Ada Hantu di Sekolah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Ada Hantu di Sekolah
Ahdsekolah.JPG
Sutradara Koya Pagayo
Produser Chand Parwez Servia
Shanker RS Bsc
Penulis Ery Sofid
Pemeran Stephanie Pascalia
Raffi Ahmad
Arie K. Untung
William Alvin
Gita Puspasari
Renny Umari
M. Ikhsan Himawan
Wichita Setiawati
Tiza Radia
Dela Caroline
Musik Regina Lam dan Erick Limorry Tamaela
Sinematografi Koya Pagayo Dharma You
Penyunting Dwi Ilalang Aziz Natandra
Distributor Kharisma Starvision Plus
Durasi 101 menit
Negara Indonesia

Ada Hantu di Sekolah merupakan film horor-remaja Indonesia yang dirilis pada tahun 2004 yang disutradarai oleh Koya Pagayo. Film ini akan dibintangi antara lain oleh Stephanie Pascalia, Raffi Ahmad, Arie K. Untung, William Alvin, dan Wichita Setiawati.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Kisah tentang 6 orang sahabat, Tasya, Monika, Arya, Ardan, Upi, dan Rafael, persahabatan mereka sejak SMP membuatnya memilih SMU yang sama. Suatu saat Tasya ketiduran di kelas, dia disergap hantu perempuan berseragam SMU. Akibatnya Tasya dihukum Ibu Inggrid, guru killer di SMU tersebut. Solidaritas sebagai sahabat, akhirnya teman-temannya membantu. Hingga tanpa sengaja lantai perpustakaan yang sudah retak, terbuka dan mulailah teror hantu di sekolah. Satu persatu mereka dihantui dalam berbagai peristiwa di sekolah, rumah hingga jalanan, kecuali Monika yang selalu ‘penasaran’ karena tidak bisa ‘melihat hantu’ sebagaimana sahabatnya yang lain.

Dalam teror yang terus merebak, hati Tasya lebih hancur lagi karena sebenarnya dia sangat mencintai Arya, tetapi malahan Arya mengejar Tracy. Teror hantu ini juga diceritakan Tasya ke guru BP mereka Jonathan, tetapi tidak mendapat tanggapan, hanya ditimpali gerak panik dan nervous yang jadi keseharian Pak Jonathan. Tetapi kematian Arya yang tragis karena sosok hantu berseragam SMU ini, telah membuat mereka memutuskan untuk membongkar misteri hantu di sekolah Tunas Bangsa tempat mereka belajar. Penyelidikan dari kasus lantai perpustakaan, membawa mereka ke buku tahunan sekolah yang disimpan khusus oleh Pak Jonathan, sehingga akhirnya mereka menemukan sosok hantu tersebut bernama Jasmine dari buku tahunan 10 tahun yang lalu. Tanpa mereka sadari seluruh gerak-gerik mereka selalu ‘diawasi’ oleh hantu Jasmine. Akhirnya mereka mencari adik Jasmine dan mendapat kabar bahwa “Jasmine tidak pulang-pulang dari sekolah sejak 10 tahun lalu...”.

Saat mereka tiba kembali di sekolah hari telah gelap. Mereka memutuskan untuk melanjutkan penyelidikan keesokan harinya. Tetapi Tasya kembali mendengar lonceng kecil yang pernah dihadiahkannya kepada Arya, tetapi dikembalikan oleh ‘arwah Arya’ melalui mimpinya “lonceng ini kamu simpan, kalau tiba-tiba tengah malam berbunyi, itu tandanya aku merindukan kamu...”.

Di sekolah sendiri teror sedang dalam puncaknya, Ibu Inggrid kesurupan hantu Jasmine yang meminta pertanggungan jawab Jonathan. Korban jatuh dan apakah Tasya selamat..? Kenapa mereka yang selalu melihat penampakan...? Apakah Monika yang selama ini tidak dapat melihat hantu bisa juga melihat hantu...? Apa akibatnya...? Dan apakah anda yakin tidak ada hantu di sekolah anda...?

Pranala luar[sunting | sunting sumber]