Bolon, Colomadu, Karanganyar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Bolon
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Karanganyar
Kecamatan Colomadu
Kodepos 57178
Luas ±7.5 km2
Jumlah penduduk ±1.800 jiwa
Kepadatan 3.33

Bolon adalah desa di kecamatan Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Indonesia. Desa Bolon bersama-sama dengan Desa Ngasem merupakan dua desa yang terletak paling barat dari Kabupaten Karanganyar. Kecamatan Colomadu merupakan kecamatan yang beribukota kabupaten Karanganyar paling barat dan dipisahkan oleh Kota Surakarta (Kota Solo). Posisi Desa Bolon dilewati Jalan Provinsi, yaitu Jalan Tentara Pelajar yang merupukan terusan dari Jalan Adi Sucipto menghubungkan ke dan dari Kota Surakarta (Kota Solo). Jalan Tentara Pelajar ini bertemu di sebelah ujung barat daya dengan Jalan Solo - Semarang bagian Desa Ngasem yang rencananya akan menjadi Pintu Interchange Tol Semarang - Solo - Ngawi dan Tol Solo - Jogjakarta.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Dusun Gunung Tempur, Desa Ngemplak, Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali
Selatan Dusun Duwet, Desa Ngasem, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar
Barat Dusun Brajan dan Bulakan Desa Denggungan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali
Timur {{{timur}}}

Batas alam[sunting | sunting sumber]

  • Sebelah Barat = Sungai PP
  • Sebelah Utara = Sungai PP dan Sungai Tempur
  • Sebelah Selatan = Sungai Irigasi dan Sawah
  • Sebelah Timur = Jalan Desa Jetak, Perumahan TNI AU Adisumarmo, Komando Pendidikan TNI AU Adi Sumarmo

Batas tempat[sunting | sunting sumber]

Dusun[sunting | sunting sumber]

  1. Dusun Bangsren dan Dusun Bolon tempat Kantor Kelurahan Bolon berdiri masuk dalam Kebayanan Bolon
  2. Dusun Gonggangan masuk ke dalam Kebayanan Gonggangan
  3. Dusun Tempuran, Dusun Tritis, dan Dusun Pulosari termasuk Kebayanan Tempuran
  4. Dusun Madoh dan Dusun Plempungan termasuk Kebayanan Madoh
  5. Dusun Jetak masuk ke dalam Kebayanan Jetak
  6. Dusun Ngendro masuk Kebayanan Ngendro
  7. Dusun Pucung masuk kebayanan Pucung

Tempat penting[sunting | sunting sumber]

  • Pomp Bensi Bolon di Jalan Tentara Pelajar;
  • Kelurahan Bolon di Jalan Tentara Pelajar (Dusun Bolon);
  • Hotel Marini 1 dan 2 di Jalan Tentara Pelajar;
  • Hotel Bolon Indah di Jalan Tentara Pelajar;
  • Hotel Srikandi di Jalan Tentara Pelajar;
  • Hotel Fatimah di Jalan Tentara Pelajar;
  • Perumahan Indra Indah;
  • Perumahan Bolon Permai 1, 2, dan 3;
  • Perumahan Kenari;
  • Perumahan Gonggangan;
  • Proyek PDAM Kementrian PU;
  • Jembatan Gantung buatan Jaman Pemerintahan Belanda (VOC)

Geografis[sunting | sunting sumber]

Sungai[sunting | sunting sumber]

Sungai-sungai yang melewati Desa Bolon semuanya bersumber dari Gunung Merbabu. Sungai-sungai tersebut melewati Dusun Tempuran ke arah timur menuju Sungai Bengawan Solo. Sungai yang paling besar adalah Sungai PP yang dibendung dengan bendungan Ngebrak yang terdapat di dusun Duwet Desa Ngasem. Bendungan Ngebrak ini memecah Sungai PP menjadi 2 (dua), yaitu Sungai PP sendiri sebagai Induk yang alirannya menuju Dusun Tempuran Desa Bolon dan anak sungai, yaitu Sungai Irigasi sekaligus dahulu sebagai sungai pemasok produksi Pabrik Gula PG. Colomadu yang melewati tengah-tengah perbatasan Dusun Tempuran bagian barat dengan Dusun Nduwet Desa Ngasem dan Dusun Tempuran bagian Timur (Dusun Tritis) dengan Dusun Gonggangan, sungai ini mengalir ke arah timur berdampingan dengan Jalan Tentara Pelajar dan sebelumnya terbelah di bendungan dusun Plempungan bercabang ke arah Utara melewati Jembatan Gantung buatan pemerintah VOC. Di bawah ini diuraikan tentang masing-masing sungai yang melewati Desa Bolon:

  • Sungai PP
  • Sungai PP memiliki 3 (tiga) bendungan, yaitu: Bendungan Ngebrak yang berada di wilayah Desa Ngasem, tepatnya di Dusun Nduwet, Bendungan Tambak Bandung, dan Bendungan Pungkruk. Dusun Pungkruk yang tergabung menjadi satu Kebayanan Tempuran merupakan dusun yang berbentuk pulau. Karena dikelilingi oleh Sungai. Sungai PP ini dipecah di Bendungan Ngebrak menjadi 2 (dua) di mana pecahan anak sungainya merupakan sungai irigasi yang dipakai untuk pertanian dan induk sungai. Induk sungai PP melewati Dusun Tempuran bertemu dengan Sungai Tempur bersatu menuju ke arah Dusun Pungkruk. Di Dusun Pungkruk ini, sungai PP yang menyatu dengan sungai Tempur, dipecah dengan Bendungan Tambak Bandung dan Bendungan Pungkruk. Semua bendungan ini merupakan warisan pemerintah Hindia Belanda. Anak Sungai hasil pecahan dari Bendungan Pungkruk, digunakan untuk kepentingan irigasi. Dari anak sungai ini, pada tahun 2011 dibangun PDAM bantuan Kementrian Pekerjaan Umum Pusat guna mendukung kebutuhan air bersih di Kecamatan Colomadu dan Kota Solo.

  • Sungai Irigasi dan Pabrik Gula PG. Colomadu
  • Anak sungai hasil pecahan dari Sungai PP ini menjadi sungai irigasi yang waktu dahulu digunakan untuk mengirigasi perkebunan tebu pada Jaman Pemerintahan Hindia Belanda, dan untuk mengirigasi padi setelah pabrik gula Colomadu tutup pada tahun 1990an karena alasan bangkrut. Selain sebagai sungai irigasi, sungai ini juga digunakan untuk mendukung industri pabrik gula PG. Colomadu.

  • Sungai Tempur
  • Sungai Tempur merupakan sungai yang berasal dari Dusun Krecek Desa Denggungan Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali.

Kependudukan[sunting | sunting sumber]

Perekonomian[sunting | sunting sumber]

Masyarakat Desa Bolon bermata pencaharian sudah relatif heterogen. Karena Desa Bolon berada di wilayah segitiga emas dan buffer perkembangan Kota Solo ke arah barat, maka mata pencaharian masyarakat pun bervariasi mulai dari Pegawai Negeri, TNI AU, Kostrad, Petani, Wiraswasta, Karyawan, Buruh, dan lain-lain.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Sekolah yang terdapat di Desa Bolon: