Sawah Besar, Jakarta Pusat
Sawah Besar | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Peta lokasi Kecamatan Sawah Besar | |||||
| Koordinat: 6°08′24″S 106°50′13″E / 6.14°S 106.837°E | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | DKI Jakarta | ||||
| Kota Administrasi | Jakarta Pusat | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Prasetyo K[1] | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 127.831 jiwa | ||||
| • Kepadatan | 23.585/km2 (61,080/sq mi) | ||||
| Kode pos | 10710-10750 | ||||
| Kode Kemendagri | 31.71.02 | ||||
| Kode BPS | 3173070 | ||||
| Luas | 5,42 km² | ||||
| Kepadatan | 23585 | ||||
| Desa/kelurahan | 5 kelurahan | ||||
| |||||
Sawah Besar adalah sebuah kecamatan di Jakarta Pusat, Indonesia. Wilayahnya termasuk yang paling bersejarah, mencakup Pasar Baru yang didirikan pada tahun 1820, kota kolonial baru – Weltevreden – dan aliran lama Sungai Ciliwung. Tempat-tempat bersejarah di antaranya Lapangan Banteng (dahulu bernama Waterloo Square), Gedung A.A. Maramis milik pemerintah yang dibangun pada abad ke-19 dengan arsitektur bertingkat rendah dan pemandangan halaman berumput tinggi yang rindang (yang semula direncanakan sebagai istana Daendels), serta Katedral Jakarta.
Wilayah administrasi
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Sawah besar terdiri dari lima kelurahan, yakni;
- Pasar Baru, Sawah Besar dengan kode pos 10710
- Gunung Sahari Utara, Sawah Besar dengan kode pos 10720
- Mangga Dua Selatan, Sawah Besar dengan kode pos 10730
- Karang Anyar, Sawah Besar dengan kode pos 10740
- Kartini, Sawah Besar dengan kode pos 10750
Demografi
[sunting | sunting sumber]Pada tahun 2021, penduduk kecamatan Sawah Besar sebanyak 127.831 jiwa, dengan kepadatan 23.585 jiwa/km².[2] Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2021 mencatat bahwa mayoritas penduduk kecamatan ini memeluk agama Islam. Adapun persentasi penduduk menurut agama yang dianut ialah Islam sebanyak 60,85%, kemudian Kristen sebanyak 26,17%, di mana Protestan 17,59% dan Katolik 8,58%. Kemudian sebagian besar lagi memeluk agama Buddha yakni 12,30%, Hindu 0,64% dan Konghucu 0,04%.[2] Untuk sarana rumah ibadah di Sawah Besar, terdapat 46 masjid, 62 musala, 43 gereja Protestan, 21 vihara, dan 1 gereja Katolik.[3]
Daftar tempat penting
[sunting | sunting sumber]Beberapa tempat penting dan bersejarah di kecamatan Sawah besar;
- Gedung Kesenian Jakarta
- Hotel Borobudur
- Masjid Istiqlal (Dahulu Fort Prins Frederik)
- Gereja Katedral Jakarta
- Menara Jakarta (under construction)
- Lapangan Banteng (Dahulu Waterlooplein)
- Pasar Baru
- Gedung Kementerian Keuangan Indonesia (Dahulu Het Witte Huis Van Daendels)
- Gedung Kementerian Agama Republik Indonesia
- Katedral Mesias and Aula Simfonia Jakarta
- Sheraton Hotel
- Stasiun Sawah Besar, Stasiun Mangga Besar, Stasiun Juanda, Stasiun Rajawali dan Stasiun Jayakarta
- Gedung Badan Pusat Statistik
- Gedung kantor Berita Antara
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Daftar Pejabat Kecamatan Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Pusat". www.pusat.jakarta.go.id. Diakses tanggal 9 Januari 2022.
- 1 2 3 "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2021" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 9 Januari 2022.
- ↑ "Kecamatan Sawah Besar dalam Angka 2021" (pdf). Badan Pusat Statistik Indonesia. 2021. hlm. 49. Diakses tanggal 9 Januari 2020.
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]

