Badan Ekonomi Kreatif Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Badan Ekonomi Kreatif Indonesia adalah lembaga pemerintah Nonkementerian yang bertugas mengelola bidang ekonomi kreatif di Indonesia.[1] Pembentukan Badan Ekonomi Kreatif Indonesia diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 20 Januari 2015 dengan landasan hukum Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Badan Ekonomi Kreatif. Fokus kerja dari Badan Ekonomi Kreatif Indonesia adalah 16 subsektor dari industri ekonomi kreatif yang berkembang di Indonesia.[2]

Tugas dan Fungsi[sunting | sunting sumber]

Badan Ekonomi Kreatif Indonesia bertanggung jawab dalam mengelola bidang ekonomi kreatif di Indonesia. Selain itu, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia juga bertugas untuk membantu Presiden Indonesia dalam mengatur segala kebijakan yang terkait dengan bidang ekonomi kreatif. Selain mengemban tugas, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia juga memiliki beberapa fungsi, yaitu sebagai pengatur, perancang, pelaksana sekaligus pembina dalam segala kebijakan yang berkaitan dengan bidang ekonomi kreatif.[3]

Struktur Organisasi[sunting | sunting sumber]

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia adalah pimpinan tertinggi dalam struktur organisasi. Dalam menjalankan tugasnya, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia dibantu oleh Wakil Kepala, Sekretaris Utama, dan para Deputi Badan Ekonomi Kreatif Indonesia. Di dalam struktur organisasi Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, jabatan Deputi terbagi menjadi 6 yaitu, Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan, Deputi Akses Permodalan, Deputi Infrastruktur, Deputi Pemasaran, Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi, serta Deputi Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah.[4] Badan Ekonomi Kreatif Indonesia juga memiliki 3 biro, yaitu Biro Perencanaan Keuangan, Biro Umum dan Kepegawaian, serta Biro Hukum dan Komunikasi Publik. Jabatan lain yang juga ada dalam struktur organisasi Badan Ekonomi Kreatif Indonesia adalah Inspektorat.[5]

Subsektor[sunting | sunting sumber]

Badan Ekonomi Kreatif Indonesia bekerja di 16 subsektor bidang ekonomi kreatif. Subsektor-subsektor tersebut yaitu aplikasi dan pengembang permainan, arsitektur, desain dalam ruangan, desain komunikasi visual, desain produk, tata busana, film, animasi dan video, fotografi, seni kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, serta televisi dan radio.[6]

Program Unggulan[sunting | sunting sumber]

Badan Ekonomi Kreatif Indonesia memiliki banyak program unggulan. Program-program ini ada yang berbentuk bantuan, aplikasi, berita, siaran televisi, festival, perlombaan maupun musik. Program unggulan tersebut yaitu:[7]

  • Bekraf Satu Pintu
  • BANPER BEKRAF (Bantuan Pemerintah Bekraf)
  • BISMA (Bekraf Information System Mobile Aplilcation),
  • Bekraf Indonesia Trend Forecasting
  • World Conference on Creative Economy
  • BIIMA (Bekraf IPR Information in Mobile Application),
  • Kopi Indonesia
  • IKKON (Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara),
  • Orbit, Seleksi Desainer Indonesia
  • Musikologi
  • Kreatifood
  • Bekraf KHI RUN
  • Bekraf Acceleration
  • Kelas Keuangan Online
  • IKRAFEST (Indonesia Kriya Festival)
  • Kopi Itu Digiling Bukan Digunting
  • Festival Indikasi Geografis
  • Docs Bythe Fea
  • Create (Creative, Training, & Education)
  • Bekraf Developer Day
  • Bekraf Developer Conference
  • Akatara, Indonesia Film Financing Forum
  • Archipelageek from Indonesia to SXSW
  • Coding Mum
  • Bekraf Financial Club
  • Bekraf Festival

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ BEKRAF, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia-. "BEKRAF". www.bekraf.go.id (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-06-13. Diakses tanggal 2020-06-12. 
  2. ^ BEKRAF, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia-. "Tonggak Baru Ekonomi Kreatif Indonesia". www.bekraf.go.id (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-05-13. Diakses tanggal 2020-06-12. 
  3. ^ Indonesia.go.id, Redaksi. "Badan Ekonomi Kreatif". Indonesia.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-06-12. [pranala nonaktif permanen]
  4. ^ Badan Ekonomi Kreatif Indonesia. "Kepala & Deputi". www.bekraf.go.id. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-05-13. Diakses tanggal 2020-06-12. 
  5. ^ BEKRAF, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia-. "TIM Badan Ekonomi Kreatif Indonesia". www.bekraf.go.id (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-05-13. Diakses tanggal 2020-06-12. 
  6. ^ BEKRAF, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia-. "Subsektor". www.bekraf.go.id (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-05-13. Diakses tanggal 2020-06-12. 
  7. ^ BEKRAF, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia-. "Program Unggulan". www.bekraf.go.id (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-05-13. Diakses tanggal 2020-06-12.