Keluaran 15

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
pasal 14       Keluaran 15       pasal 16
Plate X. The S.S. Teacher's Edition: The Holy Bible. New York: Henry Frowde, Publisher to the University of Oxford, 1896.

Gambar sebuah gulungan Taurat modern, terbuka pada halaman yang memuat "Kidung Laut" (Keluaran 15:1-19) jelas dengan penataan khusus. Teacher's Edition: The Holy Bible. New York: Henry Frowde, Publisher to the University of Oxford, 1896.
Kitab: Kitab Keluaran
Bagian Alkitab: Perjanjian Lama
Kitab ke- 2
Kategori: Taurat

Keluaran 15 (disingkat Kel 15) adalah bagian dari Kitab Keluaran dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Termasuk dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1][2]

Teks[sunting | sunting sumber]

Waktu[sunting | sunting sumber]

  • Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi beberapa hari setelah bangsa Israel meninggalkan tanah Mesir.[3] (~1446 SM) Menurut tradisi Yahudi diperingati pada hari ketujuh perayaan Paskah.[4]

Tempat[sunting | sunting sumber]

Musa berseru-seru kepada TUHAN, dan TUHAN menunjukkan kepadanya sepotong kayu; Musa melemparkan kayu itu ke dalam air; lalu air itu menjadi manis. Di sanalah diberikan TUHAN ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan kepada mereka dan di sanalah TUHAN mencoba mereka,
  • Dari Mara, lalu ke Elim; di sana ada 12 mata air dan 70 pohon korma.

Struktur[sunting | sunting sumber]

Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

Kidung Laut dari sebuah Sefer Torah (Gulungan Kitab Taurat)

Ayat 1[sunting | sunting sumber]

Ayat 1 bahasa Indonesia[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru

Pada waktu itu Musa bersama-sama dengan orang Israel menyanyikan nyanyian ini bagi TUHAN yang berbunyi:
"Baiklah aku menyanyi bagi TUHAN, sebab Ia tinggi luhur,
kuda dan penunggangnya dilemparkan-Nya ke dalam laut."[5]

Ayat 1 bahasa Ibrani[sunting | sunting sumber]

Teks Masoret

אז ישיר־משה ובני ישראל את־השירה הזאת ליהוה ויאמרו לאמר
אשירה ליהוה כי־גאה גאה
סוס ורכבו רמה בים׃

Transliterasi:

’āz yā-šîr-mō-šeh ū-ḇə-nê yiś-rā-’êl ’eṯ- ha-syî-rāh haz-zōṯ l-Yah-weh, wa-yō-mə-rū lê-mōr;
’ā-syî-rāh l-Yah-weh -ḡā-’ōh gā-’āh,
sūs wə-rō-ḵə-ḇōw rā-māh ḇay-yām.[6]

Ayat 2[sunting | sunting sumber]

TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Ia Allahku, kupuji Dia, Ia Allah bapaku, kuluhurkan Dia.?[7]

Referensi silang: Yesaya 12:2.

Ayat 11[sunting | sunting sumber]

Siapakah yang seperti Engkau, di antara para allah, ya TUHAN; siapakah seperti Engkau, mulia karena kekudusan-Mu, menakutkan karena perbuatan-Mu yang masyhur, Engkau pembuat keajaiban?[8]

Tuhan yang menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir, bukan hasil perjuangan orang Israel. Mereka telah melihat bagaimana semua dewa-dewa Mesir, atau sembahan orang Mesir, dibungkam, dan dibuat sepenuhnya menjijikkan, dengan sepuluh tulah, yang rupanya memang terutama ditujukan untuk menjatuhkan mereka.[9]

Ayat 27[sunting | sunting sumber]

Sesudah itu sampailah mereka di Elim; di sana ada dua belas mata air dan tujuh puluh pohon korma, lalu berkemahlah mereka di sana di tepi air itu.[10]

Kidung Laut[sunting | sunting sumber]

Kidung Laut atau Nyanyian Laut (bahasa Ibrani: שירת הים, Shirat HaYam, juga dikenal sebagai Az Yashir Moshe; bahasa Inggris: Song of the Sea) adalah sebuah sajak nyanyian yang tercatat pada ayat 1-18 pasal ini, yang diberi judul "Nyanyian Musa dan Israel". Diikuti dengan kidung pendek di ayat 20 dan 21 yang dinyanyikan oleh Miryam dan para perempuan Israel. Kidung ini pertama kali dinyanyikan oleh orang Israel setelah mereka melewati Laut Merah (Laut Teberau) dengan selamat dan orang-orang Mesir yang mengejar mereka ditenggelamkan dalam laut.

Nyanyian ini merupakan satu dari hanya dua bagian dalam Taurat yang ditulis dengan tata letak (layout) yang berbeda dari kolom sederhana seperti biasanya. Layout-nya mirip dengan susunan batu bata di tembok (lihat gambar di Sefer Torah atau "Gulungan Kitab Taurat"), di mana kata-kata yang ditempatkan berseling melambangkan dua tembok air dari laut yang terbelah ketika orang Israel menyeberangi Laut Merah. Bagian lain yang ditulis dengan tata letak yang berbeda adalah "Nyanyian Musa" pada Kitab Ulangan pasal 32 yang merupakan bagian pembacaan parsyah Ha'azinu dalam tradisi Yahudi.

Nyanyian ini merayakan kemenangan Allah di Laut Teberau atas kuasa-kuasa Mesir; merupakan pujian dan ucapan syukur kepada Allah atas keagungan, kekuatan militan, dan kesetiaan kepada umat-Nya. Pembebasan dari Mesir melambangkan dan menubuatkan kemenangan umat Allah atas Iblis dan antikristus pada hari-hari terakhir; karena itu salah satu nyanyian orang tertebus dinamakan "nyanyian Musa" (Wahyu 15:3).[12]

Tradisi Yahudi[sunting | sunting sumber]

  • Kidung Laut dimasukkan ke dalam buku-buku doa Yahudi, dan diucapkan setiap hari dalam ibadah pagi shacharit.
  • Merupakan bahan bacaan Taurat mingguan (parsyah) Beshalach.[13]

Tradisi Kristen[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 9794158151, 9789794158159
  2. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada perjanjian lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 9794153850, 9789794153857
  3. ^ Keluaran 12:40-41
  4. ^ Isaac Levy's Anthology of Sepharadic Hazzanut (Antologiya shel Hazzanut Sefaradit, 1965), vol. on the Three Festivals, p. 409, #335.
  5. ^ Keluaran 15:1
  6. ^ Biblehub - Exodus 15:1
  7. ^ Keluaran 15:2
  8. ^ Keluaran 15:11
  9. ^ Clarke, A. Adam Clarke's Commentary on the Whole Bible. Penerbitan 1810-1826.
  10. ^ Keluaran 15:27
  11. ^ Bible hub - Exodus 15:27
  12. ^ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  13. ^ Penanggalan parsyah
  14. ^ The Psalter According to the Seventy (1987). Boston: Holy Transfiguration Monastery. ISBN 0-943405-00-9.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]