Chaerul Saleh
| Chaerul Saleh | |
|---|---|
| Chairul Saleh | |
| Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ke-1 | |
| Masa jabatan 1960 – 1966 |
|
| Presiden | Soekarno |
| Didahului oleh | Tidak Ada |
| Digantikan oleh | Abdul Harris Nasution |
| Menteri Perindustrian Republik Indonesia ke-6 | |
| Masa jabatan 28 Februari 1960 – 27 Agustus 1964 |
|
| Presiden | Soekarno |
| Didahului oleh | Suharto |
| Digantikan oleh | Hadi Thayeb |
| Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia ke-1 | |
| Masa jabatan 10 Juli 1959 – 27 Agustus 1964 |
|
| Presiden | Soekarno |
| Didahului oleh | Tidak ada |
| Digantikan oleh | Armunanto |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 13 September 1916 |
| Meninggal | 8 Februari 1967 (umur 50) |
Jenderal TNI Kehormatan Chaerul Saleh Datuk Paduko Rajo atau lebih dikenal dengan nama Chaerul Saleh (lahir di Sawahlunto, Sumatera Barat, 13 September 1916 – meninggal di Jakarta, 8 Februari 1967 pada umur 50 tahun)[1][2] adalah seorang pejuang dan tokoh politik Indonesia yang pernah menjabat sebagai menteri, wakil perdana menteri, dan ketua MPRS antara tahun 1957 sampai 1966.Ia memegang pangkat Jenderal TNI Kehormatan.
Daftar isi |
Karier [sunting]
Perjuangan [sunting]
Ia bersama Wikana, Sukarni dan pemuda lainnya dari Menteng 31 yang menculik Soekarno dan Hatta dalam Peristiwa Rengasdengklok agar kedua tokoh ini segera menyiarkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia setelah kekalaha Jepang dari Sekutu pada tahun 1945.
Jabatan politik [sunting]
Jabatan yang pernah diduduki oleh Chaerul Saleh adalah:
- Menteri Negara Urusan Veteran, Kabinet Djuanda (1957)
- Menteri Muda Perindustrian Dasar dan Pertambangan, Kabinet Kerja I (1959-1960)
- Menteri Perindustrian Dasar dan Pertambangan, Kabinet Kerja II dan Kabinet Kerja III (1960-1963)
- Wakil Perdana Menteri III, Kabinet Kerja IV dan Kabinet Dwikora I (1963-1966)
- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (1960-1965)
G30S/PKI [sunting]
Setelah peristiwa G30S, Chaerul Saleh ditahan oleh pemerintah Indonesia dan meninggal pada tahun 1967 dengan status tahanan. Tidak pernah ada penjelasan resmi dari pemerintah mengenai alasan penahanannya.
Referensi [sunting]
- ^ "Buku IPS Jilid 5", IPS - Jilid 5. Diakses pada 31 Januari 2009.
- ^ "Tak setuju perintis terima uang", Tempointeraktif, 7 Mei 1977.
| Didahului oleh: tidak ada |
Ketua MPR 1960—1966 |
Digantikan oleh: Abdul Harris Nasution |