Bandar Udara Sultan Thaha Syaifuddin
| Sultan Thaha Airport Bandar Udara Sultan Thaha Syaifuddin |
|||
|---|---|---|---|
| IATA: DJB – ICAO: WIPA
|
|||
| Ikhtisar | |||
| Jenis bandara | Publik | ||
| Pengelola | PT Angkasa Pura II | ||
| Melayani | Jambi | ||
| Lokasi | Jambi, Indonesia | ||
| Ketinggian DPML | 82 ft / 25 m | ||
| Koordinat | 01°38′17″LU 103°38′40″BT / 1,63806°LS 103,64444°BT | ||
| Landas pacu | |||
| Arah | Panjang | Permukaan | |
| m | ft | ||
| 13/31 | 2.000 | 6.562 | Aspal |
| Statistik (2011) | |||
| Penumpang | 1,014.963 | ||
| Sumber: List of the busiest airports in Indonesia | |||
Bandar Udara Sultan Thaha Syaifuddin adalah bandar udara yang terletak di Kota Jambi, provinsi Jambi, Indonesia. Bandara ini mulai bulan April 2007 dikelola oleh PT. Angkasa Pura II, yang sebelumnya dikelola oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jambi. Saat ini ada 4 maskapai penerbangan yang setiap harinya melakukan penerbangan sebanyak 12 kali, diantaranya Garuda Indonesia, Batavia Air, Lion Air dan Sriwijaya Air.
Bandara ini dibangun pada masa penjajahan dengan nama Lapangan Terbang Paalmerah. Mulai tahun 2011 ini. Bandara Sultan Thaha akan ditingkatkan kemampuannya untuk melayani penumpang pesawat yang terus meningkat serta peningkatan panjang dan lebar landasan (Panjang dan lebar saat ini 2.220 meter dan 30 meter dan akan ditambah menjadi 2.400 meter dan 45 meter). Peningkatan landasan ini dilakukan untuk melayani pesawat-pesawat berbadan lebar, terutama dari Garuda Indonesia. Pihak Angkasa Pura juga akan menambahkan peralatan Instrument Landing System (ILS) yang dapat membantu pesawat mendarat dalam cuaca buruk. ILS adalah peralatan yang wajib dipasang di bandar udara berstandar internasional, sama seperti tujuan peningkatan bandar udara ini, yaitu menjadikan Sultan Thaha sebagai bandara internasional pada tahun 2012[1].
Daftar isi |
Masa Depan [sunting]
Terminal Baru akan selesai pada akhir 2012/awal 2013, landas pacu dilebarkan menjadi 2680 meter x 45 meter akan mendarat pesawat berbadan lebar.
Maksapai Penerbangan [sunting]
| Maskapai | Tujuan |
|---|---|
| Citilink | Jakarta-Soekarno Hatta (mulai 3 April 2013) |
| Garuda Indonesia | Jakarta-Soekarno Hatta |
| Lion Air | Jakarta-Soekarno Hatta |
| Pacific Royale Airways | Batam, Kerinci (begin 11 June 2012)[2] |
| Sriwijaya Air | Jakarta-Soekarno Hatta, Batam |
| Sky Aviation | Pekanbaru |
Mantan Maskapai [sunting]
- Pelita Air
- Jatayu Air (berhenti beroperasi)
- Bali Air (berhenti beroperasi)
- Sabang Raya Merauke Air Charter (berhenti beroperasi)
- Adam Air (berhenti beroperasi)
- Merpati Airlines
- Riau Airlines
- Mandala Airlines
- Kartika Airlines
- Batavia Air