Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari PGI)
Langsung ke: navigasi, cari
Logo PGI

Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia - PGI (bahasa Inggris: Church Council in Indonesia (CCI); dulu disebut "Dewan Gereja-gereja di Indonesia" - DGI[1]) didirikan pada 25 Mei 1950 di Jakarta sebagai perwujudan dari kerinduan umat Kristen di Indonesia untuk mempersatukan kembali Gereja sebagai Tubuh Kristus yang terpecah-pecah. Karena itu, PGI menyatakan bahwa tujuan pembentukannya adalah "mewujudkan Gereja Kristen Yang Esa di Indonesia."

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 6-13 November 1949 diadakan "Konferensi Persiapan Dewan Gereja-gereja di Indonesia". Sebelum Perang Dunia II telah diupayakan mendirikan suatu Dewan yang membawahi pekerjaan dan Zending; namun karena pecahnya Perang Dunia II maksud tersebut diundur. Setelah Perang Dunia II berdirilah tiga buah Dewan Daerah, yaitu "Dewan Permusjawaratan Geredja-geredja di Indonesia", berpusat di Yogyakarta (Mei 1946); "Madjelis Oesaha Bersama Geredja-geredja di Indonesia bagian Timur", berpusat di Makassar (Maret 1947) dan "Madjelis Geredja-geredja bagian Soematera" (awal tahun 1949), di Medan. Ketiga dewan daerah ini didirikan dengan maksud membentuk satu Dewan Gereja-gereja di Indonesia, yang melingkupi ketiga dewan tersebut. [2]

Pada tanggal 21-28 Mei 1950 diadakan Konferensi Pembentukan Dewan Gereja-gereja di Indonesia, bertempat di Sekolah Theologia Tinggi (sekarang STT Jakarta). Yang hadir dalam konferensi tersebut adalah:

  1. Huria Kristen Batak Protestan
  2. Gereja Batak Karo Protestan
  3. Geredja Methodis Sumatera
  4. Banua Niha Keriso Protestan
  5. Huria Kristen Indonesia
  6. Gereja Toraja
  7. Geredja Dajak Evangelis
  8. Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat
  9. Gereja Protestan Indonesia
  10. Geredja-geredja Gereformeerd
  11. Geredja Pasundan
  12. Patunggilan Pasamuan Kristen sekitar Muria
  13. Geredja Kristen Djawa Tengah
  14. Geredja Kristen Djawa Tengah Utara
  15. Tionghoa Kie Tok Kauw Hwee/Khoe Hwee Djawa Barat
  16. Gereja Kristus
  17. Djakarta Chi Hui
  18. Geredja Kristen Tionghoa Djawa Tengah
  19. Tionghoa Kie Tok Kauw Hwee /Khoe Hwee Djawa Timur
  20. Geredja Kristen Protestan Bali
  21. Geredja Kristen Sumba
  22. Geredja Kristen Maluku.


Salah satu agenda dalam konferensi tersebut adalah pembahasan tentang Anggaran Dasar DGI. Pada tanggal 25 Mei, Anggaran Dasar DGI disetujui oleh peserta konferensi dan tanggal tersebut ditetapkan sebagai tanggal berdirinya Dewan Gereja-gereja di Indonesia (DGI) dalam sebuah "Manifes Pembentoekan DGI":

"Kami anggota-anggota Konferensi Pembentoekan Dewan Geredja-geredja di Indonesia, mengoemoemkan dengan ini, bahwa sekarang Dewan Geredja-geredja di Indonesia telah diperdirikan, sebagai tempat permoesjawaratan dan oesaha bersama dari Geredja-geredja di Indonesia, seperti termaktoeb dalam Anggaran Dasar Dewan Geredja-geredja di Indonesia, jang soedah ditetapkan oleh Sidang pada 25 Mei 1950.
Kami pertjaja, bahwa Dewan Geredja-Geredja di Indonesia adalah karoenia Allah bagi kami di Indonesia sebagai soeatoe tanda keesaan Kristen jang benar menoedjoe pada pembentoekan satoe Geredja di Indonesia menoeroet amanat Jesoes Kristoes, Toehan dan Kepala Geredja, kepada oematNja, oentoek kemoeliaan nama Toehan dalam doenia ini."

Dalam perjalanan sejarahnya, pada Sidang Raya X di Ambon tahun 1984, nama Dewan Gereja-gereja di Indonesia diubah menjadi Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia. Pergantian nama itu mengandung perubahan makna. Persekutuan adalah bahasa/istilah Alkitab, yang menyentuh segi eksistensial, internal dan spiritual dari kebersamaan umat Kristiani. Kata "persekutuan" ini lebih mengedepankan keterikatan lahir dan batin antar gereja anggota.

Lima Dokumen Keesaan Gereja[sunting | sunting sumber]

PGI berusaha terus mengembangkan persatuan atau keesaan di kalangan gereja-gereja di Indonesia. Oleh karena itu, pada Sidang Raya XII PGI di Jayapura tanggal 21-30 Oktober 1994, disahkanlah Lima Dokumen Keesaan Gereja (LDKG). Perumusan dan pengesahan LDKG ini merupakan bentuk dari kesadaran bersama gereja-gereja untuk menggumuli dan menyepakati bersama hal-hal pokok yang saling berkaitan. Kelima dokumen tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pokok-pokok Tugas Panggilan Bersama (PTPB)
  2. Pemahaman Bersama Iman Kristen (PBIK)
  3. Piagam Saling Mengakui dan Saling Menerima (PSMSM)
  4. Tata Dasar Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (TD)
  5. Kemandirian Teologi, Daya, dan Dana (Kemandirian)

Majelis Pekerja Harian[sunting | sunting sumber]

Kegiatan sehari-hari PGI ditangani oleh "Majelis Pekerja Harian" yang terdiri atas Ketua Umum, beberapa ketua, Sekretaris Umum, Wakil Sekretaris Umum, Bendahara, dan Wakil Bendahara, serta sejumlah anggota.

Jabatan Ketua Umum PGI untuk periode 2004-2009 dipegang oleh Pdt. Dr. A.A. Yewangoe dari Gereja Kristen Sumba, sementara jabatan Sekretaris Umum dipegang oleh Pdt. Dr. Richard M. Daulay (Gereja Methodist Indonesia)

Dan pada Jabatan Ketua Umum PGI untuk periode 2009-2014 dipegang kembali oleh Pdt. Dr. A.A. Yewangoe dari Gereja Kristen Sumba, sementara jabatan Sekretaris Umum dipegang oleh Pdt. Dr. Gomar Gultom, M.Th dari Huria Kristen Batak Protestan (HKBP)

Dalam menjalankan roda organisasinya, MPH PGI dibantu oleh sejumlah Departemen dan Bidang, yaitu Departemen Perempuan & Anak, Departemen Pemuda & Remaja, Bidang Koinonia, Bidang Marturia, dan Bidang Diakonia. Selain itu ada pula Biro Komunikasi, Penelitian dan Pengembangan.

Keanggotaan[sunting | sunting sumber]

PGI mempunyai dua jenis anggota, yaitu Sinode-sinode Gereja dan PGI Wilayah

Sinode Gereja-gereja Anggota PGI[sunting | sunting sumber]

Saat ini terdapat 89 sinode gereja (yang terus bertambah) di bawah PGI, yang berkembang dari 26[3][4]

  1. Huria Kristen Batak Protestan (HKBP)
  2. Banua Niha Keriso Protestan (BNKP)
  3. Gereja Batak Karo Protestan (GBKP)
  4. Gereja Bala Keselamatan (GBK)/ The Salvation Army (TSA)
  5. Gereja Methodis Indonesia (GMI)
  6. Gereja Kalimantan Evangelis (GKE)
  7. Gereja Masehi Injili di Talaud (GERMITA)
  8. Gereja Masehi Injili di Sangihe Talaud (GMIST)
  9. Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM)
  10. Gereja Masehi Injili Bolaang Mongondow (GMIBM)
  11. Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST)
  12. Gereja Toraja
  13. *Gereja Kristen Rejang (GKR)*
  14. Gereja Kristen di Sumatera Bagian Selatan (GKSBS)
  15. Gereja Toraja Mamasa
  16. Gereja Kristen Sulawesi Selatan (GKSS)
  17. Gereja Protestan di Sulawesi Tenggara (GEPSULTRA)
  18. Gereja Masehi Injili Halmahera (GMIH)
  19. Gereja Protestan Maluku (GPM)
  20. Gereja Kristen Injili di Tanah Papua
  21. Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT)
  22. Gereja Kristen Sumba (GKS)
  23. Gereja kristen protestan bali (GKPB)
  24. Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW)
  25. Gereja Kristen Indonesia (GKI)
  26. Gereja Kristen Jawa (GKJ)
  27. Gereja Kristen Pasundan (GKP)
  28. Gereja Kristus
  29. Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB)
  30. Gereja Protestan di Indonesia (GPI)
  31. Gereja Isa Almasih (GIA)
  32. Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI)
  33. Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS)
  34. Gereja Kristen Pemancar Injil (GKPI)
  35. Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS)
  36. Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS)
  37. Huria Kristen Indonesia (HKI)
  38. Gereja Kristen Luwuk Banggai (GKLB)
  39. Gereja Kristus Tuhan (GKT)
  40. Gereja Protestan Indonesia di Donggala (GPID)
  41. Gereja Punguan Kristen Batak (GPKB)
  42. Gereja Protestan Indonesia di Gorontalo (GPIG)
  43. Gereja Kristen Jawa Tengah Utara (GKJTU)
  44. Gereja Kristen Kalimantan Barat (GKKB)
  45. Gereja Gerakan Pantekosta (GGP)
  46. Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI)
  47. Gereja Protestan Indonesia di Buol Toli-Toli (GPIBT)
  48. Gereja Kristen Protestan Mentawai (GKPM)
  49. Gereja Kristen Indonesia Sumatera Utara
  50. Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA)
  51. Gereja Protestan Minahasa (KGPM)
  52. Gereja Mission Batak (GMB)
  53. Angowuloa Masehi Indonesia Nias (Gereja AMIN)
  54. Gereja Kristen Anugerah (GKA)
  55. Gereja Protestan Indonesia di Luwu (GPIL)
  56. Gereja Kebangunan Kalam Allah (GKKA)
  57. Gereja Kristen Kalam Kudus (GKKK)
  58. Orahua Niha Keriso Protestan (ONKP)
  59. Gereja Kristen di Sumatera Bagian Selatan (GKSBS)
  60. Gereja Kristen Kalimantan Barat (GKKB)
  61. Igreja Protestante iha Tmor Lorosa'e
  62. Badan Pekerja Harian Gereja Bethel Indonesia (GBI)
  63. Gereja Kristen Injili Indonesia (GKII)
  64. Gereja Masehi Injili Indonesia (GEMINDO)
  65. Gereja Kristen Injili di Indonesia (GEKISIA)
  66. Gereja Kristen Luther Indonesia (GKLI)
  67. Gereja Protestan Persekutuan (GPP)
  68. Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI)
  69. Gereja Tuhan di Indonesia (GTdI)
  70. Gereja Kristen Sulawesi Selatan (GKSS)
  71. Gereja Kristen Perjanjian Baru
  72. Angowuloa Fa Awosa Kho Yesus (AFY)
  73. Gereja Rehoboth
  74. Gereja Protestan Indonesia di Papua
  75. Gereja Kristen Protestan Pak Pak Dairi (GKPPD)
  76. Gereja Keesaan Injili Indonesia (GEKINDO)
  77. Gereja Masehi Protestan Umum (GMPU)
  78. Gereja Protestan di Sulawesi Selatan (GPSS)
  79. Gereja Kristen Oikoumene di Indonesia (GKO)
  80. Gereja Sahabat Indonesia (GSI)
  81. Gereja Pusat Pantekosta Indonesia (GPPI)
  82. Gereja Utusan Pantekosta di Indonesia (GUPDI)
  83. Gereja Protestan Indonesia Banggai Kepulauan (GPIBK)
  84. Gereja Masehi Injili di Talaud (GERMITA)
  85. Gereja Kristen Abdiel(GKA)
  86. Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI)
  87. Gereja Sidang-Sidang Jemaat Allah (GSSJA)
  88. Gereja Kristus Yesus (GKY)
  89. Gereja Kristen Protestan Injili Indonesia (GKPII)
  90. Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII)
  91. Gereja Protestan Soteria di Indonesia (GPSI)
  92. Gereja Kristen Sangkakala Indonesia
  93. Kerukunan Gereja Masehi Protestan Indonesia (KGMPI)
  94. Gereja Bethel Tabernakel (GBT)

PGI Wilayah[sunting | sunting sumber]

Saat ini terdapat 27 Majelis Pekerja Harian (Cabang) PGI Wilayah[5]

  • PGI Wilayah DKI Jaya
  • PGI Wilayah Jawa Barat
  • PGI Wilayah Jawa Tengah
  • PGI Wilayah Jawa Timur
  • PGI Wilayah Sumatera Utara
  • PGI Wilayah Kalimantan Selatan
  • Pelaksana Harian Sinode Am Gereja-gereja di Sulutteng
  • PGI Wilayah Sulselbara
  • PGI Wilayah NTT dan Timtim
  • PGI Wilayah Maluku
  • PGI Wilayah Papua
  • PGI Wilayah Sumatera Selatan
  • PGI Wilayah Kalimantan Barat
  • PGI Wilayah Kaltim
  • PGI Wilayah Lampung
  • PGI Wilayah Bali
  • PGI Wilayah Jambi
  • PGI Wilayah NTB
  • PGI Wilayah Kalteng
  • PGI Wilayah Aceh
  • PGI Wilayah Sumbar
  • PGI Wilayah Riau
  • PGI Wilayah Yogyakarta
  • PGI Wilayah Bengkulu
  • PGI Wilayah Kepulauan Riau
  • PGI Wilayah Banten

Selain menjadi wadah nasional Gereja-gereja di Indonesia, PGI juga menjadi anggota Dewan Gereja-gereja Asia (CCA) dan Dewan Gereja-gereja se-Dunia (WCC)

Syarat-syarat Keanggotaan[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi Anggota PGI:

  1. Mempunyai Tata gereja sendiri memberitakan Firman Allah dan melayani sakramen sesuai dengan kesaksian Alkitab.
  2. Mempunyai Anggota Dewasa yang sudah dibaptis/sidi sekurang-kurangnya 2.000 orang.
  3. Menunjukkan kerjasama yang baik dengan gereja-gereja tetangganya, terutama gereja anggota PGI.
  4. Menyatakan persetujuannya secara tertulis terhadap Dokumen Keesaan Gereja serta kesediaannya untuk melaksanakan semua hal dan kewajibannya sebagai gereja anggota dengan bersungguh-sungguh.
  5. Menyatakan kesediaan mencantumkan "ANGGOTA PGI" di belakang nama gereja yang bersangkutan.

Tokoh PGI[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]