Kabupaten Karanganyar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Karanganyar)
Langsung ke: navigasi, cari
Kabupaten Karanganyar
ꦑꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦑꦫꦁꦲꦚꦂ
Kabupaten Karanganyar.png
Lambang Kabupaten Karanganyar
ꦑꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦑꦫꦁꦲꦚꦂ
Moto: Karanganyar Tenteram
(Tenang, Teduh, Rapi, Aman, Makmur)


Locator kabupaten karanganyar.png
Peta lokasi Kabupaten Karanganyar
ꦑꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦑꦫꦁꦲꦚꦂ
Koordinat: -
Provinsi Jawa Tengah
Dasar hukum UU No. 13/1950
Tanggal -
Ibu kota Kota Karanganyar
Pemerintahan
 - Bupati Juliatmono (2013- 2018)
 - DAU Rp. 810.216.582.000.-(2013)[1]
Luas 800,20 km2
Populasi
 - Total 750.000 jiwa (2003)
 - Kepadatan 937,27 jiwa/km2
Demografi
 - Kode area telepon 0271
Pembagian administratif
 - Kecamatan 17
 - Kelurahan 177
 - Situs web http://www.karanganyarkab.go.id/

Kabupaten Karanganyar (bahasa Jawa: Hanacaraka, ꦑꦫꦁꦲꦚꦂ, Latin, Karanganyar) adalah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Pusat administrasi berlokasi di Karanganyar Kota, sekitar 14 km sebelah timur Kota Surakarta. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Sragen di utara, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Magetan (Jawa Timur) di timur, Kabupaten Wonogiri di selatan, serta Kabupaten Boyolali, Kota Surakarta, dan Kabupaten Sukoharjo di barat. Kabupaten Karanganyar memiliki sebuah kecamatan enklave yang terletak di antara Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sukoharjo, dan Kota Surakarta yaitu Kecamatan Colomadu.

Asal nama[sunting | sunting sumber]

Nama Karanganyar berasal dari pedukuhan yang berada di desa ini. Nama ini diberikan oleh Raden Mas Said (Mangkunagara I), karena di tempat inilah, ia menemukan kemantapan akan perjanjian baru (bahasa Jawa: anyar) untuk menjadi penguasa setelah memakan wahyu keraton dalam wujud burung derkuku.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Bagian barat Kabupaten Karanganyar merupakan dataran rendah, yakni lembah Bengawan Solo yang mengalir menuju ke utara. Bagian timur berupa pegunungan, yakni bagian sistem dari Gunung Lawu. Sebagian besar daerah pegunungan ini masih tertutup hutan.

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Karanganyar terdiri atas 17 kecamatan (lihat kotak di bawah artikel ini), yang dibagi lagi atas sejumlah desa dan kelurahan. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Karanganyar. Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar :

  1. Kecamatan Colomadu
  2. Kecamatan Jaten
  3. Kecamatan Karanganyar
  4. Kecamatan Gondangrejo
  5. Kecamatan Kebakramat
  6. Kecamatan Kerjo
  7. Kecamatan Mojogedang
  8. Kecamatan Karangpandan
  9. Kecamatan Jenawi
  10. Kecamatan Tawangmangu
  11. Kecamatan Jatiyoso
  12. Kecamatan Jatipuro
  13. Kecamatan Jumantono
  14. Kecamatan Jumapolo
  15. Kecamatan Ngargoyoso
  16. Kecamatan Tasikmadu
  17. Kecamatan Matesih

,

Perwakilan[sunting | sunting sumber]

DPRD Kabupaten Karanganyar hasil Pemilihan Umum Legislatif 2009 tersusun dari 14 partai, dengan perincian sebagai berikut:

Partai Kursi
PDI-P 10
Partai Golkar 9
Partai Demokrat 5
PKS 5
PAN 4
PKPB 3
PPRN 2
Partai Gerindra 1
PKB 1
PPP 1
Partai Hanura 1
PKPI 1
Partai Pelopor 1
PPD 1
Total 45

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kabupaten Karanganyar dilalui jalan negara yang menghubungkan kota Solo-Surabaya, meski jalur ini tidak melintasi ibukota Kabupaten Karanganyar. Karanganyar sendiri berada sekitar 14 km sebelah timur kota Surakarta.

Salah satu titik strategis wilayah ini adalah daerah Palur yang menjadi pintu keluar masuk angkutan dan transportasi Jalur Tengah antar Provinsi dari Jawa Timur menuju ke kota Surakarta (Jawa Tengah) dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekitar wilayah ini telah tumbuh menjadi kawasan pusat perekonomian yang padat yang menyambung hingga ke Kota Solo. Selain itu juga terdapat wilayah yang ditetapkan dalam program pengembangan kawasan industri yang menyangga Wilayah Surakarta dari arah Timur.

Bagian Barat kabupaten ini termasuk wilayah pengembangan Kota Surakarta, khususnya di Kecamatan Jaten.

Ibukota Kabupaten Karanganyar berada di jalur wisata Solo-Tawangmangu-Sarangan-Magetan-Madiun. Angkutan umum dilayani oleh angkutan bus jurusan Solo-Karanganyar-Tawangmangu, Solo-Karanganyar-Matesih. Bus AKAP yang melayani Kabupaten Karanganyar antara lain : Langsung Jaya, Rosalia Indah, Laju Prima, dan lain-lain. Angkutan bus di Kabupaten Karanganyar dilayani diterminal utama, yaitu terminal Tegalgede, atau biasa disebut Terminal Bejen. Selain itu, juga didukung oleh terminal kecil lainnya yang tersebar di kecamatan. Meski dilintasi jalur kereta api (Solo-Madiun-Surabaya), tidak ada kereta api penumpang yang singgah di wilayah kabupaten ini.

Objek sejarah dan pariwisata[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Karanganyar memiliki sejumlah tempat bersejarah dan alam yang khas (terutama pegunungan) sebagai objek pariwisata.

Objek sejarah[sunting | sunting sumber]

Di Kabupaten Karanganyar berlokasi Candi Sukuh, Candi Cetho, dan paling tidak dua sisa-sisa kompleks pemujaan Hindu dari masa-masa akhir Kerajaan Majapahit. Di dekat puncak Gunung Lawu juga ditemukan susunan batuan yang diduga berasal dari peninggalan zaman pra-Hindu (megalitikum). Di Kecamatan Matesih berlokasi dua kompleks pemakaman penguasa Mangkunagaran yang berdekatan, yaitu Astana Mangadeg dan Astana Girilayu. Di dekatnya terdapat Pemandian Pablengan yang telah ada sejak masa Kesultanan Mataram.

Selain itu juga berlokasi makam Presiden II Republik Indonesia H.M.Soeharto yang berlokasi di Kompleks makam keluarga di Astana Giribangun. Makam ini juga menjadi salah satu obyek wisata yang berkembang sejak dimakamkannya Pak Harto di sana tahun 2008.

Di dekat kota Karanganyar (tepatnya di Desa Janti) berlokasi tempat penandatanganan Perjanjian Giyanti, perjanjian yang menjadi tanda awalnya kolonialisme VOC dan Belanda di bumi Mataram.

Objek Wisata[sunting | sunting sumber]

Di Kabupaten karanganyar ini pula terletak kawasan wisata pegunungan yang sangat populer di Indonesia yakni Tawangmangu. Kawasan wisata ini terletak di dataran tinggi dekat puncak Gunung Lawu ke arah perbatasan Provinsi Jawa Tengah dengan Jawa Timur, tepatnya Kabupaten Karanganyar dengan Kabupaten Magetan (Provinsi Jawa Timur).

Selain itu juga terdapat kawasan wisata Sondokoro yang terletak dalam kawasan Pabrik Gula Tasikmadu, Karanganyar di wilayah Kecamatan Tasikmadu yang telah berdiri sejak zaman penjajahan Belanda.

Sejatinya dalam wilayah kabupaten Karanganyar ini ada juga Pabrik Gula yang bersejarah lainnya yang bernama Pabrik Gula Colomadu yang terletak di wilayah Kecamatan Colomadu. Namun pabrik gula yang juga dibangun sejak masa penjajahan Belanda itu kini sudah tidak beroperasi lagi. Hal ini karena wilayahnya sudah termasuk dalam area padat di tengah kota yang langsung berbatasan dengan Pusat Kotamadya Surakarta (Solo).

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses 2013-02-15. 

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]