Lompat ke isi

Qin (negara)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Qin

abad ke-9 SM–221 SM
StatusKerajaan
Ibu kotaQin (秦)
Quanqiu (犬丘)
Qian (汧)
Pingyang (平陽)
Yong (雍)
Yueyang (櫟陽)
Xianyang (咸陽)
Agama
Agama asli Tiongkok, Penghormatan leluhur, Legalisme
PemerintahanMonarki feodal
Adipati
Raja
 
Kanselir 
 
Li Si
Sejarah 
 Didirikan
abad ke-9 SM
221 SM
Mata uangKuno Tiongkok kuno
Didahului oleh
Digantikan oleh
dnsDinasti
Zhou
dnsDinasti
Qin
Sunting kotak info
Sunting kotak info Lihat Bicara
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini
Qin (negara)
Hanzi:
Bagian dari seri artikel mengenai
Sejarah Tiongkok
ZAMAN KUNO
Neolitikum ±8500 – ±2070 SM
Tiga Maharaja dan Lima Kaisar
±6000 – ±4000 SM
Dinasti Xia ±2070 – ±1600 SM
Dinasti Shang ±1600 – ±1046 SM
Dinasti Zhou ±1046 – 256 SM
 Zhou Barat ±1046 – 771 SM
 Zhou Timur 770 - 256 SM
   Zaman Musim Semi dan Gugur 770 - 476 SM
   Periode Negara Perang 476 - 221 SM
ZAMAN KEKAISARAN
Dinasti Qin 221–206 SM
Dinasti Han 206 SM – 220 M
  Han Barat 206 SM – 8 M
  Dinasti Xin 8-23
  Han Timur 23-220
Tiga Negara 220–280
  Wei, Shu, dan Wu
Dinasti Jin (晉) 265–420
  Jin Barat (西晋)
265-316
  Jin Timur (东晋)
317-420
Enam Belas Negara
304-439
Dinasti Selatan dan Utara
420–589
Dinasti Sui 581–618
Dinasti Tang 618–907
  (Dinasti Zhou Kedua 690–705)
Lima Dinasti dan
Sepuluh Negara

907–960
Dinasti Liao
907–1125
Dinasti Song
960–1279
  Song Utara
960-1127
Xia Barat
1038-1227
  Song Selatan
1127-1279
Jin (金)
1115-1234
Dinasti Yuan 1271–1368
Dinasti Ming 1368–1644
Dinasti Qing 1644–1911
ZAMAN MODERN
Republik Tiongkok
1912–1949 di Tiongkok Daratan
Republik Rakyat
Tiongkok

1949–kini
Republik
Tiongkok di Taiwan

1949–kini di Taiwan

Qin (Hanzi: ; Tionghoa Lama: *[dz]i[n]; Wade-Giles: Ch'in) adalah sebuah negara Tiongkok kuno pada zaman dinasti Zhou. Negara tersebut bermula dari penaklukan kembali lahan-lahan barat yang sebelumnya direbut Rong. Pada abad ke-3 SM, Qin menjadi salah satu kekuatan dominan dari Tujuh Negara Berperang dan, di bawah kepemimpinan Shi Huangdi, menyatukan China pada 221 SM. Kekaisaran tersebut berdiri dalam jangka pendek tetapi memiliki pengaruh yang besar dalam sejarah Tiongkok.

Pendirian

[sunting | sunting sumber]

Menurut teks sejarah abad ke-2 SM Catatan Sejarawan Agung karya Sima Qian, negara Qin bermula dari Zhuanxu, salah satu Lima Kaisar pada zaman kuno. Salah satu keturunannya, Boyi, diberi nama keluarga "Ying" () dari Raja Shun. Pada zaman dinasti Xia dan Shang, Ying terbagi menjadi dua: sebuah cabang barat di Quanqiu (sekarang Lixian di Gansu) dan cabang lainnya tinggal di sebelah timur Sungai Kuning. Golongan tersebut kemudian menjadi leluhur dari penguasa negara Zhao.[1][2]

Klan Ying Barat yang menetap di Quanqiu kemudian jadi penguasa di Xichui di bagian barat Gunung Long dan negara tersebut menjadi negara penyangga antara Dinasti Shang dan Xirong. Elai, seorang moyang dari Feizi, gugur menjaga Di Xin ketika pemberontakan yang dipimpin Ji Fa membentuk Dinasti Zhou. Namun, nasib keluarga Ying tetap terjaga berkat persekutuan mereka dengan marquis dari Shen yang menjadi andalan raja Zhou dalam mengelola suku Rong. Dengan demikian, klan Ying diizinkan untuk mempertahankan tanah mereka dan terus menjadi vasal yang terikat di bawah dinasti Zhou. Feizi, putra bungsu dari keturunan generasi keempat Elai, Daluo, sangat mengesankan Raja Xiao dari Zhou dengan keahliannya dalam beternak kuda sehingga ia dianugerahi wilayah kekuasaan terpisah di lembah Qin (Qingshui dan Zhangjiachuan modern di Gansu) di timur laut Quanqiu, dan kedudukannya dinamai Qinyi (秦邑; dusun Qin) di kota Qinting (秦亭) modern. Kedua cabang klan Ying barat tinggal di tengah-tengah suku Rong, kadang-kadang berperang melawan pasukan mereka dan kadang-kadang menikah dengan raja-raja mereka.[1][3]

Pada tahun 842 SM, para bangsawan memberontak melawan Raja Li dari Zhou yang korup dalam kudeta yang dikenal sebagai 'pemberontakan rakyat' (國人暴動). Mereka menggulingkannya pada tahun berikutnya, menyebabkan negara tersebut mengalami kekacauan politik. Suku Xirong memanfaatkan kesempatan ini untuk memberontak melawan dinasti Zhou, menyerang dan memusnahkan cabang senior klan Ying di Quanqiu. Hal ini menyebabkan cabang junior di Qinyi menjadi satu-satunya cabang klan Ying yang tersisa di wilayah barat.

Qin dalam astronomi

[sunting | sunting sumber]

Qin diwakili oleh dua bintang, Theta Capricorni (Pinyin: Qín yī; harfiah: 'Bintang Pertama Qin') dan 30 Capricorni (Pinyin: Qín èr; harfiah: 'Bintang Kedua Qin'), dalam asterisme Dua Belas Negara.[4] Qin juga diwakili oleh bentuk Delta Serpentis dalam asterisme Tembok Kanan, Batasan Pasar di Langit (lihat rasi bintang Tionghoa).[5]

  1. 1 2 Sima Qian. 秦本纪. Catatan Sejarawan Agung (dalam bahasa Tionghoa). guoxue.com. Diakses tanggal 7 Mei 2012.
  2. Han (2010), 340–342
  3. Han (2010), 345–47
  4. (Tionghoa) AEEA (Activities of Exhibition and Education in Astronomy) 天文教育資訊網 2006 年 7 月 4 日
  5. (Tionghoa) AEEA (Aktivitas Pameran dan Pendidikan dalam bidang Astronomi) 天文教育資訊網 2006 年 6 月 24 日

Referensi

[sunting | sunting sumber]