Pandaan, Pasuruan
Pandaan | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Pasuruan | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Timbul Wijoyo, SE. MM. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 114.237 jiwa | ||||
| Kode pos | 67156 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.14.11 | ||||
| Kode BPS | 3514120 | ||||
| Luas | 43,27 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 14 desa 4 kelurahan | ||||
| |||||
Pandaan (bahasa Jawa: ꦥꦤ꧀ꦢꦏ꧀ꦲꦤ꧀) adalah kecamatan yang menjadi salah satu pusat ekonomi Kabupaten Pasuruan. Pandaan terletak di jalan nasional strategis yang menghubungkan Surabaya dengan Malang. Kecamatan ini dilintasi oleh Jalan Tol Gempol-Pandaan dan Jalan Tol Pandaan–Malang, serta terdapat Gerbang Tol Pandaan.[1] Pandaan juga terdapat jalur penghubung dari arah Bangil di timur, sedangkan bagian baratnya merupakan kawasan wisata Prigen.[2] Pasar Pandaan dan Terminal Pandaan di kecamatan ini cukup ramai, bahkan terminalnya merupakan yang terbesar di Pasuruan.[3]
Pandaan memiliki banyak industri besar seperti PT Tirta Investama (pabrik Aqua), PT Indolakto (pabrik susu), dan PT Niramas Pandaan Sejahtera (pabrik jeli Inaco).[4][5] Selain itu, Pandaan bersama dengan Kecamatan Prigen yang berada di kaki dan lereng Gunung Arjuno-Penanggungan juga dikenal sebagai pusat pariwisata Pasuruan bagian barat. Beberapa lokasi ikonik di Pandaan diantaranya wisata religi seperti Masjid Cheng Ho Pandaan dan Masjid Merah Moekhlas Sidik, wisata air seperti Telogo Sewu dan Makoya, serta venue dan penginapan seperti Taman Candra Wilwatikta.[6][7]
Pada zaman kolonial Belanda, terdapat Kawedanan Pandakan yang merupakan daerah pembantu bupati Pasuruan dan membawahi Kecamatan Pandaan, Prigen, dan Gempol.[8] Saat ini Pandaan merupakan kecamatan dengan penduduk terbanyak kedua di Kabupaten Pasuruan setelah Gempol, yaitu sekitar 114 ribu jiwa pada tahun 2024.[9]
Geografi
[sunting | sunting sumber]
Pandaan adalah kecamatan yang terletak di Pasuruan bagian barat, dan berada di kaki Gunung Arjuno dan Gunung Penanggungan. Pandaan berada di dataran rendah dan merupakan pintu masuk menuju Kecamatan Prigen (Tretes) yang terletak di lereng gunung tersebut. Pandaan merupakan kota kecil yang ramai dan padat penduduk di jalan nasional Surabaya-Malang. Selain itu, juga terdapat jalur penghubung Pandaan dengan ibu kota kabupaten di Bangil.
Batas wilayah Kecamatan Pandaan adalah sebagai berikut:[9]
| Utara | Kecamatan Gempol |
| Timur | Kecamatan Beji |
| Selatan | Kecamatan Sukorejo |
| Barat | Kecamatan Prigen |
Daftar kelurahan, desa, dan dusun
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Pandaan terdiri dari 14 desa dan 4 kelurahan yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:[10]
Daftar kelurahan
[sunting | sunting sumber]| No. | Nama Kelurahan | Nama Dusun / Dukuh / Lingkungan | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Jogosari | Jabon, Jogonalan, Juanda, Watu Banteng, Wringinanom | [10] |
| 2 | Kutorejo | Dukuh, Kadalpang, Kuti 1, Kuti 2, Sidonganti | [10] |
| 3 | Pandaan | Kampung Baru, Magersari, Maraton, Pesantren, Plumbon, Podorukun, Sidodadi, Sidomukti, Sidomulyo, Turus | [10] |
| 4 | Petungasri | Batumas, Kasri, Kluncing, Macanan, Pasegan, Petungwulung | [10] |
Daftar desa
[sunting | sunting sumber]| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Banjarsari | Banjarsari, Gebang, Sumberingin | [10] |
| 2 | Banjar Kejen | Banjar Kejen, Banjar Kota, Banjar Tempuran, Jadirejo, Tondowulan | [10] |
| 3 | Durensewu | Durensewu, Bakalan, Genengan, Jonggan, Klagen, Mendalan, Sukorame | [10] |
| 4 | Karang Jati | Jatianom, Jetak, Kalitengah, Karangkepuh, Kedungrejo, Lebaksari, Sangarejo, Sukorejo | [10][11] |
| 5 | Kebon Waris | Kebon Waris, Bajang, Bangajang, Bendo Mungal, Lemaris, Patebon, Sebandung | [10] |
| 6 | Kemirisewu | Kemirisewu, Begagah, Keciling, Ledok, Tudan | [10] |
| 7 | Nogosari | Klangkung, Kulak, Nampes, Pucanganom, Suket | [10] |
| 8 | Plintahan | Plintahan, Binangun, Kwangen, Mlaten, Ngadilegi Utara, Ngadilegi Selatan, Tembong | [10][12] |
| 9 | Sebani | Sebani, Clumprit, Jedung, Karanglo, Kemulan, Kendayaan, Kesemi, Klagen, Kunir, Ploso | [10] |
| 10 | Sumbergedang | Buluresik, Jatiroso, Kedondong, Kemisik, Klampok, Klurahan, Ngampir, Pandansili, Rajeg, Sendi, Sukun, Tengger, Winong | [10] |
| 11 | Sumberejo | Bareng, Besongol, Mojo, Pandelegan, Toyoarang, Wangi, Waru, Wunut | [10] |
| 12 | Tawangrejo | Gelang, Kanyuran, Mejasem, Pateguhan, Tawang | [10] |
| 13 | Tunggul Wulung | Candi, Kedawung, Ketemas, Rejoso, Tegal Waringin, Tenggulunan | [10] |
| 14 | Wedoro | Wedoro, Bunut, Karah, Kemlandingan, Pranti, Sentir, Sumberjati | [10] |
Pariwisata
[sunting | sunting sumber]
Kecamatan Pandaan merupakan salah satu pusat pariwisata Pasuruan bagian barat yang terletak di kaki Gunung Arjuno dan Gunung Penanggungan. Pandaan adalah salah satu pintu masuk menuju kawasan wisata Kecamatan Prigen di sebelah barat. Akan tetapi, Pandaan juga tidak kalah dalam segi pariwisata. Salah satu tempat wisata ikonik di Pandaan adalah Masjid Cheng Ho Pandaan yang dibangun pada tahun 2003. Masjid ini dikenal karena arsitekturnya yang kental dengan budaya Tionghoa dan mengambil namanya dari Laksamana Cheng Ho, seorang pelaut Islam yang terkenal dari China dan pernah mengunjungi berbagai wilayah di Indonesia. Masjid ini cukup ramai karena berada di jalur strategis Surabaya-Malang, dan banyak dikunjungi wisatawan yang berkunjung ke Prigen. Di kompleks masjid ini juga terdapat pasar wisata yang menjual berbagai macam cinderamata hingga buah-buahan, serta Museum Cunggrang yang berisi peninggalan sejarah Kabupaten Pasuruan.[6][13][14]

Selain Masjid Cheng Ho, tempat wisata terkenal lain di Pandaan diantaranya Masjid Merah Moekhlas Sidik, Taman Candra Wilwatikta, Lembah Pendawa, Kolam renang Makoya, Kolam renang Sebani, Kingkong Splash Waterpark, Pemandian Telogo Sewu, Kolam renang Kurma Asri, Kolam renang LPS, Kolam renang Tirta Sukun Indah, Taman K, dan Air terjun Coban Binangun.[7][15] Pandaan juga merupakan pintu masuk menuju Taman Dayu, yaitu kompleks hunian modern dan wisata yang dikembangkan Ciputra Group. Wilayahnya berada di 2 kecamatan yaitu Pandaan dan Prigen, serta mudah diakses dari Gerbang Tol Pandaan. Jalan utama Taman Dayu memiliki suasana yang hijau dan rindang, serta banyak ditemukan restoran dan foodcourt, termasuk perusahaan besar seperti KFC dan Chatime.[16]
Tempat terkenal lainnya
[sunting | sunting sumber]


- Terminal Pandaan
- Tugu 45 Pandaan
- Tugu Keris
- Masjid Jami' Pandaan
- UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Pasuruan
- UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Pasuruan
- PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pandaan
- PT PLN Unit Pelaksana Pendidikan dan Pelatihan (UPDL) Pandaan
- BMKG Stasiun Geofisika Pasuruan
- Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta
- Gerbang Tol Pandaan
Pusat perbelanjaan
[sunting | sunting sumber]- Pasar Pandaan
- Pasar Wisata Cheng Hoo
- Wisata Panci Karangjati
- Pasar Pager di Desa Sumbergedang
- Sardo Swalayan
- Citra Swalayan
Institusi kesehatan
[sunting | sunting sumber]- RS Mitra Sehat Medika
- Puskesmas Pandaan
- Puskesmas Sebani
Industri
[sunting | sunting sumber]- PT Tirta Investama - pabrik air mineral merk Aqua
- PT Indolakto - pabrik susu
- PT Niramas Pandaan Sejahtera - pabrik jeli merk Inaco
- PT Pabrik Tekstil Kasrie - pabrik tekstil khususnya handuk, sudah berdiri sejak 1937
- PT Karyadibya Mahardhika - pabrik rokok
- PT Aneka Tuna Indonesia - pabrik olahan ikan
- PT Yanmar Diesel Indonesia - pabrik mesin pertanian dan lainnya
- PT Behaestex - pabrik busana muslim
Galeri
[sunting | sunting sumber]- MPU di Terminal Pandaan
- Puskesmas Pandaan (2010)
- Pemandangan Penanggungan dari suatu penginapan
- Sholat Idul Fitri di lapangan Desa Sumbergedang
- Suatu bangunan di Taman Dayu
- Perumahan Batumas
- Suatu Musholla di Wedoro
- Pertigaan dekat Masjid Jami' Pandaan
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ A Malik Ibrahim (2018-12-21). Kelik Dewanto (ed.). "Begitu dibuka, Tol Pandaan-Malang langsung ramai". ANTARA.
- ↑ Adi Atma (2023-03-11). "Jalan Pandaan-Bangil Pasuruan Rusak, Dinas Bina Marga: Tahun Ini Dikerjakan". BERITA JATIM.
- ↑ Rizal Syatori (2024-06-17). "Dampak Long Weekend Penumpang Bus di Terminal Pandaan Meningkat". RADAR BROMO.
- ↑ Renni Susilawati (2024-02-22). "Pabrik AQUA Pandaan Pasuruan dan Banyuwangi Raih Penghargaan Industri 4.0". BERITA JATIM.
- ↑ "Indolakto Tambah Investasi Industri Pengolahan Susu Di Jawa Timur". bappeda.jatimprov.go.id. Bappeda Provinsi Jawa TImur. 2013-03-27.
- 1 2 Faqihah Muharroroh Itsnaini, Ni Nyoman Wira Widyanti (2023-04-25). "5 Fakta Menarik Masjid Cheng Ho Pasuruan, Sejarah hingga Tempat Wisata". KOMPAS.
- 1 2 Fatoni (2025-01-06). "Serbamerah di Kompleks Masjid 'Merah' Moekhlas Sidik". TAGAR.co.
- ↑ [Administratieve indeling van Java en Madoera] - sheet 3 (Oost Java). Leiden University Libraries Digital Collections. 1936.
- 1 2 Kecamatan Pandaan Dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Pasuruan. 2024-09-26.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 "KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN PASURUAN NOMOR 1750 TAHUN 2024 TENTANG PEDOMAN TEKNIS PELAKSANAAN KAMPANYE PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI PASURUAN TAHUN 2024" (PDF).
- ↑ Arif Faizin, Muh. Aniar Hari Swasono (2022). "OPTIMALISASI WEBSITE DESA DALAM EFISIENSI PELAYANAN, POTENSI DESA DAN PENINGKATAN SUPPLAY BARANG DI DESA KARANGJATI PASURUAN". Jurnal Abdimas Sangkabira. 2 (2). Universitas Mataram.
- ↑ "Plintahan Smart : Sebaran Penduduk". plintahansmart.com. Pemerintah Desa Plintahan. Diakses tanggal 2025-11-01.
- ↑ Muhajir Arifin (2022-04-04). "Ada Pasar Wisata Hingga Museum di Masjid Cheng Hoo Pandaan". DETIK.
- ↑ Rizal Syatori (2025-01-09). "Koleksi Museum Cungrang di Kawasan Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan Bertambah, Tengok Apa Saja". RADAR BROMO.
- ↑ Muntas Azzahiro (2025-01-23). Yulia Novita Hanum (ed.). "Makoya Lembah Pandawa, Wisata Ala Bali Ada di Pasuruan". NU ONLINE JATIM.
- ↑ "Menghitung Harta Ciputra, Bos Taman Dayu". WARTA BROMO. 2019-11-28.
