Ibnu Parna

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Ibnu Parna (meninggal 1965) adalah seorang politisi fraksi PKI dan pemimpin Partai Acoma[1] dan aktivis serikat pekerja.[2]

Parna juga terlibat dalam perjuangan anti-kolonial di Indonesia di awal kemerdekaan Indonesia sebagai pemimpin pemuda di Semarang. Parna terpilih sebagai anggota parlemen Indonesia untuk Partai Acoma pada tahun 1955. Parna ditangkap dan dibunuh bersama-sama dengan ratusan ribu simpatisan PKI lainnya dalam peristiwa Pembantaian di Indonesia 1965–1966.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Ibnu Parna mengambil bagian aktif dalam perjuangan anti-kolonial sebagai pemimpin pemuda di Semarang.[3] Pada bulan November 1945 ia menjadi wakil ketua Pesindo (Pemuda Sosialis Indonesia) yang mewakili Angkatan Muda Republik Indonesia, gerakan pemuda utama dari Semarang.[4] Kakaknya, Krissubanu, juga pernah menjadi tokoh pemuda.[5]

Pada awal 1946 Ibnu Parna disertakan dalam subkomite Persatuan Perdjuangan mewakili Pesindo. Namun, pada tanggal 6 Maret 1946, pimpinan Pesindo memutuskan untuk menarik posisi Ibnu Parna sebagai perwakilan Pesindo di subkomite PP.[6]

Parna muncul sebagai pemimpin Angkatan Komunis Muda (Disingkat Acoma), sebuah gerakan pemuda yang terkait dengan Gerakan Revolusioner Rakyat Tan Malaka.[7] Acoma, didirikan pada bulan Juni tahun 1946, kemudian berkembang menjadi Partai Acoma.[8][9]

Dalam Pemilihan umum legislatif Indonesia 1955, Ibnu Parna terpilih sebagai Anggota Parlemen. Ia adalah kandidat Partai Acoma satu-satunya yang memenangkan kursi.[1][10] Sekitar periode ini, Ibnu Parna menjabat sebagai sekretaris Sentral Organisasi Buruh Republik Indonesia (SOBRI).[11]

Pada tahun 1956 Ibnu Parna mengambil bagian dalam kongres dunia dari International Keempat para Trotskyis. [12]

Pada Februari 1959 Ibnu Parna ditangkap karena telah menerbitkan sebuah pamflet yang mengecam kekuasaan Jenderal Nasution, walaupun memiliki kekebalan parlemen sekalipun.[13]

Partai Acoma dilarang pada tahun 1965 pasca peristiwa Gerakan 30 September.[12] Ibnu Parna kemudian ditangkap dan dibunuh dalam peristiwa Pembantaian di Indonesia 1965–1966.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c Alexander, Robert J. International Trotskyism, 1929-1985: A Documented Analysis of the Movement. Durham: Duke University Press, 1991. p. 534
  2. ^ International Labor Directory and Handbook. New York, N.Y.: F. A. Praeger, 1950s. p. 777
  3. ^ Anderson, Benedict R. O'G. Java in a Time of Revolution; Occupation and Resistance, 1944-1946. Ithaca: Cornell University Press, 1972. p. 146
  4. ^ Anderson, Benedict R. O'G. Java in a Time of Revolution; Occupation and Resistance, 1944-1946. Ithaca: Cornell University Press, 1972. pp. 256, 258
  5. ^ Anderson, Benedict R. O'G. Java in a Time of Revolution; Occupation and Resistance, 1944-1946. Ithaca: Cornell University Press, 1972. p. 425
  6. ^ Anderson, Benedict R. O'G. Java in a Time of Revolution; Occupation and Resistance, 1944-1946. Ithaca: Cornell University Press, 1972. pp. 293, 318
  7. ^ Malaka, Tan, and Helen Jarvis. From Jail to Jail. Monographs in international studies, no. 83. Athens, Ohio: Ohio University Center for International Studies, 1991. p. cxliii
  8. ^ Intercontinental press, Volume 5
  9. ^ Gunn, Geoffrey C. New World Hegemony in the Malay World. Lawrenceville, NJ: Red Sea Press, 2000. pp. 48-49
  10. ^ Feith, Herbert. The Decline of Constitutional Democracy in Indonesia. An Equinox classic Indonesia book. Jakarta [u.a.]: Equinox, 2007. p. 435
  11. ^ United States. Directory of World Federation of Trade Unions (WFTU). 1955. p. 29
  12. ^ a b Gunn, Geoffrey C. New World Hegemony in the Malay World. Lawrenceville, NJ: Red Sea Press, 2000. p. 58
  13. ^ "Report from Indonesia". International Socialist Review Vol. 20, No. 4 (Fall 1959), p. 101. Marxists Internet Archive. Retrieved 2 January 2010.