Sigismund III Vasa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Sigismund III Vasa
Sigismund III Vasa oleh Pieter Soutman
Sigismund III Vasa oleh Pieter Soutman
Raja Polandia
Keharyapatihan Lituania
Berkuasa 18 September 1587 – 19 April 1632
Penobatan 27 Desember 1587
Pendahulu Anna Jagiellonka dan Báthory István
Pengganti Władysław IV
Raja Swedia
Berkuasa 17 November 1592 – 24 Juli 1599
Penobatan 19 Februari 1594
Pendahulu Johan III
Pengganti Karl IX
Lahir 20 Juni 1566
Kastil Gripsholm, Swedia
Mangkat 30 April 1632 (umur 65)
Warsawa, Polandia
Pemakaman 4 Februari 1633
Katedral Wawel, Kraków, Polandia
Nama lengkap
Zygmunt III Waza (di Polandia)
Sigismund (di Swedia)
Wangsa Vasa
Ayah Johan III dari Swedia
Ibu Katarzyna Jagiellonka
Pasangan Anna dari Austria
Konstancja dari Austria
Anak
Władysław IV
Jan II Kazimierz
Jan Albert, Uskup Warmia dan Kraków
Karol Ferdynand, Adipati Opole
Aleksander Karol
Anna Katarzyna Konstancja, Elektor Pfalz
Agama Katolik Roma
Tanda tangan Tanda tangan Sigismund III Vasa

Sigismund III Vasa (juga dikenal dengan nama Sigismund III dari Polandia, bahasa Polandia: Zygmunt III Waza, bahasa Swedia: Sigismund, bahasa Lituania: Žygimantas Vaza; 20 Juni 1566 – 30 April 1632) adalah Raja Polandia dan Haryapatih Lituania serta penguasa monarki Persemakmuran Polandia-Lituania dari tahun 1587 hingga 1632. Ia juga pernah berkuasa sebagai Raja Swedia dari tahun 1592 hingga ia dijatuhkan pada tahun 1599. Ia adalah anak dari pasangan Raja Johan III dari Swedia dan istri pertamanya, Katarzyna Jagiellonka dari Polandia.[1]

Ia terpilih menjadi penerus tahta Persemakmuran Polandia-Lituania dan kemudian mencoba mendirikan sebuah uni personal yang terdiri dari Persemakmuran dan Swedia (Uni Polandia-Swedia). Setelah ia dijatuhkan dari jabatannya sebagai Raja Swedia oleh pamannya, Karl IX dari Swedia, ia terus mencoba untuk merebut kembali tahta Swedia hingga akhir hayatnya.[1]

Ketika terjadi kekacauan di Moskwa ("Masa Kekacauan"), ia memanfaatkan kejadian tersebut dan melancarkan serangan ke Rusia. Ia sempat menduduki kota Moskwa selama dua tahun (1610–12) dan juga kota Smolensk. Pada tahun 1617, konflik Polandia-Swedia (yang sempat terhenti oleh gencatan senjata pada tahun 1611) kembali meletus. Saat pasukan Sigismund sedang sibuk bertempur melawan Kesultanan Utsmaniyah di Moldavia (1617–21), Raja Gustavus II Adolphus dari Swedia (anak laki-laki Karl IX) menyerbu wilayah Sigismund. Pasukan Swedia kemudian merebut kota Riga (1621) dan hampir seluruh wilayah Livonia Polandia. Sigismund menyepakati Gencatan Senjata Altmark dengan Swedia pada tahun 1629, tetapi ia tidak dapat lagi merebut tahtanya di Swedia. Selain itu, wilayah Livonia juga terlepas dari kendali Polandia, sehingga kewibawaan kerajaan di kancah internasional menurun.[2]

Sigismund merupakan tokoh yang sangat kontroversial di Polandia. Masa kekuasaannya yang panjang merupakan masa kejayaan Persemakmuran. Namun, pada saat yang sama, kemunduran dimulai pada masa kekuasaan Sigismund. Sejarah-sejarah populer (seperti buku karya Paweł Jasienica) seringkali menyajikan Sigismund sebagai tokoh yang bertanggung jawab atas kehancuran Persemakmuran, sementara sejarawan-sejarawan akademis tidak terlalu menyalahkan Sigismund.

Kehidupan awal dan penobatan[sunting | sunting sumber]

Oposisi atas takhta[sunting | sunting sumber]

Masalah dalam dan luar negeri Persemakmuran[sunting | sunting sumber]

Politik Sigismund[sunting | sunting sumber]

Konflik awal dengan Hetman Jan Zamoyski[sunting | sunting sumber]

Kehebatan Zamoyski dan hasrat Sigismund untuk meraih kekuasaan[sunting | sunting sumber]

Perbedaan pribadi dan sikap[sunting | sunting sumber]

Bangsawan dan hak istimewa[sunting | sunting sumber]

Konflik singkat dengan Inggris[sunting | sunting sumber]

Pertempuran dengan Sigismund di Swedia[sunting | sunting sumber]

Latar belakang bersejarah[sunting | sunting sumber]

Letusan perang saudara[sunting | sunting sumber]

Aksi militer dan kampanye[sunting | sunting sumber]

Akibat dan pengaturan perdamaian[sunting | sunting sumber]

Pemberontakan Zebrzydowski[sunting | sunting sumber]

Piotr Skarga dan Sigismund, "Raja Jesuit"[sunting | sunting sumber]

Hubungan dengan Menonit[sunting | sunting sumber]

Usaha pembunuhan di Warsawa[sunting | sunting sumber]

Perang Tiga puluh tahun[sunting | sunting sumber]

Masalah religius, penurunan dan kematian[sunting | sunting sumber]

Opini pemerintahan dan warisan[sunting | sunting sumber]

Gelar kerajaan[sunting | sunting sumber]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Silsilah[sunting | sunting sumber]

Pernikahan dan keturunan[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Sigismund III Vasa". Diakses tanggal 30 October 2016. 
  2. ^ "Sigismund III Vasa - king of Poland and Sweden". Diakses tanggal 30 October 2016. 

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

  • Frost, R. I., 2000, The Northern Wars, 1558–1721, Harlow: Pearson Education Limited, ISBN 9780582064294
  • David Stone, The Polish Lithuanian State, 1386-1795 (University of Washington 2001).
  • Jolanta Talbierska, Grafika XVII wieku w Polsce. Funkcje, ośrodki, artyści, dzieła, Warsaw 2011, p. 32
  • Stanisław Rosik, Przemysław Wiszewski, Wielki Poczet polskich królów i książąt, Wrocław 2006, p. 923.
  • Janusz Tazbir: Historia kościoła katolickiego w Polsce 1460–1795. Warsaw: 1966, p. 91.
  • Stanisław Rosik, Przemysław Wiszewski: Poczet polskich królów i książąt. p. 927.
  • Warszawa w latach 1526–1795, Warsaw 1984 ISBN 83-01-03323-1, p. 13.
  • Stanisław Rosik, Przemysław Wiszewski, Poczet polskich królów i książąt, p. 929.
Sigismund III Vasa
Lahir: 20 Juni 1566 Wafat: 30 April 1632
Gelar kebangsawanan
Lowong
Terakhir dijabat oleh
Anna dan István
Raja Polandia
Adipati Agung Lituania

1587–1632
Lowong
Selanjutnya dijabat oleh
Władysław IV Vasa
Didahului oleh:
Johan III
Raja Swedia
1592–1599
Lowong
Selanjutnya dijabat oleh
Karl IX