mojo. Diakses tanggal 11 Agustus 2025.
- ↑ "Kung Fu Panda Received with Enthusiasm in Asia". Toonzone. Diakses tanggal 11 Agustus 2025.
- ↑ "Potential Kung Fu Panda 5 Release Window Revealed by Fourth Movie Director". Screen Rant. 11 Agustus 2025.