Perawatan diri

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Perawatan diri
Intervensi
Walking for Health in Epsom-5Aug2009 (3).jpg
Jalan kaki bermanfaat bagi kesehatan
MeSHD012648

Dalam perawatan kesehatan, perawatan diri adalah tindakan manusia yang diperlukan yang berada di bawah kendali setiap individu, disengaja dan dimulai dari diri sendiri.[1]

Beberapa menempatkan perawatan diri dengan mengandalkan penyedia layanan kesehatan ketimbang dengan melakukannnya sendiri,[2] sementara yang lain melihatnya dalam konstruksi multidimensi yang rumit.[3] Dalam dunia kedokteran modern, tindakan pencegahan adalah hal yang paling sesuai dengan perawatan diri. Kurangnya kepatuhan terhadap saran medis dan timbulnya gangguan mental menjadi hambatan bagi setiap individu untuk melakukan perawatan diri.[4] Perawatan diri dipandang sebagai solusi parsial untuk skala global dalam biaya perawatan kesehatan yang dibebankan kepada pemerintah. Gagasan bahwa perawatan diri adalah pilar mendasar dari perawatan kesehatan dan sosial, memberikan penjelasan bahwa perawatan merupakan komponen yang penting dari sistem perawatan kesehatan modern yang diatur oleh peraturan dan undang-undang.[5]

Perawatan diri dianggap sebagai bentuk perawatan utama untuk pasien dengan kondisi kronis yang kesehariannya membuat banyak keputusan sehari-hari, atau menyembuhkan tubuh mereka dari penyakit dengan cara melakukannya sendiri.[6][3] Manajemen diri sangat penting dan pendidikan manajemen diri melengkapi pendidikan pasien tradisional dalam perawatan primer untuk mendukung pasien dalam menjalani kualitas hidup sebaik mungkin dengan kondisi kronis mereka.[1][6] Perawatan diri dipelajari, bertujuan dan berkelanjutan.[7] Dalam filsafat, perawatan diri mengacu pada perawatan dan pengembangan diri dalam pengertian yang komprehensif, dengan fokus pada jiwa dan pengetahuan tentang diri.[butuh rujukan]

Persyaratan[sunting | sunting sumber]

Ada sejumlah syarat perawatan diri yang berlaku untuk semua manusia di segala usia dan diperlukan untuk kebutuhan dasar manusia.[7] Sebagai contoh, sebagai manusia kita perlu asupan udara, air, dan makanan yang cukup; perawatan juga perlu dilakukan dengan proses eliminasi dan kotoran. Harus ada keseimbangan antara istirahat dan aktivitas serta antara kesendirian dan kegiatan sosial.[7] Pencegahan dan penghindaran bahaya pada manusia dan partisipasi dalam kelompok sosial juga merupakan syarat. Kedewasaan membutuhkan kinerja tugas perawatan diri yang otonom.[8]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Alexander Segall; Jay Goldstein (1998). "Exploring the Correlates of Self Provided Health Care Behaviour". Dalam Coburn, David; D'Arcy, Alex; Torrance, George Murray. Health and Canadian Society: Sociological Perspectives. University of Toronto Press. hlm. 279–280. ISBN 978-0-8020-8052-3. Diakses tanggal 29 August 2013. 
  2. ^ Chambers, Ruth; Gill Wakley; Alison Blenkinsopp (2006). Supporting Self Care in Primary Care. Radcliffe Publishing. hlm. 15, 101, 105. ISBN 978-1-84619-070-4. Diakses tanggal 29 August 2013. 
  3. ^ a b Riegel, Barbara; Jaarsma, Tiny; Strömberg, Anna (2012). "A Middle-Range Theory of Self-Care of Chronic Illness". Advances in Nursing Science. 35 (3): 194–204. doi:10.1097/ANS.0b013e318261b1ba. ISSN 0161-9268. PMID 22739426. 
  4. ^ Mertig, Rita G. (2012). Nurses' Guide to Teaching Diabetes Self-management. Springer Publishing Company. hlm. 240. ISBN 978-0-8261-0828-9. Diakses tanggal 30 August 2013. 
  5. ^ Kollack, Ingrid (2006). "The Concept of Self Care". Dalam Kim, Hesook Suzie; Kollak, Ingrid. Nursing Theories: Conceptual and Philosophical Foundations. Springer Publishing Company. hlm. 45. ISBN 978-0-8261-4006-7. Diakses tanggal 31 August 2013. 
  6. ^ a b Bodenheimer, Thomas (20 November 2002). "PAtient self-management of chronic disease in primary care". JAMA. 288 (19): 2469–2475. doi:10.1001/jama.288.19.2469. ISSN 0098-7484. 
  7. ^ a b c Taylor, Susan G.; Katherine Renpenning; Kathie McLaughlin Renpenning (2011). Self-care Science, Nursing Theory, and Evidence-based Practice. Springer Publishing Company. hlm. 39–41. ISBN 978-0-8261-0779-4. Diakses tanggal 25 August 2013. 
  8. ^ Ziguras, Christopher (2013). Self-care: Embodiment, Personal Autonomy and the Shaping of Health Consciousness. Routledge. hlm. 14–15. ISBN 978-1-134-41969-2. Diakses tanggal 31 August 2013.