Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Logo PGLLI

Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) atau juga Persekutuan Injili Indonesia yang didirikan pada tanggal 17 Juli 1971 di kota Batu, Malang, Jawa Timur, Indonesia, dengan motto “Dipanggil untuk Bersekutu dan Memberitakan Injil” yang didasarkan pada Matius 28:19 dan Galatia 5:1. Organisasi ini mirip Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia.

Sejarah Berdirinya[sunting | sunting sumber]

Dua tahun setelah Oikumenis WCC ("World Council of Churches") dibentuk pada tahun 1984 di Amsterdam, Belanda, pada tahun 1951 dalam "Konvensi Internasional Evangelikal" di Wondschoten dibentuklah organisasi World Evangelical Fellowship (WEF) atau "Persekutuan Injili Se-Dunia". WEF menjadi wadah internasional bagi berbagai organisasi Kristen Injili. Sejak tahun 2002, World Evangelical Fellowship (WEF) berubah namanya manjadi World Evangelical Alliance (WEA).

Dua gerakan misi Kristen modern dicirikan oleh dua pola pendekatan, yang satu oikumenikal dan yang lainnya evangelical. Gerakan misi ini tentunya sangat berpengaruh bagi gerakan misi di Indonesia yang akhirnya juga terpolarisasi pada dua gerakan misi, yaitu oikumenikal dan evangelical.

Gerakan evangelikal di Indonesia menemukan bentuknya melalui pergumulan yang intens dari tokoh-tokoh injili pada bulan Juni 1971 di City Hotel Jakarta dan pada bulan Juli 1971 di Batu, Malang, Jawa Timur, yang kemudian melahirkan Persekutuan Injili Indonesia (PII).

Lahirnya Persekutuan Injili Indonesia[sunting | sunting sumber]

Dalam catatan sejarah PII, kami melihat bahwa tolak ukur utama dalam pergumulan untuk mewujudkan gerakan bersama kaum injili di Indonesia adalah “persekutuan.” Kata kunci ini menjadi acuan awal dari gerakan, yang oleh karenanya sejak awal tahun 1969 tokoh-tokoh injili di Indonesia ketika membidani lahirnya gerakan dan wadah besar (PII) dimulai dengan kegiatan yang kelihatannya kecil tetapi memiliki “power” yang sangat besar dan luar biasa, yaitu “persekutuan.”

Tokoh-tokoh injili menjadikan “persekutuan“ sebagai wahana dan wacana untuk :

  1. Membahas beban bersama dalam bidang pekabaran Injil dan misi di Tanah Air.
  2. Menggumuli kebutuhan akan suatu wadah bagi Gereja, lembaga dan badan misi Injili di Indonesia.
  3. Menampung aspirasi dari Gereja, yayasan dan badan-badan misi di Indonesia.
  4. Bersekutu dan bersama-sama memberitakan Injil.

Persekutuan dan pergumulan bersama yang dilakukan selama dua tahun akhirnya melahirkan wadah yang besar dalam arus gerakan misi injili bagi gereja, lembaga, yayasan dan badan-badan misi injili di Indonesia.

Mendahului lahirnya Persekutuan Injili Indonesia, di Ramayana Hotel City, Tanah Abang- Jakarta, pada tanggal 15 Juni 1971 diselenggarakan persekutuan/pertemuan yang dihadiri oleh l.k 100 hamba-hamba Tuhan.

Dalam pertemuan tersebut disepakati 4 hal penting :

  1. Nama wadah pelayanan / perjuangan bersama adalah Persekutuan Injili Indonesia
  2. Pengurus (sementara) ditetapkan sebagai berikut :
    1. Ketua : Pdt. DR. Petrus Octavianus
    2. Sekretaris : Pdt. Willem Hekmann
    3. Bendahara : Philip Leo
  3. Pengurus (sementara) bertugas mempersiapkan Kongres Nasional I Persekutuan Injili Indonesia.
  4. Pengurus (sementara) bertugas mempersiapkan konsep rumusan mukadimah lahirnya Persekutuan Injili Indonesia dan konsep AD/ART Persekutuan Injili Indonesia.

Pada tanggal 17 Juli 1971 di Batu, Malang, Jawa Timur dirumuskan lahirnya Persekutuan Injili Indonesia (PII) dengan moto “Dipanggil untuk Bersekutu dan Memberitakan Injil” yang didasarkan pada Matius 28:19 dan Galatia 5:1. Momentum ini ditetapkan sebagai hari lahirnya Persekutuan Injili Indonesia.

Tokoh-Tokoh[sunting | sunting sumber]

Tokoh-tokoh yang terlibat secara intens dalam pergumulan proses lahirnya PII adalah sebagai berikut :

  1. Pdt. DR. P. Octavianus,
  2. Pdt. DR. Ais. M. O. Pormes,
  3. Pdt. G. Neigenfrad,
  4. Pdt. W. Hekmann,
  5. Brigjend. (Purn.) N. Huwae,
  6. Philip Leo,
  7. S. O. Bessie,
  8. Pdt. DR. HL. Senduk,
  9. Ev. S. Damaris,
  10. Pdt. Ernest Sukirman
  11. Pdt. Andreas Setisawan.

Pengurus PII dari Masa ke Masa[sunting | sunting sumber]

Periode 1971-1973 ( Pengurus Sementara Pra Kongres)[sunting | sunting sumber]

  1. Ketua : Pdt. Dr. Petrus Octavianus
  2. Sekretaris : Pdt. Wilem Hekmann
  3. Bendahara : Philip Leo

Periode 1974- 1979 ( Kongres Nasional I PII di Jakarta)[sunting | sunting sumber]

  1. Penasihat :
    1. Pdt. H. L. Senduk,
    2. Pdt. J. J. Matulessi , SH, S.Th
  2. Ketua :
    1. Umum : Pdt. P. Octavianus
    2. Ketua I : Pdt. DR. Ais M. O. Pormes
    3. Ketua II : Pdt. S. J. Mesach
    4. Ketua III : Pdt. S. J. Sutjiono
  3. Sekretaris :
    1. Sekretaris Jenderal : Pdt. Soesilo Djojosoedarmo
    2. Sekretaris I : Pdt. Soep Soegiardjo
    3. Sekretaris II : Ev. Hosea S. Litaniwan
    4. Sekretaris III : Pdt. Andreas Setiawan
  4. Bendahara :
    1. Bendahara I : Pdt.VL Neigenfind
    2. Bendahara II : Philip Leo
    3. Anggota : Kol. Wim T. Joseph
  5. Humas & Publikasi :
    1. Koorinator : John Haurissa
    2. Anggota : Pdt. G. Kamphausen, Pdt. EB. Sukirman

Periode 1979 – 1983 ( Kongres Nasional II di Jakarta, 10 – 14 September 1979)[sunting | sunting sumber]

  1. Penasehat :
    1. Pdt. DR. H L. Senduk
    2. Pdt. J. J Matulessy, SH, S.Th
    3. Pdt. DR. Ais M. O. Pormes
    4. Pdt. Stefanus Sumardi
  2. Presidium :
    1. Pdt. DR. P. Octavianus (Ketua)
    2. Pdt. DR. Chris Marantika
    3. Pdt. S. J. Sutjiono
    4. Pdt. P.G.T. Sallipadang
  3. Sekretaris Jendral : Pdt. Soesilo Djojosoedarmo
  4. Wakil Sekretaris Jendral : Pdt. Sam Sarendatu
  5. Sekretaris : Pdt. Soep Soegiardjo
  6. Bendahara :
    1. Drs. Sopar Panjaitan
    2. Philip Leo, BA
  7. Humas/Publikasi : John Haurissa
  8. Pelayanan Kasih : Dr. Jusuf
  9. Penelitian dan Pengembangan (litbang) : Drs. Agus Lay
  10. Pendanaan : Pdt. Radeg Meorthy
  11. Pekabaran Injil : Pdt. Hosea Litaniwan
  12. Teologia : Pdt. S. J. Mesach
  13. Pembinaan dan Kaderisasi : Pdt. Drs. J. Lelengboto
  14. Operasional Organisasi : Kol. Wim T. Joseph

Periode 1983 – 1985 ( Kongres Nasional III di Yogyakarta, 19 – 21 Oktober 1983, Kongres Istimewa)[sunting | sunting sumber]

  1. Ketua Kehormatan : Pdt. DR. Petrus Octavianus
  2. Dewan Penasihat :
    1. Pdt. DR. H. L. Senduk
    2. Pdt. Ais M. O. Pormes
    3. Pdt. John J. Matulessy, SH,S.Th
  3. Ketua :
    1. Ketua Umum : Pdt. Dr. Chris Marantika
    2. Ketua I : Pdt. S. J. Sutjiono
    3. Ketua II : Pdt. DR. Pontas Pardede
    4. Ketua III : Pdr. Matias Abai
    5. Ketua IV : Pdt. M. S. Anwari
  4. Sekretaris :
    1. Sekretaris Umum : Pdt. S. J. mesach, MTh
    2. Sekretaris I : Drs. Agus B. Lay
    3. Sekretaris II : Pdt. S.G.O. Sarendatu
    4. Sekretaris III : Ev. John Haurissa (Humas)
  5. Bendahara :
    1. Bendahara I : Kol (Purn.) Wim T. Joseph
    2. Bendahara II :
  6. Anggota :
    1. Pdt. Hosea Litaniwan
    2. Pdt. Ronny Sigarlaki, SH
    3. Pdt. Petrus Maryono , M.Th
    4. Pdt. DR. Johannes L. Lelengboto
    5. Pdt. Daniel Henebau, S.Th

Periode 1985 – 1989 ( Kongres Nasional IV di Jakarta , 30 April – 3 Mei 1985, Kongres Istimewa)[sunting | sunting sumber]

  1. Majelis Pertimbangan
    1. Ketua : Letjen TNI (Purn.) Leo Lopulisa
    2. Anggota :
      1. Pdt. DR. Petrus Octavianus
      2. Pdt. DR. H. L. Senduk
      3. Pdt. DR. S. J. Sutjitno
      4. Pdt. M. Abai, M.Min
      5. Pdt. DR. P. Thupuring
  2. Pengurus Pusat :
    1. Ketua Umum : Pdt. DR. Pontas Pardede
    2. Ketua Bidang Gereja : Pdt. DR. Chris Marantika
    3. Kabid Lembaga Gerejawi : Pdt. Agus B. Lay
    4. Ketua Bidang Misi : Pdt. Ronny Sigarlaki, SH
    5. Kabid Teologia : Pdt. Purn.awan Tenibernas, M.Th
    6. Sekretaris Umum : Pdt. S. J. Mesach, M.Th
    7. Bendahara Umum Pdt. John Zachariah
    8. Wakil Bendahara : Ev. Michael Bambang Soewono
    9. Penelitian dan Pengembangan (litbang) : Ir. Samuel Tirtamihardja
    10. Keanggotaan : Pdt. Eddy Lukmono
    11. Kepala Kantor : Ev. H. Zega
    12. Publikasi-Komunikasi : Pdt. Paul Paksoal
    13. Perisai ( Anggota) : Pdt. Hosea Litaniwan
    14. Pemuda-Mahasiswa (anggota) : Ir. Badu Situmorang
    15. Wanita dan Doa (anggota) : Pdt. Yusak Wiradi
    16. Anggota ex- officio : para ketua perwakilan daerah

Periode 1989 - 1993 ( Kongres Nasional V di Bogor)[sunting | sunting sumber]

  1. Majelis Pertimbangan :
    1. Ketua : Letjen TNI (Purn.) Leo Lopulisa
    2. Anggota :
      1. Pdt. DR. Petrus Octavianus
      2. Pdt. DR. H. L. Senduk
      3. Pdt. DR. S. J. Sutjiono
      4. Pdt. DR. Ais M. O. Pormes
      5. Pdt. M. Abai, M.Min
      6. Pdt.DR. P. Tehupuring
  2. Pengurus Pusat :
    1. Ketua Umum : Pdt. DR. Pontas Pardede
    2. Ketua Bidang Gereja : Pdt. DR. Chris Marantika
    3. Kabid Lembaga Gerejawi : Pdt. Drs. Agus B. Lay
    4. Ketua Bidang Misi : Pdt. Ronny Sigarlaki, SH
    5. Kabid Teologia : Pdt. Purn.awan Tenibernas, M.Th
    6. Sekretaris Umum : Pdt. S. J. Mesach, M.Th
    7. Bendahara Umum : Pdt. John Zachariah
    8. Wakil Bendahara : Ev. Michael Bambang Soewono
    9. Penelitian dan Pengembangan (litbang) : Ir. Samuel Tirtamihardja
    10. Keanggotaan : Pdt. Eddy Lukmono
    11. Kepala Kantor : Ev. H. Zega
    12. Publikasi-Komunikasi : Pdt. Paul Paksoal
    13. Perisai ( Anggota) : Pdt. Hosea Litaniwan
    14. Pemuda-Mahasiswa (anggota) : Ir. Badu Situmorang
    15. Wanita dan Doa (anggota) : Pdt. Yusak Wiradi
    16. Anggota ex-officio : para ketua perwakilan daerah

Periode 1994 -1998 ( Kongres Nasional VI di Bandung, 20 Mei 1994)[sunting | sunting sumber]

  1. Majelis Kehormatan :
    1. Ketua : Letjen TNI (Purn.) Leo Lopulisa
    2. Anggota :
      1. Pdt. DR. Petrus Octavianus
      2. Pdt. Ais M. O. Pormes
      3. Pdt. DR. S. J. Sutjiono
      4. Pdt. Matias Abai, M.Div
      5. Pdt. DR. Andreas Setiawan
  2. Majelis Pertimbangan
    1. Ketua: Mayjen Pol (Purn.) Sutjipto Danukusumo
    2. Anggota :
      1. Pdt. DR. Petrus Octavianus
      2. Pdt. Ais M. O. Pormes
      3. Pdt. John J. Matulessy, SH, S.Th
  3. Pengurus Pusat :
    1. Ketua Umum : Pdt. DR. Chris Marantika
    2. Ketua I : Pdt. K.A.M. Jusuf Roni (Departemen Penginjilan; dan Departemen Misi)
    3. Ketua II : Pdt. Ronny Sigarlaki, SH (Departemen Pengembangan Kerjasama; dan Departemen Penelitian dan Pengembangan)
    4. Ketua III : Pdt. DR. Samuel Sikitari (Departemen Pendidikan; dan Departemen Pembinaan)
    5. Ketua IV : Pdt. Daniel Henubau, S.Th (Departemen Pemuda dan Mahasiswa; dan Departemen Wanita)
    6. Ketua V : Pdt. Hosea Litaniwan, S.Th, M.div (Departemen Pelayanan Kasih)
    7. Sekretaris Umum : Pdt. S. J. Mesach, M.Th
    8. Wakil Sekretaris Umum : Ir. Samuel Tirtamihardja, M.BA, M.Sc
    9. Bendahara Umum : Ev. M. Bambang Soewono
    10. Wakil Bendahara Umum : Pdt. Hardi Farianto, B.Th
    11. Kepala Tata Usaha : Ev. H. Zega
  4. Departemen-departemen :
    1. Penginjilan : Pdt. Firman Hartadi, S.Th
    2. Misi (Luar Negeri) : Pdt. Ronny Mandang
    3. Pengembangan Kerjasama : Ev. Nus Reimas
    4. Penelitian dan Pengembangan : Pdt. Ir. Bambang Wijaya, MA
    5. Pendidikan : Pdt. Reinold Suwu, S.Th
    6. Pelayanan Kasih : Pdt. Joppie Rattu, M.Div
    7. Pemuda/Mahasiswa: Pdt. Iwan Tangka, S.Th, M.Div
    8. Wanita : Ny. Mieno Menayang

Periode 1998 – 2002 (Kongres Nasional VII PII di Bali)[sunting | sunting sumber]

  1. Majelis Pertimbangan :
    1. Ketua : Letjen TNI (Purn.) H.B.L. Mantiri
    2. Anggota :
      1. Letjen TNI (Purn.) Leo Lopulisa
      2. Pdt. DR. Octavianus
      3. Pdt. DR. S. J. Mesach, M.Th
      4. Pdt. Drs. Agus B. Lay
      5. Pdt. DR. K.A.M. Jusuf Roni
      6. Pdt. Prof. DR. SJ. Sutjiono
      7. Pdt. DR. Suwandoko Roslim, M.Th.
      8. Pdt. Hosea Litaniwan, S.Th.,M.Div
  2. Pengurus Pusat :
    1. Ketua Umum : Pdt. DR. Chris Marantika, Th.D., D.D
    2. Ketua I bidang Gereja : Pdt. Basthian Oubain, M.Div
    3. Ketua II bidang Yayasan : Pdt. dr. Ruyandi Hutasoit, MA, Sp.U
    4. Ketua III bidang Misi : Pdt. DR. Ir. Bambang H. Widjaja, MA
    5. Ketua IV bidang Teologi : Pdt. Arnold Tindas, D.Min.
    6. Ketua V bidang Pelayanan Masyarakat : Pdt. Kasno Theophilus, D.Min
    7. Ketua VI bidang Pelayanan Umum : Prof. Ir. Samuel Tirtamihardja, MBA, M.Sc
    8. Ketua VII bidang Litbang : Pdt. DR. Samuel A. Sikitari
    9. Sekretaris Umum : Pdt. Nus Reimas
    10. Sekretaris I : Pdt. DR. Pujo Setoto Abednego, MA
    11. Sekretaris II: Ny. Mieno Menayang
    12. Sekretaris Pelaksana : Pdt. Drs. Ign. Dachlan Setiawan, MA
    13. Bendahara Umum : Pdt. DR. Jimmy Oentoro, M.Div
    14. Bendahara I : Pdt. Ronny Mandang
    15. Bendahara II : Ny. Lucie Palilingan, MBA
  3. Anggota-anggota
    1. Pdt. Yoppie Rattu, M.Div., MA
    2. Pdt. Hizkia Soewignjo, M.Div
    3. Pdt. Daniel Sukendra
    4. Pdt. Hardi Farianto , B.Th
    5. Ev. M. Bambang Soewono
    6. Ny. Rina Alwei, MA.

Periode 2002-2006 (Kongres Nasional VIII PII di Yogyakarta, 1 – 4 Oktober 2002)[sunting | sunting sumber]

  1. Ketua Umum : Pdt. Dr. Ir. Bambang H. Widjaja, MA
  2. Sekretaris Umum : Pdt. Nus Reimas
  3. Wakil Sekretaris Umum : Pdt. Dr. Dicky Ngelyaratan
  4. Sekretaris Pelaksana : Pdt. Drs. Ign. Dachlan Setiawan, MA
  5. Bendahara Umum : Pdt. Dr. Jimmy Oentoro, M.Div
  6. Wakil Bendahara Umum : Pdm. Peter Tjondro E. Santoso, S.Th
  7. Bidang-bidang :
    1. Bidang Gereja :
      1. Ketua : Pdt. Dr. Pudjo Setoto Abednego, MA
      2. Anggota : Pdt. P. H. Mailangkay, MA
    2. Bidang Yayasan :
      1. Ketua : Prof. Ir. Samuel Tirtamiharja, M.BA, M.Sc
      2. Anggota: Ev. M. Bambang Soewono
    3. Bidang Misi :
      1. Ketua : Pdt. Dr. Yakob Tomatala
      2. Anggota : Pdt. Dr. Ronald Octavianus
    4. Bidang Teologi :
      1. Ketua : Pdt. Dr. Chris Marantika
      2. Anggota: Pdt. Dr. Arnold Tindas
    5. Bidang Kepelayanan Masyarakat :
      1. Ketua : Pdt. Ronny Mandang
      2. Anggota: Frits Willy Triman
    6. Bidang Wanita :
      1. Ketua : Ny. Mieno Menayang
      2. Anggota : Dra. Elizabeth Tambe
    7. Bidang Pemuda :
      1. Ketua : Pdt. Ir. Eddy Leo, M.Th.
      2. Anggota : Pdt. Jose Carol, Dipl. Ing
    8. Bidang Litbang & Doa
      1. Ketua : Pdt. Ronny Sigarlaki, SH
      2. Anggota : Pdt. Jacob M. Rattu, MA

Struktur Organisasi[sunting | sunting sumber]

Bagan Struktur Organisasi[sunting | sunting sumber]

Struktur Organisasi

Pengurus Pusat[sunting | sunting sumber]

  1. Majelis Pertimbangan :
    1. Ketua : Pdt. Dr. Ir. Bambang H. Widjaja, MA
    2. Anggota :
    3. Pdt. DR. Petrus Octavianus
    4. Pdt. DR. Chris Marantika
    5. Letjen. TNI. (purn.) H.B.L. Mantiri
    6. Mayjen. TNI. (purn.) Pranowo
    7. Pdt. DR. SJ Sutjiono
    8. Pdt. Daniel Henubau, S.Th
    9. Pdt. DR. Jacob Tomatala
    10. Pdt. DR. Niko Njotorahardjo
    11. Pdt. DR. Ruyandi Hutasoit
    12. Ny. Mieno Menayang
    13. Pdt. DR. Jimmy Oentoro
    14. Prof. Ir. Samuel Tirtamihardja, M.BA, M.Sc
    15. Frits Willy Triman
    16. Pdt. Ronny Sigarlaki, SH
  2. Ketua Umum : Pdt. Dr. Nus Reimas
  3. Sekretaris :
    1. Sekretaris Umum : Pdt. Dr. M Sudhi Dharma, M.Th
    2. Wakil Sekretaris Umum : Pdt. Drs. Ign. Dachlan Setiawan, MA
  4. Bendahara :
    1. Bendahara Umum : Pdm. Peter Tjondro E. Santoso, S.Th
    2. Wakil Bendahara Umum : Pdt. Benny Joshua
  5. Komisi-komisi :
    1. Komisi Jaringan Kelembagaan :
      1. Ketua : Pdt. DR. Roland Octavianus
      2. Anggota : Pdt. Ir. Rachmat Manullang, M.Sc ; Pdt. DR. Rubin Adi Abraham
    2. Komisi Jaringan Pelayanan Masyarakat :
      1. Ketua : Iwan Marantika, MBA
      2. Anggota: Ev. M. Bambang Soewono; Ny. Sri Rastiti
    3. Komisi Jaringan Pelayanan Misi :
      1. Ketua : Pdt. Paul Paksoal, M.Div
      2. Anggota : Pdt. DR. Dicky Ngelyaratan; Pdt. Yerry Tawalujan, M.Th
    4. Komisi Pemberdayaan Kelompok Profesional :
      1. Ketua : Pdt. Dr. Sulijanto Leories
      2. Anggota: Charles Yonan
    5. Komisi Pemberdayaan Perempuan :
      1. Ketua : DR. Erika Damayanti, SH, CN, MA
      2. Anggota : Pdt. Ny. Nyoman Priskilla, M.Div; Adriana Mangontan, SE
    6. Komisi Pemberdayaan Pemuda :
      1. Ketua : Pdt. Jose Carol, Dipl.Ing
      2. Anggota : Pdt. Jeffry Kurniawan, M.Sc
    7. Komisi Penelitian dan Pengembangan :
      1. Ketua : Pdt. Budi Setiawan, M.Div
      2. Anggota : Pdt. Prist Kuasa Depari; Hendra Haryanto, SH, SE, MM
    8. Komisi Advokasi, Hukum dan HAM :
      1. Ketua : Pdt. Ronny Mandang, S.Th
      2. Anggota : Deddy A. Madong, SH; Reggie Tentero, SH

Pengurus Daerah[sunting | sunting sumber]

  1. Sumatera Utara : Pdt. Drs. Aswin Perangin-angin, MA
  2. Lampung : Pdt. Stepanus Wardoyo, S.Th
  3. DKI Jakarta : Pdt. Dr. Andy Lukman Yonathan
  4. Jawa Barat : Pdt. Simon Timorason, BE
  5. Jawa Tengah : Pdt. Dr. Surya Kusuma, S.Th, M.Min
  6. Jawa Timur : Pdt. Drs. EC. M. Sudhi Dharma, M.Th.
  7. Daerah Istimewa Yogyakarta : Pdt. Jimmy Piter Kalauserang, S.IP
  8. Kalimantan Barat : Pdt. Sebinus Luther, M.CL
  9. Kalimantan Tengah : Pdt. Daniel E. Koet
  10. Kalimantan Timur : Pdt. Robby Dareho, S.Th
  11. Sulawesi Utara : Pdt. Dicky Palandeng, M.Div.
  12. Sulawesi Selatan : Pdt. Dr. Sadrak Kurang
  13. Sulawesi Tengah : Pdt. Jusuf Tandy, M.Div
  14. Maluku : Drs. M. Manuputty
  15. Bali : Pdt. Made Andreas, S.Th
  16. Nusa Tenggara Timur : Pdt. Wim Gasperz
  17. Nusa Tenggara Barat : Pdt. Kornelius Samuji, MA
  18. Irian Jaya (Papua) : J. Karetji
  19. Banten : Pdt. Basirun Sirait, BA
  20. Batam : Pdt. Jimmy Loho, B.Th
  21. Riau Daratan : Ev. Jantu Sihombing, M.Div

Pengurus Wilayah[sunting | sunting sumber]

  1. Kota Depok, Jawa Barat : Pdt. Carlo Leander, MA
  2. Balikpapan, Kalimantan Timur : Pdt. Timotius Lim, S.Th
  3. Amerika Utara : Pdt. Harri Widjaja
  4. Australia-Selandia Baru : Ray Kaunang
  5. Kabupaten Bengkalis, Riau : Pdt. Orlando Hutapea, S.Th
  6. Salatiga, Jawa Tengah :
  7. Magelang, Jawa Tengah :
  8. Boyolali, Jawa Tengah :
  9. Cilacap, Jawa Tengah :
  10. Purwokerto, Jawa Tengah :
  11. Sukoharjo, Jawa Tengah :
  12. Solo, Jawa Tengah :
  13. Klaten, Jawa Tengah :
  14. Jawa Timur I : Pdt. Ferry S. Kansil
    1. Meliputi : Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Mojokerto.
  15. Jawa Timur II : Pdt. Y. Eddy Sunarko
    1. Meliputi : Pulau Madura sekitarnya.
  16. Jawa Timur III : Djoko Widodo, SH
    1. Meliputi : Lamongan, Tuban, Bojonegoro.
  17. Jawa Timur IV : Pdt. Yonathan Ismono
    1. Meliputi : Jombang, Nganjuk, Kediri, Tulungagung dan Trenggalek.
  18. Jawa Timur V : Pdt. Cornelius Darto
    1. Meliputi : Blitar, Malang dan Pasuruan.
  19. Jawa Timur VI : Pdt. Drs. Sunarno
    1. Meliputi : Madiun, Magetan, Ngawi dan Ponorogo.
  20. Jawa Timur VII : Ev. Ishak Setiawan
    1. Meliputi : Probolinggo, Jember dan Lumajang.
  21. Jawa Timur VIII : Pdt. Theodorus Lompuliuw
    1. Meliputi : Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi.

Keanggotaan[sunting | sunting sumber]

PGLI memliki dua jenis keanggotaan, yakni :

  1. Anggota Penuh,
  2. Anggota Associate.

Keanggotaan Penuh[sunting | sunting sumber]

Anggota Penuh adalah gereja-gereja dan lembaga-lembaga yang telah diterima dan disahkan dalam Kongres Nasional (PGLI).

Daftar anggota penuh PGLI (dan akan bertambah) :

  1. Gereja Bethel Indonesia (GBI)
  2. Gereja Pemberita Injil (Gepembri)
  3. Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI)
  4. Gereja Sidang-Sidang Jemaat Allah di Indonesia (GSJA)
  5. Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII/KINGMI)
  6. Gereja Kasih Karunia Indonesia (GEKARI)
  7. Gereja Misi Injil Indonesia (GMII)
  8. Gereja Santapan Rohani Indonesia
  9. Gereja Presbyterian Injili di Indonesia
  10. Gereja Pentakosta Haleluyah Indonesia (GPHI)
  11. Gereja Injil Seutuh Indonesia (GISI)
  12. Gereja Morning Star Indonesia (MSI)
  13. Gereja Siloam Injili (GSI)
  14. Gereja Pentakosta Kristus
  15. Gereja Tuhan di Indonesia (GtdI)
  16. Gereja Kristen Protestan Anugrah (GKPA)
  17. Gereja Pekabaran Injil Sungai Air Hidup
  18. Masehi Pentakosta Damai (MPD)
  19. Gereja Protestan Injili Nusantara (GPIN)
  20. Gereja Kristen Injili Indonesia di Bengkulu
  21. Gereja Kristen Injili di SUMSEL
  22. Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI)
  23. Gereja Jemaat Kristus Indonesia (GJKI)
  24. Gereja Sidang Kristus (GSK)
  25. Gereja Wesleyen Indonesia (GWI)
  26. Gereja Kristen Nazarene (GKN)
  27. Gereja Kristen Injili Nusantara (GKIN)
  28. Sinode Gereja Kristen Baithani (GKB)
  29. Gereja Mawar Sharon (GMS)
  30. Gereja Pentakosta Jemaat Sion
  31. Gereja Kristen Perjanjian Baru (GKPB)
  32. Gereja Sidang Persekutuan Injili Indonesia
  33. Gereja Persekutuan Pemberitaan Injil Kristus
  34. Gereja Kristus Tuhan Indonesia
  35. Gereja Masehi Musyafir di NTT
  36. Kerapatan Gereja Baptis Indonesia
  37. Gereja Kerapatan Injili Bangsa Indonesia (KIBAID)
  38. Gereja Masehi Protestan Umum (GMPU)
  39. Gereja Anugrah Injili Sepenuh Gideon
  40. Persekutuan Gereja-gereja Baptis Irja
  41. Gereja Injili di Indonesia (GidI)
  42. Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI)
  43. Gereja Alkitab Anugrah (GAA)
  44. Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD)
  45. Gereja Pentakosta Kharismatika di Indonesia (GPKdI)
  46. Gereja Persekutuan Misi Injil Indonesia
  47. Gereja Zending Protestan Timur (GZPT)
  48. Gereja Gerakan Pentakosta (GGP)
  49. Gereja Pentakosta International Indonesia
  50. Gereja Injil Karo Indonesia (GIKI)
  51. Gereja Kerapatan Pentakosta Ambon (GKPA)
  52. Gereja Pentakosta Elim
  53. Gereja Jemaat Pentakosta Sumut
  54. Gereja Segala Bangsa (GESBA)
  55. Gereja Kristen Sahabat Indonesia (GKSI)
  56. Gereja Injili Kasih Karunia Indonesia (GIKKI)
  57. Gereja Sungai Yordan Indonesia (GSYI)
  58. Gereja Presbyterian Injili Indonesia (GPII)
  59. Gereja Gerakan Pentakosta Indonesia (GGPI)
  60. Gereja Persekutuan Pengabar Injil (GAPPIN)
  61. Gereja Pentakosta Maluku (GPM)
  62. Gereja Alkitab Presbytarian Protestan Indonesia
  63. Gereja Kristen Sangkakala Indonesia (GKSI)
  64. Gereja Pusat Pentakosta Indonesia (GPPI)
  65. Gereja Kristen Nafiri Sion (GKNS)
  66. Sinode Jemaat Kristen Indonesia (JKI)
  67. Gereja Pentakosta Isa Almasih Indonesia
  68. Sinode Gereja Eleos Indonesia
  69. Gereja Kristen Alkitab Indonesia (GKAI)
  70. Gereja Kabar Baik Indonesia (GKBI)
  71. Gereja Kristen Oikumene Indonesia (GKOI)
  72. Gereja Yesus Kristus Tuhan (GYKT)
  73. Gereja Alkitab Injili Nusantara (GAIN)
  74. Gereja Penyebaran Injil
  75. Gereja Protestan Indonesia Luwuk Banggai
  76. Gereja Kristus Di Indonesia (GKDI)
  77. Gereja Allah di Indonesia
  78. Gereja Rasuli Indonesia
  79. Gereja Methodis Injili
  80. Gereja Pekabaran Injil Jalan Suci
  81. Gereja Oikos Indonesia

Keanggotaan Associate[sunting | sunting sumber]

Anggota "associate" adalah gereja-gereja dan lembaga-lembaga Injili yang sedang menunggu pengesahan Kongres Nasional atau Rapat Kerja Nasional untuk menjadi anggota penuh Daftar anggota associate PGLI (akan bertambah) :

  1. Gereja Kemuliaan Sion
  2. Christian Ministry Centre (CMC)
  3. Gereja Duta Injil
  4. Gereja Kristen Kapernaum Indonesia
  5. Yayasan Sungai Air Hidup
  6. Yayasan Tunas Kalimantan
  7. Gereja Bethel Pentakosta Indonesia
  8. Gereja Kristen Kudus Indonesia
  9. Yayasan Faradise Centre

Syarat Menjadi Anggota PGLII[sunting | sunting sumber]

Syarat-syarat menjadi anggota PGLII :

  1. Yang dapat diterima sebagai anggota penuh PGLII adalah gereja-gereja dan lembaga-lembaga Injili yang memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
    1. Merupakan gereja dan lembaga tingkat pusat.
    2. Memiliki akta yang disahkan oleh instansi pemerintah yang berwenang.
    3. Sudah terdaftar di Departemen Agama Republik Indonesia, dalam hal ini Dirjen Bimas Kristen Protestan (Kementerian Agama RI).
    4. Bersedia menerima Anggaran dasar dan Anggaran Rumah Tangga PGLII.
    5. Mengajukan permohonan tertulis untuk menjadi anggota penuh PGLII dan melengkapi semua prosedur administrasi dan pra-kualifikasi yang telah ditetapkan.
    6. Mendapat rekomendasi dari Pengurus Daerah PGLII yang didukung oleh sekurang-kurangnya 2 (dua) anggota penuh PGLII.
  2. Penetapan menjadi anggota penuh diusulkan oleh Pengurus Pusat PGLII dan disahkan oleh Kongres.
  3. Penetapan menjadi anggota “associate” dilakukan dalam Rapat Pengurus Pusat PGLII.

Lokasi Kantor Pusat[sunting | sunting sumber]

Kantor pusat PGLII beralamat di

Komplek Greenville Blok AW 57 Kepa Duri
Jakarta Barat, 11510,
Provinsi DKI Jakarta.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]