Stasiun Petarukan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Petarukan
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun PTA.png
  • Singkatan: PTA
  • Nomor: 2417
Stasiun Petarukan 2019.jpg
Stasiun Petarukan
AlamatSerang, Petarukan, Pemalang
Jawa Tengah
Ketinggian+10 m
Letakkm 113+210 lintas Semarang Poncol-Tegal-Cirebon[1]
OperatorDaerah Operasi IV Semarang
Konstruksi
Jumlah jalur3 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[3]
Tipe persinyalanElektrik tipe VPI GRS/Alstom dengan interlocking Len[2]
Layanan
Hanya untuk persusulan antarkereta api.
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Stasiun Petarukan (PTA) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Serang, Petarukan, Pemalang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +10 m ini termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang.

Awalnya stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda pada petak stasiun ini hingga Stasiun Pemalang resmi dioperasikan mulai akhir Oktober 2008[4][5] dan kemudian segmen hingga Stasiun Sragi mulai akhir September 2012[6], jumlah jalurnya bertambah menjadi tiga. Jalur 3 ditambahkan di sisi selatan stasiun sebagai sepur lurus hanya untuk arah Semarang, sedangkan jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Cirebon saja.

Saat ini idak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api. Ke arah timur, sebelum Stasiun Comal, terdapat bekas Halte Ujunggede yang sudah dinonaktifkan karena okupansi yang minim.

Insiden[sunting | sunting sumber]

PLH Petarukan[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 2 Oktober 2010, pukul 02.45 dini hari, kereta api Argo Bromo Anggrek dengan relasi Jakarta Gambir-Surabaya (KA 4) menyeruduk kereta api Senja Utama Semarang relasi Jakarta Pasar Senen-Semarang Tawang yang sedang berhenti di jalur 3 untuk mempersilakan KA 4 melaju. Kecelakaan ini diduga disebabkan masinis KA Argo Bromo Anggrek melanggar sinyal masuk stasiun; seharusnya berbelok dan melintas langsung di jalur 2. Sekitar 36 korban tewas dan merupakan kecelakaan kereta api terbesar sejak 2001.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  3. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  4. ^ "Detail Badan Usaha". lpjk.org. Diakses tanggal 2018-04-11. 
  5. ^ Media, Kompas Cyber. "Presiden SBY Resmikan Jalur Ganda KA - Kompas.com". KOMPAS.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-04-11. 
  6. ^ Ariyanto, Is (2012-09-26). "Uji Coba Rel Ganda". SoloPos.com. Diakses tanggal 2020-04-29. 
Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Pemalang
ke arah Tegal
Tegal–Brumbung Ujunggede
ke arah Brumbung

Koordinat: 6°53′51″S 109°26′59″E / 6.89750°S 109.44972°E / -6.89750; 109.44972