Cinta Fitri (Musim 1)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Cinta Fitri 1
CF1.jpg
No. episode 200
Rilis
Saluran asal Bendera Indonesia SCTV Logo.svg
Bendera Malaysia TV9
Bendera Indonesia MNCTV MNC-Group.svg
Tayang perdana Senin, 2 April 2007 – Jum'at, 4 Januari 2008
Kronologi Musim
Selanjutnya →
Cinta Fitri 2

Cinta Fitri 1 adalah musim pertama dari sinetron Cinta Fitri yang ditayangkan SCTV.

Pemeran

Pemeran Utama

Pemeran Peran Keterangan
Shireen Sungkar Fitri Keponakan Bu Lik Rini. Menyukai Farrel
Teuku Wisnu Farrel Anak kedua Pak Hutama dan Bu Lia. Menyukai Fitri
Mike Lewis Edo Pengusaha kaya dari luar negeri. Menyukai Fitri
Dinda Kanya Dewi Mischa Mantan pacar Farrel yang meninggalkannya pergi study keluar negeri. Ia kembali dan mulai mengganggu hubungan Farrel dan Fitri

Pemeran Pendukung

Pemeran Peran Keterangan
Boy Tirayoh Hutama Suami dari Lia. Ayah dari Maya, Farrel, dan Kayla
Irene Librawati Lia Istri dari Hutama. Ibu dari Maya, Farrel, dan Kayla
Ida Kusumah Oma Ibu dari Hutama dan Lia. Oma dari Maya, Farrel dan Kayla
Ochie Anggraini Pinkan
Verlita Evelyn Maya Anak pertama dari Hutama dan Lia. Istri dari Bram. Kakak dari Farrel dan Kayla
Iqbal Pakula Bram Menantu dari Hutama dan Lia. Suami dari Maya.
Fabian Alif Anak dari Bram dan Maya
Fanny Ghassani Kayla Anak ketiga dari Hutama dan Lia. Istri dari Aldo. Adik dari Maya dan Farrel
Adly Fairuz Aldo Menantu dari Hutama dan Lia. Istri dari Kayla
Arthur Tobing Iman
Debbie Cynthia Dewi Asih Ibu dari Firman
Bemby Putuanda Norman
Rizky Hanggono Firman Calon suami Fitri. Anak bu Asih. Meninggal sebelum hari pernikahannya dengan Fitri
Anbo Ontocheno Yuga Anak dari Norman
Meidiana Hutomo Bu Lik Rini Bibi dari Fitri
Donita Moza Pernah menyukai Farrel. Pacar Tristan
Randy Pangalila Tristan Pacar Moza
Chilla Irawan Nadine Anak dari Mischa
Metha Yunatria Nabila Orang yang bekerja bersama Bu Lik. Pernah menyukai Farrel.

Alur cerita

Fitri (Shireen Sungkar) adalah sosok yang lugu, norak, ceria, sekaligus baik hati. Nama lengkapnya Fitri Rahayu. Gadis berusia 19 tahun ini tidak pernah berprasangka buruk terhadap orang lain. Fitri berasal dari Desa Wonogiri, dan tinggal bersama bibinya (Bu Lik Rini) (Meidiana Hutomo). Maklum, kedua orang tua Fitri telah lama meninggal dunia.

Menjelang hari pernikahannya, Fitri datang ke Jakarta untuk bertemu dengan keluarga Firman (Rizky Hanggono), calon suaminya. Tragis pernikahan yang telah lama diimpikan, berubah menjadi kisah pilu. Firman dipanggil untuk selama-lamanya oleh Sang Pencipta. Ibu Firman, bu Asih (Debbie Cynthia Dewi) menganggap Fitri sebagai pembawa sial. Saat acara takziah di rumah keluarga Firman, di sinilah Fitri bertemu dengan Farrel (Teuku Wisnu). Di mana Fitri tidak sengaja memakai sepatu Farrel.

Seusai menghadiri pemakaman, Fitri berpamitan kepada keluarga Firman untuk pulang ke kampung. Tak seorang pun mengetahui kalau Fitri sesungguhnya berniat tinggal di Jakarta untuk meraih impiannya. Gadis itu juga tidak ingin membuat Buliknya kecewa. Nahas, sewaktu berada di terminal bus, Fitri kecopetan sehingga seluruh uangnya ludes.

Akhirnya dengan modal nekat, Fitri mencoba bekerja di sebuah warung soto milik Maya (Verlita Evelyn), anak pertama Pak Hutama (Boy Tirayoh). Maya yang berasal dari keluarga kaya itu, diusir oleh keluarganya karena menikah dengan Bram (Iqbal Pakula), pemuda miskin dan oportunis.

Di lain pihak, orang tua Moza (Donita) menjodohkan anak mereka dengan Farrel. Padahal, cinta Farrel telah terkubur bersama Mischa (Dinda Kanya Dewi), kekasihnya yang pergi meninggalkannya demi menyelesaikan studi di luar negeri.

Dengan modal dari Maya, Fitri akhirnya keliling berjualan jamu. Tak sengaja di tengah hujan saat menjual jamu, Fitri bertemu Farrel. Semenjak itu, Fitri dan Farrel mengalami banyak kisah. Di mana Farrel memberi jam tangannya sebagai jaminan pinjamannya pada Fitri. Juga saat Fitri dipenjara karena dikira Farrel, Fitri membawa kabur jam tangannya.

Aldo (Adly Fairuz) yang mengira Fitri sudah kembali ke Wonogiri, kaget melihat Fitri masih di Jakarta. Fitri pun akhirnya bekerja sebagai sekretaris Farrel. Cinta pun tumbuh antara Fitri dan Aldo. Bu Asih tetap saja tidak merestui mereka, takut Aldo senasib dengan Firman, karena mengira Fitri pembawa sial. Akhirnya Fitri pun akhirnya kerja di kantornya Farrel sebagai cleaning service.

Cinta semakin tumbuh antara Farrel dan Fitri. Sementara itu, Moza selalu mengganggu hubungan Farrel dan Fitri. Walaupun akhirnya Moza melepaskan Farrel, dan akhirnya memulai hubungan dengan Tristan (Randy Pangalila). Aldo pun menikah dengan Kayla (Fanny Ghassani), adik Farrel.

Farrel sendiri tidak pernah peduli, ketika Hutama mengancamnya untuk memilih Fitri atau warisan perusahaan. Farrel dan Fitri pun terus menghadapi ujian cinta mereka. Hutama dan Bu Lia (Irene Librawati) tidak setuju terhadap hubungan mereka. Lambat laun melihat cinta Fitri dan Farrel, Hutama dan Lia pun salut dan mulai merestui hubungan mereka.

Tetapi, pada saat bertunangan, Bulik Rini tidak setuju karena Bu Lia pernah melempar uang ke mukanya. Untuk mengambil hati Buliknya, Farrel pun menyamar menjadi Fathan. dan bekerja dengan Bulik. Banyak pula kisah yang harus dilaluinya untuk mempertahankan cinta mereka.

Disana Farrel yang sebagai Fathan bertemu dengan Nabila (Metha Yunatria). Nabila pun jatuh cinta dengannya. Akhirnya Nabila mengetahui penyamaran Farrel. Tetapi Ia salut melihat perjuangan Farrel dan membantu cinta Farrel dan Fitri.

Lama-lama penyamaran Farrel terbongkar. Tetapi melihat ketulusan Farrel, Bulik pun akhirnya setuju. Keadaan bahkan makin runyam ketika Farrel yang akhirnya berhasil mengatasi Moza, harus menghadapi cobaan yang datang menghadang. Mischa datang kembali, dan mengusik cintanya. Dia bilang kalau Nadine (Chilla Irawan), anaknya adalah anak Farrel.

Melihat cinta Fitri dan Farrel, Mischa luluh. Mischa terkena kanker rahim. Mischa pun dibiayai untuk berobat ke Singapura. Mischa berkata bahwa cinta Farrel hanyalah untuk Fitri.

Farrel pun masih terus memperjuangkan cintanya dengan Fitri, ketika muncul Edo (Mike Lewis). Pengusaha kaya yang berasal dari luar negeri ini jatuh hati pada Fitri. Edo pun disayang oleh semua orang, termasuk keluarga Hutama dan Fitri. Melihat itu, Bulik pun membantu Farrel. Akhirnya Farrel berhasil memenangkan hati Fitri.

Setelah itu, muncul Oma (Ida Kusumah), tante, keponakan dan omnya Farrel. Oma yang melihat Fitri yang sederhana langsung tidak setuju, dan mengharapkan Farrel menikah dengan kekasih lamanya.

Pada akhirnya, Pak Hutama merestui pernikahan Farrel dan Fitri, meskipun Oma tidak setuju. Namun sebelum hari pernikahan, Fitri pulang kampung ke desanya untuk bertemu Buliknya. Akan tetapi, pada saat menelepon Farrel di jembatan menuju ke rumahnya, ia terjatuh ke sungai karena menghidari mobil yang hampir menabraknya.

Pranala luar