Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan
Logo gksbs.jpg
Logo GKSBS
Klasifikasi Protestan
Pimpinan Gereja Pdt. Tri Joko Hadi Nugroho, M.Th
Wilayah Penyebaran Indonesia
Situs web resmi http://gksbs.org
Perkembangan
Didirikan 6 Agustus 1987
Statistik
Anggota 35.955 jiwa (2012)[1]

Gereja Kristen (di) Sumatera Bagian Selatan (disingkat GKSBS) adalah sebuah kelompok gereja Protestan di Indonesia yang berpusat di bagian selatan pulau Sumatera, yaitu provinsi-provinsi Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi. Kantor sinodenya saat ini berada di provinsi Lampung. Gereja ini dipelopori berdirinya oleh Gereja Kristen Jawa (GKJ).

Sejarah[sunting | sunting sumber]

GKSBS memiliki latar belakang sejarah yang panjang. Bermula dengan adanya orang-orang Kristen dari pulau Jawa yang mengikuti program transmigarsi (koloniasasi) mulai tahun 1936. Dua tahun kemudian, yaitu tahun 1938 Sinode Gereja Kristen Jawa terpanggil untuk melayani mereka dan mengirimkan para pelayannya ke Sumatera bagian selatan.

Pada tahun 1971 Sinode GKJ mulai mempersiapkan kemandirian gereja yang dilayaninya di “Tanah Seberang” yang ketika itu bernama Sinode GKJ Wilayah I di Sumatera Bagian Selatan. Arah kemandirian itu diwujudkan dengan melakukan program-program pembinaan yang intensif, perkunjungan-perkunjungan ke wilayah pelayanan dijadwalkan secara teratur sampai dengan tahun 1987. Usaha-usaha itu diberkati Tuhan dengan menghasilkan buah. Pada sidang XVIII Sinode GKJ di Yogyakarta tanggal 6 Agustus 1987 persidangan itu memutuskan bahwa Sinode GKJ Wilayah I di Sumatera Bagian Selatan dinyatakan mandiri dan menjadi Sinode sendiri dengan nama : Gereja-gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (disingkat GKSBS). Pada awal kemandirianya itu, GKSBS masih menggunakan Tata Gereja GKJ. Pada sidang IV GKSBS tanggal 26-29 Agustus 1996 di Bandar Lampung, GKSBS Mengesahkan Tata Gereja/Tata Laksana GKSBS. Serentak dengan disahkannya Tata gereja/Tata Laksana GKSBS, maka nama “Gereja-gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan” berubah menjadi “Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan”[2]

Pemerintahan gereja[sunting | sunting sumber]

Pemerintahan gereja (secara teologis) adalah Kristokrasi, dan sebagai organisasi yang bersifat/berbentuk gereja pemerintahan, GKSBS adalah “Presbiterial Sinodal” yang di dalamnya menekankan pentingnya kebersamaan dalam hal dana sesuai amanat musyawarah Majelis Sesinode 1987 dan Sidang I Sinode GKSBS.

Pada Sidang Sinode GKSBS VIII tanggal 23-26 September 2005 di Bengkulu pada (Artikel 12 : Liturgi Kontekstual) yang didalamnya termuat tentang pelayanan [(perjamuan kudus)] untuk anak yang mulai diberlakukan sejak disetujui oleh Sidang Sinode VIII.

Mengenai hubungan dan kerjasama oikoumenis di Indonesia, pada sidang Majelis Pekerja Lengap Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) di Kendari tanggal 20-27 April 1988, Sinode GKSBS telah diterima menjadi anggota PGI dan tercatat dengan nomor anggota 58.

Sampai saat ini pertumbuhan GKSBS tercatat menjadi 80 Jemaat dewasa, 2 Calon jemaat, Jumlah Kepala Keluarga : 10.760 KK, Jiwa : 35.955 jiwa 460 Kelompok kebaktian, yang dihimpun dalam 13 klasis yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Bagian Selatan dengan 69 tenaga aktif sebagai pendeta dan calon pendeta.

[sunting | sunting sumber]

Salib adalah lambang identitas Gereja Yesus Kristus. Daun cengkeh tujuh lembar warna hijau tua dan muda adalah lambang dari berdirinya Sinode GKSBS yang dimulai dengan tujuh klasis pada tahun 1987, yaitu: Klasis Palembang, Belitang, Bandarjaya, Seputih Raman, Metro, Sri Bhawono dan Tanjungkarang.

Sedangkan empat garis warna biru di bawah gambar cengkeh adalah melambangkan identitas keberadaan GKSBS di wilayah Sumbagsel yang terdiri dari empat Propinsi yaitu Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi. Itulah sebabnya GKSBS dalam identitas dirinya tidak melandaskan diri sebagai gereja suku, tetapi menjadi gereja daerah di wilayah Sumatera Bagian Selatan yang beragam suku, dan latar belakang budayanya.

Sekretariat[sunting | sunting sumber]

Alamat Sinode:[3]
Jalan Yos Sudarso 15 Polos, Metro Pusat
Kota Metro – Lampung 34111
Telepon/fax. 0725-42598
Email: sinode@gksbs.org ; media@gksbs.org
Situs resmi: http://gksbs.org

Pengurus[sunting | sunting sumber]

Pimpinan gereja pada tahun 2012 antara lain:[1]

  • Ketua: Pdt. Tri Joko Hadi Nugroho, S.Th
  • Sekretaris: Pdt. Christya Prihanto P., M.Th
  • Bendahara: Pnt. Andrayanto S.IP, M.Kes

Statistik[sunting | sunting sumber]

hingga tahun 2013 Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan memiliki

  • Jumlah Klasis : 13 klasis
  • 86 jemaat dewasa dan 3 calon jemaat dewasa
  • Jumlah anggota jemaat : 10.954 KK (36.015 jiwa)
  • Jumlah Pendeta : 79 orang

Kemitraan[sunting | sunting sumber]

GKSBS termasuk menjadi anggota Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) sejak April 1988.[1] Gereja Kristen Rejang adalah relasi dan pecahan dari gereja ini.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]