Japah, Blora

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Japah
Kecamatan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenBlora
Pemerintahan
 • Camat-
Luas10.358,410 hektare
Kepadatan- jiwa/km²
Desa/kelurahan-
Kantor Kecamatan Japah

Japah adalah sebuah kecamatan yang terletak di sebelah barat Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan ini terletak pada 111°016 - 111°338 Bujur Timur dan di antara 06°528’ - 07°248’ Lintang Selatan.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Polsek Sumber, Polres Rembang, Rembang
Timur Polsek Tunjungan
Selatan Polsek Ngawen
Barat Polsek Todannan

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Beganjing
  2. Bogem
  3. Bogorejo
  4. Dologan
  5. Gaplokan
  6. Harjowinangun
  7. Japah
  8. Kalinanas
  9. Krocok
  10. Ngapus
  11. Ngiyono
  12. Ngrambitan
  13. Padaan
  14. Pengkolrejo
  15. Sumberejo
  16. Tengger
  17. Tlogowungu
  18. Wotbakah

Karakteristik dataran[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kecamatan Japah bagian selatan terdiri dataran rendah dan tanahnya subur, jalan datar beraspal baik, sementara wilayah bagian timur merupakan kawasan hutan jati milik Perhutani yang terdapat dataran tinggi dan tanahnya subur, jalan beraspal rusak. Wiayah bagian barat terdapat kawasan hutan jati milik Perhutani yang terdapat dataran tinggi, tanahnya subur, jalan beraspal baik, sementara wilayah bagian Utara terdapat kawasan hutan jati yang luas milik perhutani dataran tinggi, tanah berbatu, dan jalan beraspal rusak.

Separuh dari wilayah Kecamatan Japah merupakan kawasan hutan, terutama di bagian utara, timur, dan barat dan dataran rendah di bagian selatan umumnya merupakan areal persawahan yang subur. Sebagian besar wilayah Kecamatan Japah merupakan daerah krisis air (baik untuk air minum maupun untuk irigasi) pada musim kemarau. Sementara pada musim penghujan, rawan banjir longsor di sejumlah kawasan.

Iklim[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kecamatan Japah beriklim Tropis dan suhu udara rata–rata 32º C. Pada musim kemarau, yakni antara bulan April hingga Oktober suhu udara rata–rata 34 °C dan 38 °C, sementara pada musim penghujan, yakni antara bulan Oktober hingga April suhu udara rata – rata 32 °C dan 34 °C. Keadaan angin pada musim penghujan sangat kencang dari arah barat daya dan Utara.

Daerah Kecamatan Japah pada musim hujan sering terjadi banjir, karena tidak adanya selokan yang memadai sehingga mengakibatkan banyaknya genangan air yang akan mengakibatkan jalan beraspal menjadi rusak, juga banyak terjadi tanah longsor. Pada musim kemarau Kecamatan Japah sering terjadi kekeringan,sulit untuk mendapatkan air dan disisi lain sering terjadi kebakaran. Daerah Kecamatan Japah merupakan daerah lahan kritis dan tandus, sehingga pendapatan perkapita rendah, juga tergolong ekonomi rendah, sehingga Kecamatan Japah dapat disebut daerah staguna (daerah mandek).

Sungai[sunting | sunting sumber]

Di wilayah Kecamatan Japah terdapat satu sungai yang melewati Desa Ngapus, Desa Dologan, Desa Tlogowungu, Desa Japah, Desa Bogem, Desa Padaan, Desa Ngrambitan pada musim kemarau kering, musim penghujan aliranya cukup deras, dan masuk Wilayah Kecamatan Ngawen.

Kependudukan[sunting | sunting sumber]

Penduduk Kecamatan Japah mayoritas berpenghasilan bertani.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]