Keluaran 15

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Keluaran 15 (disingkat Kel 15) adalah bagian dari Kitab Keluaran dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Termasuk dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1][2]

Teks[sunting | sunting sumber]

Waktu[sunting | sunting sumber]

  • Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi beberapa waktu setelah bangsa Israel meninggalkan tanah Mesir.[3] (~1446 SM)

Struktur[sunting | sunting sumber]

Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

Kidung Laut[sunting | sunting sumber]

Kidung Laut dari sebuah Sefer Torah (Gulungan Kitab Taurat)

Kidung Laut atau Nyanyian Laut (bahasa Ibrani: שירת הים, Shirat HaYam, juga dikenal sebagai Az Yashir Moshe; bahasa Inggris: Song of the Sea) adalah sebuah sajak nyanyian yang tercatat pada ayat 1-18 pasal ini, yang diberi judul "Nyanyian Musa dan Israel". Diikuti dengan kidung pendek di ayat 20 dan 21 yang dinyanyikan oleh Miryam dan para perempuan Israel. Kidung ini pertama kali dinyanyikan oleh orang Israel setelah mereka melewati Laut Merah (Laut Teberau) dengan selamat dan orang-orang Mesir yang mengejar mereka ditenggelamkan dalam laut.

Nyanyian ini merupakan satu dari hanya dua bagian dalam Taurat yang ditulis dengan tata letak (layout) yang berbeda dari kolom sederhana seperti biasanya. Layout-nya mirip dengan susunan batu bata di tembok (lihat gambar di Sefer Torah atau "Gulungan Kitab Taurat"), di mana kata-kata yang ditempatkan berseling melambangkan dua tembok air dari laut yang terbelah ketika orang Israel menyeberangi Laut Merah. Bagian lain yang ditulis dengan tata letak yang berbeda adalah "Nyanyian Musa' di pasal 32 Kitab Ulangan yang merupakan bagian pembacaan parshat Ha'azinu dalam tradisi Yahudi.

Ayat 2[sunting | sunting sumber]

TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Ia Allahku, kupuji Dia, Ia Allah bapaku, kuluhurkan Dia.?[4]

Referensi silang: Yesaya 12:2.

Ayat 11[sunting | sunting sumber]

Siapakah yang seperti Engkau, di antara para allah, ya TUHAN; siapakah seperti Engkau, mulia karena kekudusan-Mu, menakutkan karena perbuatan-Mu yang masyhur, Engkau pembuat keajaiban?[5]

Tuhan yang menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir, bukan hasil perjuangan orang Israel. Mereka telah melihat bagaimana semua dewa-dewa Mesir, atau sembahan orang Mesir, dibungkam, dan dibuat sepenuhnya menjijikkan, dengan sepuluh tulah, yang rupanya memang terutama ditujukan untuk menjatuhkan mereka.[6]

Tradisi Yahudi[sunting | sunting sumber]

  • Kidung Laut dimasukkan ke dalam buku-buku doa Yahudi, dan diucapkan setiap hari dalam ibadah pagi shacharit.
  • Merupakan bahan bacaan Taurat mingguan (parsyah) Beshalach.[7]

Tradisi Kristen[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 9794158151, 9789794158159
  2. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada perjanjian lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 9794153850, 9789794153857
  3. ^ Keluaran 12:40-41
  4. ^ Keluaran 15:2
  5. ^ Keluaran 15:11
  6. ^ Clarke, A. Adam Clarke's Commentary on the Whole Bible. Penerbitan 1810-1826.
  7. ^ Penanggalan parsyah
  8. ^ The Psalter According to the Seventy (1987). Boston: Holy Transfiguration Monastery. ISBN 0-943405-00-9.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]