Jalur Kawasan Jurong (MRT Singapura)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Jalur Kawasan Jurong
Jurong Region Line logo.svg
MRT Route Map JR.svg
Peta rute dari Jalur Kawasan Jurong
Ikhtisar
Nama asliJurong Region line
Laluan Daerah Jurong
裕廊区域线
ஜூரோங் வட்டாரப் பாதை
SistemMRT Singapura
StatusRencana
LokasiSingapura
TerminusChoa Chu Kang
Jurong Pier
Pandan Reservoir
Peng Kang Hill
Stasiun24
Layanan3
Operasi
Rencana pembukaan2026 (Tahap 1)
2027 (Tahap 2)
2028 (Tahap 3)
PemilikOtoritas Angkutan Darat
OperatorTBA
Karakteristik lintasLayang
DepoTengah
RangkaianHyundai Rotem CJ151
Data teknis
Panjang lintas24 km (15 mi)
Lebar sepur1.435 mm (4 ft 8 12 in) sepur standar
Elektrifikasi750 V DC rel ketiga

Jalur Kawasan Jurong (bahasa Inggris: Jurong Region Line, disingkat JRL) adalah jalur MRT Singapura yang berbentuk jalur layang dan direncanakan dibuka pada tahun 2026 untuk melayani bagian barat Singapura.[1][2] Jalur ini merupakan jalur MRT ketujuh di Singapura yang akan menghubungkan stasiun Choa Chu Kang di utara, stasiun Jurong Pier di selatan, stasiun Peng Kang Hill di barat, dan stasiun Pandan Reservoir di timur. Jalur ini digambarkan di peta dengan warna toska.

Jalur ini merupakan jalur MRT ketiga di Singapura yang akan dibangun dengan bentuk jalur layang setelah jalur Timur Barat dan jalur Utara Selatan. Jalur ini juga menjadi jalur pertama dengan lintasan layang sepenuhnya tanpa lintasan di permukaan maupun bawah tanah. Selain itu, jalur ini juga menjadi jalur berkapasitas medium keempat di Singapura.

Ikhtisar[sunting | sunting sumber]

Jalur Kawasan Jurong secara umum melayani kawasan Jurong dan sekitarnya dengan tiga percabangan yang berpusat di stasiun Bahar Junction.

Terdapat empat rute di jalur ini, di antaranya Choa Chu Kang–Jurong Pier, Jurong Pier–Peng Kang Hill, serta Peng Kang Hill–Choa Chu Kang, dengan stasiun Bahar Junction sebagai stasiun transit di antara ketiganya. Sementara itu, transfer menuju rute timur hanya bisa dilakukan di stasiun Tengah.[3]

Studi kelayakan untuk perpanjangan yang menghubungkan cabang timur ke Jalur Lingkar di stasiun Haw Par Villa saat ini sedang berlangsung.[4] Meskipun begitu, sektor ini tidak disebutkan dalam Rencana Induk Transportasi Darat 2040 meskipun diumumkan pertama kali pada bulan Agustus 2015.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Perencanaan dan pengembangan[sunting | sunting sumber]

Sejak tahun 1996, telah muncul pendapat untuk menyediakan layanan kereta api menuju Universitas Teknologi Nanyang dari seluruh Singapura. Buku putih yang diterbitkan oleh Otoritas Angkutan Darat mengindikasikan bahwa jalur LRT akan berjalan ke barat stasiun Boon Lay di jalur Timur Barat menuju kampus universitas.[5] Jalur Kawasan Jurong pertama kali diumumkan pada tanggal 23 Oktober 2001,[6] namun proses pengembangannya ditunda terlebih dahulu.[7]

Baru pada tahun 2013, diputuskan bahwa jalur tersebut akan menjadi jalur MRT dari Choa Chu Kang, melintasi Boon Lay dan Tengah, Jurong East, Kawasan Industri Jurong, dan Jurong West, mengikuti rencana pengembangan Kota Baru Tengah.[8]

Stasiun dan trase jalur diumumkan pada 9 Mei 2018 sebagai jalur sepanjang 24 kilometer dengan 24 stasiun.[9] Terminal Bus Choa Chu Kang dan satu blok perumahan HDB juga akan digunakan untuk pembangunan jalur tersebut.[10]

Konstruksi direncanakan akan dimulai pada tahun 2020 dengan 3 tahap pengoperasian. Tahapan pengoperasian ini direncanakan dimulai tahun 2026 hingga 2028.[11][12]

Sistem[sunting | sunting sumber]

Jalur Kawasan Jurong akan memiliki jalur sepanjang 24 kilometer dan 24 stasiun.[13][14] Direncanakan jalur ini akan memiliki empat rute, yaitu menuju Choa Chu Kang di utara, Jurong Pier di selatan, Pandan Reservoir di timur dan Peng Kang Hill di barat.[15]

Daftar stasiun[sunting | sunting sumber]

Nomor Stasiun Nama Stasiun Jalur Penghubung
Tahap 1 (rencana akan dioperasikan 2026)
 JS1  NS4  BP1  Choa Chu Kang Terhubung dengan Jalur Utara Selatan dan LRT Bukit Panjang
 JS2  Choa Chu Kang West
 JS3  Tengah Terhubung dengan Rute Timur
 JS4  Hong Kah
 JS5  Corporation
 JS6  Jurong West
 JS7  Bahar Junction Terhubung dengan Rute Barat
 JS8  EW27  Boon Lay Terhubung dengan Jalur Timur Barat
 JW1  Gek Poh
 JW2  Tawas
Tahap 2 (rencana akan dioperasikan 2027)
 JE1  Tengah Plantation
 JE2  Tengah Park
 JE3  Bukit Batok West
 JE4  Toh Guan
 JE5  NS1  EW24  Jurong East Terhubung dengan Jalur Utara Selatan dan Jalur Timur Barat
 JE6  Jurong Town Hall Direncanakan terhubung dengan Stasiun HSR Jurong East
 JE7  Pandan Reservoir
Tahap 3 (rencana akan dioperasikan 2028)
 JS9  Enterprise
 JS10  Tukang
 JS11  Jurong Hill
 JS12  Jurong Pier
 JW3  Nanyang Gateway
 JW4  Nanyang Crescent
 JW5  Peng Kang Hill

Armada[sunting | sunting sumber]

Jalur Kawasan Jurong direncanakan akan dioperasikan oleh rangkaian Hyundai CJ151 dengan tiga kereta yang dapat ditingkatkan menjadi empat kereta saat jumlah penumpang meningkat.[16] Setiap kereta memiliki panjang 18,6 meter dan lebar 2,75 meter. Rangkaian ini lebih kecil daripada yang digunakan pada jalur MRT lain karena jalur yang berbentuk layang dan kebutuhan kereta yang dapat dengan mudah bermanuver melalui tikungan tajam di daerah padat penduduk.[17]

Pada 6 Februari 2020, Hyundai Rotem dari Korea Selatan memenangkan kontrak untuk membuat 62 unit kereta ini untuk Jalur Kawasan Jurong.[18]

Kereta api rencananya akan ditempatkan di depo Tengah dan fasilitas jalur stabling di dekat Peng Kang Hill untuk mendukung pengoperasian Jalur Kawasan Jurong.[19] Kereta api akan disimpan di kedua lokasi tersebut yang akan memiliki fasilitas jalur stabling untuk parkir kereta api. Depo Tengah yang juga akan menjadi tempat Pusat Pengendalian Operasi, juga akan memiliki depo bus serta asrama pekerja yang terintegrasi untuk mengoptimalkan penggunaan lahan.[20] Fasilitas stabling Peng Kang Hill terletak di dekat stasiun Peng Kang Hill, sedangkan Depo Tengah akan terletak di sepanjang batas barat daerah Tengah.[21]

Kendali kereta[sunting | sunting sumber]

Jalur Kawasan Jurong akan dilengkapi dengan sistem persinyalan blok bergerak sistem kendali kereta berbasis komunikasi (CBTC) oleh Siemens Trainguard MT dengan Automatic Train Control (ATC) di bawah Automatic Train Operation (ATO) GoA 4 (UTO). Sementara itu, subsistem operasi terdiri atas Automatic Train Protection (ATP) untuk mengatur kecepatan kereta, Controlguide Automatic Train Supervision (ATS) untuk melacak dan menjadwalkan kereta, serta sistem Trackguard Computer-based Interlocking (CBI) untuk mencegah kesalahan pengaturan sinyal dan titik pelacakan.[22][23][24]

Terdapat pula pintu peron oleh Siemens untuk menjamin keamanan bagi penumpang dari lalu lalang kereta di stasiun.[25][26]

Pengembangan lanjutan[sunting | sunting sumber]

Perpanjangan Pesisir Barat[sunting | sunting sumber]

Terdapat usulan perpanjangan dari Pandan Reservoir ke Haw Par Villa melalui Pasir Panjang yang akan menghubungkan Jalur Kawasan Jurong dengan Jalur Lingkar serta meningkatkan konektivitas antara daerah barat Singapura dengan Distrik Bisnis Sentral (CBD).[27] Jalur ini diyakini akan mendukung perkembangan di sepanjang jalur serta meningkatkan ketahanan keseluruhan jaringan MRT Singapura. Akan ditambahkan stasiun baru di Pantai Barat dan Pasir Panjang.[28] Rencana jalur telah diumumkan pada 2015. Sementara itu, studi kelayakan dimulai pada tahun 2019.[29] Jika proses pembangunan dimulai, perpanjangan ini akan siap pada tahun 2030.[30]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Sim, Fann (9 Mei 2018). "Jurong Region Line, Singapore's 7th MRT line, to open in phases from 2026" (dalam bahasa Inggris). Channel NewsAsia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 9 May 2018. Diakses tanggal 9 Mei 2018. 
  2. ^ Lim, Adrian. "Jurong Region Line to open from 2026 in three phases". thenewpaper (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 Mei 2018. Diakses tanggal 12 Mei 2018. 
  3. ^ Pei Ting, Wong; Lin, Chen (9 Mei 2018). "Residents and students welcome Jurong Region Line but find it confusing". TODAYonline (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 Mei 2018. Diakses tanggal 13 Mei 2018. 
  4. ^ Tan, Christopher (25 Agustus 2015). "LTA studying possible extension of planned Jurong Region Line to connect to Circle Line". The Straits Times (dalam bahasa Inggris). Singapore. Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 Juli 2019. Diakses tanggal 14 Mei 2018. 
  5. ^ "White Paper: A world class land transport system (page 57)" (PDF). Ministry of Transport (dalam bahasa Inggris). 2 January 1996. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 November 2015. Diakses tanggal 5 October 2017. 
  6. ^ "Speech by Mr Yeo Cheow Tong at the Official Opening of Dover Station on 23 Oct 2001". Ministry of Transport (dalam bahasa Inggris). 23 Oktober 2001. Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 Oktober 2017. Diakses tanggal 5 Oktober 2017. 
  7. ^ "No plans to develop Jurong LRT for now". Land Transport Authority (dalam bahasa Inggris). 26 May 2008. Diarsipkan dari versi asli tanggal 6 Oktober 2017. Diakses tanggal 5 Oktober 2017. 
  8. ^ "Speech by Mr Lui Tuck Yew at visit to DTL1 Chinatown Station on 17 January 2013". MOT (dalam bahasa Inggris). 17 Januari 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 26 Februari 2020. Diakses tanggal 19 September 2019. 
  9. ^ "Speech by Minister Khaw Boon Wan at the Work Site of Canberra MRT Station". Ministry of Transport (dalam bahasa Inggris). 9 Mei 2018. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 Mei 2018. Diakses tanggal 13 Mei 2018. 
  10. ^ Pei Ting, Wong. "HDB multi-storey car park with shops to make way for construction of Jurong Region Line". todayonline.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 Mei 2018. Diakses tanggal 13 Mei 2018. 
  11. ^ Lim, Adrian (9 Mei 2018). "New Jurong Region Line to boost access for NTU students". The Straits Times (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 11 Mei 2018. Diakses tanggal 12 Mei 2018. 
  12. ^ "Work to construct 5 MRT stations on Jurong Region Line to start in 2020". CNA (dalam bahasa Inggris). 10 September 2019. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2 November 2019. Diakses tanggal 6 Februari 2020. 
  13. ^ "Singapore's Jurong Region Line alignment finalised". Metro Report International. Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 May 2018. Diakses tanggal 12 May 2018. 
  14. ^ Pei Ting, Wong. "New Jurong Region Line will connect NTU to existing Choa Chu Kang and Boon Lay stations". todayonline.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 May 2018. Diakses tanggal 12 May 2018. 
  15. ^ "Jurong Region Line". Land Transport Authority. Diarsipkan dari versi asli tanggal 6 September 2017. Diakses tanggal 12 May 2018. 
  16. ^ Sim, Fann. "Jurong Region Line to serve NTU, Tengah estate, Jurong Industrial Estate". Channel NewsAsia (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 9 Mei 2018. Diakses tanggal 12 Mei 2018. 
  17. ^ Lim, Adrian (10 Mei 2018). "Smaller train cars for Jurong Region Line to navigate tight curves in built-up areas". The Straits Times (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 11 Mei 2018. Diakses tanggal 12 Mei 2018. 
  18. ^ Tan, Christopher (6 Februari 2020). "Jurong Region Line to use Korean trains with emergency battery propulsion". The Straits Times (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 6 Februari 2020. Diakses tanggal 6 Februari 2020. 
  19. ^ "Joint News Release by the Land Transport Authority (LTA) & SLA - Jurong Region Line: Enhancing Connectivity in the West". Land Transport Authority (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 September 2019. Diakses tanggal 12 Mei 2018. 
  20. ^ "Pre-Qualification Notice For Jurong Region Line Civil Contracts" (PDF). Land Transport Authority (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 22 Mei 2018. Diakses tanggal 21 Mei 2018. 
  21. ^ "早上尖峰时段公交乘客比率提高". 联合早报 (dalam bahasa Tionghoa). 17 Juni 2017. Diarsipkan dari versi asli tanggal 28 April 2018. Diakses tanggal 13 Mei 2018. 
  22. ^ "Trainguard® MT Optimal performance with the world's leading automatic train control system for mass transit" (PDF). Siemens Mobility (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 23 Agustus 2020. Diakses tanggal 23 Agustus 2020. 
  23. ^ "LTA | News Room | news-releases | LTA Awards Four Jurong Region Line Contracts". www.lta.gov.sg (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 Juli 2020. Diakses tanggal 2020-07-17. 
  24. ^ "LTA awards 4 Jurong Region Line contracts worth more than S$682 million". CNA (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 Juli 2020. Diakses tanggal 2020-07-17. 
  25. ^ "LTA | News Room | news-releases | LTA Awards Four Jurong Region Line Contracts". www.lta.gov.sg (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 Juli 2020. Diakses tanggal 2020-07-17. 
  26. ^ "LTA awards 4 Jurong Region Line contracts worth more than S$682 million". CNA (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 Juli 2020. Diakses tanggal 2020-07-17. 
  27. ^ "陆路交通管理局:裕廊区域线和环线地铁连接起". 八频道新闻 (dalam bahasa Tionghoa). 25 August 2015. Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 Oktober 2017. Diakses tanggal 5 Oktober 2017. 
  28. ^ "More MRT Stations to be Upgraded and Possible Extension of Jurong Region Line". Land Transport Authority (dalam bahasa Inggris). 25 Agustus 2015. Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 Oktober 2017. Diakses tanggal 5 Oktober 2017. 
  29. ^ "Studies for West Coast extension ongoing". The Straits Times. 24 July 2019. Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 July 2019. Diakses tanggal 24 July 2019. 
  30. ^ Yeo, Marissa (25 Agustus 2015). "Jurong line may be extended to link with Circle Line". todayonline.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 Oktober 2017. Diakses tanggal 5 Oktober 2017. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]