Daftar bumi perkemahan di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Kemah merupakan tempat tinggal darurat, biasanya berupa tenda yang ujungnya hampir menyentuh tanah dibuat dari kain terpal dan sebagainya.

Bumi perkemahan sangat erat kaitanya dengan pramuka. Mengapa? Karena kegiatan perkemahan merupakan kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan dalam kegiatan ke-Pramukaan. kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu oleh anggota pramuka, karena kegiatan perkemahan dianggap sebagai kegiatan yang sangat menyenangkan yang dilakukan di luar ruangan. Banyak hal hal yang dapat dilakukan dalam kegiatan berkemah.
Di Indonesia, ada banyak sekali area yang dijadikan bumi perkemahan. Berikut ini beberapa bumi perkemahan dari seluruh Indonesia.

  1. Bumi Perkemahan Seulawah Scout Camp
  2. Bumi Perkemahan Sibolangit
  3. Bumi Perkemahan Danau Teluk Gelam
  4. Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur
  5. Bumi Perkemahan Sukamantri
  6. Bumi Perkemahan Letjen (Purn) DR. (HC) Mashudi
  7. Bumi Perkemahan Mandalawangi
  8. Bumi Perkemahan Cikole
  9. Bumi Perkemahan Blahkiuh
  10. Wana Wisata Baturraden


Bumi Perkemahan Seulawah Scout Camp

bumi perkemahan ini berada di Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Aceh. Jika berkunjung ke Kota Banda Aceh dengan menggunakan transportasi darat, gerbang besar Bumi Perkemahan ini sudah terlihat. Area ini diresmikan oleh mantan presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada 30 November pada 30 November 2010. Luas area perkemahan ini sekitar 120 hektar (ha).


Bumi Perkemahan Sibolangit

Jambore Nasional ke-2 dilaksanakan di Kabupaten Deli Serdang pada tahun 1977 oleh Bapak Pramuka Indonesia, Sri Sultan Hamengku buwono IX. Bumi perkemahan ini berlokasi di kaki Gunung Sibayak, yang berjarak sekitar 75 km dari Kota Medan.


Bumi Perkemahan Danau Teluk Gelam

Bumi perkemahan di Ogan Komering Ilir (OKI) ini merupakan lokasi Jambore Nasional Pramuka pada tahun 2011. Lokasi ini memiliki luas 65 ha ditambah area danau seluas kurang lebih 400 ha. Bumi perkemahan ini diresmikan pada tahun 2011 sebelum berlangsungnya Jambore Nasional oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Untuk mencapai Bumi Perkemahan Danau Teluk Gelam diperlukan waktu kurang lebih 3 jam untuk durasi perjalanan normal.


Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur

Kawasan seluas 210 ha yang terletak di pinggir tol Jagorawi KM 13 ini sudah pasti dikenal oleh hampir seluruh penduduk Jabodetabek. Area yang diresmikan pada tahun 1973 ini beberapa kali dijadikan sebagai lokasi Jambore Nasional Pramuka. Jika ingin berkemah tapi tidak memiliki tenda, di Buperta Cibubur juga tersedia penyewaan berbagai ukuran kemah dan peralatan camping lainnya. Selain itu, di Buperta Cibubur juga terdapat kawasan rekreasi wisata air di Danau Situ Baru dan Sarana Outbound.


Bumi Perkemahan Sukamantri

Sekitar 10 km dari pusat Kota Bogor, terdapat aeral hutan seluas 5 hektar yang dijadikan bumi perkemahan. Awalnya, kawasan ini adalah milik Perum Perhutani, yang sejak tahun 1980-an dibuka untuk jadi kawasan wisata berkemah. Kawasan dengan ketinggian rata-rata 800 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini memiliki kontur bukit yang bergelombang dan kawasan hutan yang asri. Area perkemahan yang terletak di Kecamatan Ciapus ini mampu menampung sampai sekitar 30 tenda dan saat malam hari menampilkan pemandangan indah kelap-kelip lampu di Kota Bogor.


Bumi Perkemahan Letjen (Purn) DR. (HC) Mashudi

Di Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, terdapat sebuah kawasan perkemahan yang baru diresmikan pada 12 Juni 2013. Bumi perkemahan yang juga dikenal dengan nama Kiarapayung ini mengambil nama dari salah satu tokoh Pramuka di Jawa Barat, Letjen (Purn) Dr. (HC) Mashudi, Kepala Kwartir Nasional Pramuka pada tahun 1978 sampai 1993. Area seluas 66 ha itu berada tidak jauh dari kawasan Jatinangor dan memiliki area perkemahan yang mampu menampung ratusan kemah dan dilengkapi dengan fasilitas umum yang cukup memadai serta berbagai fasilitas pendukung kegiatan petualangan seperti jalur bersepeda dan kegiatan outbound.


Bumi Perkemahan Mandalawangi

Di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, terdapat sebuah kawasan perkemahan bernama Mandalawangi di daerah Cibodas, Jawa Barat. Area seluas 39,5 ha ini sebenarnya adalah hutan produksi yang dikelola oleh Perum Perhutani dan dikembangkan menjadi bumi perkemahan. Dengan ketinggian 1100 mdpl bisa dibayangkan sejuknya berkemah di Mandalawangi.


Bumi Perkemahan Cikole

Tidak jauh dari Gunung Tangkuban Perahu, Bandung, terdapat sebuah bumi perkemahan yang berjarak 30 kilometer dari Kota Bandung. Bumi perkemahan yang dikelola oleh Perum Perhutani ini memiliki luas 10 ha dan memiliki beberapa kompleks perkemahan yang masing-masing mampu menampung 50 kemah. Awalnya, daerah ini merupakan hutan produksi pinus, maka tidak heran jika pohon pinus tersebar di seluruh area bumi perkemahan Cikole. Bumi perkemahan Cikole ini berada di ketinggian 1300 mdpl ini.


Bumi Perkemahan Blahkiuh

Di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, sekitar 19 km dari Kota Denpasar terdapat sebuah area perkemahan unik. Bumi Perkemahan Blahkiuh dahulu merupakan tempat peristirahatan bagi keluarga kerajaan Mengwi. Maka itu tidak heran jika di tengah area ini ada sebuah kolam dan pancuran pemandian kuno. Suasana yang tenang, udara yang segar serta sejuk, ditambah lokasinya yang dekat dengan obyek wisata Taman Ayun dan Sangeh, membuat Blahkiuh jadi tujuan alternatif di Bali. Di sini juga terdapat sumber air alam yang airnya mengalir ke pancuran pemandian kuno dengan ukiran khas Bali.


Wana Wisata Baturraden

Pada tahun 2001, Wana Wisata Baturaden menjadi tempat pelaksanaan Jambore Nasional Pramuka ke-7. Hawa sejuk dari Gunung Slamet, gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa, langsung terasa dalam perjalanan menuju kawasan wisata yang berada di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ini. Dari ketinggian 670 mdpl, pengunjung dapat melihat pemandangan Kota Purwokerto, Pulau Nusa Kambangan, dan pantai di Cilacap yang terlihat di kejauhan. Wana Wisata ini juga menyediakan area perkemahan yang berjarak 2 kilometer dari kawasan wisata Baturaden.

Referensi[sunting | sunting sumber]

http://www.triptrus.com/news/belajar-mencintai-alam-di-bumi-perkemahan