Lompat ke isi

Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022 – Babak Kedua AFC

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022 – Babak Kedua AFC
Informasi turnamen
Jadwal
penyelenggaraan
5 September 2019 – 15 Juni 2021
Jumlah
tim peserta
40 (dari 1 konfederasi)
Statistik turnamen
Jumlah
pertandingan
157
Jumlah gol519 (3,31 per pertandingan)
Jumlah
penonton
1.598.753 (10.183 per pertandingan)
Pencetak gol
terbanyak
Uni Emirat Arab Ali Mabkhout
(11 goals)
2018
2026

Babak kedua Zona AFC dari Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022, yang juga berfungsi sebagai putaran kedua Kualifikasi Piala Asia AFC 2023, dimainkan dari 5 September 2019 hingga 15 Juni 2021.[1][2][3]

Sebanyak empat puluh tim diundi ke dalam delapan grup yang terdiri dari lima tim untuk memainkan pertandingan round-robin dengan sistem kandang dan tandang. Mereka termasuk 34 tim (tim peringkat 1-34 di daftar peserta AFC) yang menerima bye ke babak ini, dan enam pemenang dari babak pertama.

Tujuh juara grup (tidak termasuk Qatar, yang sudah lolos ke Piala Dunia sebagai tuan rumah turnamen) dan lima runner-up terbaik melaju ke babak ketiga.

Pertandingan di babak ini juga merupakan bagian dari tahapan Kualifikasi Piala Asia AFC 2023.[4] Dua belas tim yang melaju ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia dan Qatar, sebagai juara grup, otomatis lolos ke Piala Asia AFC 2023.[5] Dua puluh empat tim (dua puluh dua yang maju langsung dan dua yang akan maju dari babak play-off tambahan)[6] akan bermain di babak ketiga kualifikasi Piala Asia AFC untuk menentukan sebelas tim yang tersisa. Secara total, Piala Asia AFC 2023 akan menampilkan 24 tim.

Pengundian

[sunting | sunting sumber]

Pengundian putaran kedua diadakan pada 17 Juli 2019 pukul 17:00 MST (UTC+8), di AFC House di Kuala Lumpur, Malaysia.[7]

Pengundian berdasarkan pada Peringkat Dunia FIFA per Juni 2019 (ditunjukkan dalam tanda kurung di bawah ini).[8]

Catatan: Huruf tebal tim yang lolos ke babak ketiga.

Pot 1 Pot 2 Pot 3 Pot 4 Pot 5
  1.  Irak (77)
  2.  Uzbekistan (82)
  3.  Suriah (85)
  4.  Oman (86)
  5.  Lebanon (86)
  6.  Kirgizstan (95)
  7.  Vietnam (96)
  8.  Yordania (98)
  1.  Palestina (100)
  2.  India (101)
  3.  Bahrain (110)
  4.  Thailand (116)
  5.  Tajikistan (120)
  6.  Korea Utara (122)W
  7.  Tionghoa Taipei (125)
  8.  Filipina (126)
  1.  Turkmenistan (135)
  2.  Myanmar (138)
  3.  Hong Kong (141)
  4.  Yaman (144)
  5.  Afganistan (149)
  6.  Maladewa (151)
  7.  Kuwait (156)
  8.  Malaysia (159)
  1.  Indonesia (160)
  2.  Singapura (162)
  3.    Nepal (165)
  4.  Kamboja (169)
  5.  Bangladesh (183)
  6.  Mongolia (187)
  7.  Guam (190)
  8.  Sri Lanka (201)

pemenang babak pertama
W mengundurkan diri setelahnya

Pada 5 Maret 2020, FIFA mengumumkan bahwa mereka akan memantau situasi kesehatan di wilayah tersebut untuk kemungkinan penjadwalan ulang matchday 7 hingga 10 karena pandemi COVID-19.[9] Kemudian pada 9 Maret, FIFA dan AFC bersama-sama mengumumkan bahwa pertandingan pada hari ke-7 hingga ke-10 yang dijadwalkan berlangsung pada Maret dan Juni 2020 ditunda, dengan tanggal baru yang akan dikonfirmasi. Namun, tunduk pada persetujuan FIFA dan AFC, dan persetujuan dari kedua asosiasi anggota, pertandingan dapat dimainkan sesuai jadwal asalkan keselamatan semua individu yang terlibat memenuhi standar yang dipersyaratkan.[10][11] Pada 5 Juni, AFC mengkonfirmasi bahwa hari pertandingan ke-7 dan 8 dijadwalkan berlangsung pada 8 dan 13 Oktober, sedangkan ke-9 dan 10 dijadwalkan dimulai pada 12 dan 17 November.[12] Pada 12 Agustus, FIFA mengumumkan bahwa pertandingan yang dijadwalkan untuk Oktober dan November 2020 akan dijadwal ulang ke tahun 2021.[13][14]

Pada 11 November 2020, Komite Kompetisi AFC menyetujui pada pertemuan ketiganya bahwa semua pertandingan babak kedua yang tersisa harus diselesaikan pada 15 Juni 2021 dengan pertandingan ke-7 dan 8 pada Maret 2021 dan ke-9 dan 10 pada Juni 2021.[3] Namun, pada hari yang sama, FIFA, bersama dengan asosiasi Bangladesh dan Qatar, memberikan persetujuan untuk satu-satunya pertandingan putaran kedua yang semula dijadwalkan untuk tahun 2020, Qatar melawan Bangladesh, yang dimainkan pada 4 Desember.[15]

Pada 19 Februari 2021, FIFA dan AFC menunda sebagian besar pertandingan mendatang hingga Juni 2021.[16]

Catatan: Tempat grup Qatar dan Bangladesh ditukar karena partisipasi Qatar yang akan direncanakan mengikuti Copa América 2020, yang kemudian ditangguhkan menjadi Copa América 2021).

Hari pertandingan Tanggal Pertandingan
Hari pertandingan 1 5 September 2019 3 v 2, 5 v 4
Hari pertandingan 2 10 September 2019 4 v 1, 5 v 3
Hari pertandingan 3 10 Oktober 2019 1 v 5, 2 v 4
Hari pertandingan 4 15 Oktober 2019 5 v 2, 3 v 1
Hari pertandingan 5 14 November 2019 4 v 3, 2 v 1
Hari pertandingan 6 19 November 2019 2 v 3, 4 v 5
Hari pertandingan 7 25 Maret, 28 Mei and 3 Juni 2021 1 v 4, 3 v 5
Hari pertandingan 8 4 Desember 2020, 30 Maret dan 7 & 9 Juni 2021 5 v 1, 4 v 2
Hari pertandingan 9 30 Maret, 30 Mei dan 11 Juni 2021 2 v 5, 1 v 3
Hari pertandingan 10 13 dan 15 Juni 2021 3 v 4, 1 v 2
Jadwal kualifikasi awal sebelum direvisi
Hari pertandingan Tanggal
Hari pertandingan 7 26 Maret 2020, kemudian 8 Oktober
Hari pertandingan 8 31 Maret 2020, kemudian 13 Oktober
Hari pertandingan 9 4 Juni 2020, kemudian 12 November, lalu 7 Juni 2021
Hari pertandingan 10 9 Juni 2020, kemudian 17 November

Tempat pertandingan grup terpusat

[sunting | sunting sumber]

Pada 12 Maret 2021, AFC mengonfirmasi tuan rumah untuk pertandingan yang tersisa yang dijadwalkan berlangsung dari 31 Mei hingga 15 Juni 2021.[17]

  • Grup A: Uni Emirat Arab
  • Grup B: Kuwait
  • Grup C: Bahrain
  • Grup D: Arab Saudi
  • Grup E: Qatar
  • Grup F: Jepang
  • Grup G: Uni Emirat Arab
  • Grup H: Korea Selatan

Secara umum tuan rumah ini adalah tim unggulan (Pot 1) dari masing-masing grup. Pengecualian adalah Grup A (di mana Uni Emirat Arab mengambil alih tugas tuan rumah setelah Tiongkok tidak dapat menjadi tuan rumah karena pembatasan COVID-19), Grup B (di mana tim Pot 4 Kuwait menjadi tuan rumah daripada Australia) dan Grup C (di mana tim Pot 3 Bahrain dipilih daripada Iran).

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi Suriah Tiongkok Filipina Maladewa Guam
1  Suriah 8 7 0 1 22 7 +15 21 Babak ketiga dan Piala Asia 2–1 1–0 2–1 4–0
2  Tiongkok 8 6 1 1 30 3 +27 19 Babak ketiga[a] 3–1 2–0 5–0 7–0
3  Filipina 8 3 2 3 12 11 +1 11 Babak ketiga kualifikasi Piala Asia 2–5 0–0 1–1 3–0
4  Maladewa 8 2 1 5 7 20 13 7 0–4 0–5 1–2 3–1
5  Guam 8 0 0 8 2 32 30 0 Babak play-off kualifikasi Piala Asia 0–3 0–7 1–4 0–1
Sumber: FIFA
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat kualifikasi
Catatan:
  1. Tiongkok telah lolos ke Piala Asia sebagai negara tuan rumah.
Guam 0–1 Maladewa
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
  • Mahudhee 27'
Penonton: 714
Wasit: Yaqoub Al-Hammadi (Uni Emirat Arab)
Filipina 2–5 Suriah
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 2.645

Guam 1–4 Filipina
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 1.096
Wasit: Kim Woo-sung (Korea Selatan)
Maladewa 0–5 Tiongkok
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Tiongkok 7–0 Guam
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 39.987
Wasit: Ali Reda (Lebanon)
Suriah 2–1 Maladewa
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Stadion Rashid, Dubai (Uni Emirat Arab)[cat. 3]
Penonton: 5.500

Filipina 0–0 Tiongkok
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 2.982
Wasit: Aziz Asimov (Uzbekistan)
Suriah 4–0 Guam
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 2.050
Wasit: Dmitriy Mashentsev (Kirgizstan)

Maladewa 1–2 Filipina
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 2.700
Wasit: Ahmed Al-Ali (Yordania)
Suriah 2–1 Tiongkok
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 6.950
Wasit: Kim Dae-yong (Korea Selatan)

Maladewa 3–1 Guam
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 2612
Wasit: Hussein Abo Yehia (Lebanon)
Suriah 1–0 Filipina
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Guam 0–7 Tiongkok
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Maladewa 0–4 Suriah
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Guam 0–3 Suriah
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Stadion Sharjah, Sharjah (Uni Emirat Arab)[cat. 6]
Penonton: 0
Wasit: Khalid Al-Turais (Saudi Arabia)
Tiongkok 2–0 Filipina
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Stadion Sharjah, Sharjah (Uni Emirat Arab)[cat. 6]
Penonton: 0

Filipina 3–0 Guam
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Stadion Sharjah, Sharjah (Uni Emirat Arab)[cat. 6]
Penonton: 0
Tiongkok 5–0 Maladewa
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Stadion Sharjah, Sharjah (Uni Emirat Arab)[cat. 6]
Penonton: 0
Wasit: Ahmed Al-Ali (Yordania)

Filipina 1–1 Maladewa
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Stadion Sharjah, Sharjah (Uni Emirat Arab)[cat. 6]
Penonton: 0
Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi Australia Kuwait Yordania Nepal Tionghoa Taipei
1  Australia 8 8 0 0 28 2 +26 24 Babak ketiga dan Piala Asia 3–0 1–0 5–0 5–1
2  Kuwait 8 4 2 2 19 7 +12 14 Babak ketiga kualifikasi Piala Asia 0–3 0–0 7–0 9–0
3  Yordania 8 4 2 2 13 3 +10 14 0–1 0–0 3–0 5–0
4    Nepal 8 2 0 6 4 22 18 6 0–3 0–1 0–3 2–0
5  Tionghoa Taipei 8 0 0 8 4 34 30 0 Babak play-off kualifikasi Piala Asia 1–7 1–2 1–2 0–2
Sumber: FIFA
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat kualifikasi
Tionghoa Taipei 1–2 Yordania
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 5.520
Wasit: Yusuke Araki (Jepang)
Kuwait 7–0   Nepal
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 7.500
Wasit: Kim Dae-yong (Korea Selatan)

Tionghoa Taipei 0–2   Nepal
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Kuwait 0–3 Australia
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 11,852
Wasit: Muhammad Taqi (Singapura)

Australia 5–0   Nepal
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Yordania 0–0 Kuwait
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Tionghoa Taipei 1–7 Australia
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 3.251
Wasit: Mongkolchai Pechsri (Thailand)
Yordania 3–0   Nepal
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 4.863
Wasit: Sadullo Gulmurodi (Tajikistan)

Yordania 0–1 Australia
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Nepal   0–1 Kuwait
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 2.000
Wasit: Omar Al-Yaqoubi (Oman)

Nepal   2–0 Tionghoa Taipei
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 0
Wasit: Kim Woo-sung (Korea Selatan)

Australia 5–1 Tionghoa Taipei
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 0
Wasit: Saoud Al-Adba (Qatar)


Australia 1–0 Yordania
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi Iran Irak Bahrain Hong Kong Kamboja
1  Iran 8 6 0 2 34 4 +30 18 Babak ketiga dan Piala Asia 1–0 3–0 3–1 14–0
2  Irak 8 5 2 1 14 4 +10 17 2–1 0–0 2–0 4–1
3  Bahrain 8 4 3 1 15 4 +11 15 Babak ketiga kualifikasi Piala Asia 1–0 1–1 4–0 8–0
4  Hong Kong 8 1 2 5 4 13 9 5 0–2 0–1 0–0 2–0
5  Kamboja 8 0 1 7 2 44 42 1 Babak play-off kualifikasi Piala Asia 0–10 0–4 0–1 1–1
Sumber: FIFA
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat kualifikasi
Kamboja 1–1 Hong Kong
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 45.500
Wasit: Ilgiz Tantashev (Uzbekistan)
Bahrain 1–1 Irak
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 6.049
Wasit: Omar Al-Yaqoubi (Oman)

Kamboja 0–1 Bahrain
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 45.000
Wasit: Nivon Robesh Gamini (Sri Lanka)
Hong Kong 0–2 Iran
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Iran 14–0 Kamboja
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 15 823
Irak 2–0 Hong Kong
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Kamboja 0–4 Irak
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 48.258
Wasit: Clifford Daypuyat (Filipina)
Bahrain 1–0 Iran
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Hong Kong 0–0 Bahrain
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Irak 2–1 Iran
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Hong Kong 2–0 Kamboja
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 6.497
Wasit: Ali Shaban (Kuwait)
Irak 0–0 Bahrain
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 10.366
Wasit: Muhammad Taqi (Singapura)

Iran 3–1 Hong Kong
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Bahrain 8–0 Kamboja
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 0
Wasit: Hiroyuki Kimura (Jepang)

Irak 4–1 Kamboja
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Iran 3–0 Bahrain
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Kamboja 0–10 Iran
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Hong Kong 0–1 Irak
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 0
Wasit: Hiroyuki Kimura (Jepang)

Iran 1–0 Irak
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 0
Wasit: Ilgiz Tantashev (Uzbekistan)
Bahrain 4–0 Hong Kong
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi Arab Saudi Uzbekistan Palestina Singapura Yaman
1  Arab Saudi 8 6 2 0 22 4 +18 20 Babak ketiga dan Piala Asia 3–0 5–0 3–0 3–0
2  Uzbekistan 8 5 0 3 18 9 +9 15 Babak ketiga kualifikasi Piala Asia 2–3 2–0 5–0 5–0
3  Palestina 8 3 1 4 10 10 0 10 0–0 2–0 4–0 3–0
4  Singapura 8 2 1 5 7 22 15 7 0–3 1–3 2–1 2–2
5  Yaman 8 1 2 5 6 18 12 5 2–2 0–1 1–0 1–2
Sumber: FIFA
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat kualifikasi
Singapura 2–2 Yaman
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 7.018
Wasit: Shaun Evans (Australia)
Palestina 2–0 Uzbekistan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Singapura 2–1 Palestina
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 6.011
Wasit: Yu Ming-hsun (Tionghoa Taipei)
Yaman 2–2 Arab Saudi
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 3.100
Wasit: Sivakorn Pu-udom (Thailand)

Uzbekistan 5–0 Yaman
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 28.571
Wasit: Hanna Hattab (Suriah)
Arab Saudi 3–0 Singapura
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Singapura 1–3 Uzbekistan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Palestina 0–0 Arab Saudi
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Uzbekistan 2–3 Arab Saudi
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Yaman 1–0 Palestina
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Uzbekistan 2–0 Palestina
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Yaman 1–2 Singapura
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)



Arab Saudi 3–0 Yaman
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 4.382
Wasit: Nivon Robesh Gamini (Sri Lanka)

Uzbekistan 5–0 Singapura
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Singapura 0–3 Arab Saudi
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Palestina 3–0 Yaman
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 430
Wasit: Masoud Tufayelieh (Suriah)
Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi Qatar Oman India Afganistan Bangladesh
1  Qatar 8 7 1 0 18 1 +17 22 Asian Cup[a] 2–1 0–0 6–0 5–0
2  Oman 8 6 0 2 16 6 +10 18 Babak ketiga dan Piala Asia 0–1 1–0 3–0 4–1
3  India 8 1 4 3 6 7 1 7 Babak ketiga kualifikasi Piala Asia 0–1 1–2 1–1 1–1
4  Afganistan 8 1 3 4 5 15 10 6 0–1 1–2 1–1 1–0
5  Bangladesh 8 0 2 6 3 19 16 2 0–2 0–3 0–2 1–1
Sumber: FIFA
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat kualifikasi
Catatan:
  1. Qatar already qualified for the World Cup as host nation.

The group spots of Qatar and Bangladesh were swapped due to Qatar's planned participation in the 2020 Copa América. The tournament was later deferred (becoming the 2021 Copa América), and eventually Qatar withdrew from it.

India 1–2 Oman
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 22,798
Wasit: Mooud Bonyadifard (Iran)
Qatar 6–0 Afganistan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 10,950
Wasit: Aziz Asimov (Uzbekistan)

Afganistan 1–0 Bangladesh
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 5,000
Wasit: Zhang Lei (China)
Qatar 0–0 India
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Bangladesh 0–2 Qatar
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 24,570
Wasit: Bijan Heidari (Iran)
Oman 3–0 Afganistan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 10,000
Wasit: Ahmed Al-Ali (Jordan)

India 1–1 Bangladesh
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 53,286
Wasit: Masoud Tufayelieh (Syria)
Qatar 2–1 Oman
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 26,731
Wasit: Fu Ming (China)

Afganistan 1–1 India
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 8,100
Wasit: Yu Ming-hsun (Chinese Taipei)
Oman 4–1 Bangladesh
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 24,000
Wasit: Hanna Hattab (Syria)

Afganistan 0–1 Qatar
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 6,000
Wasit: Timur Faizullin (Kirgizstan)
Oman 1–0 India
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 24,250
Wasit: Nivon Robesh Gamini (Sri Lanka)

Qatar 5–0 Bangladesh
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Bangladesh 1–1 Afganistan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 300
Wasit: Mooud Bonyadifard (Iran)
India 0–1 Qatar
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 2,022
Wasit: Ma Ning (China)

Bangladesh 0–2 India
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 495
Wasit: Zaid Thamer (Irak)
Oman 0–1 Qatar
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Afganistan 1–2 Oman
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 183
Wasit: Ma Ning (China)

India 1–1 Afganistan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 603
Wasit: Ali Reda (Lebanon)
Bangladesh 0–3 Oman
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 885
Wasit: Ali Shaban (Kuwait)
Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi Jepang Tajikistan Kirgizstan Mongolia Myanmar
1  Jepang 8 8 0 0 46 2 +44 24 Babak ketiga dan Piala Asia 4–1 5–1 6–0 10–0
2  Tajikistan 8 4 1 3 14 12 +2 13 Babak ketiga kualifikasi Piala Asia 0–3 1–0 3–0 4–0
3  Kirgizstan 8 3 1 4 19 12 +7 10 0–2 1–1 0–1 7–0
4  Mongolia 8 2 0 6 3 27 24 6 0–14 0–1 1–2 1–0
5  Myanmar 8 2 0 6 6 35 29 6 0–2 4–3 1–8 1–0
Sumber: FIFA
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat kualifikasi
Mongolia 1–0 Myanmar
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Tajikistan 1–0 Kirgizstan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Mongolia 0–1 Tajikistan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 3,455
Wasit: Hanna Hattab (Syria)
Myanmar 0–2 Jepang
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 25,500
Wasit: Ahmad Yacoub Ibrahim (Jordan)

Jepang 6–0 Mongolia
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 43,122
Wasit: Chae Sang-hyeop (South Korea)
Kirgizstan 7–0 Myanmar
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 13,000
Wasit: Omar Mohamed Al-Ali (Uni Emirat Arab)

Mongolia 1–2 Kirgizstan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 2,182
Wasit: Hussein Abo Yehia (Lebanon)
Tajikistan 0–3 Jepang
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 19,100
Wasit: Zaid Thamer (Irak)

Myanmar 4–3 Tajikistan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 7,365
Wasit: Masoud Tufayelieh (Syria)
Kirgizstan 0–2 Jepang
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 17,543
Wasit: Mohammed Al-Hoish (Saudi Arabia)

Myanmar 1–0 Mongolia
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Kirgizstan 1–1 Tajikistan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)


Mongolia 0–14 Jepang
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 0
Wasit: Omar Mohamed Al-Ali (Uni Emirat Arab)

Jepang 10–0 Myanmar
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 0
Wasit: Hasan Akrami (Iran)

Kirgizstan 0–1 Mongolia
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 0
Wasit: Yu Ming-hsun (Chinese Taipei)

Myanmar 1–8 Kirgizstan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 0
Wasit: Hussein Abo Yehia (Lebanon)

Jepang 5–1 Kirgizstan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Tajikistan 4–0 Myanmar
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 0
Wasit: Omar Mohamed Al-Ali (United Arab Emirates)
Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi Uni Emirat Arab Vietnam Malaysia Thailand Indonesia
1  Uni Emirat Arab 8 6 0 2 23 7 +16 18 Babak Ketiga and Piala Asia 3–2 4–0 3–1 5–0
2  Vietnam 8 5 2 1 13 5 +8 17 1–0 1–0 0–0 4–0
3  Malaysia 8 4 0 4 10 12 2 12 Babak Ketiga Kualifikasi Piala Asia 1–2 1–2 2–1 2–0
4  Thailand 8 2 3 3 9 9 0 9 2–1 0–0 0–1 2–2
5  Indonesia 8 0 1 7 5 27 22 1 Play-off Kualifikasi Piala Asia 0–5 1–3 2–3 0–3
Sumber: FIFA
Kriteria penentuan peringkat: Qualification tiebreakers
Thailand 0–0 Vietnam
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 19,011
Wasit: Saoud Al-Adba (Qatar)
Indonesia 2–3 Malaysia
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Indonesia 0–3 Thailand
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Malaysia 1–2 Uni Emirat Arab
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 43,200
Wasit: Hiroyuki Kimura (Jepang)

Vietnam 1–0 Malaysia
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 38,256
Wasit: Mooud Bonyadifard (Iran)
Uni Emirat Arab 5–0 Indonesia
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Thailand 2–1 Uni Emirat Arab
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Malaysia 2–1 Thailand
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Vietnam 1–0 Uni Emirat Arab
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Malaysia 2–0 Indonesia
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Vietnam 0–0 Thailand
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Thailand 2–2 Indonesia
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 0
Wasit: Ammar Mahfoodh (Bahrain)
Uni Emirat Arab 4–0 Malaysia
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 1,127
Wasit: Kim Dae-yong (Korea Selatan)

Uni Emirat Arab 3–1 Thailand
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Vietnam 4–0 Indonesia
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 225
Wasit: Ahmed Al-Ali (Yordania)

Indonesia 0–5 Uni Emirat Arab
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Stadion Zabeel, Dubai (Uni Emirat Arab)[cat. 6]
Penonton: 963
Wasit: Mohammed Al-Hoish (Arab Saudi)
Malaysia 1–2 Vietnam
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 335

Thailand 0–1 Malaysia
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 142
Wasit: Mohammed Al-Hoish (Arab Saudi)

Korea Utara mengundurkan diri dari babak kualifikasi karena kekhawatiran terkait Pandemi Covid-19.[31][32]

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi Korea Selatan Lebanon Turkmenistan Sri Lanka Korea Utara
1  Korea Selatan 6 5 1 0 22 1 +21 16 Babak Ketiga and Piala Asia 2–1 5–0 8–0 7 Jun
2  Lebanon 6 3 1 2 11 8 +3 10 0–0 2–1 3–2 0–0
3  Turkmenistan 6 3 0 3 8 11 3 9 Babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 0–2 3–2 2–0 3–1
4  Sri Lanka 6 0 0 6 2 23 21 0 0–5 0–3 0–2 0–1
5  Korea Utara 0 0 0 0 0 0 0 0 Mengundurkan diri 0–0 2–0 15 Jun 3 Jun
Sumber: FIFA
Kriteria penentuan peringkat: Qualification tiebreakers


Korea Utara Batal
(2–0)
 Lebanon
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 40,000
Wasit: Sherzod Kasimov (Uzbekistan)
Sri Lanka 0–2 Turkmenistan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 1,120
Wasit: Mohammed Al-Hoish (Arab Saudi)

Sri Lanka Batal
(0–1)
 Korea Utara
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 1,258
Wasit: Timur Faizullin (Kirgizstan)

Korea Selatan 8–0 Sri Lanka
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 23,522
Wasit: Hasan Akrami (Iran)
Lebanon 2–1 Turkmenistan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 7,820
Wasit: Takuto Okabe (Jepang)

Korea Utara Batal
(0–0)
 Korea Selatan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Sri Lanka 0–3 Lebanon
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 1,052
Wasit: Ammar Mahfoodh (Bahrain)

Turkmenistan Batak
(3–1)
 Korea Utara
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Turkmenistan 2–0 Sri Lanka
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 26,304
Wasit: Saoud Al-Adba (Qatar)

Korea Utara Dibatalkan Sri Lanka
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Lebanon 3–2 Sri Lanka
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 73
Wasit: Ahmad Yacoub Ibrahim (Yordania)


Turkmenistan 3–2 Lebanon
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 52
Wasit: Hanna Hattab (Suriah)
Sri Lanka 0–5 Korea Selatan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)
Penonton: 4,008


Korea Utara Dibatalkan Turkmenistan
Laporan (FIFA)
Laporan (AFC)

Ranking dari tim runner-up

[sunting | sunting sumber]

Grup H hanya berisi empat tim dibandingkan dengan lima tim di semua grup lain setelah Korea Utara mengundurkan diri dari kompetisi. Oleh karena itu, hasil melawan tim peringkat kelima tidak dihitung saat menentukan peringkat tim runner-up.[32]

Pos Grup Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 A  Tiongkok 6 4 1 1 16 3 +13 13 Babak ketiga[a]
2 E  Oman 6 4 0 2 9 5 +4 12 Babak ketiga dan Piala Asia
3 C  Irak 6 3 2 1 6 3 +3 11
4 G  Vietnam 6 3 2 1 6 4 +2 11
5 H  Lebanon 6 3 1 2 11 8 +3 10
6 F  Tajikistan 6 3 1 2 7 8 1 10 Babak ketiga Kualifikasi Piala Asia
7 D  Uzbekistan 6 3 0 3 12 9 +3 9
8 B  Kuwait 6 2 2 2 8 6 +2 8
Sumber: FIFA
Kriteria penentuan peringkat: Tiebreakers
Catatan:
  1. Tiongkok sudah lolos ke Piala Asia sebagai negara tuan rumah.

Peringkat tim peringkat kelima

[sunting | sunting sumber]
Pos Grup Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 F  Myanmar 8 2 0 6 6 35 29 6 Babak ketiga kualifikasi Piala Asia
2 D  Yaman 8 1 2 5 6 18 12 5
3 E  Bangladesh 8 0 2 6 3 19 16 2
4 G  Indonesia 8 0 1 7 5 27 22 1 Babak play-off kualifikasi Piala Asia
5 C  Kamboja 8 0 1 7 2 44 42 1
6 B  Tionghoa Taipei 8 0 0 8 4 34 30 0
7 A  Guam 8 0 0 8 2 32 30 0
Sumber: FIFA
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat

Pencetak Gol

[sunting | sunting sumber]

Sebanyak 519 gol telah dicetak pada 157 pertandingan, dengan rata-rata 3,31 gol per pertandingan.

11 gol

9 gol

8 gol

7 gol

6 gol

5 gol

4 gol

3 gol

2 gol

1 gol

1 gol bunuh diri

  1. Qatar telah lolos ke Piala Dunia FIFA 2022 sebagai tuan rumah turnamen dan bersaing untuk lolos ke Piala Asia AFC 2023.
  2. Tiongkok telah lolos ke Piala Asia AFC 2023 sebagai tuan rumah turnamen dan bersaing untuk lolos ke Piala Dunia FIFA 2022.
  3. 1 2 3 4 Suriah memainkan pertandingan kandang mereka di Uni Emirat Arab karena kekhawatiran keamanan akibat Perang Saudara Suriah.[18]
  4. 1 2 Pertandingan antara Guam dan Suriah dibalik dari tanggal yang dijadwalkan semula karena proses pengurusan visa Amerika Serikat bagi para pemain Suriah tidak akan selesai tepat waktu.[19]
  5. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Pertandingan yang awalnya dijadwalkan pada 31 Maret 2020 ini ditunda dan dijadwal ulang beberapa kali karena pandemi COVID-19 di Asia.
  6. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 Pertandingan yang dimainkan pada bulan Mei dan Juni 2021 diadakan di satu tempat terpusat yang dipilih per grup.
  7. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Pertandingan yang awalnya dijadwalkan pada 4 Juni 2020 ini ditunda dan dijadwal ulang beberapa kali karena pandemi COVID-19 di Asia.
  8. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Pertandingan yang awalnya dijadwalkan pada 26 Maret 2020 ini ditunda dan dijadwal ulang beberapa kali karena pandemi COVID-19 di Asia.
  9. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Pertandingan yang awalnya dijadwalkan pada 9 Juni 2020 ini ditunda dan dijadwal ulang beberapa kali karena pandemi COVID-19 di Asia.
  10. 1 2 3 4 5 6 Pertandingan kandang Nepal melawan Tionghoa Taipei, Yordania, dan Kuwait ditukar dengan pertandingan tandang atas permintaan Asosiasi Sepak Bola Seluruh Nepal dengan persetujuan dari lawan.[20] Satu-satunya stadion di Nepal yang memenuhi kriteria yang dibutuhkan untuk kompetisi ini adalah Stadion Dasarath Rangasala, yang rusak akibat Gempa bumi Nepal April 2015, dan tidak akan diperbaiki tepat waktu.[21]
  11. Setelah sebelumnya bertukar jadwal pertandingan kandang dengan tim lain di grup karena Stadion Dasarath Rangasala di Kathmandu tidak dapat diperbaiki tepat waktu, Nepal kemudian memainkan pertandingan kandang mereka di Stadion Changlimithang di Thimphu, Bhutan karena AFC menyatakan bahwa Stadion Dasarath Rangasala memiliki infrastruktur yang buruk.[22]
  12. 1 2 Menyusul penilaian situasi keamanan di Irak akibat Unjuk rasa Irak 2019, FIFA dan AFC mengarahkan Asosiasi Sepak Bola Irak untuk memindahkan pertandingan kandang mereka melawan Iran dan Bahrain dari Stadion Internasional Basra di Basra ke tempat netral.[23] AFC kemudian mengumumkan bahwa pertandingan dipindahkan ke Stadion Internasional Amman di Amman, Yordania.[24]
  13. 1 2 3 Yaman memainkan pertandingan kandang mereka di Bahrain karena kekhawatiran keamanan akibat Perang Saudara Yaman.[25]
  14. 1 2 3 Afghanistan played their home matches in Tajikistan because of security concerns from the War in Afghanistan.[26]
  15. Originally to be played on 31 March 2020, the match was postponed and rescheduled multiple times due to the COVID-19 pandemic in Asia. The eventual date was approved by FIFA and the two national associations.[15]
  16. The Mongolia v Japan match was played in Chiba, Japan.[27]
  17. Pertandingan Uni Emirat Arab v Indonesia awalnya diumumkan akan dimainkan tanpa penonton menyusul sanksi karena insiden Piala Asia AFC 2019 antara Uni Emirat Arab dan Qatar.[28][29] Keputusan itu kemudian diajukan banding oleh UEAFA.[butuh rujukan]
  18. Pertandingan Indonesia v Vietnam digeser ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar dari Gelora Bung Karno, Jakarta berdasarkan proses dan analisis manajemen risiko internal oleh Sekretariat Jenderal PSSI.[30]
  19. 1 2 Pertandingan Lebanon vs Korea Selatan dan Lebanon vs Korea Utara dimainkan secara tertutup karena alasan keamanan terkait protes Lebanon.[33][34]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "AFC Competitions Calendar 2019" (PDF). AFC. 21 March 2019.
  2. "AFC Competitions Calendar 2020". AFC. 15 May 2019. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-12-06. Diakses tanggal 2021-07-30.
  3. 1 2 "New competition dates approved by AFC Competitions Committee". AFC. 11 November 2020.
  4. "Asia's 2022 Football World Cup qualifiers drawn, features continent's lowest ranked national teams". NewsIn.Asia. 20 April 2019.
  5. "afc-asian-cup-china-2023-competition-regulations" (PDF). AFC. 11 September 2020.
  6. "Line-up for AFC Asian Cup China 2023™ Qualifiers Final Round unveiled". AFC. 16 June 2021.
  7. "Asian hopefuls begin mammoth campaign for Qatar 2022". FIFA.com. 17 Juli 2019.
  8. "FIFA Men's Ranking – June 2019 (AFC)". FIFA.com. 14 Juni 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 16 Juni 2019. Diakses tanggal 30 Juli 2021.
  9. "Statement on upcoming Asian FIFA World Cup qualifiers". FIFA.com (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 8 Maret 2020.
  10. "Update on upcoming FIFA World Cup qualifiers". FIFA.com. 9 Maret 2020.
  11. "Update on upcoming FIFA World Cup qualifiers". AFC. 9 Maret 2020.
  12. "AFC announces proposed dates for upcoming Asian Qualifiers". Asian Football Confederation. 5 Juni 2020. Diakses tanggal 5 Juni 2020.
  13. "Update on upcoming FIFA World Cup qualifiers in Asia". FIFA. 12 Agustus 2020. Diakses tanggal 12 Agustus 2020.
  14. "Update on upcoming FIFA World Cup qualifiers in Asia". AFC. 12 Agustus 2020. Diakses tanggal 12 Agustus 2020.
  15. 1 2 "Qatar, Bangladesh to resume Asian Qualifiers in December". AFC. 11 November 2020.
  16. "Update on upcoming Asian Qualifiers in March and June". AFC. 19 Februari 2021. Diakses tanggal 19 Februari 2021.
  17. "Centralised venues for Asian Qualifiers confirmed". AFC. 12 Maret 2021.
  18. "سوريا تلعب مبارياتها في تصفيات كأس آسيا والمونديال على ملاعب الإمارات" [Suriah menggelar pertandingan kualifikasi Piala Asia dan Piala Dunia di stadion di Emirat.] (dalam bahasa Arab). Al Bayan. 26 Juli 2019. Diakses tanggal 22 Agustus 2019.
  19. "Guam's Matao, Syria switch home matches". Pacific Daily News. 25 September 2019.
  20. "Kuwait FA agrees to host Nepal". The Himalayan Times. 9 Agustus 2019. Diakses tanggal 11 Agustus 2019.
  21. "Dashrath Stadium not capable of hosting first two World Cup Qualifying matches". The Kathmandu Post. 27 Juli 2019. Diakses tanggal 21 Agustus 2019.
  22. "Nepal, Kuwait to play at Changlimithang Stadium, Bhutan". República. 11 November 2019.
  23. "Joint Statement by FIFA, AFC". AFC. 6 November 2019. Diakses tanggal 7 November 2019.
  24. "Joint Statement by FIFA, AFC for venues selected". AFC. 7 November 2019.
  25. "اليمن يلعب مباريات التصفيات الآسيوية على أرض البحرين" [Yaman memainkan pertandingan kualifikasi Asia di tanah Bahrain.] (dalam bahasa Arab). Al-Watan. 18 Agustus 2019. Diakses tanggal 22 Agustus 2019.
  26. "'Rested booters' to leave for Dushanbe on Sep 1". The Daily Star. 15 August 2019.
  27. "SAMURAI BLUE FIFAワールドカップカタール2022アジア2次予選 兼 AFCアジアカップ中国2023予選 3/30 SAMURAI BLUE 対 モンゴル代表戦 日本での開催決定". Japan Football Association. 10 February 2021.
  28. "UAE FA Fined for fan conduct against Qatar in Asian Cup". beIN Sports. 11 March 2019. Diakses tanggal 12 October 2019.
  29. "AFC DEC issues USD$150,000 fine on UAE FA". Asian Football Confederation. 11 March 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-09-02. Diakses tanggal 12 October 2019.
  30. "Indonesia, Vietnam match moved to Bali". AFC. 6 September 2019.
  31. "Latest update on Asian Qualifiers". Asian Football Confederation. 16 May 2021.
  32. 1 2 "Latest decision on Asian Qualifiers". Asian Football Confederation. 27 May 2021.
  33. "Lebanon-Korea Republic match to be played behind closed doors". AFC. 14 November 2019.
  34. "Lebanon-DPR Korea match to be played behind closed doors". AFC. 19 November 2019.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]