Bandar Udara Matahora
| Bandara Matahora | |||
|---|---|---|---|
| IATA: tidak ada – ICAO:
|
|||
| Ikhtisar | |||
| Jenis bandara | Sipil | ||
| Lokasi | Wangi-wangi, Sulawesi Tenggara, Indonesia | ||
| Ketinggian | 0 m | ||
| Koordinat | |||
| Landas pacu | |||
| Arah | Panjang | Permukaan | |
| ft | m | ||
| 04/22 | 6.562 | 2.000 | Aspal |
Bandar Udara Matahora adalah bandar udara yang terletak di Pulau Wangi-wangi, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Bandar udara ini memiliki ukuran landasan pacu 2.000 x 30 m. Jarak dari kota Wangi-wangi sekitar 17 km.
Bandara ini mulai dibangun pada tahun 2007 dengan investasi sebesar 100 miliar rupiah dari pemerintah Sulawesi Tenggara.[1] Pada tanggal 21 Mei 2009, akhirnya bandara ini pun diresmikan oleh Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal sekaligus untuk meresmikan penerbangan pertama Susi Air dengan jalur Wakatobi-Kendari.[2] Pemerintah Kabupaten Wakatobi pun mengalokasikan 50 miliar rupiah untuk memperbesar landas pacu hingga 2.400 meter agar bandara dapat didarati pesawat Boeing 737.[3]
Ekspansi[sunting]
Pada 2012, landasan pacu yang sebelumnya 2.000 meter diperpanjang menjadi 2.500 meter bersamaan dengan penambahan trotoar dari 5 cm sampai 12 cm untuk memfasilitasi Boeing 737, MJ 900 dan PR 900.[4]
Maskapai dan tujuan[sunting]
| Maskapai | Tujuan |
|---|---|
| Merpati Nusantara Airlines | Baubau, Kendari, Makassar |
| Susi Air | Kendari |
| Wings Air | Makassar |
| Express Air | Ambon, sejak 24 Februari 2012[4] |
