Lompat ke isi

Jalur kereta api Medan–Tebing Tinggi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jalur kereta api Medan–Tebing Tinggi
Bangunan lama Stasiun Medan
Ikhtisar
JenisJalur lintas utama
SistemJalur kereta api rel berat
StatusBeroperasi
LokalSumatera Utara
TerminusMedan
Tebing Tinggi
Stasiun12
Operasi
Dibuka1915
PemilikDirektorat Jenderal Perkeretaapian
OperatorPT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara dan Aceh
Karakteristik lintasLintas datar
DepoMedan (MDN)
Data teknis
Panjang lintas80,5 km (50,0 mi)
Jumlah trekR54
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)
Kecepatan operasi40 km/h (11 m/s) - 90 km/h (25 m/s)
Peta rute
MDN-BSG
ke Helvetia
MDN-BLW
MDN
Medan
ke Kampung Baru
MDN-BU
MDP
Medan Pasar
Tol Jalan Tol Belmera
KOA
Kebon Pisang
BAP
Bandar Khalipah
BTK
Batang Kuis
SED
Serdang
ARB
Araskabu
ke Kualanamu
LBP
Lubuk Pakam
ke Pagar Marbau
Lubuk Pakam-Bangun Purba
Batas wilayah Kabupaten Deli Serdang
Batas wilayah Kabupaten Serdang Bedagai
PBA
Perbaungan
LDT
Lidah Tanah
BUL
Buluh
TKE
Teluk Mengkudu
RPH
Rampah
BMB
Bamban
Batas wilayah Kabupaten Serdang Bedagai
Batas wilayah Kota Tebing Tinggi
RMT
Rambutan
Tol Jalan Tol Kutepat
RL
Rantau Laban
TBI
Tebing Tinggi
ke Naga Kasiangan
TBI-KIS
ke Laut Tador

Jalur atas/layang
ke MDN-BIJ
ke MDN-BLW
Medan Atas
ke B. Khalipah

Jalur kereta api Medan–Tebing Tinggi adalah jalur kereta api yang menghubungkan Stasiun Medan dengan Stasiun Tebing Tinggi. Jalur ini berada di Provinsi Sumatera Utara dan berada di bawah operasional Divisi Regional I Sumatera Utara dan Aceh.

Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) kembali melanjutkan pembangunan jalurnya di Tanah Deli, Sumatera Utara. Kali ini, dengan berbekal besluit yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda tertanggal 28 April 1888, jalur kereta apinya dimulai dari Medan hingga Perbaungan.[1] Pembangunan ini juga menyertakan percabangan menuju Bangun Purba yang saat ini status jalurnya sudah nonaktif, dibuka tahun 1904. Jalur kereta api yang menuju Tebing Tinggi dibuka pada tahun 1903.[2]

Secara rinci, jalur kereta api Medan–Perbaungan dibagi menjadi dua segmen menurut tanggal peresmiannya. Untuk Medan–Serdang dibuka pada tanggal 1 Juli 1889 dan untuk Serdang–Perbaungan dibuka pada tanggal 7 Februari 1890.[1] Selanjutnya, dari Perbaungan diperpanjang lagi menuju Bamban pada tahun 1902, dan sampai di Tebing Tinggi pada tanggal 3 Maret 1903.[1][2]

Jalur terhubung

[sunting | sunting sumber]

Lintas aktif

[sunting | sunting sumber]

Lintas nonaktif

[sunting | sunting sumber]

Layanan kereta api

[sunting | sunting sumber]

Penumpang

[sunting | sunting sumber]

Antarkota

[sunting | sunting sumber]
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan
SU Sribilah Utama Eksekutif-Bisnis Medan–Rantau Prapat
Sribilah Fakultatif Ekonomi/Ekonomi Premium
PD Putri Deli Ekonomi MedanTanjungbalai
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan
SE Siantar Ekspres Ekonomi MedanSiantar

Kereta bandara dan Komuter

[sunting | sunting sumber]
Nama kereta api Relasi perjalanan
S Sri Lelawangsa Kualanamu Kuala Bingai
Nama kereta api Relasi perjalanan
Angkutan minyak sawit BelawanPerbaungan
Angkutan BBM Pertamina LabuanKisaran
Labuan–Siantar
Angkutan peti kemas Belawan–Perlanaan
Belawan–Rantau Prapat
Belawan–Siantar

Daftar stasiun

[sunting | sunting sumber]
NomorNama stasiunSingkatanAlamatLetakKetinggianStatusFoto
Lintas Medan–Tebing Tinggi
Segmen Medan–Serdang
Diresmikan pada tanggal 1 Juli 1889
oleh Deli Spoorweg Maatschappij
Termasuk dalam Divisi Regional I Sumatera Utara dan Aceh
9300MedanMDNJalan Stasiun Medan, Kesawan, Medan Barat, Medan dan Jalan Jawa, Gang Buntu, Medan Timur, Medankm 0+000 (semua lintas)+22 mBeroperasi
9301 Medan Pasar MDPJalan Mohammad Husni Thamrin, Sei Rengas II, Medan Area, Medankm 2+318+22,23 mTidak beroperasi
- Kebon Pisang KOABantan, Medan Tembung, Medankm 4+524Tidak beroperasi
- Perumnas Mandala PEMMedan Denai, Medankm 6+400Tidak beroperasi
9302Bandar KhalipahBAPBandar Klippa, Percut Sei Tuan, Deli Serdangkm 9+395+16,13 mBeroperasi
9303Batang KuisBTKTerletak di antara Tanjung Sari, Batang Kuis, Deli Serdang dengan Batang Kuis Pekan, Batang Kuis, Deli Serdangkm 15+267+9,13 mBeroperasi
9304 Serdang (Deli Serdang) SEDBaru, Batang Kuis, Deli Serdangkm 20+122Tidak beroperasi
Segmen Serdang–Perbaungan
Diresmikan pada tanggal 7 Februari 1890
9305AraskabuARBAras Kabu, Beringin, Deli Serdangkm 22+969 lintas MedanTebing TinggiKisaranTanjungbalai
km 0+000 Percabangan Kualanamu
+7,23 mBeroperasi
- Pasar Sore POEPenara Kebun, Tanjung Morawa, Deli Serdangkm 23+400Tidak beroperasi
9306Lubuk PakamLBPTerletak diantara Lubuk Pakam I, II, Lubuk Pakam, Deli Serdang dengan Sekip, Lubuk Pakam, Deli Serdangkm 29+366 lintas MedanTebing TinggiKisaranTanjungbalai
km 0+000 lintas Lubuk Pakam-Bangun Purba
+16,85 mBeroperasi
9307PerbaunganPBASimpang Tiga Pekan, Perbaungan, Serdang Bedagaikm 37+790+16,40 mBeroperasi
Segmen Perbaungan–Bamban
Diresmikan pada tanggal 1902
9308Lidah TanahLDTDeli Muda Hilir, Perbaungan, Serdang Bedagaikm 45+104+11,47 mBeroperasi
9309 Buluh BULSei Buluh, Teluk Mengkudu, Serdang Bedagaikm 50+282Tidak beroperasi
9311Teluk MengkuduTKEPematang Setrak, Teluk Mengkudu, Serdang Bedagaikm 54+540+6,50 mBeroperasi
9312RampahRPHSei Rampah, Sei Rampah, Serdang Bedagaikm 61+850+4,40 mBeroperasi
Segmen Bamban–Rantau Laban
Diresmikan pada tanggal 2 Maret 1903
9313BambanBMBSei Bamban, Sei Bamban, Serdang Bedagaikm 68+140+7,46 mBeroperasi
9314 Rambutan RMTPaya Bagas, Tebing Tinggi, Serdang Bedagaikm 75+034Tidak beroperasi
9315 Rantau Laban RLSri Padang, Rambutan, Tebing Tinggikm 78+821Tidak beroperasi
Segmen Rantau Laban–Tebing Tinggi
Diresmikan pada tanggal 6 Agustus 1915
9400Tebing TinggiTBISatria, Padang Hilir, Tebing Tinggikm 80+542 lintas Medan-Tebing Tinggi-Kisaran-Tanjungbalai
km 0+000 lintas Tebing Tinggi-Siantar
+21,50 mBeroperasi

Keterangan:

  • Stasiun yang dicetak tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang dicetak miring merupakan stasiun nonaktif.

Referensi:

  • Letak stasiun: [3]
  • Pengidentifikasi stasiun: [4]
  • Tanggal pembukaan jalur: [5]:106–124

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 3 Weijerman, A. W. E. (1904). Geschiedkundig overzicht van het ontstaan der spoor- en tramwegen in Nederlandsch-Indië. Javasche Boekhandel & Drukkerij.
  2. 1 2 Lekkerkerker, C. (1916). Land en volk van Sumatra. Leiden: E.J. Brill.
  3. Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Utara Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  4. Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia
  5. Reitsma, S.A. (1928). Korte Geschiedenis der Nederlandsch-Indische Spoor- en Tramwegen. Weltevreden: G. Kolff & Co.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

Peta rute: