Mandala Airlines

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari
Mandala Airlines
IATA
RI
ICAO
MDL
Kode panggil
MANDALA
Didirikan 17 April 1969
Pangkalan Jakarta (CGK)
Kota fokus / hub sekunder
Lounge Mandala Priority
Aliansi TransNusa
Jumlah armada 11 (+ 30 pesanan)
Tujuan 16
Perusahaan induk
  • Cardig International (51%)
  • Indigo Partners (49%)
Markas

33-37 Jalan Raya Tomang
Grogol Petamburan
Jakarta Barat

Tokoh penting
  • Diono Nurjadin (President Direktur)
  • Warwick Brady (CEO)
  • Steve Wilks (COO)
  • Michael Hamelink (CFO)
Situs web: www.mandalaair.com

Mandala Airlines adalah maskapai penerbangan Indonesia.

Daftar isi

[sunting] Sejarah singkat

Mandala adalah maskapai nasional berumur 40 tahun yang telah dibeli oleh Indigo Partners dan Cardig International di tahun 2006. Pembelian Mandala didasarkan pada pertimbangan bahwa potensi yang bisa diraih terkait dengan peluang pertumbuhan bisnis penerbangan di dunia ketiga, setelah China dan India. Dengan pasar domestik yang lebih besar dari India, investasi melalui Mandala, memberi peluang bagi Mandala untuk memanfaatkan jaringan rute penerbangan yang luas dengan brand nasional yang kuat serta memungkinkan menjadikan Mandala sebagai maskapai penerbangan modern yang menawarkan keamanan, dapat diandalkan, dengan harga terjangkau.

Pada 2007, Mandala telah memesan 30 pesawat airbus baru senilai 2,3 miliar dolar AS, Mandala dikelola jajaran manajemen berpengalaman internasional. Mandala juga telah menghentikan penggunaan semua pesawat jenis Boeing dan menjalin kerja sama dengan Singapore Airlines Engineering Company untuk perawatan pesawat.

Mandala kini menawarkan jaringan pelayanan yang luas untuk 17 tujuan penerbangan, dengan menggunakan pesawat yang aman dan armada Airbus A320 dan A319 dengan ketepatan jadwal, kebersihan pesawat terjaga serta penawaran harga yang sangat terjangkau.

Prioritas utama Mandala adalah menjadi maskapai penerbangan dengan standar keselamatan penerbangan internasional. Untuk mencapai itu, Mandala telah menjalani audit guna mendapatkan sertifikasi IOSA dari IATA. Selain itu, Mandala juga telah menjalani audit dari Airbus, Boeing dan sejumlah perusahaan di bidang perminyakan yang telah memberikan persetujuan untuk terbang bersama Mandala.

[sunting] Armada

Mandala menerapkan one-single aircraft policy (kebijakan pengoperasian satu jenis pesawat), yaitu hanya dengan mengoperasikan armada Airbus. Pada 16 Januari 2009, Mandala meng-grounded seluruh armada Boeing nya dan mulai menerapkan kebijakan pengoperasian satu jenis pesawat tersebut. Saat ini, Mandala mengoperasikan jenis pesawat Airbus A320 dengan kapasitas kursi 180 dan pesawat A319 dengan kapasitas 144. Selain pesawatnya yang canggih, Mandala memilih Airbus karena teknologinya yang ramah lingkungan dan bahan bakarnya efisien.

[sunting] Jalur penerbangan

Saat ini, Mandala sangat kuat di rute-rute bagian Barat. Di akhir tahun 2008, Mandala memiliki 17 rute dan berkonstrasi pada jalur penerbangan utama seperti Medan, Padang, Pekanbaru, Batam,Pangkalpinang,Jambi,Bengkulu Semarang, Jakarta, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Kupang, Yogyakarta,dan Tarakan

Mandala juga telah memperkuat partnership nya dengan Transnusa untuk pelayanan jalur feeder ke daerah-daerah di Kupang seperti Alor dan Ende

[sunting] Lihat pula

[sunting] Pranala luar

Peralatan pribadi
Buat buku