Lompat ke isi

Robert Bosch GmbH

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Robert Bosch GmbH
Swasta (GmbH)
IndustriKonglomerat
Didirikan15 November 1886; 137 tahun lalu (1886-11-15)
PendiriRobert Bosch
Kantor
pusat
Robert-Bosch-Platz 1, 70839 Gerlingen, Jerman
Wilayah operasi
Seluruh dunia
Tokoh
kunci
Stefan Hartung (CEO), (CTO, CDO)
ProdukSuku cadang otomotif, power tool, sistem keamanan, perabot rumah, rekayasa, elektronik, komputasi awan, IoT
PendapatanKenaikan 78,74 milyar (2021)[1]
Penurunan €1,903 milyar (2020)[2]
Penurunan €1,060 milyar (2020)[2]
Total asetKenaikan €97,72 milyar (2021)[1]
Total ekuitasKenaikan €44,30 milyar (2021)[1]
Pemilik Robert Bosch Stiftung (92%)
Keluarga Bosch (7%)
Robert Bosch GmbH (1%)
[butuh klarifikasi]
Karyawan
402.600 (2021)[1]
Anak
usaha
BSH Hausgeräte, ETAS, Bosch Rexroth
Situs webwww.bosch.com

Robert Bosch GmbH (/bɒʃ/; Jerman: [bɔʃ] ), atau biasa dikenal sebagai Bosch, adalah sebuah perusahaan teknologi dan rekayasa multinasional yang berkantor pusat di Gerlingen, Jerman. Perusahaan ini didirikan oleh Robert Bosch di Stuttgart pada tahun 1886.[3] Sebanyak 92% saham perusahaan ini dipegang oleh Robert Bosch Stiftung, sebuah lembaga amal.[2]

Bisnis Bosch dibagi menjadi empat sektor, yakni mobilitas (perangkat keras dan perangkat lunak), barang konsumen (termasuk perabot rumah dan power tool), teknologi industri (termasuk penggerak dan pengendali) serta teknologi energi dan bangunan.[4]

1886–1920

[sunting | sunting sumber]
Robert Bosch, pendiri perusahaan ini

Perusahaan ini memulai sejarahnya di Stuttgart-West dengan nama Werkstätte für Feinmechanik und Elektrotechnik pada tanggal 15 November 1886.[5] Setahun kemudian, Bosch memperkenalkan magneto bertegangan rendah untuk mesin gas.

Pada tahun 1897, Bosch mulai memasang perangkat penyalaan magneto pada mobil dan menjadi pemasok sistem penyalaan. Pada tahun 1902, kepala insinyur dari perusahaan ini, Gottlob Honold, memperkenalkan sistem penyalaan magneto bertegangan tinggi dengan busi.[6]

Pada tahun 1901, Bosch membuka pabrik pertamanya di Stuttgart dan memperkenalkan sistem kerja 8 jam per hari. Pada tahun 1910, pabrik Feuerbach dibangun di dekat Stuttgart, di mana Bosch mulai memproduksi lampu depan pada tahun 1913.

Pada tahun 1917, Bosch resmi didaftarkan sebagai sebuah perusahaan.

1920-an dan 1930-an

[sunting | sunting sumber]

Bosch mulai memproduksi penyeka kaca pada tahun 1926 dan pompa injeksi diesel pada tahun 1927. Pada tahun 1932, perusahaan ini membeli bisnis perabot gas dari Junkers & Co serta mengembangkan bor listrik dan radio mobil pertamanya.

Kolaborasi Nazi

[sunting | sunting sumber]

Pada akhir tahun 1933, dimulai negosiasi antara Robert Bosch AG dan Partai Nazi mengenai pemindahan sebagian produksi senjata ke Jerman. Bosch kemudian mendirikan dua pabrik pada tahun 1935 dan 1937, yakni Dreilinden Maschinenbau GmbH di Kleinmachnow dekat Berlin dan Elektro- und Feinmechanische Industrie GmbH (kemudian Trillke-Werke GmbH) di Hildesheim. Dua pabrik tersebut digunakan khusus untuk memproduksi senjata. "Pabrik bayangan" tersebut dibangun dengan sangat rahasia dan melalui kerja sama yang erat dengan otoritas Nazi.[butuh rujukan] Pada tahun 1937, badan hukum perusahaan ini diubah menjadi perseroan terbatas (GmbH).

Dreilinden Maschinenbau GmbH mempekerjakan sekitar 5.000 orang, yang mana lebih dari separuhnya merupakan tenaga kerja paksa, tawanan perang, dan tahanan wanita, termasuk sejumlah wanita dari Pemberontakan Warsawa. [butuh rujukan] Mereka harus memproduksi aksesoris untuk pesawat terbang Luftwaffe. Di Hildesheim, sebuah pabrik rahasia untuk memproduksi peralatan kelistrikan dari tank, traktor, dan truk Wehrmacht juga dibangun. Pada tahun 1944, sebanyak 4.290 pria dan wanita dipekerjakan di pabrik Trillke, yang mana 2.019 pria dan wanita di antaranya merupakan tenaga kerja paksa, tawanan perang, dan interniran militer.[butuh rujukan] Selama Perang Dunia II, sebanyak 2.711 orang yang dideportasi dari wilayah yang diduduki oleh Jerman harus bekerja di pabrik Bosch di Hildesheim. [butuh rujukan]

Pada tahun-tahun terakhir dari perang, tidak ada tank baru Jerman yang tidak dilengkapi dengan sistem penyalaan buatan pabrik Bosch di Hildesheim. Bosch juga memonopoli produksi perlengkapan dari pesawat terbang Luftwaffe.

Selama perang, produksi didesentralisasi, Bosch melakukan produksi di banyak pabrik, dan memindahkan sebagian produksinya ke 213 pabrik yang terletak di lebih dari 100 lokasi.

Pada tanggal 12 Maret 1942, pendiri perusahaan ini, Robert Bosch, meninggal pada usia 80 tahun.

Hingga tahun 2000

[sunting | sunting sumber]

Pasca Perang Dunia II, Bosch menjalin kemitraan dengan Denso asal Jepang.

Pada tahun 1964, Robert Bosch Stiftung didirikan. Bosch juga mendirikan pusat pengembangan baru di Schwieberdingen pada tahun 1968, dan memindahkan kantor pusatnya ke Gerlingen pada tahun 1970.

Pada tahun 1981, perusahaan ini ikut mendirikan Telefonbau & Normalzeit GmbH yang kemudian diubah namanya menjadi Telenorma pada tahun 1985. Dua tahun kemudian, perusahaan ini mengakuisisi Telenorma. Pada tahun 1994, nama Telenorma diubah menjadi Bosch Telecom GmbH.

Ciptaan perusahaan ini hingga tahun 2000 antara lain sensor oksigen (1976), kendali motor elektrik (1979), sistem kendali traksi (1986), lampu xenon untuk mobil (1991), kendali stabilitas elektronik (1995), pengembangan lebih lanjut terhadap injeksi bahan bakar langsung rel bersama (diciptakan oleh Magneti Marelli) (1997), dan injeksi bahan bakar langsung (2000).

Pada tahun 2000, Bosch menjual bisnis jaringan privatnya (kini menjadi Tenovis dan Avaya).

Abad ke-21

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2001, Bosch mengakuisisi Mannesmann Rexroth AG. Nama perusahaan tersebut kemudian diubah menjadi Bosch Rexroth AG. Pada tahun yang sama, perusahaan ini membuka pusat pengujian baru di Vaitoudden, dekat Arjeplog di Swedia bagian utara. Pada tahun 2004, perusahaan ini membuka pusat pengembangan baru di Abstatt, Jerman.

Pada tahun 2002, Bosch mengakuisisi Philips CSI, yang saat itu memproduksi berbagai macam produk dan sistem keamanan dan komunikasi profesional, termasuk CCTV serta sistem PA dan kongres.[7]

Ciptaan Bosch pada periode ini antara lain rem hidraulik elektrik pada tahun 2001, injeksi bahan bakar rel bersama dengan injektor piezo, radio mobil digital dengan pemutar kaset, dan obeng nirkabel dengan baterai ion litium pada tahun 2003.

Bosch mendapat Deutsche Zukunftspreis dari Presiden Jerman pada tahun 2005 dan 2008. Pada tahun 2008, perusahaan ini mulai membangun pusat pengembangan baru di Renningen, yang akhirnya mulai ditempati pada tahun 2014.

Pada tahun 2006, Bosch mengakuisisi Telex Communications dan Electro-Voice.

Pada tahun 2009, Bosch berinvestasi sekitar 3,6 milyar Euro untuk riset dan pengembangan. Sekitar 3.900 paten pun berhasil didaftarkan oleh Bosch tiap tahun. Selain untuk meningkatkan efisiensi energi dengan menggunakan energi terbarukan, perusahaan ini juga berencana untuk berinvestasi pada bidang baru, seperti teknik biomedis.

Tiongkok kemudian berkembang menjadi pasar yang penting dan pusat produksi bagi Bosch. Pada tahun 2012, Bosch mempekerjakan 34.000 orang dan mencatatkan pendapatan sebesar 41,7 milyar Yuan (sekitar 5 milyar Euro) di Tiongkok.

Pada bulan Januari 2020, nama Bosch Packaging Technology diubah menjadi Syntegon. [15]

Pada bulan Juni 2021, Bosch meresmikan pabrik semikonduktor baru yang dibangun dengan investasi sebesar $1,2 milyar.[16]

Pada bulan April 2022, Bosch mengumumkan bahwa mereka akan mengakuisisi Five.ai, sebuah perusahaan rintisan yang mengembangkan sistem kemudi otonom.[17]

Pada bulan April 2022, Bosch mengumumkan bahwa mereka telah mengakuisisi produsen pengeras suara mikro MEMS asal Dresden, Arioso Systems. Perusahaan tersebut akan menjadi bagian dari Bosch Sensortec GmbH.[18]

Mayoritas bisnis Bosch Group dikelompokkan ke dalam empat sektor bisnis.[19]

Solusi mobilitas

[sunting | sunting sumber]
Pusat riset dan pengembangan Bosch di Abstatt, Jerman, salah satu lokasi pengembangan komponen otomotif.

Sektor bisnis Solusi Mobilitas menyumbang 60% dari total penjualan Bosch pada tahun 2019.[2] Bisnis utama di sektor ini meliputi periferal powertrain dan teknologi injeksi untuk mesin pembakaran dalam, elektrifikasi powertrain, sistem kemudi, sistem keselamatan dan bantuan kemudi, teknologi infotainment, komunikasi kendaraan-ke-kendaraan & kendaraan-ke-infrastruktur, konsep bengkel, serta teknologi dan layanan untuk pasar suku cadang bebas.

Pada tanggal 1 Januari 2018, Bosch membentuk Divisi Solusi Powertrain untuk mengembangkan teknologi powertrain, terlepas dari bahan bakarnya. Divisi tersebut merupakan hasil penggabungan dari Divisi Sistem Bensin dan Divisi Sistem Diesel. Divisi tersebut menawarkan teknologi powertrain, mulai dari injeksi langsung bensin dan diesel hingga powertrain terelektrifikasi dengan sistem baterai. Divisi tersebut rencananya juga akan mengembangkan teknologi sel bahan bakar.

Teknologi industri

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun fiskal 2019, sektor bisnis Teknologi Industri menyumbang sekitar 10% dari total penjualan Bosch Group.[2] Sektor ini meliputi Divisi Teknologi Penggerak dan Kendali, yang produknya antara lain penggerak, pengendali, and gerak linier kustom untuk otomasi pabrik, rekayasa & konstruksi pabrik, dan permesinan bergerak.

Sementara itu, Divisi Teknologi Kemasan menyediakan proses dan kemasan untuk industri farmasi dan makanan. Produknya meliputi mesin, sistem, dan layanan. Pada tahun 2018, Bosch memutuskan akan menjual divisi ini. Produsen sistem perakitan, Robert Bosch Manufacturing Solutions GmbH, juga merupakan bagian dari divisi ini.

Selain itu, unit bisnis Bosch Connected Industry, yang mengembangkan perangkat lunak dan menangani proyek Industri 4.0, juga merupakan bagian dari sektor bisnis Teknologi Industri sejak awal tahun 2018.

Pada bulan Januari 2020, nama Bosch Packaging Technology diubah menjadi Syntegon [15]

Barang konsumen

[sunting | sunting sumber]

Sektor bisnis Barang Konsumen menyumbang sekitar 23% dari total penjualan Bosch Group pada tahun 2019.[2] Divisi Power Tools memproduksi power tool, aksesoris power tool, dan teknologi pengukuran. Selain power tool seperti bor palu, obeng nirkabel, dan gergaji ukir, divisi ini juga memproduksi peralatan berkebun seperti pemotong rumput, pemangkas tanaman, dan pembersih bertekanan tinggi.

Sektor bisnis ini juga meliputi BSH Hausgeräte GmbH, yang menawarkan berbagai macam perabot rumah, seperti mesin cuci, mesin pengering, kulkas, kompor, oven, mesin pencuci piring, pengisap debu, pembuat kopi, dan pemroses makanan.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ a b c d "Annual Report 2021" (PDF) (Siaran pers). Robert Bosch GmbH. 
  2. ^ a b c d e f "Annual Report 2020" (PDF) (Siaran pers). Robert Bosch GmbH. 
  3. ^ "Robert Bosch GmbH Company Profile". Yahoo! Finance. 
  4. ^ "Bosch Today 2018" (PDF). Bosch Global. 22 May 2018. Diakses tanggal 22 May 2018. 
  5. ^ Theiner, Peter (2019-10-15). Robert Bosch: An Entrepreneur in an Age of Extremes (dalam bahasa Inggris). C.H.Beck. ISBN 978-3-406-74146-3. 
  6. ^ "The beginnings 1886–1905". Bosch Global. Robert Bosch GmbH. Diakses tanggal 12 May 2019. 
  7. ^ [https://www.building.co.uk/philips-csi-sold-to-bosch/1020783.article Philips CSI sold to Bosch], 12 August 2002
  8. ^ Bosch. "Bosch completes acquisition of SPX Corporation's Service Solutions business". PR Newswire. Diakses tanggal 4 February 2020. 
  9. ^ "FTC approves Bosch buy of SPX Service Solutions, with conditions". Reuters. 26 November 2012. Diakses tanggal 4 February 2020. 
  10. ^ "Bosch sells brake unit to KPS Capital Partners". Automotive News Europe. 11 January 2012. Diakses tanggal 4 February 2020. 
  11. ^ [https://www.reuters.com/article/us-bosch-redbend-idUSKBN0GJ1B320140819 Bosch in talks to buy Israel's Red Bend Software]. Reuters, 20 August 2014
  12. ^ [http://www.siemens.com/press/pool/de/pressemitteilungen/2014/corporate/AXX20140968e.pdf ]. Siemens an Bosch, 22 September 2014
  13. ^ "Bosch is buying Silicon Valley battery startup Seeo". Fortune. Diakses tanggal 4 February 2020. 
  14. ^ "Bosch acquires U.S. electric car battery developer Seeo". Reuters. 28 August 2015. Diakses tanggal 4 February 2020. 
  15. ^ a b [https://www.syntegon.com/news/press-releases/2020-01-16-bosch-packaging-technology-is-now-syntegon Bosch Packaging Technology is now Syntegon | Syntegon]
  16. ^ "Bosch opens German chip plant, its biggest-ever investment". Reuters. 2021-06-07. Diakses tanggal 2021-06-11. 
  17. ^ "Bosch picks up Five.ai after the self-driving startup pivoted to B2B and then put itself up for sale". TechCrunch (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-04-15. 
  18. ^ "Evertiq - Bosch expands sensor business via acquisition". evertiq.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-04-29. 
  19. ^ "Bosch Today 2019" (PDF). Robert Bosch GmbH. Diakses tanggal 12 May 2019. 

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]