Bandar Udara Internasional Achmad Yani
| Bandar Udara Internasional Achmad Yani | |||
|---|---|---|---|
| IATA: SRG – ICAO: WARS | |||
| Ikhtisar | |||
| Jenis bandara | sipil dan militer | ||
| Lokasi | Semarang, Jawa Tengah, Indonesia | ||
| Ketinggian | 3 m (10 f) | ||
| Koordinat | 6°58′21″LU 110°22′31″BT / 6,9725°LS 110,37528°BT | ||
| Landas pacu | |||
| Arah | Panjang | Permukaan | |
| ft | m | ||
| 13/31 | 8.793 | 2.680 | aspal |
Bandar Udara Internasional Achmad Yani (IATA: SRG, ICAO: WARS dahulu WIIS) terletak di kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Nama bandara ini diambil dari salah satu pahlawan revolusi Indonesia, Achmad Yani. Peresmian menjadi bandara internasional berlangsung dalam penerbangan perdana Garuda Indonesia ke Singapura bulan Maret 2004.
Daftar isi |
Data bandara [sunting]
Sejarah [sunting]
Pada awalnya Bandara Achmad Yani adalah pangkalan udara TNI Angkatan Darat, dahulu lebih dikenal dengan Pangkalan Udara Angkatan darat Kalibanteng. Berdasarkan Surat keputusan bersama Panglima Angkatan Udara, Menteri perhubungan dan Menteri Angkatan darat tanggal 31 Agustus 1966, maka Pangkalan Udara AD diubah statusnya menjadi Pangkalan udara bersama kalibanteng Semarang. Namun karena peningkatan frekuensi penerbangan sipil, maka pada tahun 1 Oktober 1995, Bandar Udara Achmad yani Semarang menjadi salah satu Bandar Udara dibawah PT Angkasa Pura. Bandara Achmand Yani berubah menjadi bandara internasional pada tahun 2004 setelah Garuda Indonesia membuka rute Semarang-Singapura.
Maskapai Penerbangan [sunting]
| Maskapai | Tujuan |
|---|---|
| Citilink | Jakarta Soekarno-Hatta (mulai 3 April 2013) |
| Garuda Indonesia | Jakarta Soekarno-Hatta, Surabaya |
| Lion Air | Jakarta Soekarno-Hatta, Banjarmasin, Balikpapan |
| Merpati Nusantara Airlines | Bandung, Sampit. |
| Sriwijaya Air | Jakarta, Surabaya, Banjarmasin. |
| Wings Air | Surabaya, Denpasar |
| Indonesia Air Asia | Jakarta Soekarno-Hatta, Singapore (mulai 7 Februari 2013) |
| Air Asia | Jakarta Soekarno-Hatta, Kuala Lumpur. |
| Trigana Air Service | Pangkalan Bun |
| Kal Star Aviation | Pangkalan Bun. |
| Pacific Royale Airways | Bandung, Pangkalanbun, Surabaya. |
Rencana masa depan [sunting]
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memulai projek ini tahun 2005. Bandar udara internasional Achmad Yani nanti akan memiliki fasilitas berikut ini:
- Perpanjangan landasan — Landasan sepanjang 2.680 m yang mampu menampung Boeing 767,Airbus A320,dan Airbus A330 baru-baru ini diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah. [3][4] [5][6] [7]
- Terminal baru yang lebih besar — Terminal baru ini akan dibangun di sebelah utara runway, seluas 27.500 meter persegi yang akan mampu menampung 3.000.000 penumpang. Akan dilengkapi dengan 25 konter cek in dan 3 garbarata.
- Apron seluas 61.344 yang mampu menampung 10 pesawat berbadan lebar. Perluasan ini dijadwalkan selesai Bulan Juli 2013.