Keluaran 21
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Keluaran 21 (disingkat Kel 21) adalah bagian dari Kitab Keluaran dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Termasuk dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1][2]
Daftar isi |
Teks [sunting]
- Naskah sumber utama: Masoretik, Taurat Samaria, Septuaginta dan Naskah Laut Mati.
- Pasal ini terdiri dari 36 ayat.
- Berisi peraturan mengenai budak Ibrani dan jaminan nyawa sesama manusia.
Waktu [sunting]
- Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi sewaktu bangsa Israel berkumpul di kaki gunung Sinai pada tanggal 6 bulan Siwan, 49 hari setelah ke luar dari tanah Mesir.[3] (~1447 SM)
Struktur [sunting]
Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):
- Keluaran 21:1-11 = Tentang hak budak Ibrani (Ulangan 15:12-18)
- Keluaran 21:12-36 = Peraturan tentang jaminan nyawa sesama manusia
Perbudakan sesama orang Ibrani [sunting]
Budak lelaki [sunting]
- Seorang budak Ibrani lelaki yang dibeli, akan bekerja pada tuannya selama enam tahun lamanya, tetapi pada tahun yang ketujuh ia harus diizinkan keluar sebagai orang merdeka, dengan tidak membayar tebusan apa-apa.[4]
Prinsip dasar dari aturan ini adalah tidak mengizinkan perbudakan untuk selama-lamanya tanpa persetujuan budak itu sendiri.[5]
- Jika saat dibeli sebagai budak, laki-laki itu seorang diri saja, maka keluarpun ia seorang diri;
- jika saat dibeli sebagai budak, ia mempunyai isteri, maka isterinya itu diizinkan keluar bersama-sama dengan dia.[6]
- Jika tuannya memberikan kepadanya seorang isteri dan perempuan itu melahirkan anak-anak lelaki atau perempuan, maka perempuan itu dengan anak-anaknya tetap menjadi kepunyaan tuannya, dan budak laki-laki itu harus keluar seorang diri.[7]
- Tetapi jika budak lelaki itu dengan sungguh-sungguh berkata: "Aku cinta kepada tuanku, kepada isteriku dan kepada anak-anakku, aku tidak mau keluar sebagai orang merdeka", maka haruslah tuannya itu membawanya menghadap Allah, lalu membawanya ke pintu atau ke tiang pintu, dan tuannya itu menusuk telinganya dengan penusuk, dan budak itu bekerja pada tuannya untuk seumur hidup.[8]
Budak perempuan [sunting]
- Apabila ada seorang menjual anaknya yang perempuan sebagai budak, maka perempuan itu tidak boleh keluar seperti cara budak-budak lelaki keluar.[9]
- Jika perempuan itu tidak disukai tuannya, yang telah menyediakannya bagi dirinya sendiri, maka haruslah tuannya itu mengizinkan ia ditebus; tuannya itu tidak berhak untuk menjualnya kepada bangsa asing, karena ia memungkiri janjinya kepada perempuan itu.[10]
- Jika tuannya itu menyediakannya bagi anaknya laki-laki, maka haruslah tuannya itu memperlakukannya seperti anak-anak perempuan berhak diperlakukan.[11]
- Jika tuannya itu mengambil perempuan lain, ia tidak boleh mengurangi makanan perempuan itu, pakaiannya dan persetubuhan dengan dia.[12]
- Jika tuannya itu tidak melakukan ketiga hal itu kepadanya, maka perempuan itu harus diizinkan keluar, dengan tidak membayar uang tebusan apa-apa.[13]
Referensi [sunting]
- ^ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 9794158151, 9789794158159
- ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada perjanjian lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 9794153850, 9789794153857
- ^ Keluaran 12:40-41
- ^ Keluaran 21:2
- ^ The Nelson Study Bible. Thomas Nelson, Inc. 1997
- ^ Keluaran 21:3
- ^ Keluaran 21:4
- ^ Keluaran 21:5-6
- ^ Keluaran 21:7
- ^ Keluaran 21:8
- ^ Keluaran 21:9
- ^ Keluaran 21:10
- ^ Keluaran 21:11
Lihat pula [sunting]
- Bagian Alkitab yang berkaitan: Ulangan 15
Pranala luar [sunting]
- (Indonesia) Teks Keluaran 21 dari Alkitab SABDA
- (Indonesia) Audio Keluaran 21
- (Indonesia) Referensi silang Keluaran 21
- (Indonesia) Komentari bahasa Indonesia untuk Keluaran 21
- (Inggris) Komentari bahasa Inggris untuk Keluaran 21
|
|||||||||||||||||||||||