Dude Harlino

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Dude Harlino
Lahir 2 Desember 1980 (umur 39)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Kebangsaan  Indonesia
Pekerjaan Aktor, presenter
Tahun aktif 1999 – sekarang
Pasangan Alyssa Soebandono (k. 2014)
Anak Muhammad Dirgantara Ariendra Harlino
Mahendra Malik Harlino
Orang tua Haidir Hanif
Ermy Syukur
Alma mater Universitas Indonesia

Dude Harlino (lahir di Jakarta, 2 Desember 1980; umur 39 tahun) adalah seorang aktor berkebangsaan Indonesia. Namanya mulai dikenal Di Sini Ada Setan pada tahun 2005.

Latar belakang

Dude Harlino merupakan putra Minangkabau yang berasal dari Lintau Buo, Tanah Datar, Sumatra Barat.[butuh rujukan] Namanya adalah singkatan dari "Dua Desember",[butuh rujukan] yaitu tanggal kelahirannya. Ia merupakan alumni dari SMA Negeri 36 Jakarta dan Universitas Indonesia.

Karier

Ia mulai dikenal publik sekitar tahun 2005 setelah membintangi sinetron Di Sini Ada Setan.[butuh rujukan] Berkat sinetron unggulan yang dimainkannya, untuk pertama kalinya ia masuk dalam nominasi Panasonic Awards 2007 dan memenangkan Aktor Terfavorit Panasonic Gobel Awards 2007.[butuh rujukan]

Pria yang memiliki tinggi badan 175 cm ini, juga membintangi beberapa film seperti Gue Kapok Jatuh Cinta dan Di Sini Ada Setan (The Movie). Pria ini turut meramaikan jagat sinetron di layar kaca Indonesia, seperti Di Sini Ada Setan, Ada Apa Denganmu, Cincin, Intan, Aisyah, Cahaya dan pada tahun 2009 semakin melejit namanya dengan sinetron Nikita bersama Nikita Willy dan Jonas Rivanno, Manohara bersama Manohara, dan Doa dan Karunia.[butuh rujukan]

Pada tahun 2010, ia main di sinetron Ketika Cinta Bertasbih Spesial Ramadhan dan berperan sebagai ustaz Ilyas.

Pada tahun 2007, selain menjadi Aktor Terfavorit dalam Panasonic Awards, Ia juga meraih penghargaan Star of the Year dari Mellyana's Guardians[butuh rujukan] dan Bintang Indonesia 2007 versi tabloid Bintang Indonesia.[butuh rujukan] Pada tahun 2010, ia mendapatkan penghargaan Panasonic Awards keduanya sebagai Aktor Terfavorit.[butuh rujukan] Pada tahun 2013, ia kembali mendapatkan penghargaan Panasonic Awards untuk ketiga kalinya sebagai Aktor Terfavorit. Padan tahun 2014, ia kembali mendapatkan penghargaan Panasonic Awards untuk keempat kalinya sebagai Aktor Terfavorit.[1] Tanggal 14 Desember 2013, ia dinobatkan sebagai Duta Anti Aging dari dr. Debby Vinsky.[2]

Selama tahun 2007 hingga 2008, ia menjadi bintang televisi termahal.[butuh rujukan] Tetapi setahun kemudian, posisinya digantikan oleh Luna Maya.[butuh rujukan] Pada tahun 2011, ia kembali memimpin dalam penerima honor tertinggi untuk bintang televisi, yaitu sekitar Rp 55 juta per episode sinetron.[butuh rujukan]

Bisnis

Tahun 2011, Dude Harlino merintis dunia usaha di bidang kuliner bersama rekan-rekan sesama aktris, yakni: Dude Harlino, Teuku Wisnu, Shireen Sungkar, Adi Nugroho, Thomas Nawilis, Christian Sugiono, Titi Kamal, Rio de Janeiro, Donita, dan beberapa rekan artis lainnya.[butuh rujukan]

Film

Tahun Judul Peran Produksi
2002 Tusuk Jelangkung
Cerita Anak Dunia eps. Pangeran Jahil & Penyihir Cilik
2004 Disini Ada Setan Nico SinemArt
2005 Gue Kapok Jatuh Cinta Piyu
2010 Dalam Mihrab Cinta Syamsul Hadi SinemArt

Sinetron

Tahun Judul Peran Produksi
2004 Kisah Sedih di Hari Minggu
Bawang Merah Bawang Putih Joe MD Entertainment (RCTI)
Kisah Adinda Akbar
2005 Cewek Cewek Badung Fabio
Ada Apa Denganmu Juan SinemArt (SCTV)
Dara Manisku
Khayalan Tingkat Tinggi
2006 Cincin Levi SinemArt (RCTI)
Dua Hati Evandra
Anakku Bukan Anakku Topan
Pintu Hidayah
Intan Rado
SurgaMu
2007 Maha Kasih
Maha Cinta
Kakak Iparku 17 Tahun Raka
Janji Damar
Aisyah Nabil
Cahaya Satria
2008 Aqso dan Madina Aqso
2009 Nikita Donny
Manohara Rezky/Dude
Doa dan Karunia Dude
2010 Seindah Senyum Winona Naratama
Ketika Cinta Bertasbih Spesial Ramadhan Ustadz Ilyas
Dia Jantung Hatiku Dr. Panji
2011 Ketika Cinta Bertasbih Meraih Ridho Ilahi Ustadz Ilyas
Dari Sujud Ke Sujud
Dewa Sakhti
2012 Iskul Musikal Alumni Iskul (Guest Star)
Dalam Mihrab Cinta Ustadz Syamsul Hadi
2013 7icons Looking For A New Icon
Jodohku Artha
Cinta Illahi Gus Iqbal
Guest Star at Buka-Bukaan
2014 Cinta Anak Cucu Adam Benny
2015 Sakinah Bersamamu Zaki
2016 Catatan Hati Seorang Istri 2 Ustad Faizal
2017 Tuhan Beri Kami Cinta Faiz Maulana SinemArt (SCTV)
Gali Lobang Tutup Lobang Oji
2018 Cinta Kedua Ilham
Seleb Dude (Bintang Tamu)
2019 Calon Presiden Mustakim
Istri-Istri Akhir Zaman Ramadhan
Samudra Cinta Andra

Penghargaan

Tahun Penghargaan Kategori Nominasi Hasil
2007 Panasonic Awards 2007 Aktor Terfavorit Aisyah Menang
Mellyana's Guardians Star Of the Year N/A Menang
Bintang Indonesia Bintang Indonesia 2007 N/A Menang
2008 Indonesia Kids Choice Awards 2008 Aktor Terfavorit Aqso dan Madina Menang
2009 Panasonic Awards 2009 Aktor Terfavorit Nikita Nominasi
Indonesia Kids Choice Awards 2009 Aktor Terfavorit Nominasi
2010 Panasonic Gobel Awards 2010 Aktor Terfavorit Dari Sujud Ke Sujud Menang
Festival Film Bandung 2010 Aktor Terpuji Menang
Indonesia Kids Choice Awards 2010 Aktor Terfavorit Menang
2011 Panasonic Gobel Awards 2011 Aktor Terfavorit Dalam Mihrab Cinta Nominasi
Indonesia Kids Choice Awards 2011 Aktor Terfavorit Nominasi
2012 Panasonic Gobel Awards 2012 Aktor Terfavorit Dia Jantung Hatiku Nominasi
Indonesia Kids Choice Awards 2012 Aktor Terfavorit Nominasi
2013 Panasonic Gobel Awards 2013 Aktor Terfavorit Jodohku Menang
Indonesia Kids Choice Awards 2013 Aktor Terfavorit Nominasi
2014 Panasonic Gobel Awards 2014 Aktor Terfavorit Cinta Anak Cucu Adam Menang
2016 Panasonic Gobel Awards 2016 Aktor Terfavorit Catatan Hati Seorang Istri 2 Menang
Insan Pertelevisian Terbaik Nominasi
2017 Panasonic Gobel Awards 2017 Aktor Terfavorit Tuhan Beri Kami Cinta Nominasi
Infotainment Awards 2017 Gorgeous Dad N/A Menang
Indonesian Television Awards 2017 Aktor Terpopuler Tuhan Beri Kami Cinta

Referensi

  1. ^ "Dude Harlino Kembali Raih Penghargaan Panasonic". Tempo Seleb. Diakses tanggal 15 Juni 2017. 
  2. ^ "Dude Harlino Dipercaya Dr Deby Vinski jadi Duta Anti Aging". Tribunnews.com. Diakses tanggal 15 Juni 2017. 

Bacaan lanjutan

Pranala luar