Pandeglang, Pandeglang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pandeglang
Negara Indonesia
ProvinsiBanten
KabupatenPandeglang
Pemerintahan
 • CamatMelly Dyah Rahmalia[1]
Luas
 • Total16,42 km2 (6,34 sq mi)
Populasi
 • Total44.686 jiwa
 • Kepadatan2.721/km2 (7,050/sq mi)
Kode pos
Kode Kemendagri36.01.21 Edit the value on Wikidata
Desa/kelurahan4 kelurahan
Rumah sakit Pandeglang di sekitar tahun 1925

Pandeglang adalah ibu kota Kabupaten Pandeglang yang sekaligus menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian dari Kabupaten Pandeglang. Pandeglang juga merupakan sebuah wilayah kecamatan yang terletak di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Indonesia.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan Staatsblad 1874 NO. 73 Ordonansi tanggal 1 Maret 1874 mulai berlaku 1 April 1874 menyebutkan pembagian daerah, diantaranya Kabupaten Pandeglang dibagi 9 distrik atau kewedanaan. Pembagian ini menjadi Kewedanaan Pandeglang, Baros, Ciomas, Kolelet, Cimanuk, Caringin, Panimbang, Menes dan Cibaliung. Menurut data tersebut di atas, Pandeglang sejak tanggal 1 April 1874 telah ada pemerintahan. Lebih jelas lagi dalam ordonansi 1877 Nomor 224 tentang batas-batas keresidenan Banten, termasuk batas-batas Kabupten Pandeglang dalam tahun 1925 dengan keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda tanggal 14 Agustus 1925 nomor XI.

Maka jelas Kabupaten Pandeglang telah berdiri sendiri tidak di bawah penguaasaan Keresidenan Banten.Dari fakta-fakta tersebut di atas dapat diambil beberapa alternatif, yaitu pada tahun 1828 Pandeglang sudah merupakan pusat pemerintahan distrik. Pada tahun 1874 Pandeglang merupakan kabupaten. Pada tahun 1882 Pandeglang merupakan kabupaten dan distrik kewedanaan. Dan pada tahun 1925 kabupaten Pandeglang telah berdiri sendiri. Atas dasar kesimpulan-kesimpulan tersebut di atas, maka disepakati bersama bahwa tanggal 1 April 1874 ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Pandeglang.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Perbatasan[sunting | sunting sumber]

Utara Kecamatan Karang Tanjung
Timur Kecamatan Koroncong, dan Kecamatan Warunggunung, Cikulur, Lebak
Selatan Kecamatan Banjar dan Majasari
Barat Kecamatan Majasari dan Banjar

Pembagian Administratif[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Pandeglang terdiri dari 4 kelurahan, di antaranya:[3]

  1. Kadomas
  2. Babakan Kalanganyar
  3. Kabayan
  4. Pandeglang

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pandeglang Nomor 26 Tahun 2007, tentang Pembentukan Kecamatan Majasari dan Kecamatan Sobang di wilayah Kabupaten Pandeglang, beberapa kelurahan di Kecamatan Pandeglang berpindah menjadi wilayah Kecamatan Majasari. Kelurahan tersebut di antaranya: Saruni, Sukaratu, Karaton, Cilaja, dan Pagerbatu.

Demografi[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk kecamatan Pandeglang pada tahun 2021 sebanyak 44.686 jiwa, dengan kepadatan penduduk 2.721 jiwa/km².[2] Sementara untuk jumlah penduduk berdasarkan agama yang dianut, mayoritas beragama Islam. Persentasi penduduk berdasarkan agama yang dianut ialah Islam sebanyak 99,45%. Kemudian yang beragama Kristen sebanyak 0,47% (Protestan 0,35% dan Katolik 0,12%). Selebihnya beragama Buddha sebannyak 0,08%.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Tengah Menghafal Quran, Santri di Ponpes ." banten.suara.com. 15 Oktober 2020. Diakses tanggal 2 Januari 2022. 
  2. ^ a b c "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2020" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 2 Januari 2022. 
  3. ^ BPS Kabupaten Pandeglang (2018). Kecamatan Pandeglang Dalam Angka 2018. BPS Kabupaten Pandeglang. hlm. 3. 

Bacaan lebih lanjut[sunting | sunting sumber]