Pohjentrek, Pasuruan
Pohjentrek | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Pasuruan | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Achmad Hadi Choirul Anam, S.Sos., MM. | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 31.900 jiwa | ||||
| Kode pos | 67171 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.14.17 | ||||
| Kode BPS | 3514180 | ||||
| Luas | 11,88 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 9 | ||||
| |||||
Pohjentrek adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Pasuruan dan terletak tepat di selatan Kota Pasuruan. Pusat ekonomi kecamatan ini terletak di Desa Pleret dan Warungdowo yang dilintasi jalur penghubung Kota Pasuruan menuju Malang dan kecamatan lainnya di Pasuruan seperti Purwosari dan Gondang Wetan. Di jalur tersebut terdapat pasar yang ramai bernama Pasar Warungdowo.[1][2] Pohjentrek merupakan kecamatan dengan luas terkecil di Kabupaten Pasuruan yaitu hanya sekitar 11 km² saja. Luas yang kecil tersebut akibat perluasan Kota Pasuruan yang terjadi pada tahun 1982, sehingga 8 desa dari Pohjentrek menjadi bagian dari kota. Salah satu desa yang keluar dari Kecamatan Pohjentrek adalah Desa Pohjentrek yang sekarang menjadi kelurahan di Kota Pasuruan. Saat ini tersisa 9 desa yang masih ada di Kecamatan Pohjentrek.[3]
Geografi
[sunting | sunting sumber]
Pohjentrek adalah satelit dari Kota Pasuruan yang terletak di selatan kota tersebut. Geografi kecamatan ini berupa dataran rendah yang didominasi lahan persawahan. Luasnya merupakan yang terkecil sehingga membuatnya menjadi kecamatan terpadat di Kabupaten Pasuruan. Pusat ekonomi kecamatan ini terletak di sepanjang Jalan Raya Pleret dan Warungdowo. Di Warungdowo terdapat persimpangan strategis yang menghubungkan berbagai wilayah, Kota Pasuruan dari arah utara, Sidogiri dari arah barat, Gondang Wetan hingga Bromo ke arah timur, dan ke arah selatan adalah jalur menuju Kejayan, Purwosari, hingga Malang.
Batas wilayah Kecamatan Pohjentrek adalah sebagai berikut:[4]
| Utara | |
| Timur | Kecamatan Gondang Wetan |
| Selatan | Kecamatan Kejayan |
| Barat | Kecamatan Kraton |
Daftar desa dan dusun
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Pohjentrek terdiri dari 9 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:[5]
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Logowok | Logowok, Jambangan, Leduk | [5] |
| 2 | Parasrejo | Blusuk, Masangan, Paras, Penulupan | [5] |
| 3 | Pleret | Pleret, Bunguran, Magersari, Pandean | [5] |
| 4 | Sukorejo | Duyo, Rujaksente, Suko | [5] |
| 5 | Sungi Kulon | Gembyang, Rukem, Sungi Selatan, Sungi Utara | [5] |
| 6 | Sungi Wetan | Suko, Sungi Kidul, Sungi Taman, Sungi Tengah | [5] |
| 7 | Susukanrejo | Susukanrejo, Pilang, Plugon, Sentong | [5] |
| 8 | Tidu | Tidu, Jelan | [5] |
| 9 | Warungdowo | Warungdowo Utara, Warungdowo Tengah, Warungdowo Selatan, Warungdowo Barat, Warungdowo Timur | [5] |
Riwayat pemekaran
[sunting | sunting sumber]Wilayah Pohjentrek dahulu lebih luas dari yang sekarang. Kemudian pemerintah pusat menerapkan kebijakan perluasan Kotamadya Pasuruan yang dianggap terlalu kecil dan hanya memiliki satu kecamatan yaitu Kecamatan Kota Pasuruan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 46 Tahun 1982, Kotamadya Pasuruan diperluas dengan mengambil 15 desa dari empat kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Kecamatan Pohjentrek mengalami pengurangan wilayah paling banyak dengan diambilnya 8 desa yaitu Desa Pohjentrek, Wirogunan, Gentong, Sebani, Bukir, Petahunan, Randusari, dan Krapyakrejo yang kemudian diubah menjadi kelurahan. Kelurahan Pohjentrek dan Wirogunan menjadi bagian dari Kecamatan Purworejo, sedangkan sisanya menjadi bagian dari Kecamatan Gadingrejo.[3]
Tempat terkenal
[sunting | sunting sumber]
- Pasar Warungdowo
- Dam Pleret 1904 [6]
- Pemandian Katak Riang Permai
- Kolam renang Mangga Dua
- Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan[7]
- Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan
- PT Coats Rejo Indonesia
- Rest Area Tol KM 792
- Lapangan Warungdowo
- Puskesmas Pohjentrek
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Tuntaskan Pembangunan Pasar Warungdowo Sebelum Akhir Tahun". pasuruankab.go.id. Pemerintah Kabupaten Pasuruan. 2018-09-09.
- ↑ Jawanto Arifin (2018-10-24). "Revitalisasi Fisik Pasar Warungdowo Bisa Selesai Lebih Cepat". RADAR BROMO Jawanto Arifin.
- 1 2 "PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 1982 TENTANG PERUBAHAN BATAS WILAYAH KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II PASURUAN" (PDF).
- ↑ Kecamatan Pohjentrek Dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Pasuruan. 2024-09-26.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN PASURUAN NOMOR 1750 TAHUN 2024 TENTANG PEDOMAN TEKNIS PELAKSANAAN KAMPANYE PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI PASURUAN TAHUN 2024" (PDF).
- ↑ Jawanto Arifin (2021-01-31). "Awalnya Diragukan, Dam Pleret Makin Ramai Dikunjungi Wisatawan". RADAR BROMO.
- ↑ Mokh Faisol (2023-09-18). "Akhirnya, Pagar Kompleks Perkantoran NU Pasuruan Diresmikan". NU PASURUAN.
